226 Sarjana Baru Lulusan STKIP PK Angkatan Ke XI

Posted by On April 10, 2021

Sintang, Zonatengah.com---Sekolah Tinggi Ilmu Pendidikan (STKIP) Persada Khatulistiwa Kembali mewisuda kan sebanyak 226 Wisudawan/Wisudawati, yang terdiri dari lima program studi Sarjana S1 angkatan ke XI (Sebelas), Tahun akademik 2020/2021.Sabtu (9/4/202) di ruang auditorium STKIP Persada Khatulistiwa Sintang, Jalan Pertamina Kelurahan Sengkuang Sintang.

Ketua STKIP Persada Khatulistiwa Sintang, Didin Safrudin, S.P.,M.Si mengatakan secara keseluruhan setelah lulusan hari ini, jumlah Alumni STKIP Persada Khatulistiwa Sintang, berjumlah 3311 (Tiga Ribu Tiga Ratus Sebelas) orang. Dikatakannya mengatakan ketatnya persaingan aspek lingkungan sehingga sangat diperlukan suatu kompetisi yang dapat diandalkan. Oleh sebab itu ia menilai bahwa pengalaman dan ilmu yang telah diperoleh para wisudawan dan wisudawati selamat mengikuti program studi di STKIP Persada Khatulistiwa Sintang dapat menjadi bekal dalam berpikir dan bertindak.

“Menghadapi persaingan yang sangat kompetitif saat ini maka, STKIP Persada Khatulistiwa Sintang terus berkomitmen dan didukung oleh Perkumpulan Badan Pendidikan Karya Bangsa Kabupaten Sintang dalam pengembangan sarana dan prasarana, dan yang lainnya,” ujarnya.

Ia menambahkan tentang peningkatan daya saing bangsa dan mutu lulusan, STKIP Persada Khatulistiwa Sintang memberikan bekal pendidikan berkarakter bagi mahasiswa dengan melalui penelitian. Untuk itu ia berharap para wisudawan dan wisudawati dapat memanfaatkan kemampuannya dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Perkumpulan Badan Pendidikan Karya Bangsa Kabupaten Sintang Dr. Drs. Y.AT. Lukman Riberu, M.Si, menjelaskan dalam pelaksanaan wisuda hari ini juga tetap melaksanakan protokol kesehatan. Dengan telah diwisudakan lulusan angkatan ke XI (Sebelas) ini, ia mengatakan bahwa jumlah Alumni STKIP Persada Khatulistiwa Sintang telah melebihi tiga Bataliyon. 

“Kalau mereka ini semua kita telah berikan mereka sumber daya yang bagus, jadi kalau mereka pulang bukan hanya untuk Sintang dan juga untuk Kabupaten yang lain,” kata Lukman Riberu.

Selain itu ia juga menjelaskan saat ini di STKIP Persada Khatulistiwa Sintang sudah memiliki sembilan Program Studi (Prodi), dari sembilan prodi yang sudah diwisudakan sebanyak lima prodi, yaitu Biologi, Pendidikan Bahasa dan Sastra, PKN, PGSD, dan Pendidikan Ekonomi. (Kita ada sembilan prodi, yang sudah kita wisudakan lima. Tahun depan akan tambah lagi dua yang sudah bisa wisuda, yaitu prodi Bahasa Inggris dan PAUD,” tambahnya.

Ia berharap semua Alumni dapat memanfaatkan ilmu sesuai dengan kemampuan masing-masing. “Harapan kita mereka semua bisa memanfaatkan semua keinginannya, mereka jangan menunggu tunggu ada lowongan dan sebagainya tetapi mereka tidak berbuat,” pungkasnya.

Sementara itu,  Bupati Sintang melalui Staf Ahli Bupati Sintang Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Arbudin menjelaskan bahwa pemerintah Kabupaten Sintang sangat menaruh perhatian besar terhadap dunia pendidikan di Sintang. “ini juga merupakan salah satu visi pembangunan kita, yaitu untuk mewujudkan masyarakat Sintang yang cerdas. saya yakin, dengan pembangunan pendidikan yang optimal, akan membawa Kabupaten Sintang yang lebih maju dan sejahtera,” terang Arbudin.

“Peran guru, sangatlah penting dan menentukan. kita sangat membutuhkan partisipasi aktif dari para pemangku kepentingan untuk turut serta menyediakan guru sebagai bagian dari sistem pembangunan pendidikan kita. Maka dari itu, saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada pengurus yayasan dan civitas akademika STKIP Persada Khatulistiwa Sintang karena melahirkan intelektual- intelektual muda yang akan menjadi bagian penting dari perjalanan Kabupaten Sintang untuk membangun bumi senentang khususnya di dunia pendidikan,” tambahnya. (Mira)

Pemkab Sintang Ijinkan Pasar Juadah

Posted by On April 06, 2021

 

Sintamg, Zonatengah.com---Bupati Sintang Jarot Winarno, mengeluarkan Surat Edaran Nomor: 360/1864/BPBD/2021 tanggal 5 April 2021. Surat edaran tersebut berisikan tentang pedoman pelaksanaan kegiatan masyarakat selama bulan suci ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 H/ 2021 Masehi dalam masa pandemi covid-19 di Kabupaten Sintang. Dalam Surat Edaran tersebut, salah satu poin pentingnya adalah diperbolehkannya masyarakat membuka Pasar Juadah dengan berbagai persyaratan.

“Khusus bagi pelaku usaha pasar Ramadhan/pasar Juadah dapat melakukan kegiatan usaha dengan jam operasional mulai pukul 14.00 WIB sampai dengan pukul 18.00 WIB dengan menerapkan protokol kesehatan,” bunyi Surat Edaran tersebut.

“Bagi setiap orang, pelaku usaha, pemilik, pengelola, penyelenggara, dan penanggung jawab tempat usaha dan fasilitas umum jika melaksanakan aktivitas selama Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 H wajib melaksanakan protokol kesehatan dengan mewajibkan karyawan dan pengunjung untuk memakai masker dengan benar, wajib menyediakan sarana cuci tangan dengan sabun yang mudah diakses atau menyediakan cairan pembersih tangan (hand sanitizer), wajlb membatasi interaksi fisik dengan menjaga jarak antrian, dan jarak duduk antar pengunjung di tempat usaha dan fasilitas umum minimal 1 (satu) meter, tidak boleh berkerumun; dan membatasi aktivitas di tempat umum/keramaian,” ujar dia.

Ia juga menghimbau agar masyarakat dapat berbelanja dengan cara dibungkus atau tidak dikonsumsi (makan atau minum) di tempat, jam operasional usaha dibatasi sampai pukul 22.00 WIB, khusus bagi pelaku usaha kuliner yang menyediakan kebutuhan untuk sahur dapat dibuka dengan jam operasional sampai dengan jatuhnya waktu Imsak, dengan menerapkan protokol kesehatan. “Tempat usaha atau fasilitas umum agar tidak menggunakan tirai penutup dalam rangka memudahkan pengawasan penerapan protokol kesehatan,” terangnya. (Red)

Sudiyanto Sampaikan LKPJ 2020 Ke DPRD

Posted by On April 06, 2021

 

Sintang, Zonatengah.com---Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto menyampaikan sambutan terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Sintang tahun 2020 pada Rapat Paripurna ke-5 masa persidangan I tahun 2021 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Sintang tahun 2020, di Ruang Sidang Kantor DPRD Kabupaten Sintang, Selasa (6/4/2021).

Sudiyanto, menjelaskan bahwa penyampaian pertanggungjawaban penyelenggaraan urusan pemerintah daerah kepada DPRD merupakan upaya pembentukan keseimbangan antara dua fungsi penyelenggara pemerintah daerah yaitu fungsi eksekutif yaitu kepala daerah dan fungsi legislatif yaitu DPRD. Laporan keterangan pertanggungjawaban pada dasarnya merupakan progress report atas kinerja pembangunan selama satu tahun dan menjadi kegiatan evaluasi terhadap pelaksanaan rencana pembangunan jangka menengah daerah. Kegagalan dan keberhasilan pencapaian indikator kinerja akan dijadikan sebagai acuan tindakan perbaikan dalam penyelenggaraan pelaksanaan pembangunan Kabupaten Sintang di masa mendatang.

“Mengenai penjabaran anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), dapat disampaikan bahwa APBD Kabupaten Sintang tahun 2020 dibahas dan disetujui bersama oleh pemerintah daerah dan DPRD sehingga ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Sintang Nomor 18 Tahun 2019 tanggal 26 Desember 2019 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020 dan Peraturan Daerah Kabupaten Sintang Nomor 5 Tahun 2020 tanggal 27 Oktober 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Sintang Nomor 18 tahun 2019 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020,” terangnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan peraturan Daerah Nomor 18 Tahun 2019 selanjutnya dijabarkan dengan Peraturan Kepala Daerah yaitu Peraturan Bupati Sintang Nomor 104 Tahun 2019 tanggal 26 Desember 2019 tentang penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020. Sedangkan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2020 dijabarkan dalam Peraturan Bupati Sintang Nomor 70 tahun 2020 tanggal 27 Oktober 2020 tentang Perubahan Kedelapan atas Peraturan Bupati Sintang Nomor 104 Tahun 2019 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020.

Dikatakannya, Pada tahun 2020 merupakan masa yang cukup sulit bagi bangsa Indonesia akibat pandemi covid-19 dan tak ubahnya di Kabupaten Sintang. Dalam rangka penanganan corona virus disease 2019 (covid-19) dan atau menghadapi ancaman yang membahayakan perekonomian nasional, berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2020 Tentang Pencegahan Penyebaran dan Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (covid-19) di Lingkungan Pemerintah Daerah, dan Surat Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan Nomor: 119/2813/SJ dan Nomor 177/KMK.07/2020 tentang Percepatan Penyesuaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2020 dalam rangka penanganan corona virus disease 2019 (covid-19) serta pengamanan daya beli masyarakat dan perekonomian nasional, sehingga menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar organisasi, antar unit organisasi, antar program, antar kegiatan, dan antar jenis belanja serta akibat dari keadaan yang menyebabkan silpa tahun anggaran sebelumnya harus digunakan dalam tahun anggaran berjalan, maka dengan demikian dipandang perlu untuk melakukan perubahan APBD tahun anggaran 2020. Ia menyebutkan hal ini ditindaklanjuti dengan dilakukannya 7 kali perubahan penjabaran APBD Kabupaten Sintang yang ditetapkan dengan peraturan kepala daerah.

“Dapat pula disampaikan bahwa capaian kinerja keluaran program dan kegiatan untuk urusan pemerintahan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar, urusan pemerintahan wajib yang tidak berkaitan dengan pelayanan dasar, urusan pilihan maupun urusan pemerintahpada prinsipnya pemerintah kabupaten sintang tetap berupaya menindaklanjuti rekomendasi dimaksud. namun karena terjadinya refocusing/realokasi anggaran akibat covid-19, beberapa rekomendasi belum dapat ditindaklanjuti dan direncanakan akan dilakukan pada kesempatan yang akan datang. Demikianlah substansi secara umum LKPJ tahun anggaran 2020. Apa yang saya sampaikan ini, merupakan bagian yang tidak terpisah dari dokumen lengkap laporan keterangan pertanggung jawaban tahun 2020. Pada tahun terakhir periode kami mengabdi berbagai hasil dan permasalahan selama tahun 2020 yang telah dituangkan dalam LKPJ Bupati Sintang tahun 2020 diharapkan menjadi bahan masukan untuk mengarahkan perbaikan-perbaikan penyelenggaraan pemerintahan ke depan,” tambahnya.

Lanjut Sudiyanto, Keberhasilan yang dicapai dalam penyelenggaraan pemerintahan sesuai dengan tema rencana kerja pemerintah daerah Kabupaten Sintang tahun 2020 yaitu peningkatan infrastruktur dasar, ekonomi kreatif, reformasi birokrasi menuju kabupaten sintang yang berkelanjutan, maka prioritas pembangunan daerah tahun 2020 yaitu peningkatan infrastruktur dasar, peningkatan ekonomi kreatif, reformasi birokrasi dan Sintang yang berkelanjutan merupakan kinerja bersama antara pemerintah Kabupaten Sntang, DPRD dan didukung penuh oleh segenap unsur forum koordinasi pimpinan daerah, seluruh jajaran pemerintahan mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan, Desa/Kelurahan, serta partisipasi aktif berbagai organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, organisasi politik dan LSM, insan PERS, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh stakeholders daerah.

“Kami juga menyadari bahwa masih terdapat permasalahan-permasalahan yang harus segera diatasi dan dibenahi bersama. Oleh karena itu, saya mohon maaf kepada seluruh lapisan masyarakat kabupaten sintang atas segala kekurangan, kelemahan dan keterbatasan selama masa kepemimpinan bersama Wakil Bupati periode 2016-2021. Kami sangat bersyukur terciptanya suasana damai dan kondusif pada tahun 2020 dengan berbagai agenda penting terutama pemilihan kepala daerah serentak. kondisi ini merupakan dampak daripada koordinasi dan kerjasama yang baik dari seluruh seluruh jajaran aparatur pemerintah baik sipil maupun tni/polri beserta masyarakat. Semoga keadaan yang baik ini dapat terjaga dan ditingkatkan agar proses pemerintahan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat kabupaten sintang dapat berjalan optimal,” pungkasnya. (Am)

Jelang Ramadhan Bupati Sintang Keluarkan Edaran

Posted by On April 06, 2021

 

Sintang, Zonatengah.com---Bupati Sintang Jarot Winarno, yang juga Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang mengeluarkan Surat Edaran Nomor: 360/1864/BPBD/2021 tanggal 5 April 2021. Surat edaran tersebut berisikan tentang pedoman pelaksanaan kegiatan masyarakat selama bulan suci ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 H/ 2021 Masehi dalam masa pandemi covid-19 di Kabupaten Sintang.

Surat Edaran dikeluarkan sesuai dengan Peraturan Bupati Sintang Nomor 60 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Kabupaten Sintang. “Terkait pelaksanaan kegiatan masyarakat selama Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya ldul Fitri 1442 H / 2021 M dalam Masa Pandemi Covid-19 di Kabupaten Sintang, masyarakat Kabupaten Sintang hendaknya memperhatikan banyak hal,” terang dia.

“Pemerintah Kabupaten Sintang mengucapkan Selamat Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1442 H / 2021 M kepada seluruh warga masyarakat yang merayakannya. Marilah kita sambut dan laksanakan Ibadah di Bulan Suci Ramadhan ini dengan khidmat dengan mematuht protokol kesehatan, serta sambil terus berdoa bagi seluruh warga bangsa Indonesia agar terbebas dari pandemi Covid 19,” tambah Jarot.

Ia menegaskan, sehubungan dengan masih tingginya kasus penyebaran dan penularan Covid 19 di Kabupaten Sintang, untuk itu diminta perhatiannya bagi pengelola tempat Ibadah dalam melaksanakan kegiatan ibadah di Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah wajib melakukan sosialisasi, edukasi, dan penggunaan berbagai media informasi untuk memberikan pengertian dan pemahaman mengenai penerapan protokol kesehatan guna pencegahan dan pengendalian covid-19.

“Memastikan para jamaah untuk wajib memakai masker dengan benar pada saat beribadah. Warga masyarakat yang berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG), sakit, memiliki keluhan kesehatan, dan/atau mempunyai penyakit kronis_ disarankan untuk tidak mengikuti Shalat Tarawih berjamaah. Wajib menyediakan sarana cuci tangan dengan sabun yang mudah diakses atau menyediakan cairan pembersih tangan (hand sanitizer). Wajib mengatur jarak antar jamaah minimal 1 (satu) meter. Melakukan pembersihan dan disinfeksi lingkungan serta area tempat ibadah secara berkala. Memastikan sirkulasi udara di tempat ibadah sehat dan baik dengan membuka jendela dan pintu. Memastikan agar jamaah tidak melakukan kontak fisik secara langsung seperti bersalaman atau berpelukan. Khusus kepada Pelaku Usaha, Pemilik, Pengelola, Penyelenggara, dan Penanggung jawab Tempat Usaha Karaoke, Diskotik, Panti Pijat, dan Spa diwajibkan untuk tidak melakukan kegiatan usaha selama bulan suci Ramadhan tahun 1442 Hijriah,” ujar Jarot lagi.

Dia menambahkan bagi setiap orang, pelaku usaha, pemilik, pengelola, penyelenggara, dan penanggung jawab tempat usaha dan fasilitas umum jika melaksanakan aktivitas selama Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 H wajib melaksanakan protokol kesehatan dengan mewajibkan karyawan dan pengunjung untuk memakai masker dengan benar, wajib menyediakan sarana cuci tangan dengan sabun yang mudah diakses atau menyediakan cairan pembersih tangan (hand sanitizer), serta wajlb membatasi interaksi fisik dengan menjaga jarak antrian, dan jarak duduk antar pengunjung di tempat usaha dan fasilitas umum minimal 1 (satu) meter, tidak boleh berkerumun; dan membatasi aktivitas di tempat umum/keramaian.

Selain itu ia juga menghimbau agar sedapat mungkin berbelanja dengan cara dibungkus atau tidak dikonsumsi (makan atau minum) di tempat, jam operasional usaha dibatasi sampai pukul 22.00 WIB, khusus bagi pelaku usaha kuliner yang menyediakan kebutuhan untuk sahur dapat dibuka dengan jam operasional sampai dengan jatuhnya waktu Imsak, dengan menerapkan protokol kesehatan. Khusus bagi pelaku usaha pasar Ramadhan/pasar Juadah dapat melakukan kegiatan usaha dengan jam operasional mulai pukul 14.00 WIB sampai dengan pukul 18.00 WIB dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Te.mpat usaha atau fasilitas umum agar tidak menggunakan tirai penutup dalam rangka memudahkan pengawasan penerapan protokol kesehatan,” lanjut dia.

Lebih lanjut, masyarakat juga dilarang melakukan kegiatan-kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan/pengumpulan massa dan gangguan keamanan seperti menyelenggarakan pesta dan sejenisnya di dalam dan/atau di luar ruangan (dikecualikan dari ketentuan ini yaitu acara/ kegiatan yang telah mendapatkan rekomendasi dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang), pawai, konvoi, arak-arakan dan sejenisnya. Menggunakan petasan, kembang api, dan sejenisnya; dan menyediakan minuman keras. (Red)

Jarot Resmikan Gedung Gereja GKII Gracia

Posted by On April 05, 2021

 

Sintang, Zonatengah.com---Bupati Sintang Jarot Winarno, meresmikan Gedung GKII Gracia Sintang di Jalan YC Oevang Oeray, Senin, 5 April 2021. Peresmian di tandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati sintang bersama Ketua Umum GKII Pdt. Dr. Daniel Ronda, Gembala Jemaat GKII Gracia Sintang Pdt. Henry Luther, M. Th dan pengguntingan pita oleh Florensius Rony Ketua DPRD Kabupaten Sintang.

Jarot mengucapkan selamat kepada Jemaat GKII Gracia karena telah diresmikannya Gereja ini. “Sebelum berdirinya bangunan baru rumah Tuhan ini saya pernah datang ke tempat ini dan tahu persis bagaimana bangunannya, tentu di pimpin oleh Pdt. Henry Luther, sekarang nampak lebih istimewa serta lebih besar sehingga dapat menampung Jemaat dalam jumlah yang cukup banyak,” kata Jarot.

Selain itu ia juga berterima kasih, karena GKII Gracia ini adalah contoh terbaik dalam melaksanakan protokol kesehatan, telah membuat peraturan dengan baik dan ketat sehingga para Jemaat yang beribadah juga taat dalam melaksanakan protokol kesehatan yang ada.

Jarot menambahkan bahwa rumah Tuhan adalah tempat kita untuk berdoa dengan Tuhan, maka wajib dijaga dan dirawat. “Oleh karena itu, marilah kita bersama-sama menjaga tempat ibadah beserta peralatan-peralatannya seperti toilet, karena toilet yang baik adalah cermin kebersihan dari bangunan kita,” tutupnya.

Sementara itu Gembala Sidang GKII Gracia Pdt. Henry Luther, M. Th juga menyampaikan bahwa apa yang telah terjadi sampai hari ini adalah berkat dan kasih dari Tuhan, karena tanpa Tuhan adalah sia-sia usaha manusia. “Sampai hari ini pula Jemaat GKII Gracia boleh melaksanakan ibadah ditempat yang luar biasa indah, tempat Jemaat membina hubungannya dengan Tuhan terlebih pada sesama, segala puji syukur juga saya panjatkan karena pertolongan dan campur tangan saudara-saudara sekalian yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu, bangunan ini dapat berdiri pada saat ini,” ujar dia.

Turut hadir dalam peresmian tersebut anggota Forkopimda, para Hamba Tuhan dan Jemaat GKII Gracia Sintang. (Red)

Bupati Sintang Hadiri Pelantilan Fatayat NU

Posted by On April 05, 2021

 


Sintang, Zonatengah.com---Bupati Sintang, Jarot Winarno, menghadiri pelantikan Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Sintang masa khidmat 2020-2025, yang di lantik oleh Pengurus Wilayah Fatayat NU Provinsi Kalbar, di Pendopo Bupati Sintang, Minggu (04/04/2021). Kegiatan pelantikan ini mengusung tema “Menuju Perempuan Nahdliyin Tangguh dan Bermartabat”. Fatayat NU merupakan sebuah organisasi wanita muda Islam di lingkungan Nahdlatul Ulama yang didirikan di Surabaya pada 24 April 1950 M, bertepatan dengan 7 Rajab 1369 H.

“Saya senang dengan temanya yakni tangguh dan bermartabat. Sesuai dengan seorang wanita ketika menjadi ibu itu harus tangguh dan bermartabat,”ucap Jarot.

Menurut Jarot, seorang ibu itu merupakan madrasah yang dasar dan utama untuk generasi akan datang. Sehingga penting peran seorang ibu terhadap anak-anaknya dalam lingkungan keluarga. “Ibu-ibu bayangkan, anak kita itu di bentuk otaknya sejak dalam kandungan, sehingga kebiasaan kita sejak dalam kandungan itu anak-anak di dengarkan ayat-ayat suci al qur'an dan sholawat-sholawat kanjeng nabi, ketika lahir diadzankan oleh bapaknya, luar biasa,” tambah dia.

Selain itu menurutnya, kecerdasan emosional dan spritual serta intelektual anak itu tumbuh sampai usia empat tahun sudah mencapai 60-80%, sisa perkembangannya selanjutnya itu tinggal 20% saja. “Jadi betapa pentingnya ketika masa kehamilan sampai anak-anak kita masih dibawah enam tahun belum sekolah dasar itu di tangani langsung oleh manajer yang paling top itu yakni ibu rumah tangga sebagai kepala madrasahnya,” paparnya lagi

Selain sebagai kepala madrasah anak-anak dalam keluarga, dikatakan Jarot, ibu itu juga sebagai manajer keuangan terbaik dalam keluarga. “Ibu-ibu ni ajaib. Yang belum nikah dikirim orang tuanya kurang,  masih cukup untuk ongkos sebulan. Kalau yang udah menikah dikasi suaminya pas-pasan juga bisa mengatur ekonomi rumah tangganya. Kalau kaum perempuan nadliyin itu tangguh dan bermartabat luar biasa sumbangsih atau kontribusinya besar sekali untuk membangun sumber daya manusia di Kabupaten Sintang,” ujar dia lagi.

Jarot berharap kepada PC Fatayat NU yang sudah di lantik ini mengambil bagian dalam proses pembanguan di Kabupaten Sintang. Terlebih Kabupaten Sintang sangat memperkuat peran masyarakat sipilnya, sehingga fatayat NU Sintang bisa ambil bagian. "Mari bergerak di sektor pertanian dan perkebunan karena sektor itu yang sangat stabil tidak terkena dampak dari corona ini, kemudian juga bisa bergerak di sektor-sektor yang lain. Pada posisi ini, jika pemerintah di minta bantu untuk kail, pemerintah akan bantu, jangan minta ikan. Misal meminta bantu sedikit meminjam pakai tanah pemda untuk bikin kebun fatayat, silakan kami bantu, kira-kira seperti itulah, selamat berkhidmat lima tahun kedepan. Mudah-mudahan fatayat NU ini hadir bisa menambah kekuatan kita dalam membangun kabupaten sintang,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PC Fatayat NU Kabuoaten Sintang, Endah Sugiarti mengatakan, melalui tema yang diangkat pada pelantikan ini, yakni menuju perempuan Nahdliyin tangguh dan bermartabat, di harapkan terwujudnya perempuan-perempuan tangguh dan bermartabat di Kabupaten Sintang secara khusus bagi fatayat NU Sintang agar senantiasa kuat dalam menghadapi segala masalah baik di rumah maupun diluar, dalam organisasi maupun di dunia pekerjaan. “Terlebih di era millenial ini perempuan harus bisa menggenggam visi dan misi dimana berbekal ilmu dan wawasan khususnya di bidang teknologi yang semakin canggih,” ujar Endah.

Maka lanjut Endah, para perempuan harus menekuni pengetahuan berbasis teknologi untuk menyampaikan informasi dan mencari pengetahuan. "Perempuan tangguh juga perempuan yang mampu berdiri dan tidak lari dari masalah melainkan bersikap mandiri dan teguh. Sosok seperti ini lah yang membuat perempuan semakin di segani dan membuat perempuan mampu untuk bertahan di tengah kehidupan saat ini,” terang Endah.

Sebab itulah, kata dia, Fatayat membuat terobosan dalam program kerja yang massiv dan maksimal. Dimana program fatayat NU Sintang lima tahun kedepan adalah adanya innovasi pengkaderan dan kemandirian organisasi melalui ekonomi kreatif. ”Semoga dengan terobosan tersebut, fatayat mampu mampu membumi dan semakin di kenal di bumi senentang khususnya,” beber Endah. (Red)

Bupati Sintang Hadiri Wisuda Nadzom Kitab Ponpes Al-Muhajirin Paribang Baru

Posted by On April 04, 2021

 


Sintang, Zonatengah.com---Bupati Sintang, Jarot Winarno, menghadiri acara Haflah Akhirussanah ke-4 & wisuda Nadzom Kitab Pondok Pesantren Al-Muhajirin, di SKP. C. SP. 3, Desa Paribang Baru, Kecamatan Tempunak, Sabtu (03/04/2021). Jarot menyampaikan ucapan selamat kepada Pondok Pesantren Al-Muhajirin yang berhasil mendidik santri-santri dari berbagai tempat ini sehingga di laksanakan kegiatan Haflah Akhirussanah & wisuda Nadzom Kitab. “Hari ini luarbiasa haflah yang keempat. mudah-mudahan akan terus berlanjut. selamat buat para santriwan dan santriwati, semoga ilmunya bermanfaat dan menjadi bekal bagi masing-masing. Selamat juga kepada para wali santri yang anak-anaknya sudah hafal beberapa kitab,” kata Jarot.

Dirinya mengapresiasi para wali atau orang tua santri yang sudah menitipkan atau mau menyekolahkan anak-anaknya di pondok pesantren yang memang mendidik anak untuk lebih belajar mendalami ilmu agama. Namun, kata Jarot, tidak hanya ilmu agama, di ponpes juga anak-anak di didik ilmu lainya sehingga ketika selesai, para santri sudah siap terhadap dirinya sendiri di lingkungan masyarakat. “Kalau kita sudah meninggal, amalan kita putus, kecuali tiga hal saja yakni sedekah jariyah ngalir terus amalannya, ilmu yang diamalkan dan doanya anak soleh. Jadi, para wali santri ini sungguh beruntung punya anak yang berilmu, sehingga ilmunya mengalir nanti terus pahalanya dan beruntung punya anak yang soleh yang akan mendoakan orang tuanya hingga di ijabah sama Allah subhanahu wa ta'ala,” tambau dia.

Selain itu, Jarot berpesan kepada orang tua atau para wali santri yang hadir agar menjaga, merawat dan mendidik anak-anaknya. Karena mereka itulah yang akan mewarisi masa depan Paribang Baru, Kabupaten Sintang dan masa depan Indonesia nanti, terlebih dalam menghadapi Indonesia Emas 2045 mendatang. “Sehingga anak-anak kita ini nanti bisa menjadi anak yang berakhlakul karimah. Kemudian bisa membawa Sintang dan  bangsa ini lebih maju kedepannya,” harapnya.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren (ponpes) Al-Muhajirin Paribang Baru, Ustadz Usman Syarifudin menceritakan ponpes ini berdiri sejak tahun 2005 oleh almarhum ayahndanya dengan nama Ponpes Salafiah Al-Muhajirin. Namun pada tahun 2015, ponpes ini sempat goyah antara akan berjalan atau berlanjut atau tidak sepeninggalan pendiri pertama yang merupakan orang tuanya. “Antara 2015 - 2017 ponpes ini seperti hidup segan mati tak mau. Maka dengan berkumpulnya para tokoh yang ada di Paribang Baru, menyepakati untuk tetap di lanjutkan dan meminta saya selaku putra pendiri pertama untuk tetap melanjutkan menjadi pimpinan ponpes ini,” paparnya.

“Sebagai yang telah diberi amanah oleh masyarakat sayapun siap ketika itu, dengan ijtihad kita mengganti nama pondok pesantren Salafiah Al-Muhajirin menjadi ponpes Al-Muhajirin. Kita buang nama salafiahnya, bukan berarti membuang pendidikan salafnya, tetapi nama yang begitu berat di pikul oleh saya yang usia relatif masih muda dan teman-teman pengasuh,” tambah usman.

Sehingga tahun 2017 lalu, kata dia, menjadi angkatan pertama yang melaksanakan Haflah Akhirussanah dan sampai pada tahun 2021 ini merupakan angkatan yang keempat. Untuk itulah Usman memohon doa dan dukungan baik dari Pemerintah Daerah maupun masyarakat atau para wali santri yang hadir agar Haflah Akhirussanah dan Wisuda Nadzom Kitab tidak hanya sampai pada keempat kali ini saja namun berharap terus berlanjut kedepannya. “Mohon doa semuanya, mudah-mudahan ponpes al-muhajirin ini tetap berjalan, tetap mendidik putra-putri kita untuk menjadikan generasi yang soleh dan soleha serta berakhlakul karimah,” pungkasnya. (Red)

Wabup Buka Lokakarya Persiapan Penyusunan Penyuluhan Pertanian

Posted by On April 02, 2021

 

Sintang, Zonatengah.com---Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto, membuka Lokakarya Persiapan Penyusunan Programa Penyuluhan Pertanian sekaligus Menyerahkan Secara Simbolis Sarana Informasi Teknologi (IT) Dalam Dalam Mendukung Kostratani di Ruang Botani Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang pada kamis, 1 April 2021.

Sudiyanto, menyampaikan bahwa ada tertuang didalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan mengamanatkan bahwa penyelenggaraan penyuluhan menjadi wewenang dan tanggung jawab Pemerintah dan Pemerintah Daerah. “Wewenang dan tanggung jawab pemerintah tersebut diwujudkan antara lain dengan memantapkan sistem Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian yang meliputi aspek penataan kelembagaan, ketenagaan, penyelengaraan, prasarana dan sarana serta pembiayaan penyuluhan,” terang Sudiyanto

Ia mengatakan paradigma pembangunan pertanian dewasa ini adalah adanya pemberdayaan masyarakat/petani, maka inisiatif untuk mengerakan pembangunan pertanian diharapkan timbul dari petani sebagai pelaku utama pembangunan pertanian mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. “Kita ketahui bahwa program penyuluhan pertanian merupakan rencana tertulis yang disusun secara sistematis memuat tentang penjabaranya aspirasi kebutuhan petani sebagai pelaku utama dan pelaku usaha guna menunjang program pemerintah Kabupaten Sintang,” tambahnya.

“Saran saya, supaya lokakarya persiapan penyusunan program penyuluhan pertanian dalam mendukung kostratani dapat menghasilkan sebuah program penyuluhan pertanian yang berkualitas dan tepat sasaran. Untuk itu dalam penyusunan program penyuluhan harus memperhatikan berbagai prinsip, yaitu harus terukur, realistis, partisipatif, bermanfaat, sinergi, dapat dilaksanakan, terpadu, transparan, demokratis dan bertanggung jawab,” ujar dia lagi.

Sementar itu Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang, Elisa Gultom menyampaikan bahwa kegiatan Lokakarya Persiapan Penyusunan Program Penyuluhan Pertanian dimaksudkan untuk menyediakan data dan informasi akurat dalam menyelenggarakan Penyuluhan Pertanian di Kabupaten Sintang serta memberikan dukungan penuh atas Program Strategi Pembangunan Pertanian (KOSTRATANI) yang dimulai dari tingkat Kecamatan, Kabupaten, Provinsi dan Nasional. “Tujuan dari Persiapan Penyusunan Program Penyuluhan Pertanian untuk menghasilkan Program Penyuluhan Pertanian berkualitas dan bermanfaat bagi pelaku utama dan pelaku usaha di Kabupaten Sintang,” terangnya. (Red)

Wabup Sintang Launching Pendataan Penduduk

Posted by On April 01, 2021

 

Sintang, Zonatengah.com---Wakil Bupati Sintang Sudiyanto, melaunching Pendataan Keluarga (PK) Tahun 2021 di Kabupaten Sintang di Pendopo Bupati Sintang Kamis, 1 April 2021. Pendataan Keluarga Tahun 2021 mengambil tema “Pendataan, Awal Perencanaan Pembangunan Keluarga”. Pendataan Keluarga Tahun 2021 akan berlangsung selama dua bulan, mulai 1 April 2021 hingga 31 Mei 2021. Seluruh keluarga di Kabupaten Sintang diharapkan bisa menyambut dan menerima Kader Pendataan Keluarga yang akan datang kerumah serta memberikan informasi yang benar saat pendataan di rumah masing-masing.

Sudiyanto, menyampaikan pendataan keluarga merupakan kegiatan lima tahunan BKKBN untuk mendapatkan data keluarga Indonesia. “Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, yang diperkuat dengan Peraturan Pemerintah Nomor 87 Tahun 2014 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana dan Sistem Informasi Keluarga,” terang Sudiyanto.

“Hari ini saya akan melaunching pendataan keluarga, kegiatan yang sempat tertunda, pendataan ini yang seharusnya dilaksanakan pada tahun 2020 karena adanya pandemi covid-19 jadi harus ditunda baik pelaksanaannya maupun pendanaannya pada tahun 2020,” ujar dia.

Ia menambahkan ada tiga indikator pendataan keluarga tahun 2021 yakni indikator kependudukan berisikan 14 poin pendataan merupakan indikator yang memuat data dan informasi demografi kepala keluarga dan anggota keluarga. Indikator keluarga berencana berisikan 11 poin pendataan, indikator ini memuat data dan informasi wanita kawin usia 10-49 tahun. Indikator pembangunan keluarga berisikan 32 poin pendataan indikator ini memuat tentang karakteristik keluarga dalam mengimplementasikan fungsi keluarga baik sandang, pangan, sampai tingkat pendidikan anggota keluarga.

Selain itu pendataan keluarga 2021 juga memasukan indikator stunting terkait dengan pendataan stunting dalam PK ini, dirinya menintruksikan melaluli Kaepala Dinas Kesehatan untuk menugaskan para tenaga kesehatan membantu kader pendata di wilayah kerja masing-masing.

“Mari kita sukseskan pendataan keluarga tahun 2021. Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Sintang mengajak kita semua yang hadir disini, pihak yang terlibat kegiatan baik dari unsur TNI dan POLRI, OPD, Camat, Kepala Desa/Lurah dan juga kader pendata serta masyarakat se-kabupaten sintang untuk bekerja sama mendukung PK21 di Kabupaten Sintang. Kita tidak ingin pendataan keluarga tahun 2021 ini hanya lebih baik dari kemarin, tetapi kita ingin pendataan keluaga tahun 2021 ini harus lebih baik dari yang lain. Kabupaten Sintang pasti bisa,” tutupnya.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *