226 Sarjana Baru Lulusan STKIP PK Angkatan Ke XI

Posted by On April 10, 2021

Sintang, Zonatengah.com---Sekolah Tinggi Ilmu Pendidikan (STKIP) Persada Khatulistiwa Kembali mewisuda kan sebanyak 226 Wisudawan/Wisudawati, yang terdiri dari lima program studi Sarjana S1 angkatan ke XI (Sebelas), Tahun akademik 2020/2021.Sabtu (9/4/202) di ruang auditorium STKIP Persada Khatulistiwa Sintang, Jalan Pertamina Kelurahan Sengkuang Sintang.

Ketua STKIP Persada Khatulistiwa Sintang, Didin Safrudin, S.P.,M.Si mengatakan secara keseluruhan setelah lulusan hari ini, jumlah Alumni STKIP Persada Khatulistiwa Sintang, berjumlah 3311 (Tiga Ribu Tiga Ratus Sebelas) orang. Dikatakannya mengatakan ketatnya persaingan aspek lingkungan sehingga sangat diperlukan suatu kompetisi yang dapat diandalkan. Oleh sebab itu ia menilai bahwa pengalaman dan ilmu yang telah diperoleh para wisudawan dan wisudawati selamat mengikuti program studi di STKIP Persada Khatulistiwa Sintang dapat menjadi bekal dalam berpikir dan bertindak.

“Menghadapi persaingan yang sangat kompetitif saat ini maka, STKIP Persada Khatulistiwa Sintang terus berkomitmen dan didukung oleh Perkumpulan Badan Pendidikan Karya Bangsa Kabupaten Sintang dalam pengembangan sarana dan prasarana, dan yang lainnya,” ujarnya.

Ia menambahkan tentang peningkatan daya saing bangsa dan mutu lulusan, STKIP Persada Khatulistiwa Sintang memberikan bekal pendidikan berkarakter bagi mahasiswa dengan melalui penelitian. Untuk itu ia berharap para wisudawan dan wisudawati dapat memanfaatkan kemampuannya dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Perkumpulan Badan Pendidikan Karya Bangsa Kabupaten Sintang Dr. Drs. Y.AT. Lukman Riberu, M.Si, menjelaskan dalam pelaksanaan wisuda hari ini juga tetap melaksanakan protokol kesehatan. Dengan telah diwisudakan lulusan angkatan ke XI (Sebelas) ini, ia mengatakan bahwa jumlah Alumni STKIP Persada Khatulistiwa Sintang telah melebihi tiga Bataliyon. 

“Kalau mereka ini semua kita telah berikan mereka sumber daya yang bagus, jadi kalau mereka pulang bukan hanya untuk Sintang dan juga untuk Kabupaten yang lain,” kata Lukman Riberu.

Selain itu ia juga menjelaskan saat ini di STKIP Persada Khatulistiwa Sintang sudah memiliki sembilan Program Studi (Prodi), dari sembilan prodi yang sudah diwisudakan sebanyak lima prodi, yaitu Biologi, Pendidikan Bahasa dan Sastra, PKN, PGSD, dan Pendidikan Ekonomi. (Kita ada sembilan prodi, yang sudah kita wisudakan lima. Tahun depan akan tambah lagi dua yang sudah bisa wisuda, yaitu prodi Bahasa Inggris dan PAUD,” tambahnya.

Ia berharap semua Alumni dapat memanfaatkan ilmu sesuai dengan kemampuan masing-masing. “Harapan kita mereka semua bisa memanfaatkan semua keinginannya, mereka jangan menunggu tunggu ada lowongan dan sebagainya tetapi mereka tidak berbuat,” pungkasnya.

Sementara itu,  Bupati Sintang melalui Staf Ahli Bupati Sintang Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Arbudin menjelaskan bahwa pemerintah Kabupaten Sintang sangat menaruh perhatian besar terhadap dunia pendidikan di Sintang. “ini juga merupakan salah satu visi pembangunan kita, yaitu untuk mewujudkan masyarakat Sintang yang cerdas. saya yakin, dengan pembangunan pendidikan yang optimal, akan membawa Kabupaten Sintang yang lebih maju dan sejahtera,” terang Arbudin.

“Peran guru, sangatlah penting dan menentukan. kita sangat membutuhkan partisipasi aktif dari para pemangku kepentingan untuk turut serta menyediakan guru sebagai bagian dari sistem pembangunan pendidikan kita. Maka dari itu, saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada pengurus yayasan dan civitas akademika STKIP Persada Khatulistiwa Sintang karena melahirkan intelektual- intelektual muda yang akan menjadi bagian penting dari perjalanan Kabupaten Sintang untuk membangun bumi senentang khususnya di dunia pendidikan,” tambahnya. (Mira)

Bupati Sintang Hadiri Pelantilan Fatayat NU

Posted by On April 05, 2021

 


Sintang, Zonatengah.com---Bupati Sintang, Jarot Winarno, menghadiri pelantikan Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Sintang masa khidmat 2020-2025, yang di lantik oleh Pengurus Wilayah Fatayat NU Provinsi Kalbar, di Pendopo Bupati Sintang, Minggu (04/04/2021). Kegiatan pelantikan ini mengusung tema “Menuju Perempuan Nahdliyin Tangguh dan Bermartabat”. Fatayat NU merupakan sebuah organisasi wanita muda Islam di lingkungan Nahdlatul Ulama yang didirikan di Surabaya pada 24 April 1950 M, bertepatan dengan 7 Rajab 1369 H.

“Saya senang dengan temanya yakni tangguh dan bermartabat. Sesuai dengan seorang wanita ketika menjadi ibu itu harus tangguh dan bermartabat,”ucap Jarot.

Menurut Jarot, seorang ibu itu merupakan madrasah yang dasar dan utama untuk generasi akan datang. Sehingga penting peran seorang ibu terhadap anak-anaknya dalam lingkungan keluarga. “Ibu-ibu bayangkan, anak kita itu di bentuk otaknya sejak dalam kandungan, sehingga kebiasaan kita sejak dalam kandungan itu anak-anak di dengarkan ayat-ayat suci al qur'an dan sholawat-sholawat kanjeng nabi, ketika lahir diadzankan oleh bapaknya, luar biasa,” tambah dia.

Selain itu menurutnya, kecerdasan emosional dan spritual serta intelektual anak itu tumbuh sampai usia empat tahun sudah mencapai 60-80%, sisa perkembangannya selanjutnya itu tinggal 20% saja. “Jadi betapa pentingnya ketika masa kehamilan sampai anak-anak kita masih dibawah enam tahun belum sekolah dasar itu di tangani langsung oleh manajer yang paling top itu yakni ibu rumah tangga sebagai kepala madrasahnya,” paparnya lagi

Selain sebagai kepala madrasah anak-anak dalam keluarga, dikatakan Jarot, ibu itu juga sebagai manajer keuangan terbaik dalam keluarga. “Ibu-ibu ni ajaib. Yang belum nikah dikirim orang tuanya kurang,  masih cukup untuk ongkos sebulan. Kalau yang udah menikah dikasi suaminya pas-pasan juga bisa mengatur ekonomi rumah tangganya. Kalau kaum perempuan nadliyin itu tangguh dan bermartabat luar biasa sumbangsih atau kontribusinya besar sekali untuk membangun sumber daya manusia di Kabupaten Sintang,” ujar dia lagi.

Jarot berharap kepada PC Fatayat NU yang sudah di lantik ini mengambil bagian dalam proses pembanguan di Kabupaten Sintang. Terlebih Kabupaten Sintang sangat memperkuat peran masyarakat sipilnya, sehingga fatayat NU Sintang bisa ambil bagian. "Mari bergerak di sektor pertanian dan perkebunan karena sektor itu yang sangat stabil tidak terkena dampak dari corona ini, kemudian juga bisa bergerak di sektor-sektor yang lain. Pada posisi ini, jika pemerintah di minta bantu untuk kail, pemerintah akan bantu, jangan minta ikan. Misal meminta bantu sedikit meminjam pakai tanah pemda untuk bikin kebun fatayat, silakan kami bantu, kira-kira seperti itulah, selamat berkhidmat lima tahun kedepan. Mudah-mudahan fatayat NU ini hadir bisa menambah kekuatan kita dalam membangun kabupaten sintang,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PC Fatayat NU Kabuoaten Sintang, Endah Sugiarti mengatakan, melalui tema yang diangkat pada pelantikan ini, yakni menuju perempuan Nahdliyin tangguh dan bermartabat, di harapkan terwujudnya perempuan-perempuan tangguh dan bermartabat di Kabupaten Sintang secara khusus bagi fatayat NU Sintang agar senantiasa kuat dalam menghadapi segala masalah baik di rumah maupun diluar, dalam organisasi maupun di dunia pekerjaan. “Terlebih di era millenial ini perempuan harus bisa menggenggam visi dan misi dimana berbekal ilmu dan wawasan khususnya di bidang teknologi yang semakin canggih,” ujar Endah.

Maka lanjut Endah, para perempuan harus menekuni pengetahuan berbasis teknologi untuk menyampaikan informasi dan mencari pengetahuan. "Perempuan tangguh juga perempuan yang mampu berdiri dan tidak lari dari masalah melainkan bersikap mandiri dan teguh. Sosok seperti ini lah yang membuat perempuan semakin di segani dan membuat perempuan mampu untuk bertahan di tengah kehidupan saat ini,” terang Endah.

Sebab itulah, kata dia, Fatayat membuat terobosan dalam program kerja yang massiv dan maksimal. Dimana program fatayat NU Sintang lima tahun kedepan adalah adanya innovasi pengkaderan dan kemandirian organisasi melalui ekonomi kreatif. ”Semoga dengan terobosan tersebut, fatayat mampu mampu membumi dan semakin di kenal di bumi senentang khususnya,” beber Endah. (Red)

Bupati Sintang Hadiri Wisuda Nadzom Kitab Ponpes Al-Muhajirin Paribang Baru

Posted by On April 04, 2021

 


Sintang, Zonatengah.com---Bupati Sintang, Jarot Winarno, menghadiri acara Haflah Akhirussanah ke-4 & wisuda Nadzom Kitab Pondok Pesantren Al-Muhajirin, di SKP. C. SP. 3, Desa Paribang Baru, Kecamatan Tempunak, Sabtu (03/04/2021). Jarot menyampaikan ucapan selamat kepada Pondok Pesantren Al-Muhajirin yang berhasil mendidik santri-santri dari berbagai tempat ini sehingga di laksanakan kegiatan Haflah Akhirussanah & wisuda Nadzom Kitab. “Hari ini luarbiasa haflah yang keempat. mudah-mudahan akan terus berlanjut. selamat buat para santriwan dan santriwati, semoga ilmunya bermanfaat dan menjadi bekal bagi masing-masing. Selamat juga kepada para wali santri yang anak-anaknya sudah hafal beberapa kitab,” kata Jarot.

Dirinya mengapresiasi para wali atau orang tua santri yang sudah menitipkan atau mau menyekolahkan anak-anaknya di pondok pesantren yang memang mendidik anak untuk lebih belajar mendalami ilmu agama. Namun, kata Jarot, tidak hanya ilmu agama, di ponpes juga anak-anak di didik ilmu lainya sehingga ketika selesai, para santri sudah siap terhadap dirinya sendiri di lingkungan masyarakat. “Kalau kita sudah meninggal, amalan kita putus, kecuali tiga hal saja yakni sedekah jariyah ngalir terus amalannya, ilmu yang diamalkan dan doanya anak soleh. Jadi, para wali santri ini sungguh beruntung punya anak yang berilmu, sehingga ilmunya mengalir nanti terus pahalanya dan beruntung punya anak yang soleh yang akan mendoakan orang tuanya hingga di ijabah sama Allah subhanahu wa ta'ala,” tambau dia.

Selain itu, Jarot berpesan kepada orang tua atau para wali santri yang hadir agar menjaga, merawat dan mendidik anak-anaknya. Karena mereka itulah yang akan mewarisi masa depan Paribang Baru, Kabupaten Sintang dan masa depan Indonesia nanti, terlebih dalam menghadapi Indonesia Emas 2045 mendatang. “Sehingga anak-anak kita ini nanti bisa menjadi anak yang berakhlakul karimah. Kemudian bisa membawa Sintang dan  bangsa ini lebih maju kedepannya,” harapnya.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren (ponpes) Al-Muhajirin Paribang Baru, Ustadz Usman Syarifudin menceritakan ponpes ini berdiri sejak tahun 2005 oleh almarhum ayahndanya dengan nama Ponpes Salafiah Al-Muhajirin. Namun pada tahun 2015, ponpes ini sempat goyah antara akan berjalan atau berlanjut atau tidak sepeninggalan pendiri pertama yang merupakan orang tuanya. “Antara 2015 - 2017 ponpes ini seperti hidup segan mati tak mau. Maka dengan berkumpulnya para tokoh yang ada di Paribang Baru, menyepakati untuk tetap di lanjutkan dan meminta saya selaku putra pendiri pertama untuk tetap melanjutkan menjadi pimpinan ponpes ini,” paparnya.

“Sebagai yang telah diberi amanah oleh masyarakat sayapun siap ketika itu, dengan ijtihad kita mengganti nama pondok pesantren Salafiah Al-Muhajirin menjadi ponpes Al-Muhajirin. Kita buang nama salafiahnya, bukan berarti membuang pendidikan salafnya, tetapi nama yang begitu berat di pikul oleh saya yang usia relatif masih muda dan teman-teman pengasuh,” tambah usman.

Sehingga tahun 2017 lalu, kata dia, menjadi angkatan pertama yang melaksanakan Haflah Akhirussanah dan sampai pada tahun 2021 ini merupakan angkatan yang keempat. Untuk itulah Usman memohon doa dan dukungan baik dari Pemerintah Daerah maupun masyarakat atau para wali santri yang hadir agar Haflah Akhirussanah dan Wisuda Nadzom Kitab tidak hanya sampai pada keempat kali ini saja namun berharap terus berlanjut kedepannya. “Mohon doa semuanya, mudah-mudahan ponpes al-muhajirin ini tetap berjalan, tetap mendidik putra-putri kita untuk menjadikan generasi yang soleh dan soleha serta berakhlakul karimah,” pungkasnya. (Red)

Wabup Buka Lokakarya Persiapan Penyusunan Penyuluhan Pertanian

Posted by On April 02, 2021

 

Sintang, Zonatengah.com---Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto, membuka Lokakarya Persiapan Penyusunan Programa Penyuluhan Pertanian sekaligus Menyerahkan Secara Simbolis Sarana Informasi Teknologi (IT) Dalam Dalam Mendukung Kostratani di Ruang Botani Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang pada kamis, 1 April 2021.

Sudiyanto, menyampaikan bahwa ada tertuang didalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan mengamanatkan bahwa penyelenggaraan penyuluhan menjadi wewenang dan tanggung jawab Pemerintah dan Pemerintah Daerah. “Wewenang dan tanggung jawab pemerintah tersebut diwujudkan antara lain dengan memantapkan sistem Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian yang meliputi aspek penataan kelembagaan, ketenagaan, penyelengaraan, prasarana dan sarana serta pembiayaan penyuluhan,” terang Sudiyanto

Ia mengatakan paradigma pembangunan pertanian dewasa ini adalah adanya pemberdayaan masyarakat/petani, maka inisiatif untuk mengerakan pembangunan pertanian diharapkan timbul dari petani sebagai pelaku utama pembangunan pertanian mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. “Kita ketahui bahwa program penyuluhan pertanian merupakan rencana tertulis yang disusun secara sistematis memuat tentang penjabaranya aspirasi kebutuhan petani sebagai pelaku utama dan pelaku usaha guna menunjang program pemerintah Kabupaten Sintang,” tambahnya.

“Saran saya, supaya lokakarya persiapan penyusunan program penyuluhan pertanian dalam mendukung kostratani dapat menghasilkan sebuah program penyuluhan pertanian yang berkualitas dan tepat sasaran. Untuk itu dalam penyusunan program penyuluhan harus memperhatikan berbagai prinsip, yaitu harus terukur, realistis, partisipatif, bermanfaat, sinergi, dapat dilaksanakan, terpadu, transparan, demokratis dan bertanggung jawab,” ujar dia lagi.

Sementar itu Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang, Elisa Gultom menyampaikan bahwa kegiatan Lokakarya Persiapan Penyusunan Program Penyuluhan Pertanian dimaksudkan untuk menyediakan data dan informasi akurat dalam menyelenggarakan Penyuluhan Pertanian di Kabupaten Sintang serta memberikan dukungan penuh atas Program Strategi Pembangunan Pertanian (KOSTRATANI) yang dimulai dari tingkat Kecamatan, Kabupaten, Provinsi dan Nasional. “Tujuan dari Persiapan Penyusunan Program Penyuluhan Pertanian untuk menghasilkan Program Penyuluhan Pertanian berkualitas dan bermanfaat bagi pelaku utama dan pelaku usaha di Kabupaten Sintang,” terangnya. (Red)

Wabup Sintang Launching Pendataan Penduduk

Posted by On April 01, 2021

 

Sintang, Zonatengah.com---Wakil Bupati Sintang Sudiyanto, melaunching Pendataan Keluarga (PK) Tahun 2021 di Kabupaten Sintang di Pendopo Bupati Sintang Kamis, 1 April 2021. Pendataan Keluarga Tahun 2021 mengambil tema “Pendataan, Awal Perencanaan Pembangunan Keluarga”. Pendataan Keluarga Tahun 2021 akan berlangsung selama dua bulan, mulai 1 April 2021 hingga 31 Mei 2021. Seluruh keluarga di Kabupaten Sintang diharapkan bisa menyambut dan menerima Kader Pendataan Keluarga yang akan datang kerumah serta memberikan informasi yang benar saat pendataan di rumah masing-masing.

Sudiyanto, menyampaikan pendataan keluarga merupakan kegiatan lima tahunan BKKBN untuk mendapatkan data keluarga Indonesia. “Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, yang diperkuat dengan Peraturan Pemerintah Nomor 87 Tahun 2014 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana dan Sistem Informasi Keluarga,” terang Sudiyanto.

“Hari ini saya akan melaunching pendataan keluarga, kegiatan yang sempat tertunda, pendataan ini yang seharusnya dilaksanakan pada tahun 2020 karena adanya pandemi covid-19 jadi harus ditunda baik pelaksanaannya maupun pendanaannya pada tahun 2020,” ujar dia.

Ia menambahkan ada tiga indikator pendataan keluarga tahun 2021 yakni indikator kependudukan berisikan 14 poin pendataan merupakan indikator yang memuat data dan informasi demografi kepala keluarga dan anggota keluarga. Indikator keluarga berencana berisikan 11 poin pendataan, indikator ini memuat data dan informasi wanita kawin usia 10-49 tahun. Indikator pembangunan keluarga berisikan 32 poin pendataan indikator ini memuat tentang karakteristik keluarga dalam mengimplementasikan fungsi keluarga baik sandang, pangan, sampai tingkat pendidikan anggota keluarga.

Selain itu pendataan keluarga 2021 juga memasukan indikator stunting terkait dengan pendataan stunting dalam PK ini, dirinya menintruksikan melaluli Kaepala Dinas Kesehatan untuk menugaskan para tenaga kesehatan membantu kader pendata di wilayah kerja masing-masing.

“Mari kita sukseskan pendataan keluarga tahun 2021. Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Sintang mengajak kita semua yang hadir disini, pihak yang terlibat kegiatan baik dari unsur TNI dan POLRI, OPD, Camat, Kepala Desa/Lurah dan juga kader pendata serta masyarakat se-kabupaten sintang untuk bekerja sama mendukung PK21 di Kabupaten Sintang. Kita tidak ingin pendataan keluarga tahun 2021 ini hanya lebih baik dari kemarin, tetapi kita ingin pendataan keluaga tahun 2021 ini harus lebih baik dari yang lain. Kabupaten Sintang pasti bisa,” tutupnya.

Bupati Sintang Pimpin Rapat Persiapan MTQ

Posted by On Maret 31, 2021

 

Sintang, Zonatengah.com—Bupati Sintang, Jarot Winarno memimpin rapat dalam rangka asistensi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXIX tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2021 di Kabupaten Sintang, bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalbar selaku panitia pelaksana provinsi, di Pendopo Bupati Sintang, Selasa (30/03/2021) malam. Pada rapat tersebut, Bupati di dampingi oleh Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto.

Jarot mengatakan secara kesiapan pelaksanan dan fasilitas-fasilitas untuk pelaksana dan lainnya, Kabupaten Sintang siap melaksanakan atau menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ ke-XXIX Provinsi Kalbar tahun 2021.

“Tentunya kedatangan ketua umum LPTQ Provinsi Kalbar beserta rombongan akan memberikan kepada kami support moral supaya kabupaten sintang ini lebih siap lagi dan awalnya memang ide untuk menjadi tuan rumah itu memang kami minta, intinya kabupaten sintang sangat siap untuk melaksanakan MTQ ini, mudah-mudahan berjalan dengan lancar dan memohon saran dan masukan dari LPTQ provinsi kalbar,” ucap Jarot.

“Alhamdulillah tadi dari biro kesra sudah menyampaikan ke saya kabar bagus terkait anggaran pelaksanaan, yaitu 5 Miliyar rupiah, mudah-mudah tidak ada perubahan, bahkan kalau bisa di tambah,”ungkap Jarot.

Namun, kata Jarot yang menjadi kendala nantinya pada pelaksanaanya apakah bisa secara virtual dan faktual pada bulan November mendatang, mengingat saat ini masih di hadapkan pada pandemi covid-19. “Diperkirakan program vaksinasi tuntas pada bulan Juni, atau paling lambat pun Juli, karena hampir pada juni atau juli seluruh masyarakat Indonesia sudah mendapatkan vaksin, karena itu nanti akan terlihat pada penurunan kasus yang terjadi,” kata dia.

“Kita berharap jugalah pelaksanaannya nanti sudah boleh tatap muka, tapi tentunya kemanusiaan adalah hukum tertinggi, sehingga protokol kesehatan harus tetap kita laksanakan supaya lancar semuanya lah, karena dari 14 kabupaten/kota datang ke sintang nanti, jadi mudah-mudahan semuanya berlangsung dengan lancar,” harap Jarot.

Asisten Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Sy. Yasser Arafat mengatakan, panitia pelaksana kabupaten sejauh ini sudah mulai melakukan persiapan-persiapan seperti sudah menerima SK Panitia dari Provinsi Kalbar, sudah menindaklanjuti dengan menerbitkan SK Bupati tentang Panitia Pelaksana MTQ Tingkat Provinsi Kalbar, sudah menyusun proposal kebutuhan anggaran MTQ, sudah membuat Draf Logo MTQ tingkat provinsi, sudah menyusun uraian tugas dan konsolidasi Panitia MTQ tingkat provinsi, dan sudah membuat usulan tentatif tempat-tempat penyelenggaraan lomba dan non lomba MTQ tingkat provinsi.

“Untuk di struktur kepanitiaan kami sudah menyusun untuk di tingkat kabupaten, akan kami breakdown lagi lebih detail dan teknis. Kami sudah menyusun, untuk ketua umum yaitu bapak bupati sintang, ketua harian ibu sekda, ada lima ketua dimana masing-masing ketua akan membidangi beberapa seksi, cukup banyak seksi yang sudah kami siapkan sesuai SK Bapak Gubernur,” jelas Yasser.

Ia menjelaskan, untuk tema dan logo MTQ juga sudah di buat, tapi masih bersifat tentatif. Untuk tema utama yang sudah di susun yakni aktualisasi nilai-nilai universal al-qur’an dalam bingkai kehidupan yang religius, rukun dan damai menuju Kalimantan Barat yang maju dan inovatif.

“Tema ini kami adopsi dari dua, yaitu visi misi bapak bupati 2016-2021 yang kemudian dilanjutkan 2021-2026, yakni masyarakat kabupaten sintang yang religius. Kemudian juga mengadopsi visi dan misi Bapak Gubernur Kalbar yang juga menjadi tema ulang tahun provinsi kalbar yang ke-64 tahun 2021 adalah kalbar yang maju dan inovatif, namun sekali lagi tema ini masih tentatif tentu nanti akan kita matangkan kembali sesuai arahan-arahan dari LPTQ kalbar. Kami juga sudah membuat atau mendesain logo MTQ dan ini juga masih tentatif, logo ini di rancang oleh bapak Ade Kartawidjaja, ketua MABM Kabupaten Sintang, juga merupakan mantan Wakil Bupati Sintang,” tambah Yasser.

Sementara untuk anggaran yang sudah di ajukan melalui Biro Kesra Pemprov Kalbar, jelas Yasser lagi yaitu sebesar Rp. 6.970.000. 000,00,- (enam miliyar sembilan ratus tujuh puluh juta rupiah). Untuk cabang lomba yang sudah di susun saat ini yakni 27 cabang, sementara untuk non lomba itu ada 7.

“Skenario pelaksanaan MTQ pelaksanaan kegiatan itu ada dau yaitu masih dalam kondisi pandemi covid-19 kegiatan lomba secara virtual dan faktual. Dan apabila pelaksanaan kegiatan telah berakhirnya pandemi covid-19 makan kegiatan lomba secara faktual. Tempat-tempat penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi kalbar stadion baning sebagai venue utama, gedung seni, gor apang semangai, gedung padepokan, gedung cadika, rumah adat melayu, aula mts, aula man, gedung PGRI, masjid an-nur, gedung pancasila, masjid al-amin. Dan tempat tinggal para kafilah dari kabupaten/kota selama pelaksanaan MTQ nanti juga sudah beberapa tempat kita survei untuk dipersiapkan,” ujar dia. (Red)

Yaser Arafat Buka Seminar Kebangsaan

Posted by On Maret 31, 2021

 

Sintang, Zonatengah.com---Asisten I bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Sy. Yasser Arafat, dalam hal ini mewakili Bupati Sintang membuka kegiatan Seminar Kebangsaan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Sintang, yang dilaksanakan di Rumah Adat Melayu Tepak Sireh Kabupaten Sintang, pada Rabu, (31/03/2021).

Sy. Yasser Arafat, mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menjelaskan bahwa Pememerintah Kabupaten Sintang menyambut positif dan memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Seminar Kebangsaan oleh LDII Kabupaten Sintang  karena temanya itu menolak radikalisme dan melawan intoleransi untuk memperkokoh NKRI, khususnya di Kabupaten Sintang mengingat hal ini sejalan dengan kondisi kehidupan saat ini.

Ia menegaskan bahwa persatuan dan kesatuan harus tetap terus terjaga, “saat ini persoalan-persoalan yang berkaitan dengan pluralitas dalam beberapa tahun belakangan ini merupakan petunjuk jelas bahwa kesatuan bangsa tidak boleh terpecahbelah, akan tetapi kesatuan dan persatuan itu perlu dipelihara, dijaga dengan baik,” tegasnya.

Selain itu  menyampaikan pesan dari Bupati Sintang kepada para peserta seminar Kebangsaan untuk terus hidup rukun dan damai. “Sintang ini adalah rumah besar bagi kita semua, mari kita bersama-sama hidup dirumah besar ini dalam suasana yang rukun, damai dan toleran, karena hal ini merupakan modal utama untuk membangun Kabupaten Sintang  yang lebih baik dimasa-masa yang akan datang,” ulasnya.

“Marilah kita pupuk rasa persatuan dan kesatuan serta rasa persaudaraan diantara kita yang majemuk ini, dengan terbentuknya rasa persatuan dan kesatuan serta persaudaraan tersebut, tentu kehidupan kita akan berjalan dengan tenang, damai, harmonis yang pada nantinya akan memperlancar proses penyelenggaraan Pembangunan di Kabupaten Sintang,” harap Yasser dalam arahannya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia Kabupaten Sintang, Sumadi menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan atas dasar untuk menolak radikalisme dan intoleransi. “Saat ini radikalisme dan intoleransi mengancam berbagai sendi kehidupan berbangsa dan bertanah air negeri Indonesia, maka dalam upaya untuk melawan dan menangkalnya, DPD LDII Kabupaten Sintang memprakarsai penyelenggaraan kegiatan seminar kebangsaan ini,”  jelasnya.

Menurutnya, Lembaga Dakwah Islam Indonesia mendukung Pemerintah dalam berbagai kegiatan mencegah radikalisme. “LDII mendukung upaya Pemerintah untuk mengatasi radikalisme dan intoleransi serta upaya Pemerintah mewujudkan masyarakat yang berbeda-beda tapi tetap satu dalam bingkai NKRI", ucapnya.

Lembaga Dakwah Islam Indonesia mendukung empat pilar kebangsaan, tiang penyangga yang kokoh, “Ada empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika, ini merupakan tiang yang kokoh, agar Indonesia selalu nyaman, aman, tentram, sejahtera, dan terhindar dari berbagai gangguan,” ujar dia.

Ia menambahkan menambahkan bahwa Lembagga Dakwah Islam Indonesia mengkampanyekan dakwah yang sejuk, “Dakwah yang sejuk itu dilakukan mengedepankan, dakwah berdasarkan Al-Quran dan Hadist, Kesalehan Sosial dan Dakwah dengan santun, Dakwah membawa kemaslahatan umat, dakwah dengan melakukan penghijauan dengan dasar menanam pohon adalah sedekah, kemudian tasamuh, saling memahami, saling tolong menolong,” tambahnya.

Sumadi berharap, dengan terselenggaranya kegiatan ini menjadikan para peserta lebih paham tentang radikalisme, intoleransi, serta memperkuat pilar-pilar bangsa, “Semoga seminar ini memberikan kontribusi yang signifikan untuk memperkuat pilar-pilar bangsa, serta dapat mewujudkan dakwah yang sejuk,”  harap Sumadi.

Wabup Sintang Pimpin Rakor Penanganan Covid-19

Posted by On Maret 30, 2021

 


Sintang, Zonatengah.com---Wakil Bupati Sintang Sudiyanto, SH menghadiri Rapat Koordinasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang di Balai Praja Kantor Bupati Sintang pada Selasa, 30 Maret 2021. Rakor yang dihadiri oleh anggota Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang tersebut dilakukan setelah terjadinya peningkatan sebaran dan jumlah pasien covid-19 di Kabupaten Sintang. 

Dalam rakor tersebut Kadis Kesehatan Kabupaten Sintang dr. Harisinto Linoh memaparkan penanganan pasien dan kondisi riil saat ini, Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sintang Drs. Mawardi HD, M. Si memaparkan strategi penegakan disiplin masyarakat dan kendalanya, serta Kepala Bagian Operasional Polres Sintang Kompol Zulfikar menyampaikan kondisi terkini, saran dan masukan dalam rangka menurunkan penyebaran covid-19 di Kabupaten Sintang. 

Di akhir rakor, diambil beberapa keputusan seperti akan melakukan evaluasi pemberian rekomendasi kegiatan, peningkatan sanksi pelanggar Peraturan Bupati Nomor 60 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona, dan pembatasan jam operasional tempat usaha.

Wakil Bupati Sintang Sudiyanto menjelaskan lonjakan kasus penularan covid-19 akhir-akhir ini memang sangat tinggi. “maka kita harus melakukan evaluasi, mengapa ini bisa terjadi. Harus ada langkah konkrit dan nyata yang akan kita lakukan. Sehingga ke depan jumlah orang yang tertular covid-19 tidak semakin tinggi. Ini menjadi tanggungjawab semua pihak, tidak hanya pemerintah, TNI, Polri saja” terang Sudiyanto

“saya minta masing-masing bidang dalam satgas untuk memaparkan, apa kendalanya selama ini, sehingga bisa kita atasi dan kasus covid-19 bisa kita turunkan. Ada laporan, menurunnya disiplin umat saat melaksanakan ibadah pada jumat dan minggu. Ini tidak bisa dibiarkan. Harus kita atasi. Orang macam sudah tidak peduli lagi sama protokol kesehatan” terang Sudiyanto

Kepala BPBD Kabupaten Sintang Bernard Saragih menjelaskan rapat ini untuk menindaklanjuti keluhan beberapa pihak seperti keluhan tentang tidak adanya petugas pemulsaran dan pemakaman jenazah yang terkonfirmasi covid-19 dan kapasitas ruang isolasi mandiri yang terbatas. “ada juga permintaan agar selektif dalam memberikan rekomendasi kegiatan masyarakat, permintaan dilaksanakannya sekolah tatap muka, permohonan agar pembatasan operasional tempat usaha, mengurangi frekuensi rapat tatap muka dan perjalanan ke daerah yang rawan penularan” terang Bernard Saragih

Kepala Dinas Kesehatan dr Harisinto Linoh menjelaskan kondisi terkini penyebaran covid-19 di Kabupaten Sintang. “per 30 Maret 2021, total spesimen yang kita periksa sebanyak 9. 918, negatif 9. 407, dan terkonfirmasi positif sebanyak 1. 257. Dalam perawatan saat ini 135 orang. Rekor tertinggi kita terjadi pada minggu lalu, karena dalam seminggu terjadi 131 kasus baru berasal dari dua klaster” terang  dr Harisinto Linoh

“kami juga membuat peta resiko kecamatan. 9 kecamatan masuk zona kuning atau resiko rendah. Dan 5 kecamatan zona orange atau resiko sedang. Dari 135 yang sedang dirawat saat ini, ada 7 orang dirawat di ruang isolasi tekanan negatif RSUD, 4 orang dirawat di Ruang Pinere RSUD, 8 orang dirawat di Ruang Tembesuk RSUD, 59 orang dirawat Ruang Isolasi Mandiri Rusunawa, 56 orang isolasi mandiri di rumah masing-masing, dan 1 orang dirujuk ke RSUD Sudarso Pontianak” tambah dr Harisinto Linoh

“berdasarkan umur, usia 21-30 tahun lebih banyak terkena covid-19. Kemungkinan karena masih aktif melakukan kegiatan dan susah diatur. Tetapi yang meninggal lebih banyak pada penderita usia 61-70 tahun karena ada penyakit penyerta. Soal vaksin, Kabupaten Sintang sudah 4 kali menerima vaksin dengan total 5. 890 vial dari sinovac dan biofarma. Saat ini tersisa 663 vial vaksin biofarma dan 33 vial vaksin sinovac. Saat ini vaksin sudah diberikan kepada 2. 454 tenaga kesehatan, lansia 394 orang dari total lansia di Kabupaten Sintang 36. 789 orang, pelayanan publik sebanyak 3. 073 orang dari 23. 766 orang, guru 1. 510 orang dari total guru sebanyak 6. 585 orang” terang dr Harisinto Linoh

“kendala kami adalah insentif tenaga kesehatan yang belum dibayar dari Oktober 2020 sampai Maret 2021. Kapasitas rusunawa yang hampir tidak mampu menampung jumlah pasien, sehingga 56 orang kita putuskan isolasi mandiri di rumah saja dengan kebijakan obat diantar dan diawasi. Semua yang hasil tesnya positif, minta dirawat di rumah sakit. Keluhan lainnya tidak ada petugas pemakaman khusus covid-19 dan penolakan keluarga untuk di swab” terang dr Harisinto Linoh.

Bupati Hadiri Pelantikan LPM Sintang

Posted by On Maret 30, 2021

 

Sintang, Zonatengah.com---Berdasarkan hasil musyawarah ke. IV  Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia Tahun. 2020 tentang penetapan penataan organisasi di seluruh Indonesia Dewan Pimpinan Daerah di masing-masing  Propinsi  berwenang mengukuhkan  dan mengesahkan susunan  personil Dewan Pimpinan Daerah ditingkat kabupaten sebagaimana  hasil Musyawarah Nasional (MUNAS), Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Propinsi Kalimantan barat hari ini,Selasa 30/03/2021  melaksanakan Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Kabupaten Sintang Periode  2020-2025 di Pendopo Rumah Jabatan  Bupati Sintang yang secara langsung dihadiri  Bupati Sintang Jarot  Winarno.

Dalam pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah  Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Sintang tersebut tampak hadir  Ketua DPD Lembaga Pemberdayaan Propinsi Kalimantan Barat Elysius Aidy,   Ketua DPRD Sintang Florensius Ronny, Ketua DPD  Lembaga Pemberdayaan Masyarakat kabupaten Sintang  Ferry Yansyah,  Anggota DPRD Sintang Gulam Raziq,  Kapolres Sintang, Dandim 1205 Sintang, Kepala Kejaksaan Negeri Sintang, Forkopimda,  Camat, Lurah,  para pengurus DPD LPM Kabupaten sintang, serta para undangan.

Jarot mengatakan keberadaan  LPM di daerah ini sangat penting seperti dengan keberadaan Lembaga Swadaya Masyarakat yang lainnya, yang diharapkan dapat  bermitra dan  bersinergi  dengan pemerintah kabupaten Sintang.

“Peran LPM  ini diharapkan bisa berada ditengah-tengah masyarakat sebagai pendorong mendukung program-program yang tengah digagas oleh Pemerintah Desa, karena LPM selaku mitra kerja Desa untuk menjalankan tugas dan fungsinya selaku lembaga pemberdayaan masyarakat, dan sebagai  mitra kerja pemerintah LPM tentunya bisa menyerap apa keinginan masyarakat, sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Sintang,  akan kita bantu mereka, yang penting kita bersatulah,” ujar Jarot.

Sementara itu Ketua DPW Lembaga Pemberdayaan Propinsi Kalimantan Barat Elysius Aidy  mengatakan, bahwa pengukuhan yang dilakukan ini  seharusnya sudah dilaksanakan pada Tahun 2020, namun  dengan kondisi Pandemi Covid-19 ini diundur pada Tahun 2021.

“Lahirnya LPM  ini merupakan hasil Musyawarah Nasional Temu karya pada tahun 2021 di Bandung Jawa Barat, dengan tujuan sebagai mitra pemerintah desa dalam menampung dan mewujudkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat desa di bidang pembangunan,” ujar dia. (Red)

Pemkab Sintang Tahun Ini Bangun Road Race

Posted by On Maret 29, 2021

 


Sintang, Zonatengah.com---Usai meresmikan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Fitness Center, Bupati Sintang, Jarot Winarno dan Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto, yang di dampingi Ketua KONI Kabupaten Sintang, M. Chomain Wahab serta Ketua IMI Korwil Sintang Boy Rahadian, meninjau lokasi rencana pembangunan sirkut road race atau sirkuit balap motor di Komplek Stadion Baning Sintang, Minggu (28/3/2021) sore.

Jarot mengatakan sirkuit road race atau sirkuit balap motor di Komplek Stadion Baning Sintang ini akan di bangun pada pertengahan Mei 2021 mendatang. “Kita sudah berkomitmen dengan KONI Sintang agar sirkuit ini kita akan bangun mulai lepas lebaran nanti,” ungkap Jarot.

Ia juga menjelaskan, tujuan pembangunan road race atau sirkuit balap motor ini, agar para anak-anak muda yang memiliki hobi di dunia olaraga road race bisa menyalurkan bakat atau hobinya untuk berlatih balap. Terlebih kata dia, anak muda itu harus di dengar, dan di rangkul serta di beri ruang.

“D biarkan mereka berjalan sendiri. Karena olahraga balap motor ini juga merupakan salah satu cabang olahraga khas anak muda. Anak muda itu be stalking behavior atau maunya itu coba-coba yang bahaya-bahaya atau menantang. Kemudian anak muda itu peer pressure atau tekanan dari teman-temanya itu kuat. mereka akhirnya ngebut di jalanan, tengah malam balapan di jalanan,” kata Jarot.

Selaku Bupati Sintang dirinya bersama dengan (KONI) Sintang berkomitmen membangun sirkuit road race ini untuk wadah para anak mudah berlatih balap sehingga tidak lagi kebut-kebutan di jalanan lagi yang memang mengganggu aktivitas jalan raya dan juga sangat berbahaya.

“Mudah-mudahan nanti pada perubahan anggaran baik saya selaku bupati dan pak wakil bupati dan dewan semuanya komitmen untuk bisa kita tambahkan anggarannya untuk pembangunan sirkuit,” ujar Jarot. (Red)

Jarot Resmikan KONI Fitnes

Posted by On Maret 29, 2021

 


Sintang, Zonatengah.com---Bupati Sintang, Jarot Winarno, di dampingi Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto menghadiri sekaligus melakukan peresmian KONI Fitness, yang di kelola oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sintang, di Komplek Stadion Baning Sintang, Minggu (28/3/2021) sore.

Ketua KONI Kabupaten Sintang, Muhamad Chomain Wahab menjelaskan latarbelakang dibangunnya KONI Fitness yakni sebagai sarana dan prasarana penunjang majunya perkembangan olahraga di Kabupaten Sintang, terlebih memang atlet-atlet olahraga memerlukan bodybuilding. Sehingga dengan hadirnya KONI Fitnes bisa membawa angin segar kepada atlet-atlet yang ada di Kabupaten Sintang. “Karena KONI Fitness akan di gratiskan biaya jasa penggunaannya untuk seluruh atlet di Kabupaten Sintang,” kata Chomain.

Ia juga menjelaskan latar belakang dibangunnya KONI Fitness yaitu melihat masyarakat yang ada di Kabupaten Sintang antusiasnya sangat luarbiasa untuk berolahraga jogging setiap hari di Stadion Baning Sintang. Dirinya berharal dengan telah dibangunnya KONI Fitness ini bisa bermanfaat juga untuk masyarakat. “Dan In Shaa Allah, KONI Fitness ini juga akan di berikan secara gratis jasa penggunaanya untuk masyarakat Kabupaten Sintang,”ungkap Chomain.

Selain itubia berharap, agar masyarakat bisa mematuhi protokol kesehatan dan bisa mematuhi aturan yang di terapkan KONI Sintang. “Misalkan satu orang boleh satu jam saja, setelah itu gantian dengan yang lain. Selagi itu bisa In Shaa Allah KONI Fitness akan kita gratiskan terus untuk masyarakat Kabupaten Sintang. KONI Fitness ini memanfaatkan alat-alat fitness yang sudah ada sejak jaman pak jarot dulu masih jadi wakil bupati sudah di belikan alat-alat fitnessnya, tapi pada akhirnya pengelolaanya tidak berfungsi, ada yang hilang, maka KONI berinisiatif membetulkan alat-alat yang sudah ada dan alhamdulillah KONI juga menganggarkan pembelian alat-alat yang baru,”tambah Chomain.

Dengan adanya KONI Fitness ini, ia juga berharap olahraga di Kabupaten Sintang semakin maju dan berkembang dengan baik. “Sesuai dengan semboyan KONI yaitu KONI hadir untuk atlet, KONI hadir untuk pemkab, KONI hadir untuk masyarakat,” ungkap dia.

Sementara itu Bupati Sintang, Jarot Winarno dalam sambutannya mengatakan olahraga itu untuk prestasi dan untuk rekreasi. Dijelaskannya, olahraga prestasi syaratnya ialah satu; membina ibu/induk olahraga dahulu seperti atletik, renang, kemudian cabang-cabang olahraga bela diri yang memang pengumpul medali terbanyak pada event olahraga. “Yang kedua; untuk mendapatkan prestasi harus melibatkan teknologi dan kesehatan olahraga. Tanpa melibatkan itu nda bakal bisa menang. Semua cabang olaharah perlu prestasi yang memerlukan teknologi olahraga, salah satu yang paling sederhana dan mendasar adalah fitness center,cabang olahraga rekreasi demikain juga, kira-kira begitu,” ujar Jarot.

Menurut Jarot, KONI Fitness ini sangat bermanfaat untuk semua masyarakat Kabupaten Sintang. Namun, demikian ia menyarankan untuk jasa penggunaan fitnessnya tidak di gratiskan semuanya, karena KONI Fitness ini juga perlu untuk anggaran pemeliharaan. “Hanya hati-hati, kalau mau gratiskan seluruhnya, nanti KONI nyari uang pemeliharaannya dari mana,” kata Jarot.

Selain itu, Jarot mengingatkan KONI Sintang bahwa tahun depan Kabupaten Sintang akan ikut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Sehingg pesan dia, persiapan dalam menghadapi event empat tahunan tersebut harus di mulai dari sekarang. “Kalau persiapan kita jauh hari maka hal mendasar seperti dasar fisik dan sebagainya bisa memanfaatkan fitness inilah untuk melatih fisik para atlet kita dalam rangka persiapan menghadapi porprov nanti,” ujar dia.

Utuk Porprov Kalbar tahun depan, ia menargetkan kotingen Kabupaten Sintang masuk 3 besar. “Target porprov nanti adalah 3 besar, kita pun akan menyiapkan bonus paling tidak sama seperti tahun-tahun sebelumnya, dan akan kita bayarkan sebelum keringatnya kering. Sehingga masing-masing cabang olahraha bisa menyampaikan kepada atlet untuk mempersiapkan diri jauh-jauh hari untuk meriah prestasi,” kata Jarot lagi.

Dikatakannya, Kabupaten Sintang nantinya hanya boleh kalah dari Kota Pontianak dan Kubu Raya. Target tersebut guna mengingatkan KONI dan cabang olahraga masing-masing mempersiapkan semuanya. “Pontianak karena fasilitasnya luarbiasa sebagai ibukota provinsi, kubu raya karena sebagian besar mereka itu berolahraga dan bersekolah di pontianak, tapi bertanding mewakili kubu raya. Kalau kabupaten lain kita tidak boleh kalahlah,” pungkas dia. (Red)

Dewan Prihatin Aksi Bom di Gereja Katedral Makasar

Posted by On Maret 29, 2021



Sintang, Zonatengah.com---Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Welbertus mengatakan prihatin dengan adanya aksi teror bom bunuh diri di Gereja Katedral Makasar Sulawesi Selatan, Minggu 28 Maret 2021. Menurutnya aksi terorisme adalah merupakan tindakan kejahatan kemanusiaan yang luar biasa dan tidak dapat dibenarkan atas alasan apa pun. 

Selain itu ia mengatakan bahwa kejadian ini juga menambah beban negara dimana pada saat ini negara sedang berjuang melawan pandemi global Covid-19 yang masih belum berakhir.  Melewati kejadian ini juga ia menilai bahwa untuk menyatakan kembali agar semua pihak paham bahwa radikalisme adalah suatu problem yang serius dihadapi oleh bangsa Indonesia.

“Pertama-pertama kita  berdoa bagi para korban semoga mereka segera pulih dan sembuh, tentu kita prihatin dan sedih atas kejadian seperti ini. Kejadian ini tentu menyatakan kembali kepada kita bahwa paham radikalisme adalah problem yg serius dihadapi Bangsa kita, dan ini menambah lagi beban Negara yg sedang berjuang melawan Covid-19,” ujar dia saat dikonfirmasi Wartawan melalui pesan WhatsApp, Senin 29 Maret 2021.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Sintang untuk tetap bersikap waspada dan tenang, ia juga meminta agar masyarakat tidak mudah terpancing denga isu-isu yang menyesatkan, sehingga menimbulkan sebuah kekacauan. Bila mana ada hal-hal yang  mencurigakan dirinya berharap agar masyarakat dapat segera melaporkan kepada pihak keamanan. Bagi umat kristiani ia juga menghimbau agar tetap melaksanakan ibadah dan berdoa bagi bangsa. 

“Kepada masyarakat tentu kita harapkan bersikap waspada dan tenang dan jangan terpancing oleh isu-isu yg menyesatkan. Bila ada hal-hal yang mencurigakan segera infokan kepada pihak keamanan. Kepada umat Kristiani tetap lah beribadah dan berdoalah bagi Bangsa kita agar mampu menghadapi segala persoalan dan masalah yang sedang dihadapi,” tambahnya. (Red)

Jarot Resmikan Sekolah Engkabang Rinda

Posted by On Maret 28, 2021

 

Sintang, Zonatengah.com---Bupati Sintang, Jarot Winarno, melaunching Sekolah Adat Engkabang Rinda, di Kampung Remiang, Desa Merti Jaya, Kecamatan Tempunak, Sabtu (27/3/2021). Jarot memberikan apresiasi dan dukungan penuh atas keberadaan sekolah adat Engkabang Rinda ini. Karena menurutnya, ini merupakan upaya untuk melestarikan kearifan lokal secara khusus adat dan budaya masyarakat adat yang di lakukan dimana-mana seperti hal juga di Kabupanten Sintang. “Pemerintah wajib mensuport, wajib mendukungnya,” ungkap Jarot.

Selain itu ia juga menjelaskan, dukungan Pemerintah Kabupaten Sintang terhadap kegiatan pelestarian kearifan lokal adat dan budaya, yakni yang pertama; Pemerintah Kabupaten Sintang sudah mengeluarkan peraturan daerah tentang pengakuan dan perlindungan masyarakat hukum adat, kedua; sejak tahun 2020 sudah di keluarkan empat pengakuan dan perlindungan wilayah adat yakni untuk masyarakat Dayak Seberuang di Nanga Silit, Ansok, Lanjau Riam Batu dan masyarakat Uud Danum di Rioi, serta di tambah lagi dua hutan desa dan enam kawasan ekobudaya.

“Yang kesemuannya bagian dari menjaga kearifan lokal dan menjaga sumber daya alam yang kita miliki agar tidak cepat habis,” tambah Jarot.

Lanjut Jarot, Pemerintah Kabupaten Sintang sudah berupaya menyusun rencana induk perkebunan, dimana batas toleransi perkebunan sawit di Kabupaten Sintang hanya 200.000 hektar dan sisanya punya masyarakat.

“Sehingga masyarakat adat pemilik sah dari tanah air wilayah adat ini, yang nantinya bisa berkembang semakin maju kedepan lagi. Kita berharap beberapa keputusan bupati yang sudah di keluarkan bisa di tindaklanjuti dengan segera masuknya kegiatan hutan perindustrian sehingga harus di kelola lagi, dan suatu saat masyarkat adat bebas dengan tidak adanya kriminalisasi lagi untuk dapat mengelola hutan-hutan di wilayah adatnya masing-masing,” harapnya.

Dirinya pun menyampaikan rasa bangganya terhadap keberadaan Sekolah Adat Engkabang Rinda ini, karena pada kegiatan launching tersebut mulai dari awal dan akhir kegiatan dilakukan oleh anak muda semua. “Inilah menunjukan tekad anak-anak muda untuk menjaga kelestarian adat istiadatnya untuk terus belajar sangat tinggi dan ini patut kita suport,” kata Jarot penuh kebanggaan.

Selain itu kata Jarot, apa yang di lakukan dalam kegiatannya sehari-hari sekolah adat ini sesuai dengan konsep merdeka belajar dari Kementerian Pendidikan RI, karena belajar juga tidak mesti di dalam gedung, tapi dialam semesta juga bisa untuk belajar. “Kebudayaan itu lahir dari alam semesta kita, dia (kebudayaan) murni, rendah hati, kemudian sederhana, itu harus kita jaga. Kalau alam semesta habis, kita pun habis, tapi kalau kita menjaga alam semesta, alam semesta akan berbalik menjaga kita semua. Selamat kepada seluruh pihak yang sudah membantu terwujudnya sekolah adat ini, kepada camat tempunak saya titip sekolah adat ini, sama-sama nanti kita kembangkan,” pungkas Jarot.

Sementara itu Ketua Sekolah Adat Engkabang Rinda, Stefanus Rafael Yoyon, menceritakan lahirnya sekolah adat Engkabang Rinda ini merupakan bentuk dari keprihatinan terhadap para generasai muda saat ini yang cendrung mudah dan sudah terpengaruh akan budaya luar. Sehingga kata Yoyon beberapa waktu lalu tepatnya pada tanggal 13 Desember 2020, para pemuda-pemudi di Tempunak Hulu melakukan pertemuan bersama beberapa tokoh adat dan temenggung Tempunak Hulu di Kampung Remiang.

“Di kegiatan tersebut kami memperoleh kesempatan untuk berbicara mengenai adat istiadat, karena kami sebagai generasi muda sangat prihatin generasi muda sekarang ini yang sudah dan mudah terpengaruh akan budaya luar, maka dari itu kami anggota sekolah adat engkabang rinda memutuskan untuk bisa lebih berkarya dan progres kedepannya melalui sekolah adat Engkabang Rinda. Kami juga berusah merangkul teman-teman yang belum bergabung bersama kami, agar kedepannya bisa lebih membawa teman-teman bergabung di sekolah adat engkabang rinda. Mengingat juga di tengah laju era modernisasi dan globalisasi generasi muda cendrung lupa akan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam adat istiadat itu sendiri,” tambah Yoyon.

Dijelaskan Yoyon, melihat perubahan-perubahan yang sangat luarbiasa, Sekolah adat ini hadir guna memberikan semangat baru, harapan baru & penyegaran baru bagi generasi-generasi penerus di Tempunak Hulu agar bisa dan mau melestarikan adat dan budayanya, mengingat arus globalisasi seperti saat ini yang sangat rentan akan terpengaruhnya anak-anak muda terhadap budaya luar. “Kami generasi muda tentunya sangat bangga apabila kami bisa berhasil untuk melestarikan adat budaya kami sebagai masyarakat adat dayak seberuang,” ujarYoyon.

Ia juga menjelaskan bahwa, Sekolah Adat Engkabang Rinda ini bertujuan juga untuk menciptakan atau membentuk kader-kader baru di masyarakat guna membentuk suatu perubahan menjadi pelaku utama pewaris adat dan budaya. “Seperti yang terlihat pada acara launching tersebut, mulai dari acara adat penyambutan seperti besampi, silat, penari hingga penabuh gong melibatkan anak-anak muda, kami tidak melibatkan orang tua sama sekali, karena di samping kami mempraktekkannya secara langsung, kami juga mendapatkan nilai-nilai yang boleh hadir dalam kegiatan ini. Hendaknya nanti sekolah adat engkabang rinda ini bisa seperti pohon engkabang yang dari bentuknya fisiknya saja sudah besar dan tinggi dan daunnya rindang serta buah engkabang itu menghasilkan minyak untuk menggoreng semangat anak muda untuk bisa melakukan perubahan kedepannya,” pungkas dia. (Red)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *