Ban Bocor, Kabag Ops Polres Sanggau turun tangan

Posted by On Desember 24, 2017


Polda Kalbar - Polres Sanggau, Kabagops Polres Sanggau Kompol Ricky disela sela kegiatannya melakukan pengecekan personel pengamanan gereja tidak diragukan lagi pengabdiannya terhadap Polri.
  
Masih dengan pakaian dinas lengkapnya Perwira perpangkat melati satu dipundak ini tidak segan segan berhenti dan langsung memberikan pertolongan kepada ibu ibu pengendara Kijang Innova yang mengalami pecah Ban di jalan sosok - sanggau.
  
Tanpa segan beliau mempersilahkan ibu pengemudi untuk beristirahat sementara Kabagops langsung mengeluarkan perlengkapan yang ada di mobil dinasnya “Maaf Om.. Ban serepnya kempis juga,” ujar ibu tersebut ketika beliau menanyakan ban serep kendaraannya.

Kendaraan Kabagops yang kebetulan serupa langsung mengambil ban serap miliknya untuk dipasangkan ke mobil ibu tadi “Pakai saja Ban Serap saja Bu, nanti ibu bisa kembalikan ban serap saya di Pos Terpadu Pujasera Sanggau, saya masih harus ke Parindu untuk mengecek anggota yang pam gereja disana” ujar beliau sambil tersenyum.

Tak lama setelah ban terpasang ibu tersebut melanjutkan perjalanan menuju Sanggau sementara Kabagops beserta awak media langsung menuju ke Kecamatan Parindu.

Ketika ditanya oleh awak media perihal mengapa percaya memberikan barang kepada orang yang bekum dikenalnya dengan singkat beliau menjawab “Kuncinya hidup adalah Ikhlas dan Yakin bahwa kebaikan itu pasti akan berbuah kebaikan, Tuhan itu tidak tidur” jawabnya sambil tersenyum.
Semoga selalu sukses Pak Kabagops, kami bangga memiliki perwira seperti anda.(MK)



Penulis : Deni Ardiyanto / Muhammad Aulia Budi.S

Polres Sanggau Kembali Lakukan Sterilisasi Gereja pada saat Lakukan Pengamanan

Posted by On Desember 24, 2017

Polda Kalbar - Polres Sanggau – Hari ini kembali dilaksanakan ibadah dibeberapa wilayah di kabupaten sanggau, dan sebagai upaya antisipasi teror pada perayaan Natal, polres sanggau melakukan pengamanan dan sterillisasi gereja-gereja dari benda mencurigakan pada hari ini, Senin (25/12).

Tujuan dilakukannya sterilisasi untuk menciptakan rasa aman terhadap para jemaat gereja yang melaksanakan ibadah, “pagi ini kita akan kembali melakukan sterilisasi kembali, dan dilaksanakan setiap jemaat akan melakukan ibadah, demi kenyamanan saudara kita yang melaksanakan ibadah” ujar Kabag Ops Polres Sanggau Kompol Ricky saat ditemui media.

Kali ini pengamanan memang dirasa cukup bebeda dari tahun tahun sebelumnya karena ancamannya berbeda, bahkan diwilayah lain seperti sumatera dan jawa itu merupakan prioritas sasaran terorisme, seperti info yang didapat.

Indonesia mempunyai beberapa titik rawan terjadinya ancaman terorisme. Titik rawan pertama adalah daya tarik yang besar sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Kelompok radikal ingin mengusai Indonesia sebagai salah satu langkah menuju penguasaan secara global. Warga negara Indonesia yang berhasil digalang dan direkrut menjadi simpatisan, anggota, bahkan pengantin bom bunuh diri tidak sedikit. Daya tarik inilah yang mendorong kelompok radikal untuk melakukan aksi teror di Indonesia.

“Untuk wilayah kabupaten sanggau saat ini saya jamin keamanannya, ya mudah mudahan semua dapat berjalan lancar, dan sementara sejauh ini setelah dilaksanakannya Ops lilin Kapuas 2017 beberapa waktu lalu masih belum ditemukannya pelanggaran maupun laka lantas yang terjadi, mudah mudahan situasi selalu bisa seperti ini” tutupnya.

Penulis : Muhammad Aulia Budi. S




Kandang Satwa Entikong di Mobil K9

Posted by On Desember 24, 2017



Polda Kalbar - Polres Sanggau, Kapolres sanggau Akbp Rachmat Kurniawan SH,S.IK, MM, cegah dan perketat keluar masuknya barang ilegal di PPLB entikong satwa K9 dit shabara polda kalbar.

Kapolres sanggau melalui kasat shabara Akp O.Sihombing melakukan kordinasi dengan pihak Bea  cukai entikong berkaitan dengan tempat kandang satwa di PPLB Entikong dimana satwa tersebut dari dit shabara polda kalbar untuk mendeteksi keluar masuknya barang ilegal sabtu 23/12/17.


“Hasil kordinasi di PPLB entikong bahwa kandang satwa sampai saat ini belum ada dan satwa tersebut informasi dari pihak Bea cukai sifatnya sementara ditempatkan dalam mobil K9” ungkapnya, hadir di PPLB entikong sifatnya hanya sewaktu waktu dan paling lama sekitar dua minggu.

Sementara itu kapolres sanggau  minta kepada pihak bea cukai untuk tempat satwa di buatkan sehingga satwa yang berada di PPLB entikong dapat di gerakan dengan cepat dan maksimal, kondisi satwa tetap sehat dan aman.


Penulis : Sukadar & Muhamad Aulia Budi. S

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *