Bupati Sintang, Buka Kegiatan Launching and Workshop, Demi Meningkatkan Kesejatraan Masyarakat

Pewarta : Andi

www.zonatengah.com
SINTANG- Bupati Sintang Jarot Winarno membuka kegiatan Project Launching dan Workshop tentang Safe Drinking Water Treatment (SDWT) Pengelolaan Air Minum Rumah Tangga (PAMRT) di Aula Dinas Kesehatan Kabuapten Sintang, Selasa, 2 Oktober 2018. .

 Dalam kesempatan tersebut Jarot mengatakan bahwa saat ini Kabupaten Sintang masih menhadapi berbagai masalah terutama masalah kemiskinan sebab kita tau bahwa sekarang ini angka kemiskinan di Kabupaten Sintang mencapai 10,22%, dan juga masalah ketahanan pangan dan gizi serta maslah pendidikan, rata-rata usia sekolah di Sintang hanya Sampai Kelas 1 SMP. Itu semua disebabkan oleh daya beli masyarakat yang masih rendah sehingga sangat berpengaruh pada pemenuhan gizi dan kemampuan mengenyam pendidikan, Serta asupan makanan dan pola asuh masih kurang, Sanitasi dan lingkungan masih buruk” papar Jarot.

 “sanitasi dan lingkungan buruk menyebabkan asupan makanan menjadi tidak berkualitas. Juga menyebabkan usus kecil tidak berfungsi dengan baik dalam mengolah makanan karena usus kecil hanya sibuk melawan bakteri yang disebabkan sanitasi yang kurang baik sehingga menyebabkan terjadinya Diare dan juga Stunting.’. 

 Untuk mengatasi semua itu maka di Tahun 2019 nanti, Pemerintah Kabupaten Sintang akan menargetkan lima mantra pembangunan di kabupaten sintang. Kelima mantra tersebut adalah menurunkan angka kemiskinan, memperbaiki dan menambah sanitasi, menyediakan air bersih, membangun infrastruktur dasar dan mulai membangun energi terbarukan. Itu menjadi mantra pembangunan tahun 2019. Semua kemampuan tenaga, dana dan pikiran kita curahkan untuk lima mantra ini” demi untuk meningkatkan kesejahtraan bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Sintang”pungkas Jarot.

 Sementara itu Margareta Siregar Pimpinan Wahana Visi Indonesia menyampaikan Pemkab Sintang sangat konsen dengan persoalan gizi terutama pencegahan stunting. “untuk itulah kami ingin turut membantu Pemkab Sintang dengan membantu penyediaan akses air bersih dan sanitasi. Kita juga terus bantu kampanyekan stop buang air besar sembarangan dan cuci tangan dengan sabun. Program penyediaan air bersih dan sanitasi ini, kami rencanakan berlangsung kurang lebih satu tahun di Sintang sehingga akan berkahir Juli 2019 nanti. Pada tahap ini, kami melaksanakan program di Kecamatan Sepauk, Sungai Tebelian, Tempunak, Kelam Permai, dan Kecamatan Kelam Permai masing-masing lima desa sehingga total 25 desa. Kami berharap, program ini bisa membantuk menurunkan angka diare dan mencegah stunting.

 Margareta berharap dengan program ini bermanfaat bagi anak-anak di lima kecamatan yang menjadi lokasi proyek kami yang sudah dibantu juga oleh P&G” terang Margareta Siregar. Kartiyus Duta Stunting Kabupaten Sintang yang juga Kepala Bappeda menjelaskan kaitan antara air bersih dengan pencegahan sunting. “saat ini 1 dari 5 orang Indonesia masih buang air besar secara sembarangan. 20 persen kesehatan manusia disebabkan oleh sanitasi. Sanitasi yang baik juga harus didukung perilaku sosial yang baik. Saat ini, dari 100 bayi di Sintang, 44 orang diantaranya terkena stunting.

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *