Wabub Sintang Buka Lomba 02SN, FLS2N, Dan Mipa Tingkat SD Se Kecamatan Dedai

Posted by On Februari 28, 2019



Sintang - Wakil Bupati Sintang, Askiman menjadi inspektur upacara dalam kegiatan upacara pembukaan lomba Olimpiade Olahraga dan Seni Nasional (O2SN), Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), dan MIPA tingkat Sekolah Dasar se-Kecamatan Dedai, Kabupaten Sintang, yang dilaksanakan di Lapangan Sepakbola Desa Lundang Baru, Kecamatan Dedai, pada hari Kamis, (28/2/2019).



Pada kesempatan itu juga hadir pula Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Lindra Azmar, Ketua Panitia Lomba O2SN, FLS2N, dan MIPA Kecamatan Dedai Matius Supriadi, Camat Dedai, Kepala Desa Lundang Baru, Para Guru dan Siswa Peserta Lomba.

Wakil Bupati Sintang, Askiman dalam amanatnya mengatakan bahwa dalam lomba ini semua peserta menampilkan bakat dan kemampuan di bidang olahraga dan seni di event olimpiade ini serta harus dapat mencetak prestasi olahraga dan seni serta jangan berhenti untuk belajar dan berlatih.

“pada lomba seperti ini kalian akan diajarkan tentang nilai sportivitas dan nilai kompetisi, dengan kedua nilai tersebut, ke depannya kalian akan terbiasa menghadapi berbagai tantangan hidup sehingga kalian akan siap menjadi pemenang dalam kehidupan ini”, kata Askiman.

Selain itu, Askiman juga berpesan kepada para guru dan semua elemen pendidik agar terus giat dalam mendampingi para anak didik karena pada kesempatan berkompetisi hari ini untuk mengukur keberhasilan pendampingan terhadap siswa-siswi tersebut selama ini, “asah juga keterampilan soft skill seperti keberanian semangat dan sportivitas pada anak-anak sejak dini tidak itu saja, akan tetapi juga mengukur kinerja ketika di sekolah masing-masing tetapi juga lebih luas lagi melalui kegiatan bersama antar sekolah seperti event olimpiade ini”, pesannya.

Wakil Bupati Sintang mengingatkan kepada para peserta yang terdiri dari para pelajar untuk tidak terpengaruh dengan hal-hal negatif dari luar, “bahwa saat ini kita sedang menghadapi yang dinamakan proxy war, dimana orang-orang luar negeri melakukan penghambatan pengembangan SDM dan teknologi dengan cara mempengaruhi anak-anak dengan narkoba dan budaya konsumtif, oleh karena itu, khususnya kita di Kabupaten Sintang ini pun ktita harus waspada terhadap hal tersebut, marilah kita bimbing anak-anak kita ke dalam berbagai bentuk kegiatan positif, baik itu di sekolah maupun di luar sekolah agar kita tidak terjebak pada proxy war”, ucap Askiman.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara kegiatan O2SN, FLS2N dan MIPA se-Kecamatan Dedai, Matius Supriadi mengatakan bahwa tujuan daripada diselenggarakannya kegiatan ini untuk mengembangkan bakat dan minat siswa dalam bidang olahraga, “kita ingin para pelajar yang ada di wilayah Kecamatna Dedai ini dapat mengembangkan jiwa sportifitas secara kompetitif, kemudian menumbuhkembangkan rasa kepercayaan diri dan rasa tanggung jawab”, kata Matius.

Masih kata Matius, bahwa dalam Lomba O2SN ada delapan cabang olahraga yang dilombakan dan empat lomba FLS2N, “untuk lomba O2SN itu ada, atletik, renang, tenis meja, bulu tangkis, voli mini, pencak silat, catur dan karate, sementara itu untuk lomba FLS2N yaitu nyanyi solo, gambar bercerita, seni tari kreasi dan pantomim”, tambahnya.

Matius berharap dengan adanya kegiatan O2SN, FLS2N dan MIPA yang dilaksanakan ini dapat memberikan dampak yang baik bagi para peserta yang mengikutinya, “hasil yang diharapkan dari lomba ini adanya peningkatan kondisi kesehatan jasmani siswa sehingga dapat menunjang peningkatan kualitas akademik dan terpilihnya siswa terbaik dalam bidang olahraga sebagai bibit unggul bidang olahraga di Kecamatan Dedai”, Harapnya.

Editor : Andi Suriyadi
Pewarta : Andi Suriyadi

Satres Narkoba Polres Melawi Berhasil Ringkus Dua Pelaku Pengedar Shabu - Shabu

Posted by On Februari 27, 2019





Melawi www.zonatengah.com - Satres Narkoba Polres Melawi, kembali mengamankan dua pelaku pengedar narkoba , kedua pelaku tersebut merupakan sepasang kekasih, yang berinisial AA als Ab, (laki-laki 43) dan SN als Sus (perempuan 30), keduanya trtangkap pada hari selasa 26 Februari 2019, adapun lokasi penangkapan yaitu di dusun kuala belia desa paal Kecamatan Nanga Pinoh Kabupaten Melawi. 

Berdasrkan penjelasan dari Kasat Narkoba Polres Melawi AKP.Dedy F. Siregar menjelaskan awalnya kejadiannya pada Hari Minggu Tanggal 24 Februari 2019 sekira jam 15.00 Wib, Kanit Lidik Sat Narkoba memperoleh informasi dari Masyarakat bahwa sering dilakukan transaksi Narkotika jenis Sabu di daerah kuala belian Desa Paal Kab.Melawi, selanjutnya pada hari Selasa 26 Februari 2019 dilakukan Penyelidikan dilokasi terhadap Orang yang dicurigai, kemudian terlihat seorang perempuan dengan gerak-gerik mencurigakan, selanjutnya Anggota melakukan pemeriksaan Identitas wanita tersebut bernama SN Als SUS pada saat dilakukan pemeriksaan terhadap SN Als SUS tersebut ditemukan barang bukti berupa 1(satu) paket yang diduga Narkotika jenis Sabu dan 3 (tiga) plastik klip transparan kosong yang digulung didalam uang pecahan Rp. 5.000 (lima ribu rupiah) pada saat pemeriksaan, sdri. SN Als SUS menerangkan bahwa ia disuruh oleh Pacarnya yang bernama sdra. A A Als AB, selanjutnya dilakukan pengembangan dengan Menangkap sdr. A A Als AB dirumahnya dan ditemukan 1 (satu) alat hisap sabu berupa bong dengan tutup warna hitam,1 (satu) HP merk NOKIA warna biru selanjutnya sdri. SN Als SUS dan sdr A A Als AB beserta barang bukti dibawa ke Polres Melawi guna proses hukum lebih lanjut, ungkapnya.

Kasat Narkoba mengatakan atas perbutannya, keduanya telah melanggar Pasal 114 (1) subs Pasal 112 (1) UU RI No. 35 Th 2009 tentang Narkotika, tambahnya. (Jumain).

Sumber : Detiksatu.com
Editor : Andi Suriyadi

Askiman Tutup Raker Camat, Kepala Desa Dan BPD Se Kabupaten Sintang

Posted by On Februari 27, 2019



Sintang - Kegiatan Rapat Kerja Camat, Kepala Desa dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se- Kabupaten Sintang yang dilaksanakan selama 2 hari mulai hari Selasa, 26 /02/2019 yang berakhir penutupan hingga hari ini Rabu, 27/02/2019 di Gedung Pancasila dihadiri Wakil Bupati Sintang Drs. Askiman,MM.

Dalam kata sambutannya Wakil Bupati Sintang Drs. Askiman,MM menyatakan, memasuki awal Tahun 2019 bulan maret mendatang dalam penyusunan Apebedes dengan pagu dana yang tersedia untuk semua desa, hendaknya melakukan dengan sistem sesuai dengan peraturan, mekanisme dan prosedur yang ada, serta melibatkan BPD dalam merumuskan semua rangkaian segala program kegiatan kerja desa dengan sebaik-baiknya.

“buatkan standart skala prioritas sesuai dengan kebutuhan di masing masing daerah , selain dari kebutuhan aktif seperti belanja pegawai atau personilnya, maupun kegiatan fisik yang mengutamakan skala prioritas utama buat desanya masing-masing”. Tegas Askiman.

Askiman, menjelaskan, seperti yang sudah dilakukan beberapa kali dalam kunjungan kerjanya termasuk kegitan Safari Natal yang dilakukan Pemerintah kabupaten Sintang yang sudah dilakukan di beberapa Kecamatan hingga pedalam pelosok desa , ada beberapa desa yang membangun Pembangkit Listrik Tenaga Matahari (PLTMH) dengan menggunakan kekuatan Dana Desa dengan secara bertahap , saya sangat bangga yaitu seperti di Desa Riam Muntik , itu merupakan langkah positif.

“PLTH yang terbangun tidak hanya untuk keperluan penerangan rumah tangga tetapi lebih daripada upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat, dengan demikian kita bisa membangun produk potensi daerah seperti kayu, rotan, yang memerlukan tenaga kelistrikan , termasuk di Desa Pampang di Kecamatan Kayan Hulu juga sedang membangun PLTMH ini merupakan potensi tepat guna yang sangat bermanfaat bagi masyarakat yang ada disekitarnya.” Jelasnya.

Menurut Askiman, dalam tata kelola anggaran untuk dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya dengan memperhatikan satu sistem mata anggaran yang ada sesuai dengan apa yang kita rencanakan dalam tahapan pelaksanaannya harus dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya”jika dalam perjalan pelaksanaan penggunanaan Dana Apebedes itu , ada terjadi perubahan supaya tidak merugikan ke tingkat desa lakukan perubahan itu dimulai dari perubahan anggarannya , jangan dipaksakan lagi, seperti ya kalau kita melakukan pengadaan tanah lalu akhirnya berubah menjadi untuk bangun rabat beton misalnya itu juga sudah tidak diperbolehkan, kecuali kita melakukan perubahan karena ini menyangkut pertanggung jawabannya”.

Ia jug megatakan selama 3 tahun ini perjalanannya sebagai Wakil Bupati bersama Bupati Sintang Jarot Winarno, dirinya memberikan apresiasi yang sangat luar biasa , dari jumlah desa sebanyak 391 yang ada yang betul-betul sudah melaksanakan kegiatan sebagaimana mestinya , dilihat dari bentuk laporan pertanggung jawabannya sudah mengalami peningkatan ke arah perbaikan , namun dari hasil monitoring oleh pihak pemeriksa, pihak OPD terkait masih ada beberapa temuan baik secara administartif maupun permasalahan tata kelola keunagan yang belum baik , tentunya ini menjadi satu pedoman bagi kita semua untuk melakukan perubahan-perubahan perbaikan, saran tindak yang harus menjadi perhatian bagi kita semuanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sintang Herkolanus Roni mengatakan, rapat kerja Camat, Kepala Desa dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se- Kabupaten Sintang ini merupakan kegiatan rutin tahunan”namun pada tahun 2019 ini memberikan warna yang berbeda dalam pemahaman , apa yang selama ini menjadi persoalan di desa pada umumumnya, dihimpun dalam rekomendasi yang nantinya disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Sintang dalam hal ini disampaikan kepada Bupati Sintang Jarot Winarno dan Wakil Bupati Sintang Askiman, Rekomendasi tersebut merupakan representasi dari persoalan-persoalan yang ada di desa dengan harapan kedepan ada perbaikan-perbaikan sehingga dalam melaksanakan kegiatan pembangunan, dalam pelaksanaan pemerintahan didesa benar-benar berlangsung sesuai ketentuan aturan yang berlaku”. Kata Roni.

Pewarta : Andi Suriyadi


Bupati Sintang Launching Pembukaan Jalan Pemghubung Desa Tanjung Baru Menuju Desa Ipak

Posted by On Februari 27, 2019



Sintang - Usai meyambangi Desa Tanjung Raya dalam kunjungan kerjanya di hari kedua di Kecamatan Serawai, Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno,M.Med.PH melanjutkan kunjungan kerja ke Desa Tanjung Baru untuk melaunching pembukaan terobosan badan jalan penghubung antar Desa Tanjung Baru menuju jalan lintas Desa Ipak dan melakukan dialog bersama masyarakat di Gedung Serbaguna Desa Tanjung Baru, Kecamatan Serawai, Minggu (25/2/19) sore.

Turut dalam rombongan tersebut Anggota DPRD Provinsi Kalbar Suyanto Tanjung dan Luthfi Hadi, sejumlah unsur OPD Kabupaten Sintang, unsur Forkopimcam Serawai dan unsur terkait lainnya. Pada kesempatan tersebut Jarot mengatakan pembangunan di Desa itu tumbuh atas usulan dan sesuai keinginan masyarakat yang di rumuskan dalam musrembang melalui Pemerintahan Desa kemudian di ketahui oleh Kecamatan dan selanjutnya sampai kepada Pemerintah Kabupaten. 

Seperti yang di lakukan dalam kegiatan launching pembukaan terobosan jalan penghubung antar Desa Tanjung Baru menuju Desa Ipak sepanjang 1.830 meter yang merupakan keinginan masyarakat adanya akses jalan menuju desa tentangga dan desa-desa selanjutnya.

“tapi kalau keinginan masyarakat di penuhi seperti ini,jangan lagilah minta ganti rugi tanaman tumbuh yang masuk dalam lokasi pembangunan jalan itu, ikhlaskan saja. Dana yang di kucurkan untuk pembangunan jalan ini yang panjangnya tadi kata kades 1.830 meter ya masih tahap pertama, sama dengan yang di tanjung raya ke ponte, bihe dan lainnya tu bah, nanti juga saya kan surati pihak perusahaan untuk proses perawatan yang termasuk dalam jalan perusahan tadi 4 kilometer”kata Jarot.

Selain itu, Jarot megaku terkejut melihat pembangunan di Desa Tanjung Baru ini berkembang sangat pesat, untuk itu dirinya sangat mengapresiasi pemerintah desa yang sudah peduli terhadap pembangunan di desanya terlebih memang kuncuran dana desa saat ini sudah cukup besar sehingga itu bisa di manfaatkan untuk membangun desanya masing-masing dan dalam pembangunan di desa itupun harus di lakukan dengan padatkarya atau melibatkan masyarakat dalam pembangunanya baik dari perencanaan sampai kepada proses pengerjaan pembangunannya.

“saya terkejut desa ini sudah semakin maju, rambat betonnya di mana mana cukup bagus, balai desanya mewah, tapi nda bisa pakai main badminton ni ya, karena ada beberapa balaia desa atau gedung serbaguna itu sengaja di bikin tinggi, kemudian nda pakai platform begini atau di expose supaya sakalian bisa jadai SORGA (sarana olahraga desa)”jelas Jarot. 

Sementara itu Kepala Desa Tanjung Baru Yohanes Leonardus mengatakan usulan jalan yang di launching ini sudah sejak tahun 2017 dan 2018 melalui kegiatan musrembang desa, musrembang Kecamatan untuk di sampaikan ke Pemerintah Kabupaten sehingga tahun 2019 ini patut di syukuri keingian masyarakat Desa Tanjung Baru sudah terpenuhi dengan di tandai pelaunchingan pembukaan terobosan jalan oleh Bupati secara langsung.

“jalan yang akan di bangun ini sepanjang 1.830 meter adalah semak belukar belum ada badan jalan, terdapat kebun karet masyarakat desa tanjung baru dan desa nusa tujuh. Kemudian kurang lebih 4000 meter adalah jalan kebun milik perusahaan, jadi total perkiraan kami jalan ini sekitar 6 kilometer, yang sudah ada badan jalannya 4 kilometer yang masih belum ada jalan badannya yaitu 1.830 meter”kata Yohanes"(Red)".

Editor/Publis : Andi Suriyadi

Sumber : Humas Setda Sintang

Pengajuan Proposal Jaringan Listrik Tak Kunjung Di Tanggapi, Kades Minta Tanggapan Pemerintah

Posted by On Februari 27, 2019


Redaksi www.zonatengah.com (27/02/2019)"

 Sintang - Dua Desa yang berada Kabupaten Sintang, Tepatnya di Kecamatan Kelam Permai, kedua Desa tersebut ialah Desa Karya Jaya Bakti dan Desa Mandiri Jaya, letak kedua Desa Tersebut tidaklah jauh dari kota Sintang namun hingga saat ini jaringan listrik belum terealisasi.

Seperti yamg diungkapkan oleh Bendut Kepala Desa Karya Jaya Bakti saat dikonvirmasi media ini pada Selasa 26 Februari 2019, Bendut mengatakan bahwa ia merasa agak sedikit kecewa kepada Pemerintah Daerah karena jaringan listrik belum sampai ke Desa Mereka sedangkan mereka sudah beberapa kali melayangkan proposal permohonan jaringan listrik kepada Pemerintah Kabupaten Siintang, bahkan menurutnya sejak tahun 2013 silam mereka pernah mengajukan namun hingga kini belum ada tanggapan dari pihak terkait.

Sedangkan ada beberapa Desa yang pengajuannya sekitar tahun 2017/2018 dan bahkan Desa tersebut belum lama mekar tetapi sudah ada tanggapan dari Pemerintah, "ntah kenapa Desa kami belum ada tanggapan"kata Bendut.

Oleh Sebab Itu Bendud meminta agar Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang beserta instansi terkait untuk dapat meninjau kembali, atas proposal pengajuan jaringan liatrik yang pernah diajukan, karna selama ini masyarakat di Desa kami belum merasakan kemerdekaan yang seseungguhnya karena belum ada listrik, kata Bendud lagi.


Hal Senada juga diungkapkan oleh Along Kepala Desa Mandiri jaya, Along juga merasa kesal dan kecewa karena propsal pengajuan listriknya tak kunjung ditanggapi oleh Pemerintah. Hal ini masih menjadi tanda tanya bagi kami, kenapa Desa kami yang letaknya tidak jauh dari kota Sintang namun belum ada jaringan listrik" kata Along.(Red)


Wabup Haridi Raker Camat, Kades dan Ketua BPD

Posted by On Februari 27, 2019

Kegiatan Rapat Kerja Camat, Kepala Desa dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se- Kabupaten Sintang yang dilaksanakan selama 2 hari mulai hari Selasa, 26 /02/2019 yang berakhir penutupan hingga hari ini Rabu, 27/02/2019 di Gedung Pancasila dihadiri Wakil Bupati Sintang Drs. Askiman,MM. Dalam kata sambutannya Wakil Bupati Sintang drs. Askiman,MM menyatakan, memasuki awal Tahun 2019 bulan maret mendatang dalam penyusunan Apebedes dengan pagu dana yang tersedia untuk semua desa, hendaknya melakukan dengan sistem sesuai dengan peraturan, mekanisme dan prosedur yang ada, serta melibatkan BPD dalam merumuskan semua rangkaian segala program kegiatan kerja desa dengan sebaik-baiknya. “buatkan standart skala prioritas sesuai dengan kebutuhan di masing masing daerah , selain dari kebutuhan aktif seperti belanja pegawai atau personilnya, maupun kegiatan fisik yang mengutamakan skala prioritas utama buat desanya masing-masing”. Tegas Wakil Bupati Sintang Askiman Wakil Bupati Drs. Askiman,MM menjelaskan, seperti yang sudah dilakukan beberapa kali dalam kunjungan kerjanya termasuk kegitan Safari Natal yang dilakukan Pemerintah kabupaten Sintang yang sudah dilakukan di beberapa Kecamatan hingga pedalam pelosok desa , ada beberapa desa yang membangun Pembangkit Listrik Tenaga Matahari (PLTMH) dengan menggunakan kekuatan Dana Desa dengan secara bertahap , saya sangat bangga yaitu seperti di Desa Riam Muntik , itu merupakan langkah positif. “PLTH yang terbangun tidak hanya untuk keperluan penerangan rumah tangga tetapi lebih daripada upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat, dengan demikian kita bisa membangun produk potensi daerah seperti kayu, rotan, yang memerlukan tenaga kelistrikan , termasuk di Desa Pampang di Kecamatan Kayan Hulu juga sedang membangun PLTMH ini merupakan potensi tepat guna yang sangat bermanfaat bagi masyarakat yang ada disekitarnya.” Jelas Drs. Askiman.MM Menurut Drs. Askiman,MM , dalam tata kelola anggaran untuk dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya dengan memperhatikan satu sistem mata anggaran yang ada sesuai dengan apa yang kita rencanakan dalam tahapan pelaksanaannya harus dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya”jika dalam perjalan pelaksanaan penggunanaan Dana Apebedes itu , ada terjadi perubahan supaya tidak merugikan ke tingkat desa lakukan perubahan itu dimulai dari perubahan anggarannya , jangan dipaksakan lagi, seperti ya kalau kita melakukan pengadaan tanah lalu akhirnya berubah menjadi untuk bangun rabat beton misalnya itu juga sudah tidak diperbolehkan, kecuali kita melakukan perubahan karena ini menyangkut pertanggung jawabannya”. Dijelaskan, perjalanan pemerintahan desa selama 3 tahun ini perjalanan saya sebagai Wakil Bupati bersama Bupati Sintang Jarot Winarno, saya memberikan apresiasi yang sangat luar biasa , dari jumlah desa sebanyak 391 yang ada yang betul-betul sudah melaksanakan kegiatan sebagaimana mestinya , dilihat dari bentuk laporan pertanggung jawabannya sudah mengalami peningkatan ke arah perbaikan , namun dari hasil monitoring oleh pihak pemeriksa, pihak OPD terkait masih ada beberapa temuan baik secara administartif maupun permasalahan tata kelola keunagan yang belum baik , tentunya ini menjadi satu pedoman bagi kita semua untuk melakukan perubahan-perubahan perbaikan, saran tindak yang harus menjadi perhatian bagi kita semuanya. Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sintang Herkolanus Roni mengatakan, rapat kerja Camat, Kepala Desa dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se- Kabupaten Sintang ini merupakan kegiatan rutin tahunan”namun pada tahun 2019 ini memberikan warna yang berbeda dalam pemahaman , apa yang selama ini menjadi persoalan di desa pada umumumnya, dihimpun dalam rekomendasi yang nantinya disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Sintang dalam hal ini disampaikan kepada Bupati Sintang Jarot Winarno dan Wakil Bupati Sintang Askiman, Rekomendasi tersebut merupakan representasi dari persoalan-persoalan yang ada di desa dengan harapan kedepan ada perbaikan-perbaikan sehingga dalam melaksanakan kegiatan pembangunan, dalam pelaksanaan pemerintahan didesa benar-benar berlangsung sesuai ketentuan aturan yang berlaku”. Pada Penutupan Rapat Kerja Camat, Kepala Desa dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se- Kabupaten Sintang yang dilaksanakan Wakil Bupati Sintang Drs. Askiman,MM hari ini Rabu, 27/02/2019 di Gedung Pancasila Sintang Kalimantan Barat, dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sintang Herkolanus Roni serta sejumlah pejabat dari instansi vertical dan perwakilan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang, serta para Camat, Kepala Desa dan Kepala BPD dari masing-masing desa yang ada di Kabupaten Sintang.

Polisi Ringkus Pelaku Pencuri BBM Di Perkebunan Kelapa Sawit

Posted by On Februari 26, 2019


Redaksi www.zonatengah.com (26/02/2019).

Sintang (Kayan Hilir) – Unit Reskrim Polsek Kayan Hilir telah menerima sebuah laporan bahwa telah terjadi tindak pidana pencurian BBM jenis solar di kebun kelapa sawit PT. BTN yang terletak di Desa Lengkong Bindu Kecamatan Kayan Hilir. Pencurian di PT. BTN diketahui terjadi pada hari rabu tanggal 13 Februari 2019 sekitar jam 09.00 Wib oleh Sdr Aldo yang hendak mulai bekerja mengoperasikan alat berat excavator untuk membuka lahan di Blok F 03 PT. BTN, namun saksi Sdr Aldo terkejut melihat selang minyak solar dari tangki menuju filter alat berat excavator telah putus dan rusak kemudian ia melihat isi minyak solar sebanyak 188 liter yang ada dalam tangki excavator telah hilang dan habis.



Setelah Humas PT. BTN BPK Nampun mendapat laporan dari saksi bahwa telah terjadi pencurian, beliau langsung melaporkannya ke Polsek Kayan Hilir untuk ditindak lanjuti.

Atas perintah Kapolsek Kayan Hilir, Kanit Reskrim Aipda Winarto beserta anggota melakukan penyelidikan tentang kasus pencurian yang terjadi di PT. BTN. Dan tersangka dapat diamankan oleh aparat beserta barang buktinya (21/2/19) Kapolsek Kayan Hilir IPTU Ya’Yanto mengatakan telah mengamankan 4 orang tersangka berinisial M 31 th, P 26 th, N 48 th, H 15 th, semuanya merupakan warga desa Lengkong Bindu dan sudah dimintai keterangan oleh Unit Reskrim Polsek Kayan Hilir.

Menurut keterangan 4 orang tersangka mengakui telah melakukan pencurian minyak solar di tangki alat berat excavator milik PT. BTN dengan cara pelaku menggunakan parang merusak memutuskan selang minyak lat berat excavator milik PT. BTN, kemudian pelaku langsung ditangkap dan dibawa ke Polsek Kayan Hilir guna proses lebih lanjut.

“Karena terbukti dan memenuhi unsur tindak pidanan pencurian dan untuk mepertanggung jawabkan perbuatannya saat ini tersangka diamankan di Polres Sintang” tutur IPTU Ya’Yanto.(red)"

Sumber : Info Polres Sintang

Jarot Buka Raker Camat, Kades Dan BPD Se-Kabupaten Sintang

Posted by On Februari 26, 2019




Sintang - Bupati Sintang Jarot Winarno membuka kegiatan rapat kerja camat beserta para Kepala Desa dan BPD se Kabupaten Sintang, bertempat di gedung Pancasila Sintang Selasa (26/02/2019).

Rapat kerja ini mengusung tema, Rapat kerja Camat, Kepala Desa dan BPD tingkatkan sinegritas dalam tata cara mengelola kelembagaan dan dana Desa demi mewujudkan Desa mandiri, kegiatan ini berlangsung selama dua hari dari tanggal 26 hingga 27 Februari 2019, dan nampak hadir pada kesempatan tersebut Ketua Komisi V DPRRI Lasarus, dan dihadiri oleh jajaran Forkompimda Kabupatem Sintang beserta instansi terkait lainya. 

Dalam samnutannya Jarot mengatakan bahwa kegiatan rapat kerja tentang tata cara pengelolaan dana Desa ini sangatlah penting, sebab masih ada beberapa Desa yang masih kurang optimal penggunaan dana Desanya."kata Jarot.

Lebih lanjut Jarot juga mengapresiasi kegiata tersebut karna dalam kegiatan ini dihadiri oleh para Camat, Kepala Desa dan BPD se Kabupaten Sintang, ia berharap melalui kegiatan ini semua Desa di Kabupaten Sintang daoat merealisasikan penggunaan dana Desanya secara optimal dan tepat sasaran, dan jangan ada lagi kesalahan-kesalahan yang terjadi, ungkapnya.

Sementara itu Ketua DPRD Sintang, Jeffray Edward mengatakan bahwa dirinya sangat mengapresaisi kegiatan ini, dirinya berterima kasih atas antusias para pemimpin desa dalam meningkatkan kualitas diri mereka salah satunya lewat kegiatan rapat kerja ini.

“kita harap para pemateri dapat memberi bekal bagi para kades dan bpd dalam melaksanakan pembangunan,” kata Jeffray.  
Ditambahkan oleh Herkolanus Roni Selaku Kepala Dinas Permberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, dirinya menyebutkan pula bahwa pada kegiatan ini, para kades dan ketua BPD akan diajak untuk membahas mengenai penyusunan dan pembuatan laporan RPJMDes, RKPDes, LPPDes, Laporan Kinerja BPD dan Admisnitrasi desa dan BPD. Dinas PMPD juga menghadirkan sejumlah narasumber untuk menambah ilmu para peserta, Para narasumber didatangkan dari berbagai latar belakang dan OPD terkait.(red)

A. Biong Apresiasi Kegiatan Raker Tentang Pengelolaan Dana Desa

Posted by On Februari 26, 2019

                            Foto : A. Biong 
                Kepala Inspektorat Sintang


Sintang zonatengah.com - Selasa 26/02/2019, Kepala Inspektorat Kabupaten Sintang Apolonaris Biong atau yang kerap disapa Biong, ia mengatakan dirinya sangat mengapresisasi kegiatal diklat tentang pengelolaan dana desa, karna kegiatan ini juga dihadiri oleh para camat, kades dan BPD se Kabupaten Sintang.

Menurut Biong Kegiatan ini adalah bertujuan untuk mempertajam penggunaan dana desa supaya tepat pada sasarannya, selain itu ia juga meminta agar antara BPD dan kepala desa saling bersinergi dalam mengelola dana desa, tuturnya.

Ia juga menjelaskan bahwa dari Inspektorat sudah menekankan fungsi pengawasan hal ini adalah untuk menghindari agar tidak ada permalasahan terkait pengelolaan dana desa, agar dana desa tersebut benar-benar difungsikan tepat pada sasarannya, dan membawa danpak positif bagi masyarakat.

Oleh sebab itu ia berharap dengan melalui diklat ini semua kepala desa maupun BPD dapat menjalankan tugasnya dengan baik dalam mengelola dana desa, jangan adalagi permasalahan yang ada terkait pengelolaan dana desa, meskipun terdapat kesalahan maupun kekeliruan agar dapat di selesaikan dengan baik.

Lebih lanjut Biong juga mengatakan bahwa fungsi dari BPD, BPD adalah merupakan  mitra Inspektorat  dalam melakukan pengawasan terhadap pengelolaan dana desa"kata A.Biong. (red).

 Penulis : Andi Suriyadi

Kunjungi Desa Tanjung Raya, Jarot Sampaikan Porsi Pembangunan Di Kecamatan Serawai

Posted by On Februari 26, 2019



Sintang - Hari kedua pada kunjungan kerjanya di Kecamatan Serawai,Minggu (25/2/19), Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno,M.Med.PH mengunjungi Desa Tanjung Raya menggunakan angkutan air pedesaan karena Desa tersebut berada tepat di Seberang Ibu Kota Kecamatan Serawai untuk meninjau lokasi rencana pembangunan jalan penghubung antara Desa Tanjung Raya menuju Desa Nanga Bihe dan Desa Buntut Ponte hingga ke Tontang.

Kemudian Bupati melanjutkan acara dialog bersama di salah satu rumah warga Desa Tanjung Raya yang juga merupakan Ketua MABM Kecamatan Serawai, Syahril.

Dalam dialog tersebut Jarot mengatakan dalam membangun daerah itu harus merata dinikmati oleh lapisan masyarakat hingga ke daerah terpencil sekalipun atau membangun itu harus inklusif, tidak terkecuali oleh masyarakat Desa Tanjung Raya yang mana tahun ini sudah di anggarkan dana 400 juta untuk pembangunan jalan dari Tanjung Raya menuju Nanga Bihe lanjut ke Buntut Ponte hingga ke arah Tontang.


Untuk itu Jarot meminta dinas serta pihak terkait segera mengerjakan pembangunan jalan tersebut, hingga nanti bisa di nimkati masyarakat wilayah kanan mudik serawai.

 “tontang sebentar lagi akan jadi kecamatan sendiri, sehingga nanti terbuka nanti dari arah tangoi pun kita bangun jalan ke tontang, ruhan pun jalannya lagi bagus, riyoi, meroboi pun jalannya agik bagus, semuakan berkumpul di tontang, dari Tontang mau kemana?dari sebelah kanan mudiklah mau ke Tanjung Raya, sehinga nanti-nanti Bupati- bupati berikutnya, gubernur-gubernur selanjutnya yang memperjuangkan jembatan melawi 4 yang menghubungkan kedua Serawai ini, yakan”kata Jarot.

Jarot menyampaikan bahwa akses jalan dari Sintang menuju Kecamatan Serawai itu merupakan tanggung jawab Pemerintah Provinsi Kalbar, di mana pada tahun ini mulai masuk anggaran untuk pembangunan jalan menuju Kecamatan Serawai yakni mulai dari simpang Medang menuju Nanga Mau sekitar 6 miliyar lebih, Nanga Mau menuju Nanga Tebidah 15 miliyar lebih, dari Nanga Tebidah menuju Bunyau itu 9 miliyar lebih, sehingga begitu menuju Bunyau sudah jadi nantinya dan material bisa di suplai lewat Bunyau maka akan di lanjutkan hingga ke Serawai. “kita yang di serawai pun nda boleh kalah, kita mesti harus bangun merata, jadi dari serawai menuju ambalau tahun ni harus tuntas, jembatan ruwe kita bangun tuntas, jembatan nyange kita bangun tuntas, jembatan dahange dan jembatan tempe kita renovasi tuntas, jadi jalannya pun kita perbaiki, barulah kita lanjutkan dengan pengembangannya, sehingga pemerataan pembangunan juga harus di nimkati masyarakat seberang sini”jelas Jarot. 

Sementara itu Ketua MABM Kecamatan Serawai, Syahril selaku tuan rumah menyampaikan terimakasih atas perhatian pemerintah daerah Kabupaten Sintang dan Pemerintah Provinsi Kalbar yang sudah memproriataskan pembangunan di wilayah Kecamatan Serawai, seperti jalan dari Sintang menuju Serawi serta pembangunan di berbagai desa di Kecamatan Serawai salah satunya di Desa Tanjung raya ini, karena itulah yang di harapan masyarakat desa adanya pembangunan yang merata. “kita berharap memang pembangunan ini merata ya bisa di nikmati kami-kami di pelosok ini, karena memang akses kami sangat sulit jika mau turun ke sintang, terlebih memang saat musim penghujan tiba, jadi kami berharap pemerintah tetap berkomitmen untuk terus peduli dengan daerah-daerah pelosok seperti ini, karena itulah yang kami harapkan, tadi juga Pak Bupati sudah melihat langsung rencana lokasi pembangunan jalan dari desa kami ini menuju desa-desai lainnya seperti nanga bihe dan buntut ponte bahkan hingga ke Tontang, mudah-mudahan pengerjaannya cepat mulai hingga selesai nanti, sehingga bisa nanti di nikmati masyarakat pedesaan wilayah kanan mudik serawai ini”kata Syahril."(Red/Andi)

Kunjungi Desa Tanjung Raya, Jarot Sampaikan Porsi Pembangunan

Posted by On Februari 26, 2019

SINTANG. Hari kedua pada kunjungan kerjanya di Kecamatan Serawai,Minggu (25/2/19), Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno,M.Med.PH mengunjungi Desa Tanjung Raya menggunakan angkutan air pedesaan karena Desa tersebut berada tepat di Seberang Ibu Kota Kecamatan Serawai untuk meninjau lokasi rencana pembangunan jalan penghubung antara Desa Tanjung Raya menuju Desa Nanga Bihe dan Desa Buntut Ponte hingga ke Tontang. Kemudian Bupati melanjutkan acara dialog bersama di salah satu rumah warga Desa Tanjung Raya yang juga merupakan Ketua MABM Kecamatan Serawai, Syahril. Dalam dialog tersebut Jarot mengatakan dalam membangun daerah itu harus merata dinikmati oleh lapisan masyarakat hingga ke daerah terpencil sekalipun atau membangun itu harus inklusif, tidak terkecuali oleh masyarakat Desa Tanjung Raya yang mana tahun ini sudah di anggarkan dana 400 juta untuk pembangunan jalan dari Tanjung Raya menuju Nanga Bihe lanjut ke Buntut Ponte hingga ke arah Tontang. Untuk itu Jarot meminta dinas serta pihak terkait segera mengerjakan pembangunan jalan tersebut, hingga nanti bisa di nimkati masyarakat wilayah kanan mudik serawai. “tontang sebentar lagi akan jadi kecamatan sendiri, sehingga nanti terbuka nanti dari arah tangoi pun kita bangun jalan ke tontang, ruhan pun jalannya lagi bagus, riyoi, meroboi pun jalannya agik bagus,semuakan berkumpul di tontang, dari Tontang mau kemana?dari sebelah kanan mudiklah mau ke Tanjung Raya, sehinga nanti-nanti Bupati- bupati berikutnya, gubernur-gubernur selanjutnya yang memperjuangkan jembatan melawi 4 yang menghubungkan kedua Serawai ini, yakan”kata Jarot. Jarot menyampaikan bahwa akses jalan dari Sintang menuju Kecamatan Serawai itu merupakan tanggung jawab Pemerintah Provinsi Kalbar, di mana pada tahun ini mulai masuk anggaran untuk pembangunan jalan menuju Kecamatan Serawai yakni mulai dari simpang Medang menuju Nanga Mau sekitar 6 miliyar lebih, Nanga Mau menuju Nanga Tebidah 15 miliyar lebih, dari Nanga Tebidah menuju Bunyau itu 9 miliyar lebih, sehingga begitu menuju Bunyau sudah jadi nantinya dan material bisa di suplai lewat Bunyau maka akan di lanjutkan hingga ke Serawai. “kita yang di serawai pun nda boleh kalah, kita mesti harus bangun merata, jadi dari serawai menuju ambalau tahun ni harus tuntas, jembatan ruwe kita bangun tuntas, jembatan nyange kita bangun tuntas, jembatan dahange dan jembatan tempe kita renovasi tuntas, jadi jalannya pun kita perbaiki, barulah kita lanjutkan dengan pengembangannya, sehingga pemerataan pembangunan juga harus di nimkati masyarakat seberang sini”jelas Jarot. Sementara itu Ketua MABM Kecamatan Serawai, Syahril selaku tuan rumah menyampaikan terimakasih atas perhatian pemerintah daerah Kabupaten Sintang dan Pemerintah Provinsi Kalbar yang sudah memproriataskan pembangunan di wilayah Kecamatan Serawai, seperti jalan dari Sintang menuju Serawi serta pembangunan di berbagai desa di Kecamatan Serawai salah satunya di Desa Tanjung raya ini, karena itulah yang di harapan masyarakat desa adanya pembangunan yang merata. “kita berharap memang pembangunan ini merata ya bisa di nikmati kami-kami di pelosok ini, karena memang akses kami sangat sulit jika mau turun ke sintang, terlebih memang saat musim penghujan tiba, jadi kami berharap pemerintah tetap berkomitmen untuk terus peduli dengan daerah-daerah pelosok seperti ini, karena itulah yang kami harapkan, tadi juga Pak Bupati sudah melihat langsung rencana lokasi pembangunan jalan dari desa kami ini menuju desa-desai lainnya seperti nanga bihe dan buntut ponte bahkan hingga ke Tontang, mudah-mudahan pengerjaannya cepat mulai hingga selesai nanti, sehingga bisa nanti di nikmati masyarakat pedesaan wilayah kanan mudik serawai ini”kata Syahril. Turut dalam rombongan Bupati tersebut, Anggota DPRD Provinsi Kalbar Suyanto Tanjung dan Luthfi Hadi, Kadis Perhubungan Kabupaten Sintang Hatta dan unsur Forkopimcam Serawai serta unsur terkait lainnnya.

Terkait Viralnya Dua Desa Terancam Golput, Ini Kata Kadis Pemdes Sintang

Posted by On Februari 25, 2019



Sintang (zonatengah.com) - Kepala Dinas Pemerintahan Desa dan Pemberdyaan masyarakat Kabupaten Sintang Herkolanus Roni, menghimbau agar tidak ada yang Golput saat Pemilihan legslatif dan Pemilihan Presiden di bulan april mendatang.

Hal ini diungkapkan oleh Roni saat dikonfirmasi zonatengah.com diruang kerjanya senin 25/02, terkait berita yang beredarnya viral tentang pernyataan dua oknum Kepala desa di Kabupaten Sintang yang mengatakan akan Golput, hal ini tak akan mungkin teejadi".

Menurut Roni pernyataan mereka ini mungkin hanya karena rasa kekesalan dan kekecewaan mereka teehadap Pemerintah karena di desa mereka brlum adal jaringan listrik, tuturnya.

Oleh sebab itu Roni meminta agar persoalan ini tidak lah dilanjutkan mungkin ini hanya sebatas ancaman mereka agar Pemerintah dapat memperhatikan daerah mereka.

Lebih lanjut Roni juga menjelaskan bahwa pada umumnya untuk tenaga listrik di desa bisa dianggarkan dari dana desa, contohnya seperti listrik tenaga surya.

Roni juga mengatakan bahwa pihaknya juga akan berupaya membantu memperjuangkan agar jaringan listrik bisa masuk ke desa mereka, sebab saat ini memang masih banyak desa yang belum terealisasi jaringan listrik meskipun tidak jauh dari kota, jadi hal ini juga wajar-wajar saja jika ada masyarakat maupun kepala desa yang kecewa kepada Pemerintah seperti yang diungkapkan oleh Kades Karya jaya bakti dan Kades Mandiri jaya, kata Roni.(red)

Asisten 2 Setda Sintang Hadiri Acara Baralek Gadang

Posted by On Februari 25, 2019



Sintang - Asisten 2 bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, H. Henri Harahap mewakili Bupati Sintang menghadiri kegiatan malam silaturahmi Baralek Gadang yang diusung oleh Perkumpulan Keluarga Sumatera Barat Sintang Raya, bertempat di Gedung Pancasila Sintang, pada hari Minggu malam (24/2/2019).


Dalam sambutannya, selaku Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang membacakan sambutan Bupati Sintang, H. Henri Harahap mengatakan bahwa keberadaan perkumpulan organisasi masyarakat ini merupakan suatu wadah perkumpulan yang sangat positif, “disinilah kita saling berkumpul untuk melepaskan rindu kampung halaman,tentu ini menjadi hal yang positif bagi kita semua”, kata H.Henri Harahap.

Perlu diketahui, sambung Henri bahwa Kabupaten Sintang adalah Kabupaten yang terkenal dengan Kabupaten yang paling banyak masuk transmigrasi dengan berbagai suku dan budaya lainnya, “kita bisa lihat sendiri banyak sekali suku dan budaya yang ada di Sintang, saat ini juga sebagian besar sudah masuk ke generasi ketiga, dan sepatutnya kita dari berbagai suku budaya lainnya hidup secara berdampingan harmonis di Kabupaten Sintang”, sambungnya.

Dirinya juga mengatakan bahwa perbedaan antar suku dan budaya menjadi semangat kebhinekaan di Kabupaten Sintang, “kita bisa melihat bagaimana banyaknya budaya di Sintang, contohnya banyak yang menikah antar suku, tentunya perbedaan ini sangat baik, kita selalu menjunjung tinggi kemajemukan, menjunjung tinggi kebhinekaan, dan yang paling penting termasuk juga seperti pada Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Barat ini”, tambahnya.

Pada kesempatan itu juga Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang memberikan pesan agar dapat saling bersatu, “ siapapun dia, apa sukunya, apa agamanya, kita haruslah bersatu, walau kita berbeda-beda tapi tetap satu, itulah Bhinneka Tunggal Ika”, pesan H. Henri Harahap Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara kegiatan Baralek Gadang, Bgd. Afrinal Sikumbang mengatakan bahwa kegiatan Baralek Gadang ini merupakan kegiatan pertemuan masyarakat minang, “jadi kegiatan ini merupakan kegiatan untuk mempererat silaturahmi sesama orang minangkabau yang ada di Kabupaten Sintang, sebagai masyarakat perantau tentunya kami ingin bertemu kembali di sini”, kata Bgd. Afrinal. 

Menurut Afrinal kegiatan Baralek Gadang ini mengusung tema Rantau Rasa di Kampuang, “kita ingin dimana kita saat ini berada khususnya masyarakat Minang yang merantau di Kabupaten Sintang bisa merasakan seperti ada di Kampung, karena jumlah perantau dari Sumatera Barat ini di Kabupaten Sintang sangatlah banyak, maka kami selenggarakan kegiatan seperti ini”, tambahnya. 

Pewarta : Andi Suriyadi

Sekda Tinjau Proses Seleksi Tahap 1 P3K Kabupaten Sintang

Posted by On Februari 24, 2019



Sintang zonatengah.com - Sebanyak 117 orang yang terdiri dari 98 tenaga pendidik atau guru dan 19 sebagai tenaga penyuluh pertanian yang mengikuti test seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahap 1 tingkat Kabupaten Sintang. Untuk memastikan kelancaran proses seleksi tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Dra. Yosepha Hasnah,M.Si yang di damping Kepala BKPSDM Kabupaten Sintang Palentinus, Kadisdikbud Kabupaten Sintang Lindra Azmar dan Kepala Inspektorat Kabupaten Sintang Apolonaris Biong memantau langsung test yang berbasis komputerisasi itu di SMKN 1 Sintang, Sabtu (23/2/19) pagi.

Sekda Kabupaten Sintang Yosepha Hasnah mengatakan kuota P3K yang diajukan untuk Kabupaten Sintang berjumlah 294 orang, namun dalam formasi yang di tetapkan oleh Kemenpan RB RI hanya 224 orang saja dan yang mendaftar sampai batas waktu yang telah di tetapkan berjumlah 117 orang yang terdiri dari 98 tenaga pendidik atau guru dan 19 orang tenaga penyuluh pertanian.

“yang mengikuti test ini memang yang sudah memenuhi syarat, kalau tidak memenuhi syarat tidak bisa ikut test, karena memang P3K ini pun syaratnya sama dengan CPNS yakni harus S1 atau sarjana dan pesertanya pun yang sudah terdaftar di database BKN RI, kalau di luar itu kami belum tau, yang jelas mereka ini sudah memenuhi syarat test ini”kata Sekda. Untuk proses test tersebut jelas Yosepha di lakukan dua kategori yakni test tertulis dan test wawancara. Test tertulis sendiri sebanyak 120 soal pilihan ganda dengan durasi waktu 100 menit.

Sementara test wawancara dimana para peserta harus menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sudah di siapkan dalam system komputerisasi tersebut. “hari ini ada dua sesi ya, sesi pertama ini sebanyak 60 orang, 57 untuk sesi kedua, semua proses test tersebut menggunakan sistem komputer sama seperti CPNS kemarin, mudah-mudahan semuanya bisa lulus ya di p3k ini”ungkap yosepha.

Yosepha menambahkan jika lulus seleksi P3K ini dalam proses kerjanya peserta yang di nyatakan lulus nanti jika sudah bekerja untuk hak dan kewajibannya sama dengan ASN, hanya saja P3K ini tidak menerima hak pensiun dan untuk perlakuan lainnya seperti apa hal tersebut masih menunggu aturan lebih lanjut dari Kemenpan RB RI Sementara itu Kadisdikbud Kabupaten Sintang Lindra Azmar mengatakan peserta yang mengikuti test seleksi tahap 1 P3K ini merupakan peserta Kategori 2 atau K2 yang 2013 lalu tidak lulus tapi sudah terdaftar di database BKN RI pusat.

“untuk tenaga pendidik atau guru yang kemarin mendaftar ada 101, tapi yang memenuhi syarat administrasi 98 orang, yang 3 orang tidak memenuhi syarat administrasi”kata lindra. Terkait penempatan para tenaga pendidik yang nanti lulus dalam mengikuti test P3K ini, Lindra menjelaskan bahwa akan diupayakan di kembalikan ke daerah asalnya sesuai dengan pilihan para peserta sebelumnya, terlebih memang untuk honor K2 ini juga tenaga guru yang di butuhkan oleh sekolah di mana tempat mereka mengajar sebelumnnya.

“kita berharap teman-teman yang ikut p3k ini lulus semualah, walaupun ada passing gradenya, karena formasi yang sudah di tentukan pusat yakni 225 orang untuk sintang, hanya 117 orang yang daftar, jadi ini kesempatan merekalah”tutup lindra.

Sumber : Humas
Editor : Andi Suriyadi

Sekda Pantau Proses Seleksi Tahap 1 P3K Kabupaten Sintang

Posted by On Februari 24, 2019

SINTANG. Sebanyak 117 orang yang terdiri dari 98 tenaga pendidik atau guru dan 19 sebagai tenaga penyuluh pertanian yang mengikuti test seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahap 1 tingkat Kabupaten Sintang. Untuk memastikan kelancaran proses seleksi tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Dra. Yosepha Hasnah,M.Si yang di damping Kepala BKPSDM Kabupaten Sintang Palentinus, Kadisdikbud Kabupaten Sintang Lindra Azmar dan Kepala Inspektorat Kabupaten Sintang Apolonaris Biong memantau langsung test yang berbasis komputerisasi itu di SMKN 1 Sintang, Sabtu (23/2/19) pagi. Sekda Kabupaten Sintang Yosepha Hasnah mengatakan kuota P3K yang diajukan untuk Kabupaten Sintang berjumlah 294 orang, namun dalam formasi yang di tetapkan oleh Kemenpan RB RI hanya 224 orang saja dan yang mendaftar sampai batas waktu yang telah di tetapkan berjumlah 117 orang yang terdiri dari 98 tenaga pendidik atau guru dan 19 orang tenaga penyuluh pertanian. “yang mengikuti test ini memang yang sudah memenuhi syarat, kalau tidak memenuhi syarat tidak bisa ikut test, karena memang P3K ini pun syaratnya sama dengan CPNS yakni harus S1 atau sarjana dan pesertanya pun yang sudah terdaftar di database BKN RI, kalau di luar itu kami belum tau, yang jelas mereka ini sudah memenuhi syarat test ini”kata Sekda. Untuk proses test tersebut jelas Yosepha di lakukan dua kategori yakni test tertulis dan test wawancara. Test tertulis sendiri sebanyak 120 soal pilihan ganda dengan durasi waktu 100 menit. Sementara test wawancara dimana para peserta harus menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sudah di siapkan dalam system komputerisasi tersebut. “hari ini ada dua sesi ya, sesi pertama ini sebanyak 60 orang, 57 untuk sesi kedua, semua proses test tersebut menggunakan sistem komputer sama seperti CPNS kemarin, mudah-mudahan semuanya bisa lulus ya di p3k ini”ungkap yosepha. Yosepha menambahkan jika lulus seleksi P3K ini dalam proses kerjanya peserta yang di nyatakan lulus nanti jika sudah bekerja untuk hak dan kewajibannya sama dengan ASN, hanya saja P3K ini tidak menerima hak pensiun dan untuk perlakuan lainnya seperti apa hal tersebut masih menunggu aturan lebih lanjut dari Kemenpan RB RI Sementara itu Kadisdikbud Kabupaten Sintang Lindra Azmar mengatakan peserta yang mengikuti test seleksi tahap 1 P3K ini merupakan peserta Kategori 2 atau K2 yang 2013 lalu tidak lulus tapi sudah terdaftar di database BKN RI pusat. “untuk tenaga pendidik atau guru yang kemarin mendaftar ada 101, tapi yang memenuhi syarat administrasi 98 orang, yang 3 orang tidak memenuhi syarat administrasi”kata lindra. Terkait penempatan para tenaga pendidik yang nanti lulus dalam mengikuti test P3K ini, Lindra menjelaskan bahwa akan diupayakan di kembalikan ke daerah asalnya sesuai dengan pilihan para peserta sebelumnya, terlebih memang untuk honor K2 ini juga tenaga guru yang di butuhkan oleh sekolah di mana tempat mereka mengajar sebelumnnya. “kita berharap teman-teman yang ikut p3k ini lulus semualah, walaupun ada passing gradenya, karena formasi yang sudah di tentukan pusat yakni 225 orang untuk sintang, hanya 117 orang yang daftar, jadi ini kesempatan merekalah”tutup lindra.

Bupati Sintang Lakukan Kunker Ke Desa Kupan Jaya Kecamatan Tempunak

Posted by On Februari 23, 2019



Sintang - Bupati Sintang, dr. Jarot Winarno, M.Med.PH melakukan kunjungan kerja ke Desa Kupan Jaya Kecamatan Tempunak Sintang, Sabtu (23/02/2019).

Perjalanan yang cukup panjang ditempuh oleh Bupati Sintang dan rombongannya. Beberapa titik jalan menuju bagian hulu Kecamatan Tempunak pun menyebabkan mobil rombongan amblas.

Hal itu tak menyurutkan orang nomor satu di Sintang itu untuk mendatangi rakyatnya. Meski awalnya direncanakan akan menutup turnamen sepak bola Kupan Jaya Cup 2019, namun Bupati dan rombongan tidak dapat menunggu hingga selesai pertandingan final dikarenakan cuaca yang kurang bersahabat dan kondisi jalan yang kurang baik.

Sehingga jadwal kunjungan dipercepat. "Inikan salah satu bentuk pelaksanaan program desa yang dicanangkan Bapak Presiden, pengembangan sarana olah raga desa," kata Jarot.

"Selain itu pembuatan embung, pembentukan BUMDes dan pemilihan produk unggulan desanya, itu kata pak kadesnya sedang dalam proses," lanjutnya. Lapangan sepak bola yang sudah dilengkapi dengan podium semi permanen dan pagar kayu di Desa Kupan Jaya terlihat ramai sore itu. Ribuan warga dari berbagai desa sekitar tampak memadati pinggir lapangan.

Begitu juga warung-warung warga tampak ramai pengunjung, Roda ekonomi berputar cepat, saat ada kehidupan di sarana olahraga.

Banyak ragam sayur-mayur diperjual belikan di sekitar area lapangan. Sebagian warga juga menjajakan buah-buahan hutan. Bupati Sintang tampak menikmati aneka ragam buah hutan yang disajikan warganya.

"Ini ada pekawai, sejenis durian. Ada buah Embak, seperti manggis. Ada buah Perut Kelik, seperti rambutan kecil, sebesar jari kelingking,"tuturnya.

"Hutan kita memberi sangat banyak hasil bumi, bisa langsung kita nikmati setiap waktu," tambahnya.

Sebagai salah seorang penggemar olahraga sepak bola, Bupati Sintang tampak sangat menikmati pertandingan final tersebut. Laga final ini mempertemukan tim dari Desa Pulau Jaya Pulau Seperanduk Kecamatan Tempunak melawan tim SP2 Solam Raya Kecamatan Sungai Tebelian. 

Disela-sela kunjungan tersebut, Bupati Sintang menyempatkan diri meresmikan salah satu warung kopi milik warga. Beliau menyebut inilah bentuk perkembangan dan pertumbuhan ekonomi di kawasan pinggir Sintang.

"Saat ini di Kupan Jaya prioritas pembangunan kita itu soal ketersediaan listrik, sinyal dan jalan," ungkapnya.

Sementara itu  Anggota DPRD Provinsi KalBar, Krisantus menyampaikan bahwa kegiatan ini penting untuk mengajak masyarakat berkumpul dan memanfaatkan fasilitas desa.

“kami sangat mendukung perkembangan yang terjadi di daerah-daerah kita khususnya seperti di Kupan Jaya ini,” kata Kris. 

“sebagai wakil rakyat, kami berusaha semampu kami untuk memfasilitasi pembangunan ini, baik itu melalui dialog dengan masyarakat, kita bantu mencariakn solusi dari permasalahan yang terjadi,” tambahnya.

 L"Untuk tahun ini ada 65 tim yang ikut serta dalam turnamen tuk, " kata Conatus,S.Sos selaku kepala Desa Kupan Jaya. "Tim-tim yang berpartisipasi datang dari berbagai desa di Kecamatan Tempunak, bahkan ada tim dari Kabupaten Melawi dan Kabupaten Sekadau," pungkasnya.

Pewarta : Andi Suriyadi

Kecelakaan Maut Merengut Satu Korban Nyawa

Posted by On Februari 22, 2019



Sanggau - Peristiwa tak diduga kecelakaan maut yang terjadi di ruas jalan trans Kalimantan atau jalanintas Toba-Tayan, kecelakaan ini merengut satu korban nyawa sehingga menewaskan HS (17 tahun) yang merupakan salah seorang pelajar, dan merupakan warga asal Desa Lumut, kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.30 Wib, Jum'at 22/02/19.

Menanggapi hal tersebut Kapolres Sanggau AKBP. Imam Riyqdi melalui Pelaksana Harian (Plh) Kapolsek Toba, Ipda. Sukiwandi menjelaskan bahwa kecelakaan lalu lintas ini berawal dari sebuah sepeda motor merk Vega R, dengan nomor Polisi KB.5100.UC yang dekendarai oleh HS dengan memboncengi temannya WA (16 tahun) saat hendak pergi sekolah.

"Ya, korbannya pelajar, saat mau pergi ke sekolah. Kejadiannya pagi-pagi" ujarnya.

Namum belum juga jauh perjalanan mereka tiba-tiba sepeda motor yang ditunggangi HS bersama dengan temannya ini bersenggolan dengan sebuah kendaraan yang tidak diketahui identitasnya. 

Tak ayal, HS pun tidak dapat mengendalikan sepeda motornya sehingga terjatuh, Korban WA meloncat kesebelah kiri jalan, Sementara korban HS (17) meloncat kesebelah kanan.

Namun nahasnya, disaat bersamaan dan dari arah berlawanan melintas kendaraan Truck Tronton dengan nomor Polisi KB. 8677.AU yang dikendarai oleh IB (40tahun) warga Kabupaten Mempawah, bermuatan alat berat jenis exavator.

Tapi malangnya tak dapat ditolak, dalam hitungan detik HS yang meloncat tersebut masuk dalam kolong kendaraan tersebut dan terlindas.

Korban langsung meninggal di tempat kejadian perkara (TKP). Sedangkan rekan korban WA selamat dalam kejadian tersebut.

Mendapati kejadian tersebut, petugas Polsek Toba langsung meluncurkan ke TKP dan melarikan korban ke Puskesmas Kawat Kecamatan Tayan Hilir dibantu warga. Selanjutnya barang bukti (BB) diamankan di Mapolsek Toba, Hingga berita ini dinaikan pihak Kepolisian masih menangani perkara ini sesuai perosedur.(red/A).

Sumber : Detiksatu.com

Bupati Sintang Ikut Panen Raya

Posted by On Februari 22, 2019



Sintang (zonatengah.com) - Bupati Sintang, Jarot Winarno, melakukan panen perdaha hasil kebun warga di Gang Gamajaya Desa Baning Kota Sintang, Jumat (22/02/2019).

“kita melihat kesadaran masyarakat kota, bahwa tanah ndak banyak sementara manusianya bertambah, sehingga kita harus mengoptimalkan lahan disekitar kita,” kata Jarot.

Jarot juga menjelaskan ada beberapa aternatif yang dapat dilakukan warga perkotaan dalam mensiasati minimnya lahan perkebunan.

Dapat menggunakan system penanaman hidroponik, vertikal, polybag dan menggunakan pot. “dengan adanya inisiatif kebun di pekarangan begini, kita harapkan ada bank sampah di lingkungan ini,” kata  Jarot lagi.

 “saya berharap hal ini dapat ditirulah oleh masyarakat yang lain bah,” harapnya. Bupati dan rombongan dari Solidaridad memetik kacang panjang, tomat, cabai, terung dan sawi yang ada ada dipekarangan warga tersebut.

Puluhan warga sekitar yang didominasi oleh ibu-ibu kelompok wanita tani ikut serta dalam kegiatan ini.

Pada kesempatan tersebut, dilakukan pula penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Sintang dengan Yayasan Solidaridad Network Indonesia.

Memorandum of Understanding (MoU) tersebut berisi tentang kesepakatan kemitraan strategis kedua belah pihak dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Sintang. The Solidaridad Country Manager for Indonesia, Mr. Kulbir Mehta mengungkapkan rasa terima kasih dan senangnya atas kerjasama organisasi yang dipimpinnya dengan Pemerintah Kabupaten Sintang.

Menurutnya kerjasama ini akan menajdi contoh yang baik dalam keikutsertaan untuk mengatasi emisi karbon dan melakukan pertanian-perkebunan yang berkelanjutan. 

“kita juga berfokus pada peningkatan kesejahteraan petani,” kata Kulbir. “desa atau gang hijau kita harapkan kita tahun ini akan mendapat penghargaan dari kementrian lingkungan hidup,” tambahnya.  
Pihaknya juga beterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sintang yang telah membangun kerja sama dengan Keling Kumang Group (Solidaridat), ia berharap agar dengan adanya MoU ini kita dapat membngun kehidupan masyarakat lebih baik lagi, kata Kubir.

Pewarta : Andi Suriyadi

Hari Peduli Sampah Nasional, Polres Sintang Peringati Dengan Kerja Bakti

Posted by On Februari 21, 2019




Sintang - Bertempat di Taman Bunggur Sintang depan rumah dinas Bupati Kecamatan Sintang Kabupaten Sintang telah dilaksanakan kegiatan Kerja Bakti Sinergitas TNI – Polri beserta Dinas Kebersihan dan instansi terkait pukul 08.00 Wib dalam rangka Hari Peduli Hari Sampah Nasional (HPSN), Kamis (21/02/2019).

 Dengan semangat menciptakan lingkungan sungai yang sehat dan jauh dari penyakit akibat tumpukan sampah, maka para personil TNI – Polri bersama dengan unsur Dinas Kebersihan dan instansi terkait menggelar kegiatan tersebut, yang mana kerja bakti ini sendiri dipimpin oleh Wakapolres Sintang Kompol Amri Yudhi, S.S.Ik., M.H.

Sebelum memulainya kegiatan Kerja Bakti, Adapun Wakapolres Sintang menyampaikan amanat dan pesan dari Direktorat Polairud Polda Kalbar Kombes Pol Alex Fauzi Rasad yang mengingatkan tidak hanya kepada seluruh anggota TNI-Polri yang hadir pada kegiatan ini tetapi seluruh masyarakat yang bermukim di daerahnya masing-masing agar menjaga kebersihan lingkungan karena merupakan sebagian dari iman untuk menjaga lingkungan tetap bersih dari sampah-sampah.

Kebetulan upacara tesebut dilaksanakan di pinggiran sungai Kapuas maka dari itu target kerja bakti kali ini yaitu membersihkan wilayah sekitaran sungai kapuas.

Dengan berbekal kantung sampah dan sapu lidi, peserta yang hadir ini melaksanakan kerja bakti dengan penuh semangat walaupun bisa dikatakan kondisi cuaca pada pagi hari ini terlihat sangat mendung.

Seiring hal tersebut diatas, maka atas kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan sekiranya dengan unsur TNI-Polri dan Dinas Kebersihan yang memulai duluan kerja bakti di pagi hari ini, diharapkan sekiranya masyarakat yang bermukim di pesisir sungai juga lebih sadar akan sebab dan akibat dari tumpukan sampah yang mengotori wilayah perairan dan hanya dibiarkan saja dapat menjadi sumber penyakit sehingga diperlukan kesadaran setiap warga Sintang untuk membersihkannya.

Diakhir kalimatnya Wakapolres Sintang mengatakan “Semoga kegiatan ini bisa berkelanjutan bermanfaat bagi masyarakat dan bernilai ibadah karena kebersihan merupakan sebagian dari iman” ucap Kompol Amri.

“Menjaga kondisi lingkungan di wilayah perairan bukan hanya tugas kami sebagai Satuan Polisi Perairan, tapi hal ini merupakan kewajiban setiap warga kota sintang. Sesuai dengan slogan dari Kota Sintang mari kita wujudkan “Kota Sintang Bersemi” dengan memulai dari hal yang kecil yaitu menjaga lingkungan tetap bersih dari sampah-sampah” Tambah Kasat Polair AKP Fahri Gunawan.(red)

PKS Ngabang Akan Mengolah TBS  Kembali,  Sekarang Dalam Perbaikan

Posted by On Februari 21, 2019



Landak (Ngabang)- Pabrik Minyak Sawit (PKS) PTPN Kebun Ngabang dalam waktu dekat ini akan mengolah kembali Tandan Buah Segar (TBS). Untuk persiapan pengolahan pihak manajemen PKS sedang melakukan perbaikan, saat ini material seperti semen dan kerangka baja sudah dipersiapkan.



Kapasitas pabrik akan mengolah 30 ton/jam. Manejer PKS, Asri Siswanto, Rabu, (20/2/2019), di kantornya mengatakan, " Tempo hari kita rencanakan bulan April 2019 sudah bisa mengolah TBS kembali.

Alhamdulillah material yang diperlukan untuk perbaikan sudah datang, yaitu 11 rol kerangka baja, dan 1200 sak  semen, material ini untuk perbaikan lantai," terang Asri. Dia menambahkan, mudah mudahan dalam beberapa bulan kedepan pabrik bisa beroperasi kembali.

Asri menyatakan  bahwa PKS kembali mengolah dan membeli TBS dengan harga yang sesuai, untuk itu diminta kepada petani untuk dapat menjual TBSnya kepada PTPN Kebun Ngabang, karena TBS akan di bayar secara kontan. (Red)

Pejabat Sintang Lakukan Pelaporan SPT Tahunan Pajak Penghasilan Pribadi

Posted by On Februari 21, 2019

Bupati Sintang, Jarot Winarno bersama Wakil Bupati Sintang, Askiman dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah melakukan pelaporan SPT tahunan pajak penghasilan pribadi secara online menggunakan e-filling yang diprakarsai oleh KPP Pratama Sintang, dilaksanakan di Lobby Kantor Bupati Sintang, Jalan Pangeran Muda, Kelurahan Tanjung Puri, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, pada hari Rabu, (20/2/2019). Pada kesempatan tersebut, Bupati Sintang, Wakil Bupati Sintang, Sekda Sintang melaporkan SPT Tahunannya dihadapan para pegawai KPP Pratama dengan menggunakan laptop yang sudah disediakan, tidak hanya itu, Asisten yang ada dilingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang serta para pimpinan OPD yang turut serta melakukan pelaporan SPT tahunan Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan bahwa dengan membayar pajak maka akan membantu pembangunan di Negeri ini, “kita melihat bahwa negara ini, pajak merupakan sumber utama untuk membiayai pembangunan, tentunya nikmat pembangunan itu mengalir terus hingga ke pelosok tanah air, termasuk di Kabupaten Sintang”, kata Jarot. Menurut Bupati Sintang bahwa sebagai warga negara Indonesia yang taat akan pajak maka itu merupakan bagian dari cinta Indonesia, “kalau kita patuh pajak itu merupakan bagian dari cinta tanah air, karena pajak merupakan kewajiban kita sebagai warga negara, jadi kita sadari bersama membayar pajak memang wajib dalam pemenuhan kewajiban selaku warga negara”, tuturnya. Selain itu juga, Jarot menenekankan agar masyarakat wajib pajak harus tepat waktu dalam membayar pajak, “perlu diketahui bahwa saat ini di Kabupaten Sintang sendiri angka membayar pajak semakin bertambah, tapi masih ada juga yang belum membayar pajak, tapi yang paling penting adalah bagaimana kita harus tepat waktu untuk membayar pajak”, ucapnya. Jarot memberikan apresiasi kepada pihak KPP Pratama karena dengan metode pelaporan SPT ini semakin mudah digunakan oleh semua kalangan yang membayar wajib pajak, “jadi KPP Pratama ini luar biasa kepada kita, karena telah banyak memberikan berbagai kemudahan dalam pelayanan pajak, seperti ini pelaporan SPT menggunakan e-filling, jadi sangat mudah, kemudahan bentuk pelayanan dari KPP Pratama ini akan meningkatkan kesadaran kita untuk membayar pajak”, ungkap Jarot. “kalau sampai saat ini belum ada yang bayar pajak itu sungguh terlalu, tentunya perlu ada panutan, perlu ada contoh, seperti saya Bupati Sintang, seperti pak Wakil Bupati Sintang, dan Bu Sekda Sintang, kita memberikan contoh kepada masyarakat, agar masyarakat selaku para wajib pajak lainnya mengikuti untuk membayar pajak, ini yang kita lakukan bersama”, tambah Jarot. Selain itu juga, Kepala KPP Pratama Sintang, Subandono Rahmadi menyampaikan bahwa kegiatan pelaporan SPT tahunan ini diselenggarakan di Kantor Bupati dengan tujuan untuk memberikan contoh kepada masyarakat, “dengan diselenggarakan kegiatan ini maksud dan tujuan kami agar seluruh Warga Negara Indonesia khususnya di Kabupaten Sintang untuk meneladani apa yang ditunjukkan oleh para pimpinan pejabat Pemkab Sintang sebagai ASN yang patuh membayar pajak SPT Tahunan dalam rangka pemenuhan kewajiban perpajakan dalam hal pelaporan SPT”, kata Subandono. Perlu diketahui bahwa KPP Pratama mengusung kegiatan dengan nama Aksi Panutan, “jadi kami selenggarakan kegiatan ini dalam rangka penyampaian SPT tahunan PPh orang pribadi dengan nama sebutan Aksi Panutan, dimana para pimpinan dan para ASN bisa mencontohkan yang baik dalam pelaporan SPT tahunan ini kepada masyarakat luas”, tambahnya.

Kadispora Sintang Mewakili Wakil Bupati Sintang Serahkan Penghargaan Kepada Lemkari Sintang

Posted by On Februari 21, 2019

SINTANG. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang, Dr. Hendrika Ika mewakili Wakil Bupati Sintang, Drs. Askiman, MM menyerahkan penghargaan kepada pimpinan Lembaga Karatedo Indonesia Cabang Sintang di Balai Pegodai komplek rumah Dinas Wakil Bupati Sintang, Rabu (20/02/2019). "capaian yang sudah dilakukan LEMKARI ini merupakan perwujudan visi pembangunan kita, menjadikam masyarakat Sintang yang sehat melalui olahraga," ujar Hendrika. "Kegiatan-kegiatan turnamem ini menjadi wadah pembinaan bagi atlit olahraga Sintang khususnya dalam bidang bela diri," sambungnya. Menurut Hendrika kegiatan ini merupakan bentuk kegiatan positif di luar sekolah yang sangat membanggakan. Dengan keikutsertaan tersebut, anak-anak Sintang dapat menjadi kaum muda pemenang, terlebih sudah ada yang ikut pembinaan melalui latihan bela diri karate sejak dini. "Kami berharap bonus yang diterima ini, jangan dilihat dari jumlahnya namun dilihat apresiasi pemerintah atas prestasi yang telah diraih," kata wanita yang akrab disapa Ika itu. "Semoga bisa menjadi motivasi bagi para atlit dan anggota Lemkari lainnya," pungkasnya. Penghargaan ini diberikan Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang atas kontribusi LEMKARI Sintang pada kejuaraan Karate Open Tournamen LEMKARI antar pelajar se-Kalimantan Barat di Singkawang tanggal 18 - 19 Desember lalu. Pada kesempatan ini Hendrika juga menyerahkan bonus bagi para atlit, manajer dan offisial dari LEMKARI Sintang. "Ini merupakan motivasi bagi anak-anak kita, terlebih lagi prestasi kita pun di Singkawang kemarin sangat membanggakan," kata Sadarli, SH selaku. Semoga ini dipertahankan semua anggota LEMKARI Sintang. Ketua Komtek LEMKARI Sintang, Sadarli, SH pada turnamen tersebut LEMKARI Sintang mendapatkan posisi sebagai runner up. Ada 23 atlit yang mendapatkan mendali, 7 mendali emas, 9 mendali perak dan 7 mendali perunggu. Ada 126 orang anggota LEMKARI Sintang hadir pada acara tersebut. Para atlit mempertunjukkan sejumlah atraksi sebagaimana yang dilombakan pada saat turnamen.

Kadis LH Wakili Bupati Buka Sosialisasi Aturan Pungutan PNBP

Posted by On Februari 21, 2019

SINTANG. Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Drs.M. Darmanata, MM mewakili Bupati Sintang, dr. Jarot Winarno, M.Med.PH membuka sosialisasi aturan pungutan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor Kehutanan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sintang, Selasa (19/02/2019). "Kita pernah dengar kasus petugas yang menjalani kasus hukum memungut iuran di kawasan konservasi, nah kita tidak ingin hal itu terjadi di kabupaten Sintang, untuk itulah kita perlu tahu dan dengar tentang aturan-aturan terkait," kata pria yang akrab disapa Nata ini. "Kita mau, masyarakat kita tertib aturan dalam mengelola kawasan taman wisata alam kita, seperti Kelam," tambahnya. Secara khusus sosialisasi ini membahas tentang pungutan PNBP di kawasan konservasi. Materi sosialisasi disampaikan oleh Bagian Teknik dan Kerjasama Teknis Direktorat Jendral Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat, Sadtata Noor Adirahmanta, S.Hut.,M.T. menyampaikan bahwa tujuan sosialisasi ini dalam rangka mengoptimalkan PNBP di sektor Kehutanan. "Kita semua ingin mengetahui aturan hukum khususnya tentang pungutan di kawasan wisata alam supaya teknis kerja dalam hal memungut iuran tidak menjadi batu sandungan dalam kerja kita selaku pelaksana konservasi dan Dinas Pariwisata," kata Noor. "Kebetulan Kabupaten Sintang memiliki kawasan taman wisata alam, TWA Bukit Kelam," tambahnya lagi. Agus Suprianto, Kepala bagian hukum, kerjasama dan teknik Sekretariat Direktorat Jendral Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyampaikan sekilas aturan-aturan yang menaungi pengaturan pungutan dan iuran di kawasan konservasi. "Kabupaten tidak memiliki kewenangan atas sektor kehutanan ya, hanya saja di kabupaten ada perwakilan balai yang akan bekerjasama dengan Pemda untuk mengurus aturan PNBP sektor kehutanan yang ada di Sintang ini," papar Agus. "Bentuk PNBP yang ada itu kan bentuknya, pungutan karcis masuk dan iuran," tambahnya. "Untuk urusan pungutan dan iuran ini, kepala balai hanya bisa menyimpan dana pungutan selama 2x24 jam lalu harus disetor ke kas negara, dan tata caranya pun sudah diatur di dalam undang-undang," ungkap Agus lagi. "Pungutan masuk hutan wisata, taman nasional dan taman hutan rakyat merupakan penerimaan dari pemanfaatan jasa lingkungan. Termasuk pungutan terhadap pemanfaatan tumbuhan dan satwa liar, " sambungnya. "TWA kelam itu aturan besaran karcis sudah d atur dalam peraturan presiden, di atur oleh pusat. Karna masuk d rayon III di aturannya, karcis pungutan masuknya itu Rp5.000,- tidak boleh lebih dari itu ya," kata Agus. Turut hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Dr. Hendrika Ika, Kadis Pemuda, Olahraga dan Pariwisata. Perwakilan dari Kecamatan Kelam Permai dan sejumlah instansi terkait yang ada di lingkungan Pemda Sintang.

Kadisporapar Sintang Serahkan Penghargaan Kepada LEMKARI Sintang

Posted by On Februari 20, 2019



Sintang - Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang, Dr. Hendrika Ika mewakili Wakil Bupati Sintang, Drs. Askiman, MM menyerahkan penghargaan kepada pimpinan Lembaga Karatedo Indonesia Cabang Sintang di Balai Pegodai komplek rumah Dinas Wakil Bupati Sintang, Rabu (20/02/2019).

"capaian yang sudah dilakukan LEMKARI ini merupakan perwujudan visi pembangunan kita, menjadikan masyarakat Sintang yang sehat melalui olahraga," ujar Hendrika.

"Kegiatan-kegiatan turnamem ini menjadi wadah pembinaan bagi atlit olahraga Sintang khususnya dalam bidang bela diri,"tambah Hendrika.

Menurut Hendrika kegiatan ini merupakan bentuk kegiatan positif di luar sekolah yang sangat membanggakan, dengan keikutsertaan tersebut, anak-anak Sintang dapat menjadi kaum muda pemenang, terlebih sudah ada yang ikut pembinaan melalui latihan bela diri karate sejak dini.

"Kami berharap bonus yang diterima ini, jangan dilihat dari jumlahnya namun dilihat apresiasi pemerintah atas prestasi yang telah diraih," kata wanita yang akrab disapa Ika itu.

"Semoga bisa menjadi motivasi bagi para atlit dan anggota Lemkari lainnya," pungkasnya.

Penghargaan ini diberikan Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang atas kontribusi LEMKARI Sintang pada kejuaraan Karate Open Tournamen LEMKARI antar pelajar se-Kalimantan Barat di Singkawang tanggal 18 - 19 Desember lalu.

Pewarta : Andi Suriyadi

Bupati Sintang Beserta Para Pejabat Dilingkungan Pemkab Sintang Lakukan Pelaporan Pajak Peribadi

Posted by On Februari 20, 2019



Sintang - Bupati Sintang, Jarot Winarno bersama Wakil Bupati Sintang, Askiman dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah melakukan pelaporan SPT tahunan pajak penghasilan pribadi secara online menggunakan e-filling yang diprakarsai oleh KPP Pratama Sintang, dilaksanakan di Lobby Kantor Bupati Sintang, Jalan Pangeran Muda, Kelurahan Tanjung Puri, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, pada hari Rabu, (20/2/2019).



Pada kesempatan tersebut, Bupati Sintang, Wakil Bupati Sintang, Sekda Sintang melaporkan SPT Tahunannya dihadapan para pegawai KPP Pratama dengan menggunakan laptop yang sudah disediakan, tidak hanya itu, Asisten yang ada dilingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang serta para pimpinan OPD yang turut serta melakukan pelaporan SPT tahunan Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan bahwa dengan membayar pajak maka akan membantu pembangunan di Negeri ini.

“kita melihat bahwa negara ini, pajak merupakan sumber utama untuk membiayai pembangunan, tentunya nikmat pembangunan itu mengalir terus hingga ke pelosok tanah air, termasuk di Kabupaten Sintang”, kata Jarot. 


Menurut Jarot bahwa sebagai warga negara Indonesia yang taat akan pajak maka itu merupakan bagian dari cinta Indonesia, “kalau kita patuh pajak itu merupakan bagian dari cinta tanah air, karena pajak merupakan kewajiban kita sebagai warga negara, jadi kita sadari bersama membayar pajak memang wajib dalam pemenuhan kewajiban selaku warga negara”, tuturnya.

Selain itu, Jarot menenekankan agar masyarakat wajib pajak harus tepat waktu dalam membayar pajak, “perlu diketahui bahwa saat ini di Kabupaten Sintang sendiri angka membayar pajak semakin bertambah, tapi masih ada juga yang belum membayar pajak, tapi yang paling penting adalah bagaimana kita harus tepat waktu untuk membayar pajak”, ucapnya.

Lebih lanjut Jarot memberikan apresiasi kepada pihak KPP Pratama karena dengan metode pelaporan SPT ini semakin mudah digunakan oleh semua kalangan yang membayar wajib pajak.

“jadi KPP Pratama ini luar biasa kepada kita, karena telah banyak memberikan berbagai kemudahan dalam pelayanan pajak, seperti ini pelaporan SPT menggunakan e-filling, jadi sangat mudah, kemudahan bentuk pelayanan dari KPP Pratama ini akan meningkatkan kesadaran kita untuk membayar pajak”, ungkap Jarot. 

“kalau sampai saat ini belum ada yang bayar pajak itu sungguh terlalu, tentunya perlu ada panutan, perlu ada contoh, seperti saya Bupati Sintang, seperti pak Wakil Bupati Sintang, dan Bu Sekda Sintang, kita memberikan contoh kepada masyarakat, agar masyarakat selaku para wajib pajak lainnya mengikuti untuk membayar pajak, ini yang kita lakukan bersama”, tambahnya.

Sementara itu, Kepala KPP Pratama Sintang, Subandono Rahmadi menyampaikan bahwa kegiatan pelaporan SPT tahunan ini diselenggarakan di Kantor Bupati dengan tujuan untuk memberikan contoh kepada masyarakat.

“dengan diselenggarakan kegiatan ini maksud dan tujuan kami agar seluruh Warga Negara Indonesia khususnya di Kabupaten Sintang untuk meneladani apa yang ditunjukkan oleh para pimpinan pejabat Pemkab Sintang sebagai ASN yang patuh membayar pajak SPT Tahunan dalam rangka pemenuhan kewajiban perpajakan dalam hal pelaporan SPT”, kata Subandono. 

Sebab Perlu diketahui bahwa KPP Pratama mengusung kegiatan dengan nama Aksi Panutan, “jadi kami selenggarakan kegiatan ini dalam rangka penyampaian SPT tahunan PPh orang pribadi dengan nama sebutan Aksi Panutan, dimana para pimpinan dan para ASN bisa mencontohkan yang baik dalam pelaporan SPT tahunan ini kepada masyarakat luas”, tambahnya. (Red/Andi)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *