Satpolair Berikan Penhuluhan Kepada Warga Persisir

Posted by On Februari 28, 2020


SINTAMG, ZONATENGAH.COM. Jajaran Satuan Kepolisian Perairan Polres Sintang menggelar Quick Wins Program 1 dengan agenda dan penyuluhan tentang bahayanya paham Radikalisme dan anti pancasila kepada masyarakat Kelurahan Kapuas Kanan Hilir di pinggiran sungai kapuas, Jum’at (28/02/2020). 

Kegiatan ini sendiri dihadiri oleh masyarakat pesisir Kelurahan Kapuas Kanan Hilir dan dipimpin langsung oleh Kasat Polair AKP Zulpikar Koto. Pada kesempatan ini Kasat Polair mengajak kepada para masyarakat untuk tidak ikut-ikutan kegiatan yang sifatnya mencurigakan dan mengajari apapun yang ada di luar pancasila.

“Sebagai warga pesisir, selalu peka dan waspada dengan masuknya faham-faham radikal dan terorisme, serta kelompok-kelompok yang selalu memberikan ujaran kebencian dan intoleransi,” ucap Zul.

Untuk itu pihak Kepolisian sangat mengharapkan dukungan dari para ulama, toko agama dan tomas serta masyarakat luas yang berada di wilayah pesisir untuk berperan aktif membantu dan mendukung program ini sehingga yang namanya paham radikalisme dapat ditekan.

Kasatpolair juga meminta kepada masyarakat apabila mengetahui pergerakan tentang adanya paham radikalisme dan gerakan anti Pancasila segera melaporkan ke pihak yang berwenang yang terdekat sehingga dapat segera ditindaklanjuti dan bisa segera di lakukan pencegahan.

Usai pelaksanaan kegiatan ini Kasat Polair bersama anggota membagikan barang-barang berupa ring boy, life jacket, teks Pancasila dan bendera merah putih kepada masyarakat yang datang. 

Sumber    : Humas Polres Sintang
Publis       : Andi

Pari Purna Ke 4 DPRD Sintang Penyampaian Pokok Pikiran Dewan

Posted by On Februari 28, 2020


SINTANG, ZONATENGAH.COM. Ketua DPRD Sintang, Florensius Ronny memimpin rapat paripurna ke-4 masa persidangan 1 tahun 2020 DPRD Kabupaten Sintang dalam rangka penyampaian pokok-pokok pikiran DPRD Kabupaten Sintang tahun anggaran 2021 di ruang sidang kantor DPRD Sintang, Kamis (27/02/2020). Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan seluruh Organisasai Perangkat Daerah (OPD) dan pimpinan Forum Komunikasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang.

Pada kesempatan ini Ketua DPRD dan Bupati Sintang menandatangi berita acara penyerahan rangkuman pokok pikiran para anggota DPRD Sintang untuk tahun 2021. “Saya dan sejumlah anggota DPRD lainnya sudah menghadiri Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) tingkat kecamatan beberapa waktu lalu. Hasil yang kami terima dari perjalanan tersebut telah dirangkum dalam buku yang tadi kita serahkan kepada pak bupati,” ujar Ronny.


Menurut Ketua DPRD termuda se-Indonesia itu, pokok-pokok pikiran ini akan menjadi acuan dan pedoman dalam menyusun rencana kerja perangkat daerah dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2021. Rangkuman ini juga merupakan saran dan pendapat dari para wakil rakyat yang ada di tingkat Kabupaten Sintang.

“Untuk selanjutnya pokok-pokok pikiran tersebut akan diselaraskan dengan sasaran prioritas pembangunan dan ketersediaan kapasitas riil anggaran,” ujar Ronny. “Pokok pikiran ini kan didasarkan atas aspirasi masyarakat, jadi kita selaku anggota DPRD berkewajiban untuk memperjuangkannya hingga terwujud,” tambah politisi Partai Nasdem itu.

Bupati Sintang, dr. Jarot Winarno dalam wawancara usai acara menyampaikan bahwa hal ini sudah diatur dalam undang-undang. Selain itu melalui pokok pikiran atau hak konstitusi dewan ini diharapkan akan ada pemerataan dalam pembangunan di daerah. 

”Sekarang ini kan saya masih mendapat keluhan beberapa desa belum dapat program pembangunan, nah, pemerintah dengan segala keterbatasannya kan tidak mampu menjangkau seluruhnya. Dengan adanya pokok-pokok pikiran ini dipastikanlah pembangunan akan lebih merata,” kata dr. Jarot. (Red)

Kumpulkan Wartawan, AKBP John H. Ginting : Peran Wartawan Sangat Penting

Posted by On Februari 27, 2020


SINTANG, ZONATENGAH.COM.  Dalam rangka membahas masalah Trend Kamtibmas di Kabupaten Sintang sejak Bulan Januari yang lalu, Kapolres Sintang AKBP John Halilintar Ginting, S.IK, mengumpulkan sejumlah Wartawan yang ada di Kabupaten Sintang, Kamis (27/02/2020) di Dea Cafe Sintang. Turut Hadir Kabag Ops Polres Sintang, Kasat Lantas, Kasat Reskrim, Kasat Intelkam, Kasat Binmas serta Kasubag Paur Humas Polres Sintang, dan Anggota lainnya.


AKBP John H. Ginting mengatakan bahwa peran serta Wartawan dalam mendukung tugas Kepolisian sangatlah penting, sebab Wartawan memiliki fungsi pemberitaan yang juga daat membantu mensosialiasikan kepada masyarakat, hal-hal yang berkaitan dengan Kambtibmas.

“Kinerja Polres Sintang kalau tidak ada rekan-rekan semua tidak terpublikasi, rekan-rekan inikan bisa sampai ke pelosok-pelosok dibaca, apalagi yang media online, jadi peran rejan-rekan Wartawan sangat penting bagi kami dalam membantu kami menjalankan tugas terutama dalam menyebarkan himbauan kepada masyarakat,” ujar AKBP John.

Dirinya berharap kedepanya hubungan antar Kepolisian dengan Wartawan semakin erat terutama dalam berbagi informasi. “Mari kita sama-sama jaga Sintang ini supaya tetap kondusif,” tambahnya.

Selain itu AKBP John, juga mengajak masyarakat untuk bijak bermedia sosial agar tidak menyebarkan berita bohong (Hoaks). Menurutnya jika mendapat informasi lenih baik di shering terlbih dahuku sebelum disebarkan. 

“Saya mengimbau kepada masyarakat agar jika mendapatkan informasi untuk terlebih dahulu di sharing sebelum di shere, jika memang informasi tersebut ada manfaatnya silahkan di shere jika tidak lebih baik tidak di shere dari pada menimbulkan masalah,” pungkasnya. (Andi)

Rapat Paripurna Ke 3 Masa Persidangan 1 DPRD Sintang Tahun 2020

Posted by On Februari 27, 2020


SINTANG, ZONATENGAH.COM Ketua DPRD Sintang, Florensius Ronny memimpin rapat paripurna ke-3 masa persidangan I tahun 2020 DPRD Kabupaten Sintang, di ruang sidang gedung DPRD Sintang, Kamis (27/02/2020). Pada persidangan kali ini, disampaikan hasil reses ke-1 tahun anggaran 2020.

“Reses itukan setiap dewan datang menemui konstituennya di daerah pemilihannya masing-masing. Lalu pada pertemuan tersebut, setiap dewan mendapatkan sejumlah aspirasi yang kemudian dibahas di dalam rapat fraksi masing-masing. Hasil rangkuman tersebut itulah yang kita sampaikan pada persidangan paripurna hari ini,” ungkap Ronny. 


Kegiatan reses sudah dilakukan pada tanggal 19 hingga 24 Februari 2020. Pada pelaksanaannya, masing-masing anggota DPRD melakukan kunjungan ke desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Sintang. Hasil laporan reses berisi sejumlah informasi yang digunakan sebagai masukan pada perencanaan pembangunan bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang. Pelaporan hasil reses ini dilakukan sesuai dengan fraksi-fraksi yang ada.

Laporan dimulai oleh Fraksi Nasdem dengan juru bicara Zulherman. Kemudian secara urut dari Fraksi PDI Perjuangan dengan juru bicara Herinius Laka; Fraksi Hanura dengan juru bicara Zulkarnain; Fraksi Gerindra disampaikan oleh juru bicaranya Julian Sahri, Fraksi Golkar disampaikan oleh juru bicaranya Melkianus, Fraksi PKB disampaikan oleh juru bicaranya, Alpius; Fraksi Demokrat disampaikan oleh juru bicaranya Mainar Puspa Sari. Penyampaian terakhir dilakukan oleh Fraksi PAN disampaikan oleh juru bicaranya Anton Isdianto. 

Sidang ini hadiri oleh lebih dari separuh anggota DPRD Sintang sehingga hasil sidang dinyatakan kourum. Berdasarkan laporan yang disampaikan oleh para juru bicara fraksi-fraksi diketahui bahwa anggota DPRD Sintang telah semuanya melakukan kegiatan reses yang pertama untuk tahun anggaran 2020.

“Kita berharap hasil reses pertama ini akan menjadi masukan yang berarti bagi pembangunan yang diadakan di Kabupaten Sintang se

Camat Sepauk Ajak Warga Sukseskan Sensus Penduduk Tahun 2020

Posted by On Februari 26, 2020


SINTANG, ZONATENGAH.COM. Camat Sepauk Cinghan menghimbau seluruh warga di Kecamatan Sepauk untuk bersama-sama mensukseskan Sensus penduduk tahun 2020 baik yang secara online maupun ofiline. Hal tersebut dikatakannya saat ditemui diruang kerjanya, Rabu 26/2/2020, usai menghadiri sosialisasi sensus penduduk di aula pertemuan Kantor Camat Sepauk. 

Selaku orang nomor satu di Kecamatan Sepauk dirinya berharap agar pelaksanaan sensus penduduk di Kecamatan Sepauk dapat di sukseskan sesuai dengan program Pemerintah. 

“Kita berharap agar sensus penduduk ini dapat berjalan dengan lancar, karena kalau memang kita lihat dari wilayah Kecamatan Sepauk ini cukup luas dan jumlah penduduk yang nomor dua terbanyak di Kabupaten Sintang, dengan 40 Desa yang ada, saya berharap dapat berjalan lancar di masing-masing Desa,” ujar Cinghan.


Hal senada juga dikatakan oleh Kapolsek Sepauk Iptu Suwaris, dirinya juga menghimbau agar masyarakat di Kecamatan sepauk dapat berpartisipasi untuk mensukseskan pelaksanaan sensus penduduk tahun 2020. Menurutnya sensus penduduk ini sangatlah penting dimana untuk mengetahui perkembangan jumlah penduduk yang ada. 

“Mari kita sama-sama berpartisipasi mensukseskan sensus penduduk ini,” ujarnya. (Andi)

Bupati Sintang Resmikan Pabrik Buah Tengakawang

Posted by On Februari 25, 2020


SINTANG, ZONATENGAH.COM Bupati Sintang, Jarot Winarno meresmikan pabrik tengkawang dan kosmetik yang ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pengguntingan pita, dilaksanakan di pabrik tengkawang jalan Nenak-Sungai Ringin, Desa Anggah Jaya, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, pada Senin, (24/02/2020). 

Dalam sambutannya, Bupati Sintang, Jarot Winarno menjelaskan bahwa Kabupaten Sintang merupakan kawasan tutupan hutan yang masih alami, “di Sintang ini sesuai dengan SK Menteri Kehutanan nomor 733 tahun 2011 sekitar 1,2 juta hektar, sekarang tinggal 870.000 hektar, untuk hutan diluar kawasan hutan itu sekitar 61.000 hektar hutan, yang dimana masyarakatnya ingin menjaga hutan tersebut,” kata Jarot.


Menurut Bupati Sintang, bahwa Kabupaten Sintang merupakan Kabupaten Lestari yang menyeimbangkan antara ekonomi, budaya, dan lingkungan, “Sintang ini adalah kabupaten lestari, kita ingin ada keseimbangan antara menjaga lingkungan seperti kawasan hutan tetapi masyarakatnya bisa hidup, ekonomi masyarakatnya hidup dengan menghargai adat dan budaya,” ucapnya.

Jarot mengungkapkan bahwa buah tengkawang ialah buah endemik Kalimantan, “buah tengkawang ini maskotnya Kalbar, maskotnya Kalimantan, tengkawang sangatlah erat dengan masyarakat adat, kalau saya dulu jadi dokter di daerah pedalaman, buah tengkawang ini diperas hingga keluar minyaknya , kemudian minyaknya itu bisa dipakai untuk pengobatan tradisional, inilah yang dimaksud dengan tengkawang erat dengan adat,” ungkapnya. 

Dengan hadirnya pabrik ini, sambung Jarot, harga tengkawang akan menjadi meningkat daripada harga sebelumnya, “ada saatnya tengkawang ini harganya mahal, bisa-bisa masyarakat hidup bergantung kepada komoditi tengkawang ini, dengan demikian masyarakat sama-sama menjaga hutan, menjaga pohon tengkawang ini, saat ini harga tengkawang sangat rendah, masyarakat bingung mau jual kemana, bahkan ada yang ditebang pohon tengkawangnya, padahal nilai jual tengkawang bisa tinggi,” sambungnya. 

Jarot berharap agar masyarakat kedepannya dapat membudidayakan tengkawang dengan baik dan benar agar nilai jualnya semakin tinggi, “dengan adanya pabrik ini, ini merupakan cahaya baru, harapan baru masyarakat untuk bisa membudidayakan tengkawang lagi, mudah-mudahan dengan pabrik buah tengkawang bisa ditampung sebanyak-banyaknya, terlebih kalau pihak perusahaan dapat memberikan pelatihan-pelatihan kepada masyarakat tentang membudidayakan tengkawang dengan baik, kemudian nanti baru dibawa ke pabrik, agar hasil pembudidayaan tengkawang dapat bernilai harga tinggi, dan ini merupakan salah satu budidaya hasil hutan yang bukan kayu dan bermakna menjaga kelestarian hutan yang kita miliki,” harapnya.

Jarot mengajak seluruh elemen masyarakat untuk dapat menjaga kelestarian hutan dan menjaga buah tengkawang ini, “Ini positif bagi masyarakat, positif untuk menjaga kelestarian hutan, mari kita sama sama jaga tengkawang ini, kita sudah ada pabrik, mudah-mudahan motivasi kita semakin bertambah untuk menjaga pohon tengkawang kita serta menjaga hutan kita,” pesan Bupati Sintang.

Kemudian, Founder and CEO PT. The Wild Keepers, Dirk Jan Oudshoorn, mengatakan bahwa tujuan didirikannya pabrik tengkawang dan kosmetik ini bertujuan untuk menjaga hutan dan meningkatkan nilai ekonomi yang bersumber dari hutan, “tujuan kita ialah meningkankan nilai ekonomi dari hutan supaya hutan itu tetap dijaga, karena hutan tidak hanya sebagai sumber oksigen saja, tetapi bisa menjadi sumber ekonomi,” kata DJ sapaan akrabnya. 

Menurut DJ di Kalimantan Barat potensi hutan masih banyak tetapi nilai jual produk yang dihasilkan oleh hutan masih sedikit, “belum banyak produk hutan yang dihasilkan, maka dari itu kita bantu supaya makin banyak hasil hutan yang bisa dijadikan suatu produk seperti kosmetik dan makanan melalui tengkawang ini, sehingga nilai ekonomi dari hutan bisa bertambah dan semakin tinggi,” tambahnya. 

Masih kata DJ, menjelaskan hasil yang akan didapatkan dari buah tengkawang tersebut, “tengkawang ini merupakan produk pertama yang kami kelola, ini nanti hasilnya produk setengah jadi, selain tengkawang nantinya akan ada kemiri, dan biji-biji buah-buahan yang bisa menghasilkan minyak, karena hasil hutan kita masih banyak yang bisa diolah, dan jenis yang akan ditanam nantinya adalah sistem tumpang sari,” jelasnya. (Red)

Kadispora Sintang Buka Turnamen Kampung Ladang Bidar Race 2020

Posted by On Februari 22, 2020


SINTANG, ZONATENGAH.COM. Kepala Dinas Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang. Dr. Hendrika, S.Sos., M.Si membuka turnamen Kampung Ladang Bidar Race tahun 2020 di Kelurahan Ladang Sintang, Sabtu (22/02/2010). Dihadiri oleh Lurah Kelurahan Ladang, Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Ketua KONI Sintang, dan Ketua PODSI berserta pengus PODSI Lainya.

Kepada media ini Henderika mengatakan bahwa dirinya sangat mengapresiasi turnamen Bidar Race tersebut, menurutnya melalui ipen seperti ini dapat menjadi ajang untuk mengangkat budaya-budaya olahraga tradisional.

                      Dr. Hendrika, S.Sos., M.Si

“Karena memang kalau kampung ladang melaksanakan kegiatan ini sangat tepat, karena mereka berada langsung di tepi sungai,” ujar Hendrika.

Dirinya berharap agar kedepannya dapat terus dilakukan ipen-ipen seperti ini. Dengan demikian menurut Henderika akan mudah memilih bibit-bibit pemain sampan yang dapaf mengikuti ajang ajang olahraga yang dilaksanakan di tingkat provinsi maupun nasional.

“Saya sangat apresiasi masyarakat yang ada di Kampung Ladang ini dan bersama-sama dengan KONI saya ucapkan terima kasih karena ini pran serta KONI juga,” pungkasnya.

                    Syamsul Bahri, S.Sos.,M.Si

Sementara itu Lurah Kelurahan Ladang Syamsul Bahri, S.Sos, M.Si mengatakan bahwa kegiatan seperti baru pertama kalinya dilakukan di Kelurahan Ladang. Ia mengatakan bahwa kegiatan ini sangat luar biasa, antusias dari masyarakat yang turut serta berperan dalam turnamen Bidar Race 2020.

“Ini sangat luar biasa lah kegiatannya, dan saya juga ucapkan terima kasih kepada para Panitia dan KONI serta PODSi yang telah bekerja sama dalam melaksanakan turnamen ini dan kepada Pemerintah Daerah juga yang telah membeeikan Supuort,” ujar Syamsul.

Dikatakan Syamsul bahwa kegiatan Turnamen Kampung Ladang Bidar Race berlangsung selama dua hari yaitu dari tanggal 22-23 Feberuari 2020. Yang di imuti oleh 52 peserta terdiri dari Kabupaten Sintang, Melawi, Sekadau, Sanggau dan Kapuas Hulu, terang Syamsul. (Andi)

Dewan Harapkan Kapal MABM Jadi Ikon Wisata Sungai

Posted by On Februari 21, 2020

 

SINTANG, ZONATENGAH.COM. Ketua DPRD Sintang, Florensius Ronny menghadiri acara launching kapal wisata besutan Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) sekaligus peresmian rumah jawatan Bupati Sintang, Kamis (20/02/2020). Tampak hadir pada acara tersebut, anggota DPRD Sintang lainnya, Santosa,S.Ap, Ghulam Raziq S.T, Lim Hie Soe, Drs. Senen Maryono M.Si, dan Zulherman. Hadir pula dalam kegiatan tersebut, Ketua MABM Provinsi Kalimantan Barat, Prof .Dr. Chairil Anwar.

“Pertama-tama saya mengucapkan selamat karena hari ini telah diresmikannya kapal wisata yang diinisiasi oleh seluruh pengurus MABM Sintang. Hal ini sangatlah membanggakan kita, mengingat wisata air di Sintang belum ada,” kata Ronny.


Dirinya berharap agar Kapal Bidar Pelangi Jubair ini dapat menjadi ikon bagi Kabupaten Sintang. Saya juga berharap kedepannya di perahu itu juga akan tersedia wisata kuliner. “Jadi wisata air plus wisata kuliner,” tandasnya. 

Kapal wisata MABM ini dinamakan ‘Bidar Pelangi Jubair’. Proses pembuatannya selama 5 bulan. Kapal ini memiliki panjang 20 meter dan lebar 6,5 meter serta tinggi mencapai 7 meter, dibagi menjadi 2 lantai. Daya tampungnya sekitar 120 orang atau kurang lebih kapasitas 7 ton. Didalam kapan juga dilengkapi dengan fasilitas keselamatan yang sesuai standar. 

Selain itu ia juga mengucapkan selamat atas diresmikannya rumah jabatan Bupati Sintang. Yang mana kita ketahui bahwa rumah ini telah terbakar pada Juli 2018 yang lalu. “Yang luar biasa adalah bahwa bangunan itu dibangun kembali seperti sediakala, seperti saat sebelum terbakar,” ujar Ronny.

Pelayaran menyusuri Sungai Kapuas selama kurang lebih 2 jam berlabuh di dermaga di depan rumah jawatan Bupati Sintang. Para pimpinan daerah itu disambut dengan tarian barongsai dan tarian adat Dayak. Sebelum memasuki rumah tersebut, diadakan upacara adat menginjak telur dan tanah di depan tangga. Ronny mengajak seluruh masyarakat Sintang, untuk bersama-sama melestarikan budaya yang ada di Sintang. Dengan tetap menjaga persatuan dan kesatuan masyarakt Sintang yang majemuk.

“Kita selaku anggota DPRD Sintang juga akan mensupport penuhlah kegiatan-kegiatan yang memang bisa menambah objek wisata di Kabupaten Sintang,” pungkasnya. (Andi)

Pemkab Sintang Gelar Syukuran Pondopo Bupati Sintang

Posted by On Februari 20, 2020


SINTANG, ZONATENGAH.COM Pemerintah Kabupaten Sintang menggelar tasyukuran sebagai tanda telah selesainya pembangunan Pendopo Bupati Sintang, yang langsung di hadiri Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M. Med. PH, di ruang utama Pendopo Bupati Sintang, Kamis (20/2/2020) pagi.

Turut hadir dalam acara syukuran ini Ketua Umum DPP MABM Provinsi Kalbar Prof. H. Chairil Effendy, Ketua MABM Kab. Sintang Drs. H. Ade Kartawidjaja, unsur Forkopimda Kab. Sintang, unsur Pimpinan OPD Kab. Sintang, sejumlah anggota DRPD Kab. Sintang, tokoh Agama, tokoh Adat, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainya.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Sintang Ir. Zulkarnaen menyampaikan bahwa Pendopo Bupati Sintang ini merupakan bagunan cagar budaya yang tercatat di Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Kalimantan Timur, dimana pendopo Bupati Sintang ini di bangun pada tahun 1823 pada masa Sultan Ade Muhammad Yasin Kesultanan Sintang, yang bergelar Pangeran Ratu Adi Pati Muhammad Jamaluddin atau satu tahun setelah Belanda datang ke Kabupaten Sintang. 

“Tepat 195 tahun berdirinya pendopo ini, atau pada Kamis 26 Juli 2018 lalu pendopo ini mengalami musibah/ kebakaran hebat yang menghaguskan seluruh bangunan atau konstruksi yang ada. Lalu kemudian kami mendapat perintah dari pak bupati untuk segera menyiapkan atau membangun kembali pendopo ini,” jelas Zul.


Dikatakan Zulkarnaen bahwa, Pendopo Bupati Sintang ini mulai di bangun kembali pada 18 Februari 2019, dimana pihaknya bekerjasama dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya di Kalimantan Timur, yang memberikan tiga supervisi untuk pembangunan kembali pendopo. Yang pertama supervisi terkait model, dimana model di kembalikan kepada bentuk aslinya. 

Sementara arsitekturnya di dapat dari Belanda melalui Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang berupa foto, sehingga kata Zulkarnaen di kompilasikan menjadi seperti aslinya atau tata letaknya di kembalikan ke model aslinya pada tahun 1823. “kemudian kami mendapatkan arahan dari BPCB itu yakni material yang di gunakan harus di kembalikan pada meterial aslinya yaitu kayu ulin atau kayu belian,” terang Zul.

Selanjutnya di sampaikan Zulkarnaen, pihaknya juga di minta terkait metode kerja tidak boleh modern, tapi harus menggunakan tenaga lokal tradisional. “Alhamdulillah di Kabupaten Sintang ini masih ada tenaga kerja lokal tradisional yang mampu melaksanakan pekerjaan dengan teknologi yang di minta oleh BPCB,” ungkap Zul. 

Masih lanjut Zulkarnaen, tepat pada 22 Desember 2019, Pendopo Bupati Sintang ini telah selesai pembangunan bangunan induknya 100%, yang mana luas bangunannya 628 meter persegi dengan menghabiskan angaran yang bersumber dari APBD Kab. Sintang sebesar 4 miliyar rupiah lebih yang di kerjakan oleh CV. Merakai Jaya sebagai pelaksana. 

“Dan pada tahun 2020 ini kami akan  membangun rumah jaga atau pos jaga yang akan di sesuaikan dengan kondisi pendopo, kemudian selasar belakang untuk menghubungi antara bangunan pendopo ini dengan aula belakang. Serta selasar depan juga akan kita bangun,” kata Zul. 

Sementara itu, Bupati Sintang Jarot Winarno mengatakan bahwa dengan telah selesainya pembanguan pendopo ini, rasa bersalah dirinya yang di beri tanggung jawab/amanah mendiami atau menjaga pendopo sudah berkurang, karena pada 26 Juli 2018 lalu mengalami musibah kebakaran dan pada saat itu dirinya tidak berada di tempat karena mengikuti kegiatan di Jakarta. 

“Paling tidak telah selesainya pendopo ini, rasa bersalah saya sudah berkurang, karena saya di beri amanah untuk tinggal di pendopo, namun pada saat itu terjadi musibah, dan memang musibah itu pun tidak bisa kita elakkan karena kita manusia biasa,” kata Jarot.

Jarot menyampaikan bahwa yang paling penting adalah tekat untuk membangun kembali karena bangunan pendopo ini merupakan bangunan cagar budaya dan dirinya pun mengucap syukur pembangunan Pendopo sudah selesai. “Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, pada akhirnya pendopo ini bisa kita selesaikan, dan hari ini kita tasyukuran mendoakannya, membaca doa selamat bersama-sama. terima kasih kepada bapak/ibu yang telah hadir, kemudian tentu saja pada saatnya nanti upacara naik rumah pendopo ini, berbagai komponen bangsa akan kita undang, ini adalah rumah rakyat, rumah besar masyarakat Kabupaten Sintang,” ucap Jarot. (Red)

Dewan Sebutkan Daerah Kayan Masih Kegawatdarutatan Infrastruktur

Posted by On Februari 20, 2020


SINTANG, ZONATENGAH.COM. Anggota DPRD Sintang, Santosa S.AP menyebutkan bahwa masih banyak desa yang menginginkan peningkatan ruas jalan, ketersediaan air bersih dan PLN. Demikian disampaikan politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu usai menghadiri kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Desa Nanga Mau Kecamatan Kayan Hilir, Rabu (19/02/2020). 

Dalam Musrenbang kali ini, Santo melihat persoalan dan usulan masyarakat berdasarkan hasil musrenbang di desa masing-masing ternyata masih kurang lebih sama dengan tahun-tahun sebelumnya.


“Banyaknya desa yang ada di Kayan Hilir yang berjumlah 43 desa sehingga tidak mungkin semua bisa terakomodir, mengingat anggaran yang ada terbatas, jadi masih ada beberapa desa yang belum menerima program pembangunan di tahun 2020 ini,” ungkap pria yang akrab di sapa Santo ini.

“Masih seperti tahun-tahun sebelumnya insfrastruktur jadi poin besarnya. Contoh, permintaan desa untuk dapatkan peningkatan ruas jalan menjadi keluhan dasar masyarakat di Kayan. Yang kedua air bersih dan masyarkat berharap supaya PLN masuk ke setiap desa,” tambahnya.

Dalam kedudukannya sebagai wakil rakyat, terkhusus karna dirinya berasal dari daerah pemilihan Kayan Hilir dan Kayan Hulu, Santosa menyampaikan bahwa ia dan rekan-rekannya yang lain akan berusaha keras untuk memperjuangkan usulan dan permintaan masyarakat tersebut di pemerintah daerah tingkat kabupaten. Ia juga akan berusaha membantu melalui penyaluran pokok-pokok pikirannya selaku anggota DPRD.

“Tentu kami sebagai Wakil Rakyat dari Dapil Kayan yang diberi amanah untuk menyuarakan aspirasi dari masyarakat Kayan, akan mendorong hasil Musrenbang ini kepada pemerintah agar dapat kiranya melakukan pemerataan pembangunan di setiap desa yang ada di Kayan ini. Di tahun 2021 kita memang akan mengusahakan minimal 1 desa mendapatkan 1 program pembangunan dari pemerintah daerah untuk 391 desa yang ada di Kabupaten Sintang ini agar rasa keadilan dapat terwujud,” pungkasnya. (Red)

Hidupkan Wisata Sungai Bupati Sintang Resmikan Kapal Bidar Pelangi Jubair

Posted by On Februari 20, 2020


SINTANG, ZONATENGAH.COM. Kini sarana wisata sungai di Kota Sintang telah hadir ditengah-tengah masyarakat, yakni hadirnya Kapal Wisata Bidar Pelangi Jubair yang digagas oleh Majelis Adat Budaya Melayu Kabupaten Sintang yang diresmikan langsung oleh Bupati Sintang, Jarot Winarno dengan ditandai penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita, yang dilaksanakan di Taman Bungur, depan Pendopo Bupati Sintang, pada Kamis (20/02/2020).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Majelis Adat Budaya Melayu Provinsi Kalimantan Barat, Prof. Dr. Chairil Anwar, Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Majelis Adat Budaya Melayu Kabupaten Sintang, H. Ade Kartawidjaja, Ketua DPRD Kabupaten Sintang, jajaran forkopimda, para pimpinan OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat yang ada di Kabupaten Sintang.


Menurut Bupati Sintang, Jarot Winarno dengan hadirnya kapal wisata bidar Pelangi Jubair ini dapat menghidupkan wisata sungai di Kota Sintang. “Dulu banyak kapal di Kota Sintang, seperti Junjung Buih tetapi sudah tidak ada lagi, jadi dengan adanya Kapal Bidar Pelangi Jubair ini bisa menghidupkan kembali budaya sungai, menghidupkan sektor wisata sungai di Kota Sintang, karena wisata sungai masih dicari oleh masyarakat,” ujarnya.

Apalagi, sambung Jarot , bahwa masyarakat dari dulu hingga kini yang berada di pesisir sungai masih melakukan aktivitas kawasan pinggiran sungai, “Sungai di Sintang masih hidup, banyak orang melakukan aktivitasnya di sungai, sehingga dengan hadirnya kapal bidar ini bisa menambah wisata sungai di Kota Sintang, ” tambahnya.

Selain itu juga, Jarot memberikan pesan untuk menjaga dan mengoptimalkan kapal bidar ini, “mari sama-sama kita jaga kapal bidar ini, selanjutnya akan kita optimalkan sebagai salah satu objek wisata sungai,” pesan Jarot.

Masih kata Bupati Sintang, bahwa Kota Sintang ini merupakan meltingpot tempat bertemunya semua suku yang ada di Kota Sintang, “Hadirnya kapal bidar ini merupakan kerjasama antara MABM dengan Pemkab Sintang, dengan demikian Sintang ini tempat meleburnya suku dan budaya, ada melayu, dayak, tionghua, minang, Nusa Tenggara, masyarakat jawa dan seluruh lapisan suku yang ada di Sintang itu bersatu padu, hal inilah merupakan kontribusi nyata untuk membangun Kabupaten Sintang,” ucapnya. 

Lanjut Bupati Sintang, mengatakan bahwa jangan pernah melupakan sejarah dan kemajemukan suku untuk memajukan Sintang secara bersama-sama, “hari ini kita launching kapal bidar, dengan nama Pelangi Jubair, dari segi namanya itu adalah pendiri Kota sintang ini, kemudian masyarakat sintang itu majemuk, kita lihat antusiasme masyarakat sangat tinggi, saya pesankan untuk tidak pernah melupakan sejarah, kita buktikan bahwa kemajemukan suku budaya di Sintang ini bisa untuk memajukan Sintang bersama-sama,” katanya. 

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Majelis Adat Budaya Melayu Kabupaten Sintang, H. Ade Kartawidjaja menjelaskan tujuan dibuatnya kapal bidar ini, “ide ini muncul atas dasar kepedulian MABM terhadap sungai sebagai lingkungan hidup yang pokok dimasa lalu, karena saat ini keberadaan sungai sudah mulai ditinggalkan, padahal sejarah mencatat, bahwa sungailah tempat peradaban, dengan demikian MABM Sintang menghadirkan kapal wisata sebagai sarana hiburan yang edukati serta untuk memperkuat persaudaraan antar suku dan etnis di Kabupaten Sintang,” katanya.

Masih kata Ketua Umum MABM Kabupaten Sintang menjelaskan proses pembangunan kapal bidar Pelangi Jubair ini, “pertama kita membeli kapal motor bandong milik swasta, kemudian kami lakukan pemakalan pada lambung kapalnya, kemudian bangunan lama dibongkar dan diganti dengan tipe sarana wisata air dengan waktu pembuatan selama lima bulan, dengan spesifikasi panjang 20 meter, lebar 6,5 meter, tinggi 7 meter, dengan daya tampung penumpang untuk wisata sekitar 120 orang atau sekitar 7 ton dan dilengkapi dengan fasilitas keselamatan yang sesuai standar keamanan,” jelasnya.

Lanjut Ketua Umum MABM Sintang, menjelaskan pemberian nama Kapal Bidar Pelangi Jubair dan biaya operasional menumpang kapal bidar ini, “pertama, kapal ini diberi nama Bidar pelangi Jubair, Bidar itu artinya besar, Pelangi itu artinya kemajemukan Kabupaten Sintang, dan Jubair itu adalah tokoh masalalu sejarah Kota Sintang, dan biaya naik kapal direncanakan sebesar Rp. 5000 hingga Rp. 10.000, untuk rute dan jadwalnya masih ditentukan selanjutnya,” ujarnya. Setelah kegiatan peresmian, Bupati Sintang beserta rombongan, mengelilingi pinggiran sungai kapuas dan sungai melawi menggunakan Kapal Wisata Bidar Pelangi Jubair. (Red)

Kapal MABM Tiba Di Dermaga Rumah Jabatan Bupati Sintang

Posted by On Februari 20, 2020

 

SINTANG, ZOBATENGAH.COM Kapal Wisata MABM yang membawa Rombongan Bupati Sintang tiba di dermaga Rumah Jabatan Bupati Sintang, Kamis pagi (20/02/2020) pukul 09.54 Wib.


Kapal ini d kawal oleh Satuan Pol Airut Polres Sintang berserta Basarnas dan yang lainya. Kedatangan Bupati Sintang ini di sambut dengan Tarian Suku Dayak dan Barong xai budaya Tiongha.

Dari pantauan media ini nampak antusias warga yang menyaksikan kedatang Bupati Sintang beserta rombongan. (Andi)

Baru Dua Hari Menjabat, AKBP John H. Ginting, Pimpin Press Release Kasus Narkoba

Posted by On Februari 19, 2020


SINTANG, ZONATENGAH.COM. Dihari kedua menjabat sebagai Kapolres Sintang AKBP John Halilintar Ginting, S.IK didampingi oleh Kasat Narkoba Polres Sintang AKP Syamsul Bakrie dan Kabag Ops Polres Sintang Kompol Zulpikar,  pimpin langsung Press Release bersama awak media terkait penangkapan salah seorang Bandar Narkoba oleh unit Reserse Narkoba Polres Sintang. Pres Release berlangsung di teras lobi Mapolres Sintang, Rabu (19/02/2020).


Menurut AKBP John, bahwa tersangka memang sudak sejak lama di incar oleh Satres Narkoba Polres Sintang, dimana tersangka diketahui merupakan Bandar atau Pengedar Narkoba. Pelaku atas nama NP berasil di bekuk oleh Satres Narkoba Polres Sintang pada, Selasa (18/02/2020), beserta Barang Bukti Sabu Seberat 98,51 Geram, ekstasi 2,92 geram (tujuh butir), Uang Tunai sebesar 1,5 Juta Rupiah, Serta Alat Dan wadah untuk menyembunyikan Barang Bukti Yang Digunakan Pelaku. 

AKBP. John mengatakan NP juga pernah di tahan di Mapolres Kabupaten Mempawah dengan Kasus yang sama. “Pelaku juga pernah di tangkap di Polres Mempawah dengan kasus yang sama.” ujar AKBP John kepada sejumlah Wartawan dalam Pres Release Tersebut. 

ikatakannya bahwa dalam upaya memberantas kejahatan Narkoba tidaklah hanya menjadi tanggung Kepolisian saja, namun ia berharap dukungan dari Intasi terkait dan peran serta masyarakat luas dalam membantu pihak Kepolisian membarantas kasus Narkoba secara khusus Kabupaten Sintang.

Bupati Sibtang Resmikan Corner Trail Literasi

Posted by On Februari 18, 2020


SINTANG, ZONATENGAH. Dalam rangka pembudayaan kegemaran membaca di Kabupaten Sintang,  Bupati Sintang,dr Jarot Winarno mengahadiri peresmian Bank Indonesia (BI) Corner yang dilaksanakan di kantor Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sintang, pada selasa pagi, (18/02/2020) Hadir pada kesempatan itu,Kepala perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat Bapak Agus Chusaini,Forkopimda,dan tamu undangan lainnya.

Bupati, dalam sambutanya sintang merupakan kabupaten terinflansi no 4 seindonesia pengaruh dari sebilan bahan pokok terbilang mahal, Apresiasi bagi kita menyongsong distruksi teknologi perubahan punda mental dalam sistim kominikasi dan IT internet of ring yang canggih ini dapat merubah dua hal yang bisa merubah cara kerja kita dan merubah gaya hidup, sehingga kita mampu menciptakan layanan khusus seperti Anjungan Baca Milenial ini (ABM) dalam rangka pembudayaan kegemaran membaca di kabupaten sintang, Di abat digital ini efesien dan priduktif saja tidak cukup, jika mau menang dalam kompetisi kita harus mengalak kan inovasi kreativitas dan enterpreuneurship karena kita masih jauh untuk minat baca, indonesia mendapat urutan ke 6 di dunia yang suka baca, Bagaimana kita menerapkan inovasi baru cara menjual buku dan menjual minat orang mau membaca. 


Kata kunci yang tidak boleh kita tingalkan yakni kolaborasi,sebab kita di kabupaten sintang ini sudah banyak tumbuh dari anak anak muda menciptakan komunitas yang ranahnya mengajak masyarakat gemar membaca, seperti “Mari Melihat, Truz Hero, komunitas baca, the Corans” Kita rasa masalah literasi ini, masalah bagi kita semua, untuk peresmian kampung literasi baru satu kampung saja yakni desa Merah Aray di Kayan Hulu, hanya satu kampung literasi yang kita bangun dan hanya satu satunya yang ada di kalimantan barat,dalam hal ini posisi pemerintah mesti memimpin dan mengkoordinir nya Praktek baik ini lah perlu kita Replikasi dan kita naikan sehingga praktek baik ini tercipta didaerah lain, Kampung literasi ini bisa kita kembangkan dan kita mulai melalui perpustakaan desa dulu, bisa berkembang menjadi taman bacaan masyarakat,sehingga bisa menjadi kampung literasi kedepan nya, ini lah bentuk kerja sama yang perlu kita kembangkan kedepan,” ungkap Bupati

Pada tempat yang sama kepala kantor perwakilan Bank Indonesia provinsi kalimantan barat Agus Chusaini mengatakan dengan program BI Corner ini merupakan progaram nasional seluruh indonesia yang kita canangkan melalui kementerian pedidikan dan kebudayaan  Di kalimantan barat ini sudah ada 14 BI Corner yang kita bangun tujuan nya untuk meningkatkan literasi minat baca bagi masyarakat,juga mengenalkan BI Corner kepada masyarakat agar lebih dekat melalui literasi perpustakaan, program BI Corner ini lebih luas nya kita mengenalkan informasi melalui fasilitas yang memberikan Edukasi tentang peran dan fungsi Bank Sentral yang dapat di akses melalui koleksi cetak maupun elektronik.

Dalam hal ini Bank central juga mengenal informasi mengenai kondisi keuangan dan perekonomian di tanah air sehingga kita menyediakan buku - buku yang berisikan tentang moneter, finansial, dan perbankan,dalam ruang lingkup perpustakaan yang dapat menarik minat pembaca juga mendidik melalui kegiatan kegiatan enterpeuneurship yang sukses dalam pengembangan usaha yang mana buku buku berisi dunia perbankan, Harapan kami melalui BI Coerner literasi perpustakaan ini bisa di manfaatkan bagi masyarakat luas menambah literasi minat membaca masyarakat, khususnya di desa - desa yang ada di kabupaten sintang sehingga kita mampu membangun kampung literasi yang ada di kabupaten sintang.

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Iwan setiadi, menyampaikan kegiatan ini kita laksanakan inggin menumbuhkan kegemaran minat baca masyarakat melalui BI Corner sehingga medapat perhatian dari Bank Indonesia yang ikut serta mempasilitasi Perspustakaan keliling Kita akan menjalani program ini dalam pelayanan demi menunjang kemudahan dalam transaksi fublik dan di tempatkan di pelayanan fublik yang ada, dan tahun ini akan kita adakan festival literasi dengan membaca kita mengetahui dunia. (Re

Bupati Ajak Masyarakat Suskeskan SP 2020

Posted by On Februari 18, 2020


SINTANG, ZONATENGAH. Bupati Sintang dr H. Jarot Winarno, M. Med. PH mengikuti proses sensus penduduk tahun 2020 secara mandiri dan online pada Senin, 17 Februari 2020 di Rumah Dinas Bupati Sintang. Bupati Sintang menyampaikan mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sintang untuk mulai mengikuti sensus mandiri secara online. 

“Kita ingin kemudahan, kita ingin buktikan bahwa masyarakat Kabupaten Sintang sudah melek internet. Saya baru saja selesai mengisinya. Begitu mudah, tidak sampai lima menit selesai secara online sudah selesai mendaftar pada sensus penduduk tahun 2020. Sensus penduduk tahun 2020, mencatat Indonesia” terang Bupati Sintang.


Bupati Sintang juga menyampaikan himbauannya pada seluruh pejabat di jajaran Pemkab Sintang mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Lurah dan Kepala Desa (Kades) untuk mensukseskan sensus penduduk online dan menyampaikan informasi pelaksanaan sensus penduduk online itu pada masyarakat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yosepha Hasnah menyampaikan bahwa pihaknya sudah menghimbau para pegawai di Sekretariat Daerah untuk segera mendaftarkan diri pada sensus penduduk tahun 2020 pada saat apel pagi. “saat apel pagi saya sudah himbau untuk segera daftarkan diri pada sensus penduduk tahun 2020 secara online karena lebih mudah dan cepat. Saya juga sudah daftar secara online. Kalau sinyal bagus, sangat mudah dan cepat. Tinggal ikuti petunjuk yang sudah ada, selesai dengan baik. Cuma saya mau ingatkan agar mencatat dan menyimpan password yang kita buat saat masuk ke situs BPS. Kami juga selalu sampaikan himbauan kalau ada kegiatan yang melibatkan orang banyak di Pemkab Sintang” terang Yosepha Hasnah.

Kepala BPS Kabupaten Sintang Mochamad Su’ud menyampaikan bahwa mendaftarkan diri pada sensus penduduk secara online sangat mudah. “ada 14 item sudah terisi sendiri, kita tinggal update saja. Periode Sensus PendKepauduk Online (SP Online) dimulai 15 Februari-31 Maret 2020. Dan hingga hari ini sudah ada 107 Kepala Keluarga di Kabupaten Sintang yang sudah daftar. Jumlah Kepala Keluarga di Kabupaten Sintang ada 90 ribu KK. Silakan kepada masyarakat Kabupaten Sintang untuk membuka situs resmi sensus.bps.go.id. Pelaksanaan sensus ini merupakan program nasional yang harus diikuti seluruh masyarakat dalam rangka memperbaharui data kependudukan menuju ‘Satu Data Kependudukan Indonesia’” terang Mochamad Su’ud. 

“Kami juga sudah susun jadwal untuk mengunjungi kecamatan yang ada. Kecamatan pertama adalah kecamatan Sintang. Seluruh kecamatan akan kami kunjungi. Tutorial sudah kami kirim ke berbagai pihak juga” tambah Mochamad Su’ud. (Red)

Jarot Hadiri Acara Pisah Sambut Kapolres Sintang

Posted by On Februari 18, 2020

 

SINTANG, ZONATENGAH. Bupati Sintang, Jarot Winarno menghadiri pisah sambut Kapolres Sintang dari AKBP. Adhe Hariadi, SIK, MH kepada AKBP. John. H. Ginting, SIK, yang diselenggarakan di Pendopo Bupati Sintang, pada Senin, (17/02/2020) Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah, jajaran Forkopimda, para pimpinan OPD yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang.

Dalam sambutannya, Bupati Sintang, Jarot Winarno menjelaskan tentang Sintang dihadapan Kapolres Sintang yang baru. “Sintang ini adalah melting pot, kemajemukan budaya banyak di Sintang, mayoritas masyarakat Sintang ialah Suku Dayak, berbagai macam komponen bangsa hidup.berdampingan, tetapi kami saling hidup bersama dan saling menjaga persatuan.” jelas Jarot.


Jarot mengucapkan selamat datang kepada Kapolres Sintang yang baru dan berharap dapat menjalankan tugas dengan baik. “saya ucapkan selamat datang kepada Kapolres Sintang yang baru, semoga dapat mengemban tugas untuk menjaga kondusifitas di Sintang.” ucapnya. S

Selain itu juga, Jarot mengucapkan selamat bertugas kepada AKBP. Adhe Hariadi, selaku Kapolres Sintang yang sebelumnya sudah banyak berperan penting dalam mengamankan situasi di Kabupaten Sintang. “saya ucapkan terimakasih kepada AKBP . Adhe Hariadi, banyak sekali tugas yang kita kerjakan sama sama, seperti kebakaran hutan dan lahan, beberapa proses hukum yang berjalan, sukses mengamankan penyelenggaraan pilpres tahun 2019, selama menjadi Kapolres Sintang situasi sintang aman dan kondusif.” ujarnya.

Masih kata Bupati Sintang, bahwa kegiatan yang dilakukan bersama Kapolres Sintang yang sebelumnya sangat banyak, dan selalu mengingat pesan dari Komandan Korem 121/ABW. “kita telah melakukan kegiatan bersama, pesan Danrem, kalau Sintang mau kondusif, maka forkopimda nya harus kompak, kemudian kegiatan sosial yang sudah kita laksanakan ialah pasar murah HUT Bhayangkara, kemudian ada satgas pangan sembako, kita punya tim penanganan Karhutla.” tambahnya.

Kemudian, AKPB. Adhe Hariadi, selaku Kapolres Sintang yang lama mengucapkan terimakasih kepada seluruh lintas sektor yang sudah mendukung kegiatannya selama menjadi Kapolres Sintang. “saya menjadi Kapolres Sintang sudah 1 tahun 3 bulan, tentunya saya minta maaf kalau selama di Kabupaten Sintang banyak melakukan kesalahan, saya juga ucapkan terimakasih kepada Bupati, forkopimda, TNI, OPD, tokoh masyarakat, Tokoh Agama dan seluruh lintas sektor yang telah mendukung saya dalam menjalankan tugas selaku Kapolres Sintang.” katanya.

“Kami bersyukur bisa berdinas di Polres Sintang, sangat banyak kesan dan kenangan, ada suka maupun duka dalam mengembankan tugas, kemudian juga dalam melaksanakan tugas sebagai Kapolres Sintang dulu pasti ada hambatannya, saat ini saya akan pindah tugas ke wilayah kerja Polda Banten.” ujar AKBP. Adhe Hariadi, SIK, MH. 

Sementara itu, Kapolres Sintang yang baru, AKBP. John Halilintar Ginting, S.IK menjelaskan perjalanan karirnya. “saya tanggal 10 Februari 2020 kemarin baru dilantik oleh Kapolda Kalbar menjadi Kapolres Sintang, dan baru menginjakkan kaki di Sintang pada hari Minggu kemarin, saya bukan orang baru di Kalbar, sejak 2007 hingga 2016 saya sudah berdinas di Kalbar, sebelumnya saya di Kabupaten Sekadau, di Kabupaten Ketapang, di Kabupaten Sanggau, di Polresta Pontianak, Kabupaten Sambas, kemudian saya pindah ke Pekanbaru selama 3 tahun , dan akhirnya saya pindah ke Kabupaten Sintang.” jelasnya.

Kapolres Sintang yang baru berharap semua lintas sektor di Kabupaten Sintang dapat mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Kapolres Sintang. “kami mohon bantuan untuk mendukung pekerjaan kami, kalau tidak dibantu oleh seluruh lintas sektor, maka tidak akan bisa berjalan dengan baik.” harapnya. (Red)

Dewan Apresiasi Kades dan BPD Saat Musrenbang

Posted by On Februari 18, 2020

 

SINTANG, ZONATENGAH. Alpius mengatakan bahwa memang acara musrenbang merupakan kegiatan rutin baik di tingkat desa maupun kecamatan namun kali ini terlihat antusiasme yang tinggi dari para peserta. Secara khusus mereka dapat berdiskusi langsung dengan para anggota dewan yang mewakili mereka di pemerintahan tingkat kabupaten.

“Dalam melaksanakan Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) kali ini, saya lihat BPD (Badan Permusyawaratan Desa) dengan kepala desanya itu sangat luar biasa,” kata Alpius, anggota DPRD Sintang. Hal ini disampaikannya usai acara pembukaan Musrenbang tingkat kecamatan di Desa Nanga Merakai, Kecamatan Ketungau Tengah (11/02/2020).


“Sistem penganggaran yang ada sekarang ini kalau tidak melalui musrenbang akan menyebabkan kita sulit melaksanakan kegiatan-kegiatan pembangunan. Semua harus terencana 1 tahun sebelumnya. Seperti kita hari ini, kita evaluasi hasil musrenbang tahun 2019 yang sudah tercetak dari simral untuk tahun 2020 sekaligus kita mau membuat daftar rencana kegiatan pembangunan untuk tahun 2021.” papar Alpius.

Tentunya para kepala desa dan BPD-nya dalam musrenbang dan pelaksanaan kegiatan pembangunan di desanya harus selalu bersinergi, agar memperkuatkan satu dengan yang lain,” tambah politisi Parta Kebangkitan Bangsa tersebut.

“Tahun ini, selaku anggota DPRD, kita memberikan dukungan melalui pokok-pokok pikiran kita di beberapa desa di wilayah Ketungau Tengah ini. Akan kita perjuangkan kepada pemerintah, terutama pengentasan permasalahan di bidang pendidikan, bidang infrastruktur soal jalan dan jembatan.” sambung pria yang sebelumnya juga pernah menjabat sebagai BPD di salah satu desa di Ketungau tengah ini.

Alpius juga mengingatkan bahwa dalam proses pelaksanaan usulan kegiatna pembangunan melalui musrenbang tentu akan dipilah kembali di tingkat kabupaten kemudian diajukan disaring kembali hingga ke tingkat nasional. Hal ini berkaitan dengan skala prioritas pembangunan daerah dan kerangka acuan pembangunan nasional. “Selain itu, kegiatan-kegiatan pembangunan yang kita lakukan tentulah disesuaikan dengan ketersediaan anggaran pemerintah yang ada,” tutup Alpius. (Andi)

Florensius Ronny Hadiri Musrenbang Di Kecamatan Ambalau

Posted by On Februari 17, 2020


SINTANG,ZONATENGAH. Ketua DPRD Sintang, Florensius Ronny menghadiri acara Musyawarah Rencana Pembangunan tingkat kecamatan di gedung serbaguna Kecamatan Ambalau, Senin (17/02/2020). Turut hadir dalam kegiatan ini anggota DPRD lainnya, Sandan S.Sos, Zulkarnain, Kusnadi, SE dan Rudi Andryas dari daerah pemilihan Serawai-Ambalau. Tampak pula anggota DPRD lainnya, Melkianus, S.Sos, Kartimia Marwani dan Alpius, S.Pd.K dari Komisi C dan Billy Welsan dari Komisi D.

Ketua DPRD termuda se-Indonesia itu menyampaikan pula sejumlah persoalan yang ditemuinya saat menghadiri sejumlah Musrenbang. Ronny berharap persoalan tersebut dapat didiskusikan bersama seperti dalam diskusi saat acara musyawarah seperti ini.


“Untuk mencapai sistem perencanaan yang lebih baik dalam aksi, kami sebagai perwakilan rakyat haruslah bertatap muka lansung dengan para kades (kepala desa.red) yang kesehariannya berhubungan dengan masyarakat. Maka kami merasa sangat penting untuk hadir pada Musrenbang tingkat Kecamatan.” kata Ronny.

“Perencanaan pembangunan tahun 2019 yang kita jalani tahun 2020 ini adalah tahun yang berat untuk penganggaran kita di Sintang karna adanya pelaksanaan pemilihan kepala daerah dan pemilihan kepala desa serentak. Kedua kegiatan menyedot cukup banyak dana daerah,” kata Ronny.

Drinya berharap para kades yang diberi tanggungjawab mencapai seperempat dana APBD ini dapat memperhatikan pembangunan di desanya masing-masing secara optimal. Sementara pembangunan yang menjadi tanggungjawab perangkat kabupaten akan kami upayakan untuk dikerjakan sebaik mungkin juga. Mari kita bersinergi bersama dalam membangun Sintang, ujarnya.

Camat Ambalau, Iskandar, S.sos,.M.Si menyebutkan bahwa kecamatan yang dipimpinnya sudah menerima cukup banyak pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan. Namun karna kondisi geografis kecamatan yang sangat luas menyebabkan hingga saat ini belum optimal dalam proses akses transportasi darat. 

“Kalau musim kemarau, kami bisa sampai dari Sintang ke Ambalau menggunakan kendaraan roda empat. Tapi kalau sudah hujan, kita harus menggunakan jalur air. Dana operasional kalau lewat jalan darat menghabiskan dana sebesar 200 ribuan rupiah. Sedangkan jika lewat air, bisa menghabiskan dana hingga 800 ribuan.” ungkapnya.

Dalam data geografis kecamatan menyebutkan bahwa Kecamatan Ambalau ini luasnya mencapai 29,58% dari total luas Kabupaten Sintang. Secara administratif kecamatan ini dibagi dalam 33 desa 84 dusun. “Kami masih mengharapkan prioritas untuk pembangunan infrastruktur dasar. Kami tetap optimis para pemimpin daerah di tingkat kabupaten akan memperhatikan kami,” harap Iskandar lagi. (Andi)

Apel Perdana AKBP John Minta Anggota Tetap Semangat Dalam Melaksanakan Tugas

Posted by On Februari 17, 2020


SINTANG, ZONATENGAH. Setelah melaksanakan upacara Farewel Kapolres Sintang, AKBP John H. Ginting, S.I.K langsung memimpin apel perdana yang bertempat di halaman Mapolres Sintang, Senin 17 Februari 2020. 

Dalam kesempatan itu, Kapolres Sintang yang baru AKBP John H. Ginting, S.I.K meminta kerjasama kepada seluruh personil Polres dan jajaran untuk menjalankan tugas dengan semangat dan setulus hati. Dalam arahannya, John selaku Kapolres yang baru meminta kepada seluruh personil Polres Sintang dan jajaran supaya tetap jaga kekompakan. 

“Kita sukses itu karena kita bersama. Jika melaksanakan tugas dengan ikhlas, maka sesuatu pekerjaan tidak akan terasa terbebani. Awali semuanya pekerjaan dengan berdoa dan meminta kepada Tuhan Yang Maha Esa.” ujar Kapolres. 

AKBP John juga menekankan kepada seluruh personil dalam bertugas untuk disiplin serta bekerja dengan ikhlas sesuai dengan moto dari Polres Sintang sendiri yaitu Berkelas. Diakhir sambutannya AKBP John H. Ginting, S.I.K juga mengucapkan terimakasih kepada AKBP Adhe Hariadi, S.I.K, M.H yang dalam hal ini telah berdedikasi penuh untuk mencipatkan situasi kota Sintang yang aman dan kondusif.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan dan terutama AKBP Adhe yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Sintang atas dedikasi yang sudah sangat bagus dalam memimpin Polres Sintang.” ungkapnya. (Red)

Mia Akan Kunjungi Desa-Desa Di Kecamatan Ketungau Hilir

Posted by On Februari 17, 2020


SINTANG, ZONATENGAH. Anggota DPRD Sintang, Kartimia Marwani menyampaikan rasa prihatinnya atas situasi di Kecamatan Ketungau Hilir, usai mengikuti Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Nanga Ketungau (05/02). Pasalnya, pada pertemuan ini terungkap bahwa ada 6 desa di kecamatan ini yang tidak menerima kegiatan pembangunan yang diselenggarakan oleh pihak kabupaten selain melalui dana desa di tahun 2020. Keenam desa tersebut ialah, Nanga Ketungau, Lepung Pantang, Semuntai, Tanjung Baung, Sungai Mali dan Pampang Dua.

“Bagi desa-desa yang belum mendapat kegiatan pembangunan tahun 2020 ini saya harap mereka bersabarlah. Itulah pentingnya kita datang ke musrenbang-musrenbang ini, supaya kita tahu permasalahan yang terjadi di masyarakat.” ujarnya.

Politisi Partai Nasional Demokrat itu menyebutkan bahwa ia bersama rekan-rekan anggota DPRD Sintang lainnya akan membahas hal tersebut dalam rapat internal DPRD dan pertemuan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang. Ia berharap untuk tahun 2021 setiap desa tersebut akan mendapatkan bagian dalam porsi pembangunan daerah. 

“Kita akan usahakan desa-desa ini akan mendapatkan kegiatan pembangunan di tahun 2021. Saya akan coba untuk upayakan setidaknya hal ini dilakukan di bidang pendidikan, sesuai dengan bidang komisi C dimana saya berada saat ini.” kata Mia lagi. 

Salah satu anggota DPRD yang berasal dari daerah pemilihan Binjai-Ketungau Hilir-Ketungau Tengah dan Ketungau Hulu, beriktiar dirinya akan menyambangi desa-desa ini secara khusus. Ia ingin melihat dan berdiskusi dengan masyarakat setempat secara langsung. 

“Mungkin ke depan saya akan usahakan, agendakan secara khusus untuk datang dan meninjau langsung ke desa-desa yang belum dapat pembangunan tersebut.” harap Mia. (Andi)

Suasana Penyambutan AKBP. John H. Ginting Di Polres Sintang

Posted by On Februari 17, 2020


SINTANG, ZONATENGAH. Acara penyambutan Kapolres Sintang AKBP. John Halilintar Ginting, S.IK di halaman Makopolres Sintang, Senin (17/02/2020) dihadiri oleh Mantan Kapolres Sintang AKBP Adhe Hariadi, S.IK.,MH beserta para jajaran Pejabat Utama dan perwira Polres Sintang.

Acara penyambutan dilakukan dengan tradisi tarian suku Dayak dan tepung tawar adat suku Melayu. Kepada para awak media AKBP. John H. Ginting mengatakan selaku Kapolres yang baru dirinya akan meneruskan segala program kerja yang ada di Mapolres Sintang pada masa kepemimpinan AKBP. Adhe Hariadi.

“Selaku Kapolres yang barus say akan teruskan segala program yang sudah ada saat masa kepemimpinan bapak Kapolres yang lama.” ujarnya.

Sementara itu Kapolres Sintang yang lama AKBP Adhe Hariadi, yang kini bertugas di Polda Banten sebagai Kabagkerma Biro Ops Polda Banten, menyerahkan sepenuhnya Polres Sintang kepada AKBP Jonhn H. Ginting. Dirinya berharap dengan kepemimpinan Kapolres yang baru Polres Sintang dapat lebih maju dan berkualitas.

“Saya sekarang bertugas di Polda Banten sebagai Kabagkerma Biro Ops Polda Banten, oleh sebab itu saya titipkan sepenuhnya Polres Sintang kepada Kapolres yang baru, mudahan dengan kepemimpinan beliau Polres Sintang lebih maju dan berkualitas.” pungkasnya. (Andi)

Tinjau SDN 28 Panekasan, Jarot Salut Dengan Perjuangan Guru dan Siswa

Posted by On Februari 16, 2020


SINTANG. Selain melakukan presmian sarana dan prasarana air minum pedesaan di Desa Panekasan, Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M. Med. PH juga menyempatkan waktu untuk meninjau atau melihat kondisi SDN 28 Panekasan, Desa Panekasan, Kec. Serawai, Sabtu (15/2/2020).

Dalam peninjaun itu, Bupati di dampingi Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Sintang, Camat Serawai dan Kades Panekasan. Meskipun letak SDN 28 Panekasan tidak terlalu jauh dari pemukiman warga, namun untuk menuju ke SDN tersebut jalan yang di lalui tampak cukup extrem, baik jika berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan roda dua, karena untuk sampai ke sekolah itu salah satu aksesnya harus menaiki tanjakan bukit yang cukup terjal, bahkan jika hujan kondisi jalan sangat licin dan membahayakan, terlebih menggunakan kendaraan roda dua. 


“Tdi saya jalan ke sekolah itu naik bukit itu cukup melelahkan, sampai sesak nafas rasanya. saya salut liat perjuangan sisawa dan guru yang setiap hari melewati ruas jalan tersebut,luarbiasa pasti sehat-sehat semuanya.” ucap Bupati.

Ia pun menyampaikan jika Kepala Desa ingin membangun jalan tersebut dengan rambat beton di perbolehkan, mampu dari dana desanya berapa, jika kekurangan anggaran segera lapor kepadanya, maka nanti pemkab akan berupaya menambah kekurangan yang ada untuk membangun ruas jalan menuju sekolah itu dari ruas jalan beton yang sudah ada. “nanti sebelum di rambat beton coba di gusur dulu, biar tanjakan bukitnya agak sedikit landai, jadi tidak terlalu terjallah di lalui.” pungkas Bupati. (Red)

Karena Kesal Sampah Dibuang Sembaragan, Pemilik Tanah Menutup Jalan

Posted by On Februari 14, 2020


SINTANG, ZONATENGAH. Salah seorang Warga RT 07 Kelurahan Ladang Kecamatan Sintang menunutup Jalan, aksi ini dipicu oleh karena rasa kekesalannya dengan adanya oknum yang selalu membuang sampah sembarangan di tanah miliknya. Adapun jalan yang di tutup oleh warga RT 07 Kelurahan Ladang adalah Gang Taswi, penutupan jalan dilakukan warga setempat pada, Kamis 13/02/2020. Jalan tersebut dipagari dengan kayu.

Menurut salah seorang warga Rt 07 Kelurahan ladang saat ditemui media ini di jalan Taswi, Jumat 14/02/2020, mengatakan warga melakukan penutupan jalan tersebut lantaranya ada yang membuang sampah sembarangan dan bahkan sampah tersebut dibuang berserakan di tepi jalan.


“Ya kami tutup jalan ini karena pemilik tanahnya kesal dengan adanya orang yang sering buang sampah sembarangan disini, wajarlah pemilik tanahnya marah.” ujarnya.

Dirinya mengatakan aksi penutupan jalan ini merupakan ungkapan dari rasa kekesalan pemilik tanah dimana tempat tanahnya sering dijadikan tempat pembuangan sampah sedangakan ditanaha tersebut tidak ada bak atau TPS. Ia mengatakan mereka akan membuka kembali jalan tersebut setelah adanya solusi dari pihak pemerintah, terkait tempat pembuangan sampah tersebut.

Dikatakannya, penutupan jalan tersebut juga dilakukan agar oknum yang sering menbuang sampah di tempat tersebut tidak datang kembali setelah melihat jalan ditutup

“Kami akan buka kembali setelah ada solusi terbaik dari pihak Kelurahan maupun Pemerintah. Kami sengaja menutup jalan ini pak, agar orang yang buang samaph kesini tidak buang disini lagi karena gak mungkin dia masuk melihat jalan sudah ditutup.” ujarnya.

Sementara itu Lurah Kelurahan Ladang Syamsul Bachri mengatakan bahwa dirinya telah berusaha mencari solusi dan meminta kepada pihak Pemerintah melalui Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup untuk membuat tempat pembuangan sampah di tempat tersebut, namun hingga saat ini yang masih menjadi kendala ada pemilik tanah yang tidak mau tanahnya di bangun bak pembuangan samapah, ujarnya.

“Kami sudah berupaya sedemikian mungkin terkait perosoalan ini cuma belum ada titik terang juga dari pihak Pemerintah, dan juga kendalanya pemilik tanah yang tidak mau kita bangun tempat pembuangan sampah di tanah milikya.” ujar Syamsul lagi.

Dirinya berharal dalam waktu dekat ini segera ada solusi terkait persoalan tersebut. Dirinya juga akan segera menyurati Bupati Sintang terkait perosalan tersebut. “Kita akan surati Bapak Bupati dan mudahan-mudahan beliau bisa segera memberikan solusi bagi kita smeua.” tutupnya. (Andi)

Ketua dan Anggota DPRD Sintang Hadiri Musrenbang Di Kecamatan Dedai

Posted by On Februari 14, 2020


SINTANG, ZONATENGAH. Ketua DPRD Sintang, Florensius Ronny menghadiri kegiatan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Kecamatan Dedai, Kamis (13/02/2020). Turut hadir dalam kegiatan ini, anggota DPRD lainnya, Toni, S.Sos,.M.Si dan Herinius Laka, S.Pd selain itu tampak juga sejumlah perwakilan OPD di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang.

“Tahun ini kita di Sintang akan melakukan pemilihan kades (kepala desa) serentak. ada 324 desa yang akan menyelenggarakan ajang ini. Selain itu kita juga akan melangsungkan pemilihan bupati. Dua kegiatan ini menyedot anggaran daerah cukup besar. Sehingga kegiatan pembangunan yang kita lakukan harus benar-benar terfokus, di Dedai ini salah satunya kita utamakan peningkatan jalan di 4 desa, Apin –Hulu Dedai – Pengkadan Sungai Rupa dan Kumpang.” papar Ronny.


Pada kesempatan ini pun, Politisi Partai Nasional Demokrat itu mengingatkan beberapa pekerjaan rumah pemerintah daerah bersama pemerintah desa. Beberapa hal tersebut, penyediaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), pembangunan fasilitas pendidikan, serta persoalan administrasi kependudukan.

“Mari kita bekerjasama, untuk memproses bersama pembangunan yang ada. Apa-apa yang menjadi tanggungjawab kabupaten biarlah kami yang mengerjakan dan apa yang menjadi tanggungjawab desa silakan diurus oleh bapak-bapak bersama para aparatur desanya masing-masing, contoh, jalan penghubung antar desa itu tanggung jawab kami, jalan antar dusun silakan dikerjakan dengan dana desa.” pesan Ronny. 

Camat Dedai, Drs. Halim Hartadi,M.Si menyampaikan tujuan kegiatan ini untuk menghimpun usulan-usulan pembangunan yang berasal dari masyarakat yang dibawa oleh para kepala desa. Kemudian rencana pembangunan tersebut akan dibawa ke kabupaten untuk menjadi prioritas-prioritas pembangunan ke tingkat provinsi dan nasional.

“Mudah-mudahan ini tidak hanya jadi daftar usulan saja, apa yang menjadi kebutuhan kita di Kecamatan Dedai ini dapat terlaksana. Pembangunan kita ini harus kita lakukan dengan semangat gotong royong dengan hakikat berkelanjutan. Pemilihan kegiatan haruslah meninjau prioritas saat ini. Dalam kesempatan ini juga kita akan lakukan evaluasi pada kegiatan-kegiatan kita di tahun 2019.” paparnya.  

Halim juga mengingatkan agenda besar Kecamatan Dedai pada tahun 2020, pemilihan kepala desa. Dari 31 desa ada 24 desa akan melakukan pesta demokrasi ini secara serentak. “Pada kesempatan ini, kami ingatkan kembali untuk menghimbau kepada warganya agar tetap menjaga daerahnya supaya tertib dan aman. Kondisi ini tentu akan sangat menunjang pelaksanaan program pembangunan yang ada di kecamatan kita ini.” pungkasnya. (Andi)

Kapolda Silaturahmi Dengan Uskup Agung Pontianak

Posted by On Februari 14, 2020


PONTINAK, ZONATENGAH. Kapolda Kalbar Irjen Pol Remigus Sigit Tri Hardjanto Jumat 14/2/2020, silaturahmi dengan Uskup Agung Pontianak Mgr. Agustustinus Agus di Kediaman Uskup di belakang Gereja Katedral Pontianak. 

Kedatangan Kapolda bersama keluarga sekitar pukul 11.45 di sambut ramah Oleh Uskup dan langsung menuju ke ruangan kediaman Uskup. Tampak hadir Sekda Provinsi Kalbar AL Leysandri, Kapolres Sambas Robertus dan sejumlah pejabat lainnya. (Kun)

Menteri PUPR Resmikan Empat Rusun Di Sintang

Posted by On Februari 13, 2020


SINTANG. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, Mochamad Basuki Hadimuljono meresmikan empat rumah susun (RUSUN) yang ada di Kabupaten Sintang, peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti Menteri PUPR sekaligus pengguntingan pita yang didampingi oleh Bupati Sintang, Jarot Winarno, Wakil Bupati Sintang, Askiman, Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah, Uskup SIntang, jajaran forkopimda dan para pimpinan kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang, yang dipusatkan di Seminari Menengah Santo Yohanes Maria Vianney Keuskupan Sintang, Jalan Teluk Menyurai, Kelurahan Tanjung Puri, KEcamatan Sintang, Kabupaten Sintang, pada hari Kamis, (13/02/2020).


Rumah susun (RUSUN) yang diresmikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat diantaranya, Rumah Susun Seminari Menengah Santo Yohanes Maria Vianney Keuskupan Sintang yang berada di Jalan Teluk Menyurai Sintang dengan menelan biaya total 13,05 Milyar Rupiah dengan kapasitas 162 siswa, type 24 dengan 2 lantai, kemudian Rumah Susun Rumah Sakit Rujukan Ade M.Djoen Sintang yang berada di Jalan Y.C Oevang Oeray Sintang dengan biaya 12,3 Milyar memiliki type 36 dengan 3 lantai sebanyak 42 unit, Rumah Susun Yayasan Kabar Senang Sekolah Tinggi Theologi Immanuel SIntang yang berada di Jalan Raya Sintang-Pontianak, Kelurahan Balai Agung dengan kapasitas mampu menampung 162 mahasiswa dengan tipe 24 dan memiliki 2 lantai, kemudian yang keempat Rumah susun Pondok Pesantren Agropolitan Nurul Ma’arif dengan kapasitas 108 santri, memiliki tipe barak 12 unit dengan 3 lantai.

Dalam sambutannya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, M. Basuki Hadimuljono, mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan prioritas dalam mengejar ketertinggalan menuju Indonesia yang lebih sejahtera, “pembangunan infrastruktur ini masih menjadi prioritas Pemerintah Pusat Kabinet Indonesia Maju untuk lima tahun kedepan, yang bertujuan untuk meneruskan pembangunan lima tahun yang lalu, kita lakukan ini semuanya untuk mengejar ketertinggalan dalam rangka menuju Indonesia yang lebih baik dan sejahtera.” kata Menteri PUPR.

Masih kata Menteri PUPR, bahwa nantinya akan menyambung konektivitas yang ada dipulau Kalimantan, “salah satunya ialah kami akan segera membangun Pos Lintas Batas Negara (PLBN), kemudian jalan perbatasan, pengaspalan jalan, ini semuanya untuk meningkatkan kesejahteraan di wilayah perbatasan seperti di Sintang ini.” tambahnya. 

Menurutnya, segala permasalahan yang ada di Kabupaten Sintang secara bertahap akan diprogramkan, “selain empat rusun yang diresmikan, ada beberapa usulan dari Bupati Sintang, seperti jalan Sintang-Semubuk sepanjang 231 Kilometer, secara bertahap dari tahun kemarin kita kerjakan sampai ke arah perbatasan, kemudian masih ada kebutuhan untuk anak didik kita di Nanga Merakai, Kecamatan KEtungau Tengah yang membutuhkan rumah susun juga, karena siswanya banyak yang jauh dari desa untuk bersekolah, sehingga membutuhkan rusun, mudah-mudahan akan kita programkan.” ujarnya.

Menteri PUPR berpesan kepada para penerima bantuan Rumah Susun ini untuk menjaga dan memanfaatkannya dengan baik, “dengan selesainya pembangunan rumah susun ini, nanti ada proses hibahnya, kita titipkan untuk pelihara, jaga, dan manfaatkan sebaik-baiknya, semuanya kita kerjakan, kita berikan rusun lengkap dengan listrik, air, hingga meubelernya, sehingga ini semua tinggal dimanfaatkan dengan baik-baik.” pesan Basuki Hadimuljono. 

Sementara itu, Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan bahwa banyak sekali pembangunan yang dikerjakan oleh Kementerian PUPR kepada Kabupaten Sintang, “terasa betul Negara hadir ditengah-tengah masyarakat, banyak kegiatan pembangunan yang sudah dilakukan oleh Kementerian PUPR hadirkan di Sintang, dalam kurun 4 tahun terakhir, sudah membangun jalan parallel perbatasan sepanjan 143 kilometer di garis batas dengan Malaysia, dibangunnya akses dari kota Sintang menuju perbatasan, bantuan rangka baja jembatan ketungau II, empat buah jembatan gantung, dan hari ini pembangunan rumah susun empat buah.” kata Jarot.

Selain itu juga, masih kata Bupati Sintang, bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR banyak program-program kedepan dan sudah berjalan, “seperti penguatan tebing pinggiran sungai melawi dan pinggiran sungai Kapuas, penarikan air baku dari Bukit Saran di Kecamatan Tempunak dan Bukit Sada di Kecamatan Serawai, kemudian yang terasa benar ialah rehabilitasi rumah tidak layak huni, sanitasi dan air bersih untuk di desa, semua ini kami ucapkan terimakasih kepada Pak Menteri PUPR dan berkat dukungan dari Komisi V DPR-RI.”ujarnya. (And

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *