Dua Pasien Covid-19 Di Sintang Kembali Sembuh

Posted by On Juli 05, 2020


Sintang, Zonatengah.com. Bupati Sintang, Jarot Winarno, kembali mengumumkan tambahan pasien covid-19 yang sembuh di Kabupaten Sintang, berdasarkan hasil pemeriksaan swab polymerase chain reaction (PCR) yang  di keluarkan dari Laboratorium RS Untan Pontianak pada 4 Juli 2020 yang hasilnya negatif covid-19 secara berkelanjutan. 

Hadir dalam press release tersebut, Sekda Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah, unsur OPD di lingkungan Pemkab Sintang dan Camat Sintang.

Dalam keterangan persnya bersama awak media di Pendopo Bupati Sintang, Sabtu (4/7/2020) sore, Bupati Sintang Jarot Winarno, menjelaskan bahwa kedua pasien tersebut yaitu konfirmasi 18, pria 24 tahun, asal Kecamatan Sintang, dari cluster OPD atas nama Bagas Bahtiar Wicaksono dan konfirmasi 20, wanita 30 tahun, asal Kecamatan Sintang dari cluster Kesehatan atas nama Yulisa Miranda. 

“Sehingga dari 28 kasus konfirmasi positif covid-19 sampai hari ini 21 orang sudah sembuh dan 7 orang masih menjalani isolasi serta perawatan klinis menunggu kesembuhan”jelas Jarot.

Dengan 21 orang pasien positif covid-19 yang sembuh tersebut, menurut Jarot menandakan bahwa tingkat kesembuhan pasien positif yang di rawat itu mencapai 75%. Sehingga ia berharap 7 orang yang masih menjalani perawatan dan isolasi itu bisa segara sembuh.

“Jadi, tingkat kesembuhan covid-19 yang kita rawat itu 75%, mudah-mudahan kita doakan 7 lainnya cepat sembuh dan mudah-mudahan 100% pasien covid-19 di kabupaten sintang bisa kita sembuhkan,” harap Jarot.

Sementara itu, berdasarkan keterangan pers Kadiskes Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh, di Posko Covid-19, Dinkes Kabupaten Sintang, pada Jumat (3/7) kemarin, yang menyampaikan juga dua orang pasien positif covid-19 dinyatakan sembuh berdasarkan hasil pemeriksaan swab polymerase chain reaction (PCR) yang  di keluarkan dari Laboratorium RS Untan Pontianak pada 2 Juli 2020 yang hasilnya negatif covid-19 secara berkelanjutan. Dimana keduanya merupakan dari cluster kesehatan yaitu konfirmasi 21 atas nama Dadi Ismanto pria 55 tahun dan konfirmasi 22 atas nama Dimas Eko pria 38 tahun. (Red)

Bupati Sintang Ikuti Upacara Virtual Hut Bhayangjara Ke-74

Posted by On Juli 01, 2020


Sintang, Zonatengah.com. Bupati Sintang, dr. H. Jarot Winarno, M. Med. PH bersama Kapolres Sintang, AKBP John H. Ginting, SIK, MH dan unsur Forkopimda Kabupaten Sintang lainnya mengikuti upacara peringatan HUT Bhayangkara ke-74 tahun 2020 secara virtual di ruang PPKO Polres Sintang, Rabu (1/7/2020) pagi.

Upacara HUT Bhayangkara ke-74 secara virtual ini dipimpin langsung Presiden RI Ir. H. Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, yang diikuti oleh Kapolri, Jenderal Pol. Idham Azis, Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dan pejabat negara lainnya serta diikuti seluruh unsur Forkopimda Provinsi, Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Usai pelaksanaa upacara secara virtual tersebut, Bupati Sintang, Jarot Winarno mengucapkan selamat ulang tahun Bhayangkara ke-74 tahun 2020. “Selamat ulang tahun bhayangkara ke-74, semoga polri, bhayangkara semakin dekat dengan masyarakat dan semakin di cintai masyarakat,” ucap Jarot.


Jarot pun berharap dengan momentum hari ulang tahun ini di tengah masa pandemi covid-19, suasana dan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) semakin kondusif sesuai dengan tema yang di usung dalam HUT Bhayangkara ke-74. Terlebih saat ini bangsa Indonesia sedang menuju masa pemulihan karena kejadian luar biasa (KLB) Nasional Covid-19. 

“Kita sedang menuju pemulihan karena KLB nasional covid-19, kita perlu suasana yang kondusif, kita perlu kenormalan baru, dengan kamtibmas yang kondusif dan masyarakat yang semakin produktif,” kata Jarot.

Sementara itu, Kapolres Sintang AKBP Jonh H. Ginting, mengatakan meskipun ditengag masa pandemi covid-19, HUT Bhayangkara ke-74 ini tetap bisa di laksanakan meskipun secara virtual. "Kita berbangga, meski di tengah masa pendemi covid 19 ini, peringatan Hari Bhayangkara ke-74 ini tetap dilaksanakan dengan khikmat dan lancar termasuk sampai di pedalaman, di Polsek-polsek kita,” kata Kapolres. 

AKBP John H. Ginting menyampaikan, sesuai dengan amanat Presiden Jokowi pada upacara virtual tersebut. Polres Sintang akan selalu berusaha berbenah diri untuk menjadi lebih baik, semakin tangguh dan professional sehingga dapat semakin dipercaya oleh masyarakat dan polres Sintang siap mendukung pelaksanaan rangkaian Pilkada serentak Desember 2020 mendatang sehingga berlangsung aman dan lancar.

“Kita juga akan terus berusaha meningkatkan kerjasama dan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat baik di pemerintahan maupun instansi vertikal lainnya di Kabupaten Sintang, guna mempercepat penanganan pandemi covid 19, mendukung pemulihan ekonomi dan persiapan pilkada serentak Desember mendatang,” pungkas Kapolres. (Red)


Puncak Peringatan Hut Bhayangkara Ke-74 Di Mapolres Sintang

Posted by On Juli 01, 2020


Sintang, Zonatengah.com Ada yang berbeda di Markas Polres Sintang, Rabu (01/07/2020) pagi. Lingkungan Mapolres Sintang telah ramai dipasangi umbul-umbul sejak beberapa hari sebelumnya. Sejumlah karangan bunga tampak memenuhi halaman depan. Tampak juga pejabat-pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang hadir duduk di ruang lobby. 

1 Juli merupakan hari bersejarah bagi Polri. Setiap tahunnya pada tanggal tersebut, diperingati Hari Bhayangkara, hari terbentuknya Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Tahun 2020, Polri mengusung tema ‘Kamtibmas Kondusif Masyarakat Semakin Produktif’.

Tahun 2020, tidak ada upacara megah di halaman Mapolres untuk memperingati hari bersejarah ini. Karna masih dalam suasana pandemi virus covid 19, Kapolres Sintang, AKBP John H. Ginting, SIK, MH didampingi oleh Wakapolres Sintang, Kompol Alber Manurung, SH, SIK mengikuti upacara peringatan  Hari Bhayangkara ke-74 secara virtual di ruang video conference Mapolres Sintang. Upacara virtual ini langsung terhubung dari Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia di Jakarta. 


“Kita berbangga hati meski dalam masa pendemi covid 19 ini, kita tetap dapat melangsungkan peringatan Hari Bhayangkara ke-74 ini dengan khikmat dan lancar termasuk sampai di pedalaman, di Polsek-polsek kita,” kata AKBP John Ginting. 

“Sesuai dengan amanat Presiden Jokowi dalam upacara virtual tadi, Polres Sintang juga akan selalu berusaha berbenah diri untuk menjadi lebih baik, semakin tangguh dan professional sehingga dapat semakin dipercaya oleh masyarakat. Kita juga akan terus berusaha meningkatkan kerjasama dan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat baik di pemerintahan maupun instansi vertikal lainnya di Kabupaten Sintang ini guna mempercepat penanganan pandemi covid 19, mendukung pemulihan ekonomi dan persiapan pilkada serentak di Bulan Desember nanti,” paparnya lagi. 

Tampak hadir dalam acara tersebut, Bupati Sintang, dr. Jarot Winarno, M.Med.PH. dalam wawancara usai upacara virtual, orang nomor satu di Sintang tersebut menyampaikan ucapan selamat kepada Kapolres Sintang serta berharap dibawah pimpinan AKBP John H. Ginting, SIK,MH kamtibmas di Sintang selalu kondusif.

“Pertama-tama saya ucapkan Selamat HUT Bhayangkara ke-74 kepada Polri khususnya Polres Sintang,” kata dr. Jarot. 

“Saya harap Polri selalu Jaya. Dengan adanya pandemi covid 19 ini juga ada agenda pilkada dan pilkades kedepannya, kita harapkan situasi keamanan dan ketertiban di masyarakat Sintang akan tetap kondusif, sesuai dengan tema HUT Bhayangkara tahun ini ya,” lanjutnya. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Sintang, Florensius Ronny; Kepala Kejaksaan Negeri Sintang, Imran, SH.MH; Kepala Pengadilan Negeri Sintang, Yogi Dulhadi, SH,MH; Dankibant Kapten Inf Taufiq Siswadi, dan Pasi Pers Kodim 1205 Sintang, Kapten Inf Hendi S. 

Rilis   : Humas Polres Sintang
Publis : Admin Zonatengah.com

Anggota DPRD Sintang Saksikan Pembagian BLT

Posted by On Juni 27, 2020


Sintang, Zonatengah.com.
 Anggota DPRD Sintang, Alpius meninjau langsung pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Kubu Berangan Kecamatan Ketungau Tengah, Jumat (26/06/2020). 

“Saya sangat mengaprresiasi proses pelaksanaan pembagian BLT di salah satu desa binaan saya ini. saya lihat kegiatan ini berlangsung dengan baik dan lancar. Para aparatur pemerintahan desa dan masyarakat terlihat proaktif dalam kegiatan ini,” ujar Alpius. 

Menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa Daerah Pemilihan Ketungau Binjai ini secara umum di Ketungau dan Binjai proses pembagian BLT berjalan baik dan lancar tidak terdapat kendala yang berarti. Alpius menerangkan bahwa BLT sudah dinanti-nanti masyarakat sejak diumumkan oleh pemerintah beberapa waktu yang lalu. 

“Mereka (masyarakat.red) juga berharap supaya pemerintah dan juga wakil rakyat selalu akan ingat warga yang kurang mampu di pedalaman, saya katakan dengan kebijakan BLT inilah salah satu bentuk perhatian pemerintah kepada seluruh rakyat termasuk yang jauh di kampung-kampung,” terang Alpius. 

Kepada masyarakat anggota Komisi C DPRD Sintang ini, menyampaikan himbauan agar bantuan pemerintah ini dimanfaatkan sebaik mungkin. Alpius mengingatkan agar bantuan tersebut digunakan dengan bijaksana karna belum diketahui berapa lama lagi Indonesia berada dalam masa pandemi ini. 

“Saya melihat masyarakat yang menerima BLT tersebut merasa senang dan menyatakan bersyukur atas bantuan dan atas kepedulian pemerintah baik tingkat desa kabupaten bahkan sampai kepada pemerintah pusat,” kata Alpius.

“Pesan saya supaya dana bantuan tersebut digunakan sebaik mungkin sesuai dengan keperluan, agar sebagian bisa disisihkan juga untuk beberapa waktu kedepan, karna kita belum tahu berapa lama lagi pandemi covid 19 ini akan berlangsung,” pungkasnya. (Red)

Pasien Covid-19 Pria Usia 68 Tahun Dinyatakan Sembuh

Posted by On Juni 26, 2020



Sintang, Zonatengah.com. Bupati Sintang melalui Kepala Dinas Kesehatan Kab. Sintang Harysinto Linoh kembali mengumumkan kabar gembira yakni satu pasien positif covid-19 brerdasarkan hasil swab polymerase chain reaction (PCR) laboratorium Rumah Sakit Untan Pontianak yang keluar pada 25 Juni 2020 hasilnya negatif atau dinyatakan sembuh dari covid-19.

Pengumuman penambahan satu pasien covid-19 yang sembuh ini di sampaikan melalui press release di aula Dinas Kesehatan, Posko Covid-19 Kab. Sintang, Kamis (25/6/2020) malam, yang di hadiri Kepala Badan Pengelola Kawasan Perbatasan (BPKP) Kab. Sintang Andon. 

Dalam keterangan persnya, Harysinto Linoh menjelaskan, pasien yang sembuh tersebut merupakan konfirmasi 13 atas nama Helmanus, Pria 68 tahun yang menjalani isolasi mandiri di RSUD Rujukan Ade M. Djoen Sintang, berasal dari Kecamatan Ketungau Hulu, dari cluster Kuala Lumpur Malaysia atau cluster tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja disana. 

“Hari ini ada kabar gembira lagi, satu pasien positif covid-19, pria 68 tahun di nyatakan sembuh, ini merupakan salah satu bukti bahwa covid-19 bisa sembuh. ini buktinya pak helmanus sudah cukup berumur bisa sembuh. ini adalah kasus sembuh keenam dari 28 kasus konfirmasi positif,” jelas Sinto.

Sinto menjelaskan riwayat yang bersangkutan merupakan TKI yang bekerja di Malayasia sebagai tukang tebas di perkebunan karet, selama bekerja disana, lanjut Sinto, yang bersangkutan dan dua rekannya hanya kontak dengan majikannya saja dan tidak pernah keluar dari perkebunan. dikarena di malaysia sedang gencarnya pemulangan TKI, yang bersangkutan pulang ke Indonesia diantar majikannya sampai di perbatasan Malaysia-Indonesia di wilayah Ketugau Hulu melalui jalur tikus di daerah Sungai Kelik pada 20 Mei 2020 dan langsung di tangani petugas pamtas dan gugus tugas covid-18 setempat. 

“Kemudian sebagai langkah deteksi dini covid-19, yang bersangkutan pada 26 mei 2020 di bawa ke merakai, ketungau tengah oleh petugas gugus tugas untuk dilakukan rapid test di puskesmas merakai dengan hasil reaktif,” terang Sinto.

Selanjutnya kata Sinto, yang bersangkutan langsung di bawa ke Sintang untuk di tangani sesuai protokol kesehatan dan langsung menjalani isolasi mandiri di mess diklat BKPSDM komplek Gedung Serbaguna Sintang sejak tanggal 26 Mei tersebut. Kemudian pada tanggal 28 & 29 Mei di lakukan swab tenggorokan pertama dan kedua, dan sampel swab langsung di kirim ke laboratorium Rumah Sakit Untan Pontianak. Pada 12 juni hasil swab pcr keluar dengan hasil positif, yang bersangkutan pun saat itu langsung di pindahkan ke ruang rawat inap RSUD Rujukan Ade M. Djeon Sintang untuk menjalani isolasi mandiri ketat dan mendapat perawatan medis lebih lanjut.

“Yang bersangkutan diambil swab ketiga dan keempat pada 16 dan 19 juni 2020, kemudian 22 juni sampel dikirim lagi ke pontianak. Dan hari ini 25 juni 2020 hasil swabnya keluar dengan hasil negatif, sehingga pak helmanus ini sudah dinyatakan sembuh,” ujar Sinto. 

Sinto mengucapkan terimakasih kepada Helmanus dan keluarga yang selama ini patuh terhadap protokol kesehatan dan sudah bersabar menjalani isolasi mandiri baik itu di Mess Diklat BKPSDM komplek Gedung Serbaguna Sintang maupun di RSUD Rujukan Ade M. Djeon Sintang sehingga hari ini di nyatakan sembuh.

“Beliau ini isolasi mandiri di mess diklat BKPSDM komplek Gedung Serbaguna Sintang selama 18 hari, dan isolasi mandiri di ruang rawat inap RSUD Rujukan Ade M. Djoen Sintang selama 14 hari. Jadi total masa isolasi beliau ini 32 sampai di nyatakan sembuh pada hari ini,” tutup Sinto. 

Sementara itu pasien positif covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh, Helmanus mengaku haru dan bahagia bahwa dirinya sudah sembuh dari covid-19 dan bisa kembali berkumpul bersama keluarganya. Untuk itulah ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah bersusah payah merawatnya dan peduli terhadap ia dan bahkan keluarganya, sejak ia pulang dari Malaysia hingga hari ini sudah di nyatakan sembuh.

“Terima kasih buat semuanya yang sudah ngurus, merawat dan peduli dengan saya, keluarga saya. Saya tak bisa membalas. Biarkan tuhan membalas semua kebaikan bapak/ibu terhadap kami,” ucap pria 68 tahun ini. 

Helmanus mengatakan ia memang bekerja di malaysia sudah hampir 5 bulan di kebun karet milik majikan yang mempekerjakannya. Dikarena pemerintah malaysia gencar memulangkan para TKI, ia pun pulang diantar oleh majikannya ke perbatasan Malaysia-Indonesia. Setelah itu ia berjalan kaki sekitar satu jam ke Sungai Kelik. Sesampai disana ia langsung di tangani petugas pamtas dan petugas gugus tugas covid-19 setempat. 

“Saya berkerja disana hampir 5 bulan, karena covid-19 pemerintah Malaysia gencar memulangkan TKI disana. Kami pun harus pulang, diantar majikan kami ke perbatasan tu, jalan kaki hampir satu jam lah, lewat jalur tikus, hingga saya di tangani petugas kita disana saat itu,” cerita helmanus. (Red)


Bupati Sintang Dukung BPS Canangkan Zona Integritas

Posted by On Juni 25, 2020


Sintang, Zonatengah.com. Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M. Med. PH menghadiri kegiatan pencanangan zona integritas di Lingkungan Badan Pusat Statistik Kabupaten Sintang menuju wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM) di Pendopo Bupati Sintang pada Kamis (25/6/2020). 

Selain menghadiri kegiatan tersebut, Bupati Sintang juga bertindak sebagai saksi dan ikut menandatangani piagam pencanangan zona integritas di Lingkungan Badan Pusat Statistik Kabupaten Sintang. Ikut sebagai saksi penandatangan piagam adalah Kabagren Polres Sintang Kompol T Saragi, Kepala Kejaksaan Negeri Sintang Imran, SH, MH, Kepala KPPN Sintang M. Rozali, SE dan Kadis Kominfo Kabupaten Sintang Kurniawan, S. Sos, M. Si. 

Dalam kegiatan tersebut BPS Kabupaten Sintang yang diwakili oleh Kepala Seksi Statistik Produksi BPS Kabupaten Sintang Momon Herwanto membacakan 7 fakta integritas dihadapan undangan yang hadir. 

Dikatakan Jarot bahwa dalam hal ini masyarakat Kabupaten Sintang harus memahami bahwa peran BPS dalam menjalani kebijakan one data policy akan semakin meningkat. “Kita menggunakan data yang valid dari BPS untuk sensus, menghitung angka kemiskinan, beberapa data statistik yang lain seperti ekonomi, pertanian dan sebagainya,” ujarnya.

Ia juga menerangkan bahwa Pemerintah sudah meminta kepada pihak BPS sebagai leading sector program one data policy untuk menghitung indeks demokrasi. “Kami mendukung keberadaan BPS yang kuat, bersih dan transparan sehingga pencanangan zona integritas ini sangat diperlukan. Mudah-mudahan pelayanan data dari BPS semakin cepat, transparan dan akuntabel,” terang Jarot.

Sementra itu, Mochamad Su’udi Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Sintang menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemkab Sintang terhadap kegiatan ini dan kepada BPS juga dalam melayani masyarakat Kabupaten Sintang. 

“Kami ingin memberikan pelayanan yang efektif dan efisien kepada masyarakat. Kami sudah membangun pelayanan statistik terpadu, tapi kami ingin masyarakat Kabupaten Sintang memanfaatkan dan mengunjungi website kami. Siapa saja yang perlu data, silakan mengakses data di website kami. Tidak harus datang ke kantor kami, untuk menghindari praktek yang tidak baik. Kami melayani kebutuhan masyarakat terhadap data, tidak harus datang ke kantor supaya efektif dan efisien. Dengan tidak bertemu, kita mengurangi kemungkinan praktek yang tidak baik,” terangnya.

“Jumlah pengunjung website kami itu setiap tahun sekitar 7.000 pengunjung. Jadi sudah banyak warga yang memang bukan saja berasal dari Kabupaten Sintang yang mengakses website kami. Kami selalu membenahi tampilan dan isi website kami, misalkan tentang inflasi.. Tujuan pencanangan ini adalah untuk membangun mentalitas dan mindset tim BPS Kabupaten Sintang bahwa kita harus bekerja efektif dan efisien,” tambahnya. (Red)

Bupati Sintang Ingatkan Jangan Lemah Atasi Stunting Di Masa Pandemi Covid-19

Posted by On Juni 25, 2020


Sintang, Zonatengah.com. Dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Sintang, Bupati Sintang, Jarot Winarno menghadiri sekaligus memberikan arahan dalam kegiatan Rembuk Stunting di Kabupaten Sintang tahun 2020 yang dilaksanakan di Pendopo Bupati Sintang, pada Rabu, (24/06/2020). Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, dan seluruh OPD yang terkait.

Dalam arahannya, Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan bahwa masalah dari stunting itu ada tiga yang harus diatasi. “Karena akar masalah dari stunting, akar masalah dari kesejahteraan rakyat adalah kemiskinan, kedua ketersediaan pangan dan gizi, ketiga infrastruktur dasar, kalau infrastruktur dasar ini dibagi lagi yakni pendidikan, kesehatan, dan konektivitas antar desa, jadi hal ini harus diperhatikan untuk mengatasi stunting,” kata Jarot. 

Menurut Jarot, bahwa angka stunting di Kabupaten Sintang masih cukup tinggi dan targetnya harus bisa mengikuti target nasional pada tahun 2024. “Angka stunting di Sintang ini naik turun, tahun 2016 berada di angka 37,6%, ditahun 2017 naik menjadi 44,1%, kemudian ditahun 2018 menurun menjadi 33,2%, dan kita harus bisa menurunkan angka stunting menjadi 14% sesuai dengan target nasional pada tahun 2024, kita harus mampu untuk menurunkan angka stunting itu,” ucapnya. 

Perlu diketahui, sambung Jarot, dalam penanganan Stunting itu kurang lebih seperti menangani masalah Covid-19. “Kita ketahui saat ini kita sedang mengalami pandemi Covid-19, pada dasarnya hal untuk melawan Covid-19 itu hampir sama dengan cara menanggulangi stunting, seperti mencuci tangan, menjaga makanan, mengatur sampah-sampah disekitar kita, atur pembuangan limbah, dan yang paling terpenting jangan buang air besar sembarangan, hal ini dilakukan dari diri kita sendiri,” tambahnya. 

Imbas dari covid-19, Jarot menginginkan pelayanan kesehatan di desa terus bergerak dan  jangan lemah untuk mengatasi stunting ini. “Beberapa kegiatan terkait pelayanan kesehatan agak terganggu dampak dari covid-19, akan tetapi kita harus inovatif, dan inovasi, Puskesmas harus melakukan kunjungan kerumah, lakukan pendataan dibuatkan klaster terbatas, agar tidak ada lagi alasan karena ada corona kemudian program penurunan angka stunting makin berantakan, kita harus kuat dan bangkit lagi untuk semangat menurunkan angka stunting di Kabupaten Sintang,” ujarnya. 

Kemudian, Ketua Panitia Rembuk Stunting Kabupaten Sintang tahun 2020, Bennie Enos, menjelaskan tujuan daripada kegiatan ini dilaksanakan. “Tujuannya ialah untuk membangun komitmen, kebijakan dan menentukan arah strategi percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Sintang, serta memperkuat dampak buru dari stunting, sekaligus juga menjelaskan manfaat penekanan angka pencegahan dan penanganan stunting pada 1000 hari pertama kehidupan,” jelasnya. 

Bennie Enos mengungkapkan bahwa kegiatan penurunan angka stunting di Kabupaten Sintang itu merupakan program Pemerintah pusat. “Jadi Pemerintah Pusat telah menentukan 260 desa prioritas dan Sintang termasuk Kabupaten yang terpilih sebagai kabupaten pembelajaran dalam kegiatan penurunan angka stunting, sehingga kegiatan penurunan angka stunting di Kabupaten Sintang sudah dilaksanakan pada tahun 2019 dengan 10 desa prioritas, kemudian di tahun 2020 ini kita ada 15 desa prioritas, dan untuk ditahun 2021 nanti akan ada 10 desa prioritas dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Sintang,” ungkapnya. 

Seusai kegiatan, Bupati Sintang, Jarot Winarno menyerahkan penghargaan atas dasar penilaian desa dan kader Stunting di Kabupaten Sintang pada tahun 2019, desa-desa tersebut ialah, Desa Nanga Serawai Kecamatan Serawai meraih juara pertama, Desa Sungai Deras Kecamatan Ketungau Hilir meraih juara kedua, Desa Empoyang Kecamatan Kayan Hulu meraih juara ketiga, dan Desa Tanjung Raya Kecamatan Serawai meraih juara harapan 1. (Red)

DPRD Sintang Bahas Aset Pemda Taman Wisata Alam Bukit Kelam

Posted by On Juni 22, 2020


Sintang, Zonatengah.com. Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Sintang, Hikman Sudirman memimpin rapat Gabungan Komisi B dan Komisi C di ruang sidang gedung DPRD Sintang, Senin (22/06/2020). Rapat ini merupakan audiensi forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berkaitan dengan langkah-langkah dan sikap Pemerintah Daerah terhadap asset yang ada di Taman Wisata Alam Gunung Kelam. 

Turut hadir dalam rapat ini, sejumlah anggota Komisi C dan Komisi B DPRD Sintang, Senen Maryono, Toni, Melkianus, Kartimia, Zulkarnaen, Kusnadi, Mainar Puspa Sari, Julian Sahri, dan Alpius. 


“Kita ingin ikut serta membangun TWA Kelam ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Dalam prosesnya saat ini kunjungan ke Kelam itu tinggi, tapi ada persoalan mengenai hak kepemilikan asset dan tata batas pemetaaan wilayah yang ada karna sebagian besar ternyata di urus oleh BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam),” ujar Sudir. 

Menurut Politisi Partai Demokrat tersebut, Pemerintah Daerah perlu lebih aktif dalam berkoordinasi dengan pihak Kementerian Kehutanan Republik Indonesia agar pengelolaan TWA Kelam tidak tumpang tindih dan dapat optimal. 

“Apabila ada yang perlu diurus seperti soal perijinan baik itu soal kepemilikan asset maupun soal tata kelola, supaya lebih intens untuk di koordinasikan dengan pusat dalam hal ini BKSDA,” pesan Sudir lagi. 

Hendrika selaku Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sintang menyebutkan bahwa, saat ini Pemda Sintang hanya memiliki asset sejumlah kurang lebih 52 Hektar. Sementara itu keabsahan kepemilikan asset tersebut belum selesai diurus di instansi terkait. 

“Sekarang ini, sebagian besar wilayah TWA Kelam itu merupakan hutan lindung yang pengelolaannya diurus oleh BKSDA Kalbar. Sehingga kita sulit untuk ikut campur dalam pengelolaan TWA secara lebih efektif,” tambahnya. (Red)

Jarot Umumkan Perkembangan Kasus Terbaru Covid-19 Di Sintang

Posted by On Juni 20, 2020


Sintang, Zonatengah.com. Bupati Sintang, Jarot Winarno, selaku ketua gugus tugas percepatan  penanganan corona virus disease 2019 (covid-19) Kabupaten Sintang kembali mengumumkan tambahan 14 kasus baru positif covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan swab polymerase chain reaction (PCR) yang di keluarkankan dari laboratorium PCR Untan Pontianak dan Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Jakarta pada 17 dan 18 Juni 2020.

Dalam keterangan persnya di hadapan awak media di Pendopo Bupati Sintang, Jumat (19/6/2020) malam, Jarot Winarno menjelaskan 14 kasus baru positif covid-19 tersebut terdiri dari cluster kesehatan dari lini satu artinya dari petugas kesehatan itu sendiri, 3 orang terkonfirmasi positif. Kemudian dari lini kedua atau dari keluarga petugas kesehatan itu 1 orang, dari lini ketiga itu tetangga atau orang yang kontak dengan lini satu tersebut sebanyak 2 orang. 

“Jadi total dari cluster kesehatan ini ada 6 orang yang terkonfirmasi positif covid-19, mungkin sebagiannya melanjutkan isolasi mandiri dirumahnya dan rumah sakit, karena mereka ini sudah mengisolasi mandiri sejak 6 juni kemarin, ada juga yang sudah sejak 3 mei, hari ini baru hasil swab keluar,” jelas Jarot.

Selain itu kata Jarot, ada dari cluster umum 3 orang, cluster menteng 2 orang tapi dari lini ketiganya. Lalu cluster tim gugus tugas covid-19 Kabupaten Sintang ada 3 orang. Sehingga ada tambahan 14 kasus terbaru terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Sintang.

“Total konfirmasi positif di Kabupaten Sintang berjumlah 28 kasus, 5 orang sembuh dan sedang 23 orang yang sedang menjalani isolasi mandiri ketat mendapatkan perawatan dan terapi dari tim medis serta di bawah pengawasan gugus tugas, termasuk kasur terbaru yang kita umumkan ini. Yang probable atau samar-samar antara corona atau bukan, itu ada 10 orang, tapi  4 orang sudah sembuh, 6 orang masih menjalani isolasi, sehingga kita swab ulang,” tambahnya

Dikatakan Jarot, semuanya pasien positif covid-19 di Kabupaten Sintang ini merupakan orang tanpa gejala (OTG) yang memang sejak di nyatakan reaktif pada saat rapid test sudah isolasi mandiri dibawah pengawasan gugus tugas, kemudian setelah di swab, hari ini hasilnya keluar dinyatakan positif dan melanjutkan isolasi mandiri ketat di pindahkan kerumah sakit untuk mendapat perawatan medis dan terapi. Untuk itulah ia meminta masyarakat agar tidak panik dan memberi stigma negatif.

“Itulah membuktikan bahwa corona itu 86% tu tanpa gejala, jadi kalau kita nda pandai-pandai mencarinya kita nda akan dapat. Kita bersyukur kasus di kabupaten sintang ini semunya OTG, belum ada kasus meninggal, mudah-mudahan tidak ada sehingga fatalitynya atau angka kematian corona di sintang ini nol ya, artinya masih ringan sekali tidak ada yang meninggal, mudah-mudahan demikian terus lah,” ujar Jarot.

Untuk itulah, kata Jarot, Kabupaten Sintang melakukan sistem test, telusur, isolasi (TTI) sebanyak-banyaknya pada kelompok resiko tinggi dan cluster-cluster yang sudah ada, baik dari lini pertama, lini dua, lini tiga bahkan sampai lini empat dan selanjutnya yang potensi menjadi carrier/pembawa covid-19. 

“jadi sebanyak-banyaknya kita lakukan test, telusur, isolasi, maka mudah-mudahan bisa amanlah karena pasien yang sudah ada ialah pasien yang sudah isolasi mandiri masing-masing dengan ketat sehingga dia tinggal kita pindahkan ke rumah sakit saja atau di tingkatkan penanganannya,” terang Jarot. (Red)

Jarot Lantik Kadis DLH Kabupaten Sintang

Posted by On Juni 19, 2020


Sintang, Zonatengah.com. Bupati Sintang, Jarot Winarno memimpin jalannya upacara pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang, yang dilaksanakan di Pendopo Bupati Sintang, pada Jumat, (18/06/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sintang melantik Kepala Dinas Lingkungan Hidup yang baru yakni H. Edy Harmaini, yang telah mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi  (JPT) Pratama di lingkungan Pemkab Sintang pada akhir tahun 2019 bersamaan dengan 9 OPD dilingkungan Pemkab Sintang, 8 JPT sudah dilantik sejak 6 Januari 2020, sementara itu pelantikan H. Edy Harmaini sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang belum bisa dilaksanakan saat itu, sebab Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang H. Achmad Dharmanata belum memasuki usia pensiun, sehingga baru dilaksanakan pada Jumat, (18/06/2020). 

Dalam sambutannya, Bupati Sintang, Jarot Winarno, mengatakan bahwa Kabupaten Sintang merupakan Kabupaten yang berkelanjutan sehingga Kepala Dinas Lingkungan Hidup yang baru diharapkan mampu mengimplementasikannya.

“Kita ketahui kabupaten yang berkelanjutan itu adlaah menyelaraskan antara pelestarian lingkungan hidup dengan ekonomi masyarakatnya serta penghormatan terhadap kearifan lokal, dengan demikian, hal ini diharapkan Kadis LH yang baru dapat memahami konsep Sintang yang berkelanjutan untuk mengimplementasikannya di seluruh Kabupaten Sintang,” kata Jarot.  

Kemudian, Jarot juga mengingatkan kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup yang baru dilantik agar senantiasa mampu menghadapi tantangan kedepannya. “Tugas saudara berat, karena kita saat ini dalam situasi Kejadian Luar Biasa (KLB) Non-Alam Nasional Covid-19, kita ketahui bahwa Covid-19 itu erat korelasinya dengan kondisi kesehatan lingkungan situasi pada ruang publik, sehingga tugasnya untuk terus berupaya menjaga kebersihan kota, dan diseluruh Kabupaten Sintang ini agar penanganan Covid-19 dapat kondusif,” ucapnya. 

Selain itu juga, Jarot menambahkan bahwa tugas pokok Dinas Lingkungan Hidup harus mampu menghadapi tantangan yang akan muncul mendatang. “kita sudah memasuki musim kemarau, dan diprediksi akan mengalami kemarau panjang, seperti tahun sebelumnya kita mengalami kebakaran hutan dan lahan disaat kemarau, tentu dengan terjadinya karhutla disaat covid-19 akan memperburuk situasi, karena Karhutla dapat memberikan dampak dampak penurunan bagi kualitas udara, inilah yang akan menjadi tantangan saudara selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup dalam rangka penanganan Karhutla di Sintang," tambahnya. 

Terkait penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan, Jarot mengingatkan agar Kepala Dinas Lingkungan Hidup untuk terus berkoordinasi dengan instansi terkait. “Harus selalu berkoordinasi dengan instansi terkait dengan penanggulangan Karhutla, berkoordinasilah, karena kita sudah membentuk Peraturan Bupati  yang disosialisasikan untuk mengakomodir antara adat istiadat, kearifan lokal yang aman, untuk menjaga kualitas udara di Sintang,” ujarnya. 

Jarot berpesan kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup agar terus bekerja dengan semangat. “Saya yakin saudara mampu menjalani dan menghadapi beberapa tantangan tersebut bersama jajaran di Dinas Lingkungan Hidup, terus bekerjasama, semangat untuk Sintang yang lebih maju, untuk Sintang yang berkelanjutan,” pesan Jarot. 

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang, H. Edy Harmaini, mengatakan bahwa dirinya akan melihat apa program kerjanya. “Langkah-langkah pertama setelah saya dilantik saya harus konsolidasi dulu internal di Dinas Lingkungan Hidupm saya harus mengetahui program kerjanya dulu, kemudian sumber daya manusianya seperti apa, nanti kita review, karena selama ada Pandemi Covid-19 semua aturan berubah seperti adanya protokol kesehatan, sehingga kinerja kita harus memperhatikan soal protokol kesehatan, nah itu salah satunya yang akan kita lihat,” ungkapnya. 

Terkait tantangan kedepan yang akan dihadapinya, H. Edy Harmaini selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait. “Banyak sekali tantangan yang harus dihadapi, seperti terkait penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, kita harus mengantisipasi terjadinya Karhutla, kita cek dari Januari hingga Juni bagaimana persiapannya, nanti kita evaluasi dan terus berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah terkait,” tambah Edy. (Red)

Dua Pasien Positif Covid-19 Di Sintang Dinyatakan Sembuh

Posted by On Juni 19, 2020

Sintang, Zonatengah.com. Bupati Sintang melalui Kepala Dinas Kesehatan Kab. Sintang dr. Harysinto Linoh, MM kembali mengumumkan dua pasien positif covid-19 di Kabupaten Sintang dinyatakan sembuh berdasarkan hasil swab keenam yang keluar pada 18 Juni 2020 negatif dari covid-19.

Dalam keterangan persnya, di Aula Dinas Kesehatan, Posko Covid-19 Kab. Sintang, Kamis (18/6/2020) sore, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Sintang Harysinto Linoh menyampaikan, kedua pasien yang sembuh tersebut ialah konfirmasi 01 atas nama Cici Yulita usia 26 tahun dari cluster Menyurai Kec. Sintang dan konfirmasi 02 atas nama Deska Ariyanto, usia 30 tahun dari cluster Menteng (Menyumbung Tengah), Kecamatan Sintang.

Untuk riwayat Cici Yulita di jelaskan Sinto, pada 15 April 2020 di lakukan rapid test dengan hasil reaktif, kemudian yang bersangkutan pada 17 & 18 april 2020 di lakukan pengambilan swab pertama dan kedua, pada 29 april 2020 hasil swab pcr keluar positif covid-19. 

Sementara riwayat konfirmasi 02 atas nama Deska Ariyanto, usia 30 tahun dari cluster Menteng, Kec. Sintang, pada 17 april 2020 lalu dilakukan rapid test hasilnya reaktif, kemudian pada 18 dan 20 april 2020 pengambilan swab pertama dan kedua, 29 april 2020 hasil swab pcr keluar positif covid-19 juga, jelas dr. Sinto.

Masih kata Sinto, setelah di nyatakan positif covid-19 pada saat itu, keduanya langsung masuk ruang isolasi mandiri di ruang rawat inap RSUD Ade M. Djeon Sintang sejak tanggal 29 april 2020 s/d 3 juni 2020 (34 hari) untuk mendapat perawatan medis secara intensif.

Selanjutkan atas pertimbangan medis, keduanya melanjutkan isolasi mandiri di rumah secara ketat sejak 3 juni tersebut hingga sampai hasil swab pcr keluar pada hari ini, dan keduanya pun telah di nyatakan sembuh dari covid-19 setelah hasil swab keenam keluar sacara berturut negatif covid-19,” tambahnya.

Jadi kata Sinto, dari total 14 terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Sintang, sudah 5 orang di nyatakan sembuh dan masih ada 9 pasien positif covid-19 yang masih menjalani isolasi mandiri ketat dan menunggu hasil swab. “mudah-mudahan 9 orang tersebut juga hasil swab segera keluar dengan hasil negatif”harap Sinto.

Selain menyampaikan hasil swab dua pasien yang di nyatakan sembuh tersebut, Sinto juga menyampaikan bahwa ada 31 hasil swab yang di terima gugus tugas covid1- Kabupaten Sintang pada 18 juni 2020 ini juga dengan hasil negatif, yakni orang tanpa gelaja (OTG) yang sudah menjalani isolasi mandiri secara ketat. “Jadi total swab kabupaten sintang yang sudah keluar sampai pada hari ini sudah 252 hasil swab yang keluar negative, pungkasnya.

Sementara itu, Camat Sintang yang juga ketua gugus tugas covid-19 Kecamatan Sintang, Siti Musrikah mengaku sangat bersyukur karena dua orang warganya yang sempat menjalani isolasi mandiri di RSUD Rujukan Ade M Djeon Sintang sudah di nyatakan sembuh dari covid-19.

Saya sangat bersyukur atas sembuhnya dua orang warga kecamatan sintang ini dari covid-19, mungkin orang yang paling bahagia sebelum saya memberitahu deska dan cici adalah saya, karena begitu mendapat hasil negatif saya yang pertama langsung di beri tahu tim gugus tugas kabupaten,”ungkap Siti.

Kenapa demikian, karena selain sebagai camat, saya juga sebagai seorang ibu, bagaimana merasakan tidak enaknya deska dan cici mengisolasi diri baik di rumah sakit maupun di rumah masing-masing, jadi rasa tegangnya deska maupun cici, saya juga merasakannya, begitu mendapat kabar hasil negatife ini saya yang berbahagia dulu,tambahnya.

Oleh karena itulah, pasca dua warganya yang sudah di nyatakan sembuh dari covid-19 ini, Siti berpesan kepada warga Kecamatan Sintang, meskipun covid-19 ini bisa sembuh dengan proses yang begitu panjang karena harus menunggu hasil swab pcr yang cukup lama, tapi hal itu tidak boleh membuat kita lengah dan sembrono, namun harus tetap berhati-hati, waspada, tidak panik, tidak boleh takut juga, karena kehidupan, perekonomian itu harus berjalan terus.

Makanya tak henti-hentinya kami imbau kepada warga kecamatan sintang untuk tetap menerapkan protokol kesehatan seperti gunakan masker, cuci tangan sesering mungkin, jaga jarak, jangan keluar rumah jika tidak terlalu penting, jadi kita harus memulai pola hidup yang baru demi menjaga kesehatan kita semua, jaga diri masing-masing, jaga keluarga kita, tetangga, kerabat, semoga tidak ada lagi yang terkonfirmasi positif covid-19 khususnya di kecamatan sintang dan umumnya di kabupaten Sintang,”pesan Siti. (Red)

 


Ketua DPRD Sintang Hadiri Komsos Di Kodim 1205

Posted by On Juni 18, 2020



Sintang, Zonatengah.com. Ketua DPRD Sintang, Florensius Ronny menghadiri acara komunikasi sosial para aparatur pemerintah yang diadakan di Aula Kodim 1205 Sintang, Kamis (18/06/2020). Diskusi ini diprakarsai oleh Kodim 1205 Sintang. Pada diskusi kali ini, dibahas mengenai penanganan covid 19, Pemilu Bupati dan Wakil Bupati, Pemilihan Kepala Desa Serentak dan Antisipasi kebakaran hutan dan lahan tahun 2020. 

“Pertama-tama kami mengapresiasi teman-teman TNI terkhusus hari ini rekan-rekan Kodim 1205 Sintang, kami sudah melihat sendiri beberapa waktu lalu di perbatasan, bagaimana rekan-rekan TNI menjaga NKRI terkhusus dalam identifikasi orang-orang yang keluar masuk Republik Indonesia selama pandemi covid 19 ini. kita di sini masihlah bekerja 8 jam sehari, di perbatasan rekan-rekan TNI bersama rekan-rekan dari Dinas Kesehatan bekerja hingga 24 jam. Bahkan yang melalui jalur jalan-jalan tikus atau jalan kecil,” kata Ronny. 

Politisi Partai Nasional Demokrat itu juga mengingatkan bahwa program TTI (Test, Telusur dan Isolasi) yang telah dilakukan oleh TNI di perbatasan sudah sangat bermanfaat untuk melindungi kita semua di sini. Selain itu Ronny juga mengingatkan mengenai antisipasi karhutla pada musim perladangan masyarakat. 

“Pemerintah Kabupaten Sintang sudah mengeluarkan Peraturan Bupati nomor 31 tahun 2020 tentang Tata Cara Pembukaan Lahan Bagi Masyarakat di Kabupaten Sintang sebagai perubahan dari peraturan sebelumnya, dan kini sedang dilakukan proses sosialisasi di tingkat Kecamatan nantinya hingga ke para peladang kita, supaya kita tidak lagi mengalami kejadian seperti tahun lalu,” ujarnya.

“Kita ingin sanak keluarga kita yang bekerja sebagai peladang di kampung, bisa berladang dengan tenang dan aman. Kita harap proses sosialisasi ini yang juga bersama rekan-rekan TNI hingga ke tingkat Babinsa dapat berjalan dengan lancar dan tahun ini Sintang bisa lepas dari bencana kebakaran hutan lagi,” tambahnya. (Red)

Pemkab Sintang Mulai Sosialisasikan Perbub Nomor 18 Tahun 2020

Posted by On Juni 16, 2020


Sintang, Zonatengah.com. Pemerintah Kabupaten Sintang mulai melakukan sosialisasi peraturan Bupati Sintang nomor 18 tahun 2020 tentang cara pembukaan lahan bagi masyarakat di Kabupaten Sintang sebagaimana telah di ubah dengan peraturan Bupati Sintang nomor 31 tahun 2020. Perbup ini akan di sosialiasikan di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Sintang, sesuai dengan jadwal terlampir.

Untuk di Kecamatan Sintang, Bupati Sintang dalam hal ini di wakili Asisten Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kab. Sintang Sy. Yasser Arafat mensosialisasikan perbup tersebut bersama unsur Forkopimcam Sintang, Lurah/Kades se-Kec. Sintang, tokoh adat, tokoh masyarakat dan unsur terkait lainnya, bertempat di Aula Abdi Praja, Kantor Camat Sintang, Selasa (16/6/2020) pagi.

Turut hadir juga, Anggota DPRD Kab. Sintang Senen Maryono, sejumlah unsur OPD di lingkungan Pemkab Sintang dan Tim Sosialisasi Perbup.

Asisten Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kab. Sintang Sy. Yasser Arafat, dalam arahannya menyampaikan, bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan yang sudah di lakukan sebelumnya yakni sosialisasi tahap pertama tingkat kabupaten di Pendopo Bupati Sintang pada 11 Juni kemarin kepada seluruh unsur OPD dan unsur Forkopimcam se-Kabupaten Sintang. 

“Hari ini mulai di sosialisasikan di tingkat kecamatan, sesuai dengan jadwal terlampir yang sudah di buat tim sosialisasi. Dan hari ini di laksanakan di dua kecamatan, yakni sintang dan sungai tebelian. Akan berakhir di kecamatan serawai dan ambalau pada 15 juli nanti,” kata Yasser.

Yasser menjelaskan, ada beberapa arahan Bupati Sintang terkait sosialiasai perbup nomor 18 tahun 2020 ini. Pertama, terbitnya perbup ini merupakan amanah/tindaklanjut dari ketentuan peraturan perudangan-undangan dan kebijakan yang lebih tinggi yang sudah di buat oleh pemerintah pusat. 

“Karena memang ada undang-undang tentang lingkungan hidup dan kebijakan-kebijakan lainnya yang sudah dibuat oleh pemerintah pusat, sehingga kita menindak lanjutinya melalui perbup,” jelas Yasser.

Kedua, lanjut Yasser, pesan Bupati, bahwa keberadaan perbup ini dalam rangka memberikan pengayoman dan perlindungan hukum kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Sintang, dengan mengedepankan kearifan lokal yang memang sudah ada sejak dulu di tengah-tengah masyarakat sehingga peristiwa-peristiwa hukum terhadap masyarakat peladang yang sudah terjadi sebelumnya tidak terulang kembali. 

“Jadi pemerintah kabupaten sintang percaya bahwa nilai-nilai luhur dan budaya yang ada, terkait sistem pembukaan lahan atau ladang sudah teruji dari waktu ke waktu,” beber Yasser. 

Kemudian yang ketiga, pesan Bupati, terang Yasser, pelaksanaan sosialisasi perbup nomor 18 tahun 2020 ini di 14 kecamatan, termasuk di Kecamatan Sintang hari ini, selain di maksudkan memberikan informasi terkait dengan substansi dan materi yang ada di dalam perbup yang mengatur pembukaan lahan, juga merupakan ajang/wahan untuk berdialog atau diskusi saling bertukar pikiran. Apa artinya, perbup ini bersifat dinamis atau selalu terbuka ruang untuk di sempurnakan kembali, sehingga apapun nanti yang diatur dalam perbup ini mampu menjawab seluruh persoalan yang ada di tengah kita semua. 

”Mungkin nanti pada saat diskusi dan tanya jawab ada masukan-masukan yang di terima oleh tim dalam rangka menyempurnakan perbup ini, karena ini masih di mungkinkan di lakukan revisi, karena sudah tiga kali mengalami revisi,” ungkap Yasser. 

Terkait revisi perbup tersebut, di jelaskan Yasser, pertama perbup nomor 57 tahun 2018, perbup 31 tahun 2020 dan yang terakhir perbup nomor 18 tahun 2020 yang sedang di sosialisasi ini. “Artinya, masukan, saran sangat kita harapkan, dalam rangka kita membahas persoalan kita bersama,” ujar Yasser. 

Untuk itulah, Yasser mengharapkan tim sosialisasi menyampaikan materi sosialisasi secara konprehensif dan mudah di cerna, dan kepada para peserta yang hadir juga harus aktif berdialog, melakukan tanya jawab, memberikan masukan terhadap perbup tersebut.

Sementara itu, Camat Sintang, Siti Musrikah menyampaikan kegiatan ini diikut oleh lurah/kades, tokoh adat, tokoh masyarakat dan unsur terkait lainnya yang ada di Kecamatan Sintang. Siti pun menilai kegiatan sosialisasi ini sangatlah penting, sehingga adanya dialog, diskusi dan tanya jawab terhadap perbup yang di sosialisasi ini sangat di harapkan.

“Pentingnya sosialisasi perbup ini, karena kearifan lokal masyarakat kita luarbiasa, tetap kita di jaga, karena hadir para tokoh adat dan tokoh masyarakat yang bisa memberikan masukan. Kami juga akan melakukan sosialisasi ini ke kelurahan/desa yang ada di Kecamatan Sintang,” kata Siti. (Red)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *