Askiman Ajak Masyarakat Tempunak Bersatu Lawan Covid-19

Posted by On April 30, 2020


Sintang, Zonatengah.com. Wakil Bupati Askiman selaku Wakil ketua tim gugus tugas pemantau covid-19 kabupaten sintang,pimpin rapat koordinasi tentang pencegahan covid-19. kali ini di laksanakan di kecamatan tempunak di aula gedung kecamatan tempunak, hadir pada acara tersebut Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Sintang, Lingkungan Organisasi Perangkat Daerah kabupaten sintang, Forkopimcam Tempunak serta seluruh kepala desa yang di kecamatan tempunak.

Wakil Bupati Askiman mengajak masyarakat tempunak untuk tetap waspada dan selalu menjaga kebersihan baik di lingkungan maupun pribadi masing masing. “Jangan anggap sepele virus ini, karena virus ini susah di deteksi nya, bahkan kita tidak tau siapa yang sudah terjangkit atau pun yang belum terjangkit,” ungkap Askiman.

Askiman mengatakan Yang menjadi perhatian penting kita adalah pada saat ini kita harus menjaga persoalan sosial yang timbul ditengah masyarakat,ini menjadi masalah besar bagi kita semua dan kita harus bijak menangani nya,
Jangan menyikapi masalah ini dengan rasa takut secara Berlebihan,tapi bagaimna cara kita menanganinya secara benar tepat dan kita harus bekerja sama dengan tim gugus tugas covid - 19.

Askiman juga menambah kan penting untuk kita mensosialisasikan persoalan virus corona ini kepada seluruh warga kita sampai ke desa - desa. “Yang Sulit dipahamin warga atau masyarakat adalah soal status orang yang di anggap terjangkit dan ini perlu kita sampaikan dengan benar kepada masyarakat awam tugas kepala desa harus mampu menghimbau kepada warga nya supaya lebih bijaksana dalam menanggapi kasus covid 19 ini,” tambahnya.

Askiman berpesan kita harus menjaga Imunitas moral kita itu yang paling penting, moral pribadi, moral akal dan pikiran kita bagaimana hidup baik dan sehat. Dikatakannya lagi Imunitas moral itu berupa pola hidup sehat, menjaga pola makan, batasi kerja jangan sampai mengahabis kan energi jangan terlalu cemas yang dapat mambuat imun kita lemah, terpenting menurut Askiman membangkitkan iman untuk menguatkan hidup kita kepada tuhan yang maha kuasa,

“Ketahanan sosial,tidak penting yang menyebarkan permasalahan di masyarakat,jika di curigai jangan buat reaksi yg gaduh,dan jgn memunculkan kesenjangan sosial tolong laporkan setiap hari,” kata Askiman lagi.

Askiman juga berpesan kepada semua kepala desa tolong pantau perkembangan di desa kita,terutama desa yang termasuk eks transmigrasi harus di pantau benar - benar jangan sampai ada timbul gejolak sosial Ekonomi masyarakat di tiap desa juga harus di pantau,demi kesejahteraan warga desa. Jaga keamanan sosial, jaga kesehatan sosial, bila perlu setiap desa harus menyiapkan ruang isolasi di desa dalam langkah penanganan pertama. Kata Askiman

Kiang, S,Sos. Ketua tim gugus tugas kecamatan Tempunak dalam sambutan nya mengatakan untuk kecamata tempunak ini masih aman - aman saja hanya terdeteksi ODP 5 orang, sebanyak 26 desa yang ada di kecamatan tempunak sudah kita ambil Langkah langkah dan telah kita himbaukan kepada seluruh kepala desa yang ada di kecamatan tempunak untuk memberikan Edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan dan penanganan penyebaran virus corona ini dengan cara membiasakan hidup bersih juga selalu menjaga interaksi dengan menjaga jarak. Membuat posko guna mengetahui keluar masuk nya orang baru demi menjaga kenyamanan di lingkungan masyarakat.

Memasang baleho dan menyiapkan tempat  cuci tangan di setiap tempat umum,melakukan penyemprotan disinsfektan di palisitas umum dan rumah - rumah ibadah tim gugus tugas tingkat desa selalu koordinasi dengan  tim covid 19 kacamatan supaya mempermudah dalam penanganan dan pencegahan nya,kata Camat Tempunak. (Red)

Dua Orang Di Sintang Terkonfirmasi Positif Covid-19

Posted by On April 30, 2020


Sintang, Zonatengah.com. Bertempat Di Pendopo Bupati Sintang Rabu Malam (29/04/202) Pukul 20:00 WIB, Ketua TIM Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang Yang Juga Bupati sintang dr.H.Jarot Winarno.M.Med.Ph. Melakukan Jumpa Pers dengan Awak Media Di Kabupaten Sintang Sampaikan Update Terkini Covid-19 Di Kabupaten Sintang.

Di Dampingi Anggota TIM Gugus Tugas Lainya Bupati Menyampaikan Bahwa Sesuai Hasil Uji Swap Yang Sudah Di Kirimkan Beberapa Waktu lalu di dapatkan Bahwa Ada Dua Masyarakat Sintang Dinyatakan Positif Covid-19, Hal Tersebut Sudah Di Sampaikan Oleh Ketua Gugus Tugas Nasional Dan Juga sudah Mendapat arahan Gubernur untuk di Sampaikan Kepada Awak Media. Kasus Positif Pertama Perempuan Berusia 27 Tahun Asal Teluk Menyuray Sintang Yang Mendedikasikan Hidupnya Untuk Merawat Dan sebagai Pekerja Di RSUD Ade M djoen Sintang, Bupati Mengatakan Yang Bersangkutan Diduga Terpapar Setelah Melakukan Kontak Langsung atau merawat Pasien Rujukan Dari Kabupaten Sanggau Beberapa Waktu lalu.

Sementara Khasus Dua Seorang Pria Umur 30 Tahun Asal Menyumbung Sintang. Yang Bersangkutan merupakan Putra Dari Pasien PDP 04 Yang Meninggal Beberapa waktu lalu. Namun sampai saat ini hasil Swap PDP 04  masih belum keluar. Melihat Kasus Di atas Bupati Menyimpulkan Bahwa Sintang Sudah Terjadi Tranmisi Lokal Pemnyebaran Covid-19. Namun Demikian Bupati Menyampaikan Sudah Melakukan Tindakan Jauh Hari Sesuai Prosedur Dan Menghimbau masyarakat Tidak Berspekulasi Berlebihan Dan Memberi semangat Kepada Pasien Supaya Cepat Sembuh.

Untuk Kedua Pasien Positif Tersebut Bupati Mengatakan akan merawat mereka di Ruang Isolasi khusus RSUD ADE M Djoen sintang Yang memiliki Fasilitas nyaman dan memadai. Bupati Juga Menghimbau Masyarakat Juga membantu untuk memerengi Covid-19 secara bersama. “Masyarakat Bantu Lah, bantunya Sederhana  ‘Disiplin untuk jaga jarak, menggunakan masker apapun jenis maskernya kalau keluar rumah, Biasakan Cuci Tangan selama 20 detik pakai sabun, Tidak harus pakai Hand sanitizer yang Mahal, Sabun apapun jenisnya itu sudah efektif,” ungkap Jarot.

Bupati juga Mengatakan Terhadap Kedua kasus Tersebut Pemkab Sintang Sudah Melokalisasi Sejak Awal terhadap Pasien Yang Erat Kaitanya Dengan PDP 04 Sehingga, Sejak Beberapa hari Saat Penetapat PDP 04 Sudah Di lakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar Di Kediaman Yang Bersangkutan, Sementara Pasien Asal Menyurai Merupakat Petugas Di RSUD ADE M Djoen Yang Sudah Paham Betul Protokol Keslamatan Covid-19. Menjawab Pertanyaan Beberapa Awak Media Bupati Mengatakan Akan Melakukan Sidak di Kediaman Pasien konfirmasi Pertama Di Menyurai Dan akan Melakukan Pembatasan Sosial Di Lingkunagan Yang Bersangkutan Bila Di Perlukan. (Red)

Modus Kirim Paket Lewat Bus, 2 Tersangka Diamankan Polisi

Posted by On April 30, 2020


Sintang, Zonatengah.com. Tidak henti-hentinya Satresnarkoba Polres Sintang dalam memerangi peredaran Narkoba di wilayah hukum Polres Sintang yang mana kali ini kembali membekuk 2 orang pengedar narkotika jenis shabu sore hari kemarin, Kamis (30/04/2020).

Kedua orang tersangka ini ialah R.D (27) warga Desa Balai Agung Kecamatan Sungai Tebelian Kabupaten Sintang dan P alias K (24) warga Kelurahan Menteng Kecamatan Sintang Kabupaten Sintang yang mana keduanya berprofesi sebagai wiraswasta.

Keduanya diamankan dari hasil penyelidikan dilapangan yang telah dilakukan petugas Satresnarkoba beberapa waktu lalu dimana keduanya sering melakukan transaksi penjualan narkotika jenis shabu dengan modus melewati jasa pengiriman salah satu agen bis di sintang. 

Tepat kemarin sore hari, petugas dari Satresnarkoba langsung bergerak karena menerima laporan hasil penyelidikan bahwasanya kedua orang pemuda ini menuju salah satu agen bis yang sering dikunjunginya untuk mengambil paketan yang mana berisi barang haram tersebut.

Barang bukti berupa 4 klip plastik berisi narkoba dan 2 unit handphone. Tidak menunggu lama berlokasi di tempat salah satu agen bis petugas dari Satresnarkoba Polres Sintang langsung mengamankan kedua tersangka ini dan melakukan penggeledahan terhadap paketan yang diambil kedua pemuda ini. Alhasil setelah dilakukan pengeledahan terhadap paket, ditemukanlah barang bukti berupa 4 (empat) klip plastik transparan berisi kristal putih diduga narkotika jenis shabushabu dengan berat brutto sebesar 4.70 gram.

Kedua tersangka ini akan dikenakan Pasal 114 Ayat (1) Jo Pasal 132 ayt (1) dan atau Pasal 112 Ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (Red)

Askiman Pimpin Rakor Bersama Kades Se Kecamatan Sepauk Terkait Covid-19

Posted by On April 30, 2020


Sintang, Zonatengah.com. Dalam upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Sintang serta memperhatikan kondisi Covid 19 yang cenderung meningkat dari waktu ke waktu, Wakil Bupati Sintang, Askiman, memimpin jalannya rapat koordinasi bersama Camat, Kepala Desa dan Ketua BPD se-Kecamatan Sepauk, yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Sepauk, pada Rabu, (29/04/2020). 

Wakil Bupati Sintang, Askiman mengatakan bahwa tujuan daripada sosialisasi ini untuk memberikan pemahaman tentang persoalan Covid-19 ini. sosialisasi ini merupakan langkah cepat tanggap dan keseriusan Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang dalam rangka mengantisipasi semua permasalahan tentang Covid-19. “Kalau hanya sekedar penanganan, penjagaan, pengawalan untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 ini saya kira sudah cukup disosialisasikan, tetapi persoalan ini tidak hanya cukup sampai pada pemutusan mata rantai, yang paling penting ialah pemahaman masyarakat terhadap penyakit ini yang perlu kita sampaikan secara detail dan menyeluruh agar masyarakat dapat memahami arti penting mengamankan diri, mengamankan daerah kita,” kata Askiman.


Askiman menjelaskan bahwa di Kabupaten Sintang ada empat zona yang rawan menyebarnya Covid-19. Dikatakannya zona, pertama yakni zona pada sektor perkotaan dimana Kecamatan Sintang merupakan tempat persinggahan semua orang dari berbagai Kabupaten lain, masyarakat dimana-mana sehingga dia memiliki titik rawan, kedua yakni dikawasan perbatasan karena banyak tenaga kerja lokal maupun tenaga kerja diluar Sintang baik itu legal maupun ilegal yang keluar masuk dari kawasan perbatasan kita, ketiga yakni tujuh kecamatan Eks Transmigrasi karena kita punya saudara yang menempuh pendidikan diluar Kalimantan sehingga ketika mereka kembali pada saat kondisi seperti ini maka itu akan menjadi titik rawan bagi penyebaran Covid-19, kemudian yang keempat ialah di zona Kecamatan Kayan Hilir, Kayan Hulu, Serawai Ambalau karena dampak dari Covid-19 bukan hanya virus saja, tetapi dari sisi sosial dan ekonominya akan berdampak.

Wakil Bupati Sintang menyampaikan cara untuk menghalangi Covid-19 yaitu dengan cara meningkatkan imunitas moral. Selain itu ia juga mengingatkan kepada seluruh Kepala Desa yang hadir agar dapat tidak salah persepsi dengan status masyarakat Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19, “Kita jelaskan kepada masyarakat kita apa yang disebut dengan ODP begitu ditetapkan status ODP semua orang ketakutan, akhirnya muncul sikap kebencian terhadap sesama dan akan menimbulkan kesenjangan sosial dan kesalahpahaman sehingga menimbulkan sebuah persoalan ditengah-tengah masyarakat, jangan membuat stigma kepada masyarakat yang statusnya ODP,” tambah Askiman

Sementara itu, Ketua Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kecamatan Sepauk, Aidul menjelaskan apa saja yang telah dilaksanakan oleh satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kecamatan Sepauk, “kami telah memberikan himbauan, pemasangan spanduk ditempat keramaian, sosialisasi disekolah-sekolah, tempat ibadah, se-Kecamatan Sepauk,” kata Aidul.

Ia menambahkan tujuan daripada memberikan himbauan dan sosialisasi agar masyarakat bisa mencegah dan terhindar dari Covid-19, “sosialisasi yang kami lakukan itu dalam rangka untuk memberitahukan kepada masyarakat apa yang harus dilakukan agar terhindar dan mengantisipasi terpaparnya wabah Covid-19,” ucapnya. (Red)

Anggota DPRD Sintang Apresiasi Kementerian PUPR Beli Karet Petani Untuk Campuran Aspal

Posted by On April 30, 2020


Sintang, Zonatengah.com. Anggota DPRD Sintang, Tuah Mangasih sangat menyambut baik rencana Kementerian PUPR yang akan membeli karet petani. Menurutnya, jika hal itu terlaksana, maka para petani karet, khususnya di Kabupaten Sintang akan tertolong.

"Mudah-mudahan hal itu terealisir dan yang pastinya hal itu sangat membantu para petani kulat di daerah kita yang selama ini sudah terpuruk dan ditambah lagi dengan mewabahnya covid-19 saat ini," ujar politisi PDI Perjuangan ini, Kamis (16/4/2020) melalui pesan whatsapp.
Tuah Mangasih menuturkan, jauh sebelum wabah penyebaran Covid-19 merebak, dirinya pun sudah berharap agar pemerintah mengakomodir berbagai produksi komoditas masyarakat untuk diberdayakan sebagai bahan baku campuran dan lainnya.

“Kita bersyukur bahwa apa yang menjadi gagasan dan ide yang dikemukakan Pak Menteri PUPR agar pembangunan infrastruktur ini bisa menggunakan bahan baku yang diproduksi oleh masyarakat kita yaitu diantaranya karet,” ungkapnya.

Lebih lanjut dirinya berharap, kebijakan ini tidak hanya kebijakan saat pandemi Covid-19 saja, namun program ini terus berlanjut dan terkoordinir secara baik dan sistemtis kedepannya. Apa lagi regulasi mengenai norma, standar, prosedur dan manual penggunaan karet untuk campuran aspal sudah diterbitkan melalui Surat Edaran (SE) Menteri PUPR Nomor 04/SE/M/2019.

“Mudah-mudahan kebijakan ini tidak hanya di zaman ini saja, karena nilai harga karet turun ini sudah tujuh tahun lebih lamanya. Kemudian ini menjadi kebijakan sebagaimana yang ada di surat edaran menteri tersebut,” pintanya.

Seperti diberitakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan anggaran Rp 100 miliar untuk membeli karet dari rakyat. Anggaran ini masuk dalam program percepatan padat karya tunai yang digenjot Kementerian PUPR dan nantinya karet ini akan digunakan sebagai bahan baku untuk aspal.(phs)









Kata Dewan, Perangkat Desa Garda Terdepan Menangkal Covid-1

Posted by On April 30, 2020


Sintang, Zonatengah.com. Anggota DPRD Sintang dari Daerah Pemilihan Sintang 6 dari PDI Perjuangan, Tuah Mangasih mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten yang melakukan rapat koordinasi bersama Camat, Kepala Desa dan Ketua BPD se-Kecamatan Sepauk, yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Sepauk, pada Rabu, (29/04/2020) kemarin.

Menurut Tuah Mangasih, langkah tersebut perlu dilakukan ke seluruh Kecamatan di Kabupaten Sintang karena Camat dan Kades/kadus adalah garda terdepan dalam menangkal penyebaran covid-19 khususnya terhadap kedatangan warga atau pendatang dari luar kota, terlebih dari zona merah.
“Lakukan pemantauan, orang yang baru saja bepergian, orang yang baru saja melakukan perjalanan ke daerah yang masuk zona merah, lakukan pemeriksaan dan isolasi mandiri selama 14 hari” ujar Tuah Mangasih. 

Dirinya juga menghimbau aparatur Desa untuk mengajak masyarakatnya untuk tidak keluar rumah jika tidak ada kepentingan mendesak.
Sebelumnya, kemarin Wakil Bupati Sintang, Askiman, memimpin jalannya rapat koordinasi bersama Camat, Kepala Desa dan Ketua BPD se-Kecamatan Sepauk, yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Sepauk,pada Rabu, (29/04/2020). 

upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Sintang serta memperhatikan kondisi Covid 19 yang cenderung meningkat dari waktu ke waktu. Wakil Bupati Sintang, Askiman mengatakan bahwa tujuan daripada sosialisasi ini untuk memberikan pemahaman tentang persoalan Covid-19 ini.

“Sosialisasi ini merupakan langkah cepat tanggap kita dan keseriusan Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang dalam rangka kita mengantisipasi semua permasalahan tentang Covid-19 ini, kemudian kalau hanya sekedar penanganan, penjagaan, pengawalan untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 ini saya kira sudah cukup disosialisasikan, tetapi persoalan ini tidak hanya cukup sampai pada pemutusan mata rantai, yang paling penting ialah pemahaman masyarakat terhadap penyakit ini yang perlu kita sampaikan secara detail dan menyeluruh agar masyarakat dapat memahami arti penting mengamankan diri, mengamankan daerah kita," kata Askiman. 

Kurangi Dampak Sosial, Wabub Sintang Lakukan Sosialisasi Lewat RRI

Posted by On April 29, 2020


Sintang, Zonatengah.com. Wakil Bupati Sintang Drs.Askiman, MM didampingi Kapolres Sintang AKBP John Halilintar Ginting, S.I.K, Kepala Staf Kodim 1205 Sintang Mayor Inf Supriyono, Kepala Dinas Sosial Dra. Setina, M. Si dan Kepala Disperindagkop dan UKM Sudirman, S. Sos, M. Si menjadi narasumber dialog luar studio LPP RRI Sintang di Rumah Dinas Wakil Bupati Sintang pada Rabu, 29 April 2020.

Wakil Bupati Sintang menjelaskan bahwa dampak sosial belum ada di Kabupaten Sintang akibat merebaknya penyebaran virus corona tetapi sudah ada gejala menuju kesana, maka harus kita antisipasi. “Kabupaten Sintang ini ada 4 wilayah rawan terdampak virus corona. Sintang Kota, kawasan perbatasan karena ada18 jalan tikus dan kita memiliki banyak tenaga kerja ilegal yang bekerja di Malaysia, kawasan transmigrasi karena banyak yang sekolah di Jawa yang sudah ditetapkan sebagai zona merah dan akan segera pulang ke Sintang, dan kawasan terpencil dan tertinggal disebabkan harga komoditi yang menurun tetapi harga sembako meningkat,” terang Askiman. 


Menanggapi adanya kedatangan tenaga kerja asing yang mendapat penolakan warga lantaran di sinyalir membawa virus, Askiman Mengatakan Tim petugas puskesmas sudah melakukan pemeriksaan dan akan melakukan karantina meski akhirnya di tolak warga, begitu juga dengan warga yang sempat viral datang dari magetan, Askiman Menyampaikan Bahwa mereka masih ODP dan OTG sehingga wakil bupati meminta masyarakat jangan terlalu berlebih-lebihan menanggapi hal ini. “Untuk itu, kami akan melakukan sosialisasi di 7 kecamatan yang ada kawasan dan warga transmigrasinya. Maksudnya untuk menekan dampak sosial dan memberikan pemahaman kepada masyarakat soal virus corona ini. Saya berpesan kepada seluruh masyarakat, kalau melihat atau ada orang baru. Jangan ambil tindakan sendiri. Lapor ke pemerintah desa, atau lapor ke petugas kesehatan yang ada,” pesan Askiman.

Sementara itu Kapolres Sintang AKBP John Halilintar Ginting menjelaskan pihaknya siap menekan dampak sosial dari virus corona. “kami akan melaksanakan operasi ketupat selama 37 hari. Hari pertama puasa langsung mulai sampai 7 hari setelah puasa. Tujuannya untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dengan memberikan himbauan kepada pengguna jalan. Kami menghimbau masyarakat untuk tidak panik, jaga kesehatan dan menjalankan protokol kesehatan. Dengan banyaknya kebijakan yang diambil oleh pemerintah, mudah-mudahan bisa mengurangi dampak sosial akibat corona. Masyarakat juga jangan curiga yang berlebihan. Kalau ada orang baru, lapor kepada gugus tugas di setiap kecamatan, jangan ambil tindakan sendiri. Kami mendukung langkah Pemda untuk melakukan sosialisasi ke 7 kecamatan untuk menekan dampak sosial dan memberikan pemahaman kepada masyarakat,” ungkap AKBP John Halilintar Ginting. (Red)

Dewan Berharap Perpanjangan Masa Belajar Di Rumah Di Evaluasi

Posted by On April 29, 2020


Sintang, Zonatengah.com. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tengah menyiapkan skenario belajar dari rumah hingga 2020. Skenario ini dipersiapkan Kemendikbud sebagai antisipasi andai wabah Covid-19 masih belum berakhir di Indonesia hingga akhir tahun. Menanggapi hal tersebut Anggota DPRD Kabupaten Sintang Senen Maryono mengatakan bahwa perpanjangan masa belajar yang di skenariokan Kemendikbud tersebut perlu di evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya. Dikatakananya, memang baiknya harus dilakukan evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya sebelum memutuskan untuk memperpanjang masa belajar dirumah.

“Dari yang saya dengar banyak anak-anak yang mengalami stres setelah menjalani pembelajaran oleh orang tua di rumah. Salah satunya adalah kadang di dalam cara orang tua menghadapi putra putri tercinta para orang tua sekarang harus menjadi guru tiba-tiba di dalam rumah," ungkapnya.

Menurutnya para anak-anak juga akan tertekan karena cara orang tua yang melakukan pemaksaan dalam memberikan pembelajaran agar anaknya mengerti sangat berbeda dari di sekolah. Seperti diketahui, jika kegiatan belajar mengajar di rumah diperpanjang hingga akhir tahun, maka harus ada penyesuaian kembali berkenaan dengan tahun ajaran baru. Kemendikbud akan membuat penyesuaian agar tiap sekolah dapat menjalankan KBM di masa tahun ajaran baru. Mengacu pada kalender pendidikan, Tahun Ajaran 2020/2021 mulai pada Juli 2020 sampai Juni 2021 setelah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) usai dilaksanakan. 

Berdasarkan Surat Edaran Mendikbud No. 4 Tahun 2020, dinas pendidikan dan sekolah harus menyiapkan PPDB di wilayahnya yang mengikuti protokol kesehatan. Orang tua dan siswa tidak boleh berkumpul secara fisik di sekolah. Dengan kata lain PPDB dianjurkan dilakukan daring.

Dewan Minta Perusahaan Tidak Datangkan TK Dari Luar Daerah

Posted by On April 29, 2020


Sintang, Zonatengah.com. Anggota DPRD Sintang Julian Sahri sependapat dengan langkah yang ditempuh Wakil Bupati Sintang Askiman yang memi ta kepada perusahaan sawit yang beroprasi di Kabupaten Sintang untuk sementara waktu tidak merekrut atau mendatangkan tenaga kerja dari luar, hal ini guna mencegah penyebaran covid-19. Hal ini diungkapkannoleh Julian Sahri, Senin (27/04/2020). “Untuk sementara waktu sampai situasi bagus jangan dulu mendatangkan pekerja dari luar daerah, karena saat ini Kabupaten Sintang sedang fokus menangani covid-19 itu,” ujarnya.

Ditambahkannya, Pemkab Sintang mengambil tindakan tegas ini, karena letak geografisnya yang berada ditengah dengan kabupaten lain di wilayah timur akan sangat memungkinkan terjadinya mobilisasi tenaga kerja. Selain itu mengingat Kabupaten Sintang yang menjadi jalur perlintasan di wilayah timur membuatnya tak asing dengan kedatangan para pendatang. “Banyak perusahaan sawit yang beroperasi di kabupaten Sintang serta kabupaten tetangga. Jadi sangat memungkinkan adanya tenaga kerja dari luar masuk, karena Sintang adalah daerah perlintasan,” tambahnya.  

Dirinya meminta perusahaan untuk tifak mendatangkan ataupun mengirimkan tenaga kerjanya ke luar daerah. Untuk mengawasi hal tersebut, ia meminta para camat, lurah dan kepala desa untuk mengawasi perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayahnya masing-masing.

Hal senada juga di sampaikan oleh salah seorang warga Sintang dirinya juga berharap agar pihak perusahaan juga dapat mengikuti prorokol dari Pemerintah untuk tidak mendatangkan TK dari luar daerah. (Red)

Askiman Minta Perusahaan Tidak PHK

Posted by On April 28, 2020


Sintang, Zonatengah.com. Wakil Bupati Sintang Drs. Askiman, MM melakukan pertemuan dan diskusi dengan perusahaan perkebunan, pelaku usaha dan lembaga keuangan yang ada di Kabupaten Sintang di Balai Pegodai pada Selasa, 28 April 2020. Wakil Bupati Sintang Drs. Askiman, MM menjelaskan bahwa Pemkab Sintang bersama seluruh elemen harus bekerjasama menghentikan penyebaran virus corona dan mengantisipasi dampak sosial dan ekonominya. 

“Kami juga sudah sepakat dengan perusahaan perkebunan untuk tidak menerima tenaga kerja asing dan tenaga kerja dari luar Sintang. Dan hari ini, kita ingin membangun komitmen para pelaku usaha dan lembaga yang memiliki karyawan. Agar selama pandemi corona ini, Saya minta tidak ada PHK bahkan penggantian karyawan. Ke depannya, dalam mendatangkan tenaga kerja dari luar Sintang selalu berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Saya juga pihak perusahaan untuk memberikan arahan agar karyawannya jangan pergi ke luar Kabupaten Sintang dulu, apalagi ke Pontianak yang sudah masuk zona merah. Dan juga transportasi darat, laut dan udara ke luar Kalbar sudah di tutup,” pinta Askiman..

“Data karyawan yang ada, pantau keberadaan mereka. Saya juga minta pelaku usaha bisa mengatur jam kerja karyawan. Atur supaya tidak ramai dan menjaga jarak sosial. Virus corona sudah membuat dampak ekonomi yang luar biasa. Masyarakat mengalami kesulitan ekonomi saat ini. Nah, para pelaku usaha saya harapkan bisa membantu masyarakat dengan kebijakan perusahaan. Kalau ada karyawan baru, saat bekerja mohon diawasi. Saya takutnya masyarakat mencurigai karyawan baru dan melakukan tindakan anarkis. Kita juga sudah bangun pos pemeriksaan di Sepulut Sepauk. Kita hanya mengidentifikasi orang yang keluar masuk ke Sintang,” terang Askiman. 

“Di Sintang ini ada tiga wilayah yang kami anggap rawan dalam penyebaran virus corona yakni kawasan perkotaan Sintang karena tempat persinggahan banyak orang, kawasan perbatasan karena banyak jalan tikus dan kawasan transmigrasi,” terang Wabup Sintang. 

Pada kesempatan tersebut juga Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sintang Drs. Hata, M. Si menjelaskan bahwa Pemkab Sintang ingin seluruh perusahaan, pelaku usaha dan lembaga yang mempekerjakan banyak orang untuk membangun komitmen bersama-sama mencegah penyebaran virus corona serta mengantisipasi dampak virus corona terhadap dunia kerja. “Kami sangat mengharapkan agar tidak ada pemutusan hubungan kerja akibat corona. Sintang masih zona hijau namun kita tidak boleh lengah dan terus melakukan langkah antisipasi. Kita jaga Sintang ini bersama-sama dari virus corona,” ajak Hatta. (Red) 

Siap-Siap, Sanksi Adat Menanti Masyarakat Yang Tidak Patuh Protokol Covid-19

Posted by On April 28, 2020


SINTANG - Ketua Dewan Adat Dayak Kabupaten Sintang, yang juga Wakil Ketua I DPRD Sintang, Jeffray Edward mendukung penuh upaya yang dilakukan DAD Sintang yang telah mengeluarkan Surat Instruksi Dewan Adat Dayak Kabupaten Sintang Nomor : 01/DAD-STG/INS-IV/2020 tentang perang melawan covid-19.
Menurut mantan Ketua DPRD Sintang ini keluarnya instruksi ini sebagai bentuk tanggung jawab masyarakat adat, terutama masyarakat adat Dayak untuk menyelamatkan dan melindungi masyarakat di bumi Senentang dari musuh bersama covid-19 (27/4/2020).
"Menyikapi situasi wabah penularan COVID-19 yang semakin membahayakan maka DAD Kabupaten Sintang memberikan instruksi sebagai berikut; DAD Kecamatan/Temenggung/Pengurus Adat Desa se-Kabupaten Sintang supaya aktif membantu pemerintah setempat dalam melakukan upaya pencegahan penularan Covid-19 ," kata politisi PDI Perjuangan.
Ditegaskan, instruksi ini dikeluarkan selain untuk membantu pemerintah daerah hingga tingkatannya dalam upaya pencegahan dan penanganan pandemi covid-19 juga untuk memberikan efek jera kepada masyarakat.
"Yang jelas kita membantu pemerintah dan sekaligus memberikan efek jera bagi yang sulit diatur," tambahnya.
Seperti yang diketahui, DAD Landak yang diketuai oleh Jeffray Edward mengeluarkan instruksi melalui surat dan meminta kepada pengurus DAD yang ada hingga tingkat dusun untuk memberlakukan hukum adat bagi ODP yang masih berkeliaran di tengah masyarakat.

Pihaknya meminta kepada semua DAD untuk melakukan pemantauan terhadap orang yang datang dari luar Kabupaten Sintang ke Kecamatan/Desa. Jika orang tersebut berasal dari daerah zona merah virus COVID-19, maka orang tersebut harus melaporkan diri di puskesmas setempat/posko Covid-19 untuk mengatahui apakah orang itu masuk sebagai ODP/PDP.

Jeffray, selaku ketua DAD Kabupaten Sintang dan sekaligus Wakil Ketua DPRD Sintang  meminta kepada semua pengurus DAD menyosialisasikan dan menerapkan hukum adat ini kepada masyarakat demi upaya pencegahan. (

Bupati Jarot Terima Kunker Kepala Kantor Imigrasi Sanggau

Posted by On April 28, 2020


Sintang, Zonatengah.com. Bupati Sintang Jarot Winarno, menerima kunjungan kerja Kepala Imigrasi Kelas II TPI Sanggau, Alberthus Santani Fenat ke Kabupaten Sintang, di Pendopo Bupati Sintang, Selasa (28/4/2020) pagi. Turut mendampingi Bupati Sintang, yakni Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Syarifuddin dan  Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Kabupaten Sintang Andon. Senentara itu Kepala Imigrasi Sanggau di dampingi Kasi TIKKIM Imigrasi Kelas II TPI Sanggau, Candra Wahyu hidayat dan Kasi Lantas Imigrasi Kelas II TPI Sanggau Muhammad Fabbe.


Kepala Kantor Imigrasi kelas II TPI Sanggau yang di wakili Kasi TIKKIM Imigrasi Kelas II TPI Sanggau, Candra Wahyu hidayat, usai pertemuan mengatakan kunjungan kerja ini dalam rangka koordinasi terkait pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sui Kelik, Kec. Ketungau Hulu yang berdasarkan Inpres nomor 1 tahun 2019 terkait percepatan pembangunan PLBN. “Hari ini kita kunjungan ke Bupati Sintang dalam rangka berkenaan pembangunan sui kelik, karena itu di bawah kantor imigrasi kelas II TPI Sanggau,” terang Candra.

Candra menambahkan PLBN Sui Kelik di Kabupaten Sintang ini akan di bangun dengan Tipe B, dimana tidak hanya pelanyanan secara tradisional saja tapi ada pelayanan internasional dan kepabeanan juga. “Tadi di sampaikan pak bupati progres sekarang sedang proses land clearing atau pembebasan lahan dulu. Ini juga kita terkendala pandemi Covid-19 jadi semua tertunda, mungkin pertengahan tahun ini atau akhir tahun kita mulai lagi,” kata Candra.

Bupati Sintang Jarot Winarno menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan kerja Kepala Kantor Imigrasi kelas II TPI Sanggau dan rombongan ke Kabupaten Sintang. Dimana dalam pertemuan tersebut kata Jarot membahas banyak hal, terutama terkait progres pembangunan PLBN Sui Kelik, salah satunya urusan pelayanan keimigrasian, karena PLBN Sui kelik itu di bawah Kantor Imigrasi Sanggau. “Kepala imigrasi tadi bilang, bahwa mereka sudah mendapat dropping saranan dan prasaranan lengkap untuk layanan keimigrasian di sui kelik dari pemerintah pusat, cuma bangunannya kan belum di bangun, jadi kita minta di simpan yang baik dulu lah di sanggau,” kata Jarot. 

Selain itu juga, Jarot mengutarakan usulannya kepada Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sanggau. Dimana Jarot berharap kedepannya Kantor Imigrasi kelas II TPI Sanggau bisa pindah ke Sintang, terlebih jika PLBN Sui Kelik sudah selesai pembangunnanya dan beroperasi sebagaimana mestinya. Karena di Kab. Sanggau sendiri juga sudah ada Kantor Imigrasi Kelas II TPI Entikong. “Letak korem, untuk koordinasi lintas batas sui kelik dan bandaranya juga di sinikan, saya sih berharaplah, kalau nda kantor imigrasi sanggau pindah ke sintang, ya paling tidak di buka dululah ULP (unit layanan paspor) atau pelayanan jarak jauhnya di sintang, nanti pelan-pelan di tingkatkan lah, karena masyarakat sintang dan melawi cukup banyak yang di layani di imigrasi sanggau,” ungkap Jarot.

Jarot juga menyampaikan, Pemkab Sintang sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat, bahwa tahun 2020 ini akses jalan dari simpang rasau termasuk jembatan ketungau 3 sampai ke sui kelik tetap di lanjutkan pembangunannya. “Kta sudah koordinasi ke pusat, proses land clearing pembangunan PLBN sui kelik juga tetap di lanjutkan sebanyak 26 hektar lahan yang telah di siapkan, jadi tahun depan mudah-mudahan sudah mulai di bangunlan PLBNnya,” tutup Jarot. (Red)

Markus Jembari Apresiasi Usulan Wabub Sintang

Posted by On April 28, 2020


Sintang, Zonatengah.com. Anggota DPRD Sintang, Markus Jembari menyambit positif usulan dari Wakil Bupati Sintang, soal perekrutan relawan guna menangani wabah covid-19 di Kabupaten Sintang. Menurutnya, usulan tersebut dapat menjadi pertimbangan jika dirasakan sangat diperlukan dan urgensi.

Markus Jembari, menyebutkan usulan tersebut bisa dijadikan pertimbangan dan di sesuaikan dengan urgensinya. Ia mengatakan wilayah Sibtang yang luas seperti ini, perlu tenaga yang notabene warga setempat untuk penyuluhan sekaligus memantau wilayahnya.

Dirinya menyarankan agar tenaga relawan ini memang perlu harus yang berkualifikasi serta mempunyai kemampuan berkominikasi dan memahami karakter masyarakat. “Harus ada persyaratan khusus lah, jangan asal-asalan. Artinya mereka nantinya harus diberi pengarahan soal SOP covid-19,” ujarnya, Senin (27/04/2020).

Seperti yang diberitakan di Tribunpontianak.co.id pada Jumat (24/4/2020), Wakil Bupati Sintang mengusulkan untuk merekrut tenaga relawan yang siap membantu pemerintah menangani wabah corona di Kabupaten Sintang. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi ketat supaya tidak kecolongan. 

“Indek kerawananya tidak hanya di perkotaan saja bahkan sudah masuk ke pedesaan. Bila perlu kita rekrut tenaga relawan yang siap membantu dalam menangani wabah virus corona ini, akan tetapi harus mengikuti SOP yang benar,” saran Askiman.

Selain itu, Askiman juga meminta supaya tim gugus tugas penanganan Covid-19 juga harus menyampaikan informasi yang benar tentang pencegahan dan penanganan corona hingga ke seluruh lapisan masyarakat, supaya warga mengikuti imbauan pemerintah dengan benar.

Mencuri Di Pencucian Dua Pemuda Diringkus Polisi

Posted by On April 28, 2020


Sintang, Zonatengah.com. Kepolisian Sekor Sintang Kota menerima Laporan Polisi terkait tindak pidana pencurian di Pencucian amsel Jalan MT. Haryono KM 4 Kelurahan Rawa MambokKecamatan Sintang Kabupaten Sintang.

Menindaklanjuti lanjuti kejadian tersebut Kapolres Sintang AKBP Jhon H, Ginting SH, melalui Kapolsek Sintang Kota Akp Harjanto SH.MH, memerintahkan personil unit Reskrim Polsek Sintang Kota dibawah pimpinan Briptu Dwi untuk melakukan penyelidikan dan pengungkapan kasus.

Tak butuh waktu lama, berkat kerjasama dan kekompakan Tim unit Reskrim Polsek Sintang Kota pada hari minggu tanggal 26 Maret 2020 sekira pukul 15. 00 Wib. “Kami berhasil mengamankan berinisial GA (21) tahun alamat Dusun Wono harjo Rt 007 Rw 004 Desa Mensiap Baru Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang. dan FM (20) tahun alamat Dusun Warang Indah RT/RW 009/003 Desa Telaga II Kecamatan Binjai Hulu berikut Rp 196.000, yang merupakan uang hasil kejahatan dari tangan tersangka,” jelas Kapolsek Sintang Kota Akp Harjanto, SH.MH. Senin (27/04/2020).

Dari hasil hasil interogasi terhadap tersangka GA Sama FM polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa, empat unit handphone dan uang sejumlah Rp. 196.000. Barang bukti 4 unit handphone dan uang 196.000. Kronologis Singkat Kejadian, Pada hari Minggu, tanggal 26 April 2020 sekitar jam 04.00 Wib, pelapor terbangun dari tidur langsung ke toilet setelah itu mengecek handphone sudah tidak ada, kemudian membangunkan yang lainnya dan handphone lainnya juga sudah tidak ada. “Atas kejadian tersebut Pelapor mengalami kerugian sebesar Rp. 5.250.000,” Jelas Ungkap Akp Harjanto. 

“Terhadap tersangka GA Sama FM kami mempersangkakan Pasal 363 KUHP ancaman hukuman paling lama 7 tahun kurungan penjara,” tutupnya. (Red)

Ketua DPRD Sintang Puji Langkah  Cepat Penanganan  Tim Gugus Tugas Covid-19

Posted by On April 27, 2020



Sintang, Zonatengah.com. Ketua DPRD Sintang, Florensius Ronny mengapresiasi kinerja Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sintang yang bergerak cepat melakukan pemeriksaan terhadap warga Sintang yang datang dari Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Warga Sintang tersebut, merupakan santri dari sebuah pondok pesantren di Magetan.
Dari hasil pemeriksaan rapid test, di dapati tiga orang tersebut reaktif covid-19.
"Kita apresiasi kinerja cepat Gugus Tugas Covid-19 yang langsung mengadakan rapid test kepada mereka yang hasilnya tiga orang dinyatakan reaktif covid-19 dan sudah dilakukan tindakan berupa isolasi," ujar Florensius Ronny(25/4/2020).
Namun demikian, secara pribadi  dirinya meminta kepada warga Sintang yang datang dari luar kota untuk melaksanakan prosedur yang telah ditetapkan yakni memeriksakan diri ke posko Gugus Tugas Covid-19.
"Tolong dengan segala kesadaran diri, saya meminta kepada warga Sintang yang baru datang dari luar kota, baik dalam provinsi ataupun luar provinsi untuk melaporkan diri di posko-posko yang sudah di dirikan, ada 3 posko untuk dapat ditindaklanjuti oleh petugas medik dengan melakukan test dan isolasi," jelas politisi Partai Nasional Demokrat ini.
Seperti diketahui, di media sosial beredar mengenai kepulangan warga Sintang dari sebuah pondok pesantren di kabupaten Magetan provinsi Jawa Timur. Diketahui, provinsi Jawa Timur adalah provinsi dengan pandemi corona terbanyak setelah DKI dan Jawa Barat.
Diduga jumlah mereka yang berasal dari pondok pesantren di Magetan tersebut jumlahnya sekitar 100 orang. Pihah Dinkes Sintang saat ini berhasil mendeteksi sebanyak 40 orang. (phs)






















Cegah Penyebaran Covid-19, Askiman Pimpin Rapat Dengan Perkebunan Sawit

Posted by On April 27, 2020


Sintang, Zonatengah.com. Wakil Bupati Sintang Drs. Askiman, MM yang juga Wakil Ketua I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disesase (Covid-19) Kabupaten Sintang memimpin jalannya rapat dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit yang memiliki pabrik pengolahan kelapa sawit di Kabupaten Sintang. 

Rapat yang dilaksanakan di Balai Pegodai pada Senin, 27 April 2020 tersebut membahas komitmen perusahaan dalam mencegah penyebaran virus corona dengan tidak menerima tenaga kerja dari luar Kabupaten Sintang dan negara luar, menjalankan protokol kesehatan, melaksanakan anjuran pemerintah dan mengambil langkah-langkah pencegahan lainnya. Rapat dihadiri Hata Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sintang, Gunardi Kabid Pengembangan Perkebunan Dinas Perkebunan dan Pertanian Kabupaten Sintang dan perwakilan perusahaan perkebunan.


“Saya sangat berharap ketakutan masyarakat terhadap penyebaran virus corona ini jangan sampai menimbulkan kebencian pada masyarakat. Jangan juga sampai terjadi dampak sosial. Kawasan perbatasan juga menjadi perhatian saya, karena hasil kunjungan saya ke kawasan perbatasan kemarin. Ada 116 warga Sintang yang bekerja di Malaysia yang akan segera masuk atau dipulangkan melalui jalur tikus yang memang 18 di desa di Ketungau Hulu dan Ketungau Tengah. Saya sudah ingatkan warga di sana untuk menerima mereka,” terang Askiman. 

Terkait upaya pencegahan penyebaran virus corona oleh pihak perkebunan. Ditegaskan Askiman kegiatan perusahaan silakan dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan anjuran pemerintah serta mengambil langkah-langkah antisipasi. Perusahaan memang perlu tenaga kerja tetapi dalam kondisi seperti ini, maka mendatangkan pekerja dari luar terpaksa kami larang. Untuk menghentikan penyebaran virus corona. Upayakan seluruh pekerjaan bisa dilaksanakan atau bisa dipenuhi oleh tenaga lokal saja.

“TKA di Sintang total jumlahnya 20 orang. Itu jumlah riil terkini. Kami juga akan lakukan sosialisasi di lapangan terbuka di kecamatan yang ada kawasan transmigrasinya. Sosialisasi ini sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona,” tambah Wabup Sintang.

Gunardi Kabid Pengembangan Perkebunan Dinas Perkebunan dan Pertanian Kabupaten Sintang menghimbau agar perkebunan sawit yang ada pabrik untuk mohon kiranya di dalam pabrik tetap menjalankan protokol kesehatan. “Karena dalam aktivitasnya ada pergerakan orang disana seperti supir, kernet dan para pekerja,” terang Gunardi.

Srianto Humas Wilayah I Gunas Group menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan langkah pencegahan penyebaran virus corona dengan selalu cek kesehatan pekerja. “kami sudan membangun pos. Setiap pintu masuk kami bangun pos pemeriksaan kesehatan. Kami siapkan petugas dan alat untuk cek suhu tubuh karyawan. Tenaga kerja dari luar juga kami stop sampai kondisi normal. Pekerja yang dari luar Kalbar juga kami larang untuk pulang kampung,” terang Srianto. (Red)

Dewan Berharap Masyarakat Tidak Panik Berlebihan

Posted by On April 27, 2020


Sintang, Zonatengah.com. Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Maria Magdalena, S.H.,M.H mendukung pernyataan Bupati Sintang dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, agar masyarakat tidak panik berlebihan atau stigma negatif serta menarik kesimpulan terhadap seseorang yang hasil rapid testnya reaktif dipastikan menderita corona virus desease 2019 (Covid-19). Dikatakan masyarakat pada umumnya belum paham sepenuhnya soal hasil rapid test dan non reaktif itu. Sehingga ketika mendengar hasil rapid test sesorang reaktif lalu di pastikan positif Covid-19.

Menurutnya hasil rapid test tersebut tidak bisa langsung dijadikan acuan untuk menentukan seseora g tersebut berstatus negatif atau positif Covid-19, Sebab untuk menentukan itu harus dilakukan uji test swab di area gejala hidung dan tenggorokan. “Belum tentu positof Covid-19, soalnya untuk menentukan positif atau megatif hanya bisa ditentukan dengan pemeriksa PCR atau Swab,” ungkapnya, Minggu (26/04/2020).

Maria juga menegaskan agar masyarakat Sintang dapat pro aktif melaporkan jika ada keluarga atau tetangga yang baru datang dari luar kota serta dianjurkan mengikuti protokol yang telah di tetapkan Pemerintah. 

Hal senada dikatakan oleh Kepala Dinas Keshatan Kabupaten Sintang dr. Harysinto Linoh dikatakannya orang yang bersetatus reaktif hasil rapid test belum dapat dinpastikan sebagai penderita positif corona virus desease 2019 (Covid-19), sebab dapat di pastikan positif atau negatif hanya dengan melakukan test swab, namun bisa saja yang reaktif rapid tes itu negatif.

Dikatakan Sinto rapid test hanya menyatakan seseora g tersebut raktif rapid dan belum bisa memastikan negatif atau positofnya. Namun demikian pihaknya mengisolasi orang yang hasil rapid tetsnya negatif hanya untuk mengantisipasi saja agar ketika hasil swab nya positif yang bersangkutan tidak melakukan kontak langsung dengan orang banyak. (Red)

Bupati Serahkan Bantuan Tali Kasih ICMI ORDA Sintang

Posted by On April 26, 2020

 

Sintang, Zonatengah.com. Bupati Sintang Jarot Winarno menyerahkan secara simbolis bantuan tali asih Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) ORDA Sintang melalui program ICMI peduli dan berbagi dalam rangka Syiar Ramadhan dan Idul Fitri 1441 Hijriah di Dusun Betung Sari, Desa Ampar Bedang, Kecamatan Binjai Hulu, Minggu (26/4/2020).

Ketua ICMI Orda Sintang Kurniawan mengatakan ramadhan tahun ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena di tengah-tengah wabah corona virus disease (Covid-19) yang melanda negara-negara di dunia, termasuk di Kabupaten Sintang. Sehingga membuat segala aktivitas menjadi harus berjarak dan juga hal itu pun berdampak terhadap kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat, selain dari penanganan dan pencegahan penyakit tersebut.


Oleh karena itulah kata Kurniawan, ICMI Orda Sintang ingin membantu pemerintah meringankan beban masyarakat yang terdampak adanya covid-19 melalui tali asih ICMI peduli dan berbagi di bulan ramadhan. “Mudah-mudahan dengan kedatangan kami ini bisa meringankan beban masyarakat di betung sari, khususnya ketika menghadapi bulan ramadahan yang bersamaan dengan covid-19 yang sedang merebak ini. Mungkin tidak seberapa barang-barangnya tapi inilah bentuk tali asih icmi kabupaten sintang kepada masyarakat, terlebih pak bupati selalu menganjurkan kita untuk selalu kompak, tidak boleh kalah lawan covid-19,” ungkap Kurniawan.  
Kemudian Kurniawan menyampaikan bahwa pihaknya menghimpun sumbangan ini dari berbagai pihak, terutama dari internal ICMI itu sendiri, kemudian ada beberapa komponen masyarkat lain yang juga membantu, sehingga terkumpullah 1,7 ton beras, uang sekitar 42 juta rupiah, dan juga pakaian layak pakai yang terkumpul sekitar 470 helai. Di jelaskan Kurniawan, dari sumbangan-sumbangan tersebut di buat menjadi paket-paket sembako, sehingga dapatlah sekitar 310 paket sembako yang di salurkan kepada masyarakat yang terdampak covid-19 yang terbagi dalam dua segmen besar, salah satunya Dusun Betung Sari ini yang merupakan dusun binaan ICMI Orda Sintang. 

“Ada 100 paket sembako yang hari ini kami salurkan di betung sari, ada enam jenis barang dalam satu paket yakni beras 5 kg, gula 1 kg, tepung 1 kg, minyak goring 1 liter, sabun dan madu. Dan pakaian juga yang nanti kepala desa yang menentukan pembagiannya. jadi itu yang kita siapkan,”jelas Kurniawan.

Sementara itu Bupati Sintang Jarot Winarno menyampaikan ucapan terima kasih kepada ICMI Orda Sintang yang telah menyalurkan bantuan untuk meringankan beban masyarakat di tengah dampak covid-19 di Dusun Betung Sari, terlebih di saat bulan ramadhan seperti ini. Sehingga menurut Jarot tali asih saling peduli dan berbagi ini sebagai pengeras silaturrahim. 

“Karena silaturrahim itu bisa memperpanjang usia dan membuka pintu rejeki yang selebar-lebar dan apa yang di salurkan oleh ICMI ini mudah-mudahan memberikan manfaat bagi masyarakat. Sehingga masyarakatpun merasa terbantu,” kata Jarot. 

Jarot juga menyampakan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Kab. Sintang yang telah menyisihkan sebagian rejekinya kepada masyarakat lain yang membutuhkan melalui ICMI Orda Sintang, sehingga Jarot menilai hal itu merupakan bentuk kepedulian dan rasa kebersamaan yang terus di jaga.

“Bayangkan masyarakat lain mau berbagi mengirimkan segala pakaian yang pantas, ngirimkan beras dan yang lainnya. Ni juga ada sumbangan ketua DPRD Sintang, mau agama, suku apapun juga turut serta berbagi yang di serahkan kepada icmi, dan icmi menyalurkan kepada masyarakat di sini. perkara di perlukan atau tidak, apa yang di serahkan icmi ini mudah-mudahan memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat,”ucap Jarot.

Jarot berharap penyaluran bantuan ini di lakukan secara merata bagi masyarakat Dusun Betung Sari. “Karena kalau bunga yang indah itu bah mengeluarkan harumnya, semua orang harus bisa menikmatinya, itulah konsep Islam yang rahmatan lil alamin,” tutup Jarot. (Red)

Dewan Kesalkan Masyarakat Yang Ngeyel

Posted by On April 25, 2020


Sintang, Zonatengah.com. Anggota DPRD Kabupaten Sintang angkat bicara soal kedatangan warga dari Magetan Jawa Timur sebagai mana di ketahui dari sebuah Pondok pesantren dan berdasarkan rapid test terdapat 3 orang yang reaktif covid-19.

Welbertus mengatakan seharusnya mereka mengikuti protokol yang telah di tetapkan oleh Pemerintah yakni melaporkan diri dan melakukan pemeriksaan ke tim gugus tugas penanganan covid-19, dan juga mengisolasi diri selama 14 hari.

“Sebenarnya gampang, mereka tinggal mengikuti protokol tang sudah ada dengan melaporkan diri serta melakukan pemeriksaan ke gugus tugas penanganan covid-19 atau ke posko-posko penanganan covid-19, serta mereka harus mengisolasi diri selama 14 hari kedepan. Kita minta agar masyarakat Sintang tetap mengikuti arahan protokol yang sudah di tetapkan Pemerintah sebab virus ini tidak memandang suku, agama dan ras,” kata Welbertus, Sabtu (25/04/2020)

Welbertus mengatakan bahwa dirinya sangat menyesal masih ada masyarakat yang ngeyel, dan tidak mematuhi arahan Pemerintah serta tidak menerapkan social dan physical distacing. “Sangat di sesalkan dintengah kita memerangi covid-19 dengan menerapkan protokol denga tetap di rumah saja, tapi masih ada juga masyarakat yang ngeyel,” sesalnya.

Ia menegaskan agar masyarakat tidak ngeyel, dan diharapkan tetap mengikuti arahan dari protokol Pemerintah, agar penyebaran covid-19 dapat segera teratasi. “Kita menegaskan agar masyarakat tidak ngeyel ikutilah protokol.yang telah ditetapkan Pemerintah,” tegasnya. (Red)

Cegah Corona, Anggota DPRD Sintang : Jaga Kesehatan Tubuh Dan Lakukan Tindakan Cepat

Posted by On April 25, 2020



SINTANG-Anggota DPRD Sintang asal daerah pemilihan Sintang 2, Julian Sahri berpesan kepada warga di daerah pemilihannya agar mencegah merebaknya virus corona atau covid-19 dengan menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh.
Cara mencegahnya dengan menjaga kesehatan mulai dari stamina, kebersihan dan mengurangi kontak badan.
Ia menekankan, mulainya virus corona merebak di Indonesia maka penyakit sudah masuk kategori bencana nasional. Bahkan negara-negara di dunia sangat konsentrasi memperhatikan dampak daripada penyakit yang pertama kali terjadi di China ini.
“Mari kita semua jaga kesehatan, cuci tangan bersih-bersih sebelum makan, jaga kebersihan badan dan lingkungan dan usahakan kurangi kontak badan dengan orang-orang yang terdampak virus corona ini,” ujar politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) ini melalui pesan whatsapp, Senin (20/4/2020).
Ia menambahkan, mengenai virus corona atau covid-19 ini, juga menjadi perhatian Pemkab Sintang karena keberadaannya di perbatasan antar negara.
Oleh karena itu, dia mengimbau agar masyarakat di daerahnya selalu menjaga stamina tubuh agar fit dan kuat.
Dirinya juga berpesan agar warga tidak dulu melakukan perjalanan keluar wilayah jika dianggap tidak mendesak atau penting, serta melaporkan diri jika dari luar kota atau ada keluarga yang datang dari luar kota.
"Kita minta proaktif warga untuk melaporkan diri ke aparat desa jika dari luar kota atau kedatangan keluarga dari luar kota. Selain itu tahan diri untuk tidak bepergian dan selalu gunakan masker," tegas Julian Sahri

Anggota Dewan Minta Polemik Mudik vs Pulang Kampung Dihentikan

Posted by On April 25, 2020


SINTANG -Anggota DPRD Sintang dari Partai Perindo, Agustinus menegaskan, sebaiknya masyarakat tak perlu mempersoalkan pernyataan yang ramai diperbincangkan masalah "mudik" dan "pulang kampung" yang saat ini menjadi polemik.
Menurut Agustinus, hal seperti itu tak perlu jadi persoalkan sehingga jadi debat kusir diranah publik dan membiaskan persoalan yang sebenarnya.
"Saya sendiri jadi mau ketawa melihat dan membaca berbagai postingan soal mudik dan pulkam. Rasanya hal itu tak perlu dijadikan perdebatan sehingga menjadi bias dan jauh dari konteks yang sebenarnya ingin disampaikan," ujar anggota Komisi D DPRD Sintang ini, Jumat (24/4/2020) melalui WhatsApp.
Saudara dari Yohanes RJ anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat dari PDI Perjuangan ini juga mengatakan, intinya bahwa pemerintah dengan situasi wabah covid-19, sementara mengajak warga untuk melaksanakan protokol yang sudah ditetapkan.
"Pandemi virus corona inikan  telah menyebar ke seluruh provinsi di Tanah Air dan membuat pemerintah  mengeluarkan sejumlah kebijakan, mulai dari sosial distancing, imbauan untuk belajar, bekerja, dan beribadah dari rumah, hingga Pembatasan Sosial Berskala Besar, sampai yang paling baru, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan larangan mudik lebaran 2020 untuk semua kalangan. Kebijakan ini bertujuan untuk menekan penyebaran Covid-19 yang lebih luas. Itu saja yang harus digarisbawahi," tegasnya.
Seperti diketahui, belakangan kata mudik dan pulang kampung menjadi perbincangan hangat di berbagai sosial media bahkan sempat menjadi trending topic di Twitter. Hal itu tak terlepas dari pernyataan Presiden Joko Widodo yang mendefinisikan perbedaan mudik dan pulang kampung saat diwawancara dalam program Mata Najwa. (

Dewan Apresiasi Sekolah Yang Berikan Kouta Gratis

Posted by On April 24, 2020


Sintang, Zonatengah.com. SMAN 1 Sintang yang membuat Kebijakan memberikan paket data gratis keoada siswa selama belajar di rumah karena dampak COVID-19, mendapat apresiasi Anggota DPRD kabupaten Sintang Melkianus,S.sos. yang juga Sekretaris Komisi C DPRD Sintang yang membidangi pendidikan dan kesehatan.

“Saya memberikan apresiasi pada SMAN 1 Sintang yang sudah membantu siswa untuk mendukung kegiatan belajar mengajar secara online di rumah. Mudah-mudahan sekolah-sekolah lain bisa mengikuti jejak SMAN 1 Sintang. Saya berharap semakin banyak sekolah bisa membantu paket internet siswa belajar di rumah,” ucap Unjin Sapaan Sehari-hari nya, kepada media (22/04/2020)

Ia berharap, langkah SMAN 1 Sintang dapat menjadi Contoh dan bisa diikuti oleh sekolah-sekolah lain di sintang. Menurut Beliau jika banyak yang menerapkan kebijakan serupa, tentu siswa dan orang tua sangat terbantu di tengah situasi pandemi COVID-19 yang juga membuat ekonomi masyarakat menurun.

“Itu merupakan kebijakan yang sangat baik. Sangat positif dan bermanfaat. Sehingga, murid tidak bisa beralasan tidak belajar di rumah karena paket internet tidak ada. Karena sudah dibelikan oleh pihak sekolah,” tambahnya.

Namun demikian Melkianus juga mengatakan ketika penerapan belajar menggunakan sistem online, tentu terdapatkendala, dan Disitulah pentingnya bantuan dari pemerintah melalui kebijakan yang bisa diaplikasikan oleh sekolah-sekolah, salah satu nya Kata Melkianus seperti yang di lakukan pihak SMAN 01 Sintang ini. (Red)

Ini Pesan Ketua DPRD Sintang Untuk Umat Muslim Di Bulan Ramadhan

Posted by On April 24, 2020


SINTANG - Pembicaraan tentang Covid-19 atau virus corona memang belum usai. Di indonesia, korban yang tercatat terinfeksi virus corona ini semakin bertambah. Hingga Jumat sore (24/4/2020) pukul 17.32 wib tercatat sudah 8.211 yang positif covid-19 di Indonesia.
Karena penyebarannya begitu massif, pemerintah pun terus berupaya mencari solusi untuk mengurangi dan memberantas virus ini. Mulai dari kebijakan sosial distancing hingga kebijakan PSBB.
Namun puasa ramadhan tahun ini mengundang banyak tanya. Bagaimana mengisi bulan puasa ramadhan di tengah pandemi virus corona?
Ketua DPRD Sintang, Florensius Ronny dalam ucapan Ramadhan tetap mengingatkan kepada umat yang melaksanakan puasa Ramadhan agar tetap menjaga kesehatan dengan pola hidup bersih, serta juga tetap menjalankan prosedur untuk memutus rantai penyebaran covid-19.
Ronny berharap dengan datangnya bulan suci Ramadhan dapat semakin memperkuat gotong royong masyarakat dalam menghadapi masa-masa sulit pandemi Covid-19.
”Marhaban Ya Ramadhan, selamat menjalankan ibadah puasa untuk semua warga muslim, khususnya di Kota Sintang. Kita perkuat gotong-royong, menghadapi pendemi Covid-19,” ujar Florensius Ronny, Kamis (23/4/2020) kemarin.
Dirinya menambahkan bahwa momentum bulan suci Ramadhan datang ketika bangsa Indonesia sedang berjuang melewati pandemi Covid-19. Ramadan adalah waktu yang tepat untuk merefleksi diri dan belarasa kepada sesama apalagi di masa sulit saat ini.
”DPRD Kabupaten Sintang yakin, Ramadhan bakal menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk bisa melewati situasi tak mudah saat ini. Semua umat muslim bakal berpuasa, berefleksi, memperkuat belarasa kepada sesama. Dengan semua itu, kita yakin bisa melewati situasi pelik saat ini,” harap politisi Partai Nasdem

Wakil Ketua DPRD Sintang Tegaskan "Masuk Sintang Harus Lapor dan Periksa Covid-19"

Posted by On April 24, 2020


SINTANG - Beberapa hari terakhir ini, di media sosial bermunculan cuitan para netizen perihal kedatangan orang Sintang ataupun orang yang mencari nafkah di Sintang yang dari luar Kalimantan Barat, yakni dari Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Pasalnya kedatangan mereka tidak melapor ke posko gugus tugas covid-19. Disinyalir mereka langsung berinteraksi dengan keluarga yang ada di beberapa kecamatan di Sintang.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua I DPRD Sintang, yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan dan Ketua DAD Kabupaten Sintang, Jeffray Edward, menyayangkan hal tersebut dan mengingatkan masalah penyebaran virus covid-19.

"Seharusnya pihak keluargalah yang sangat berperan dalam hal ini, dan bukannya malahan menghindari test dan seolah-olah merasa malu jika kedapatan ada yang jadi ODP atau PDP, inikan salah. Mereka kan berasal dari daerah yang pandeminya terbanyak nomor tiga di Indonesia, jadi wajarlah masyarakat Sintang merasa khawatir," ujar Jeffray Edward kepada media ini yang menghubunginya Kamis siang (23/4/2020) melalui WhatsApp.

Menurut Wakil Ketua II DPRD Sintang ini, usaha pemerintah daerah sudah maksimal untuk melakukan pencegahan covid-19. Yang perlu ditingkatkan, lanjutnya adalah kesadaran dari warganya untuk dapat menerapkan social dan physical distancing.

"Kepada masyarakat yang berasal dari luar kota Sintang, atau yang pernah melakukan kontak dengan ODP, PDP ataupun OTG covid 19 agar melaporkan diri. Tidak perlu malu untuk memeriksakan diri, karena dengan begitu kita juga menjalankan tanggung jawab untuk mencegah penyebaran covid-19," tegasnya.

DPRD Sintang, kata Jeffray selalu akan mendukung kebijakan pemerintah dallam usaha mencegah covid 19, terutama social dan physical distancing dala memutus penyebaran covid-19 khususnya di Kabupaten Sintang. 

Anggota DPRD Dapil Sintang 5 Beri 'Jempol' Kepada Polsek Ambalau

Posted by On April 24, 2020


SINTANG - Anggota DPRD Sintang, Sandan menyatakan apresiasi terhadap jajaran Polres Sintang, khususnya Polsek Ambalau yang dengan luar biasa memberikan pengawalan dalam pendistribusian beras bagi warga yang terdampak covid-19.
Hal itu disampaikan Sandan kepada media ini, yang menghubunginya melalui WhatsApp, Kamis (23/4/2020)
"Jempol ya buat Kapolsek Ambalau Bapak Iptu Bongsu Pane, yang turun langsung bahkan memikul beras dari Sungai Melawi menuju kantor Desa Nanga Kemangai, ibukota Kecamatan Ambalau. Saya pribadi sekaligus wakil rakyat daerah pemilihan Serawai - Ambalau mengucapkan terima kasih untuk jajaran Polsek Ambalau," ujar politisi Gerindra ini.
Sandan mengatakan, bantuan dari Pemerintah ini sangat diperlukan masyarakat, yang terdampak covid 19.
"Masyarakat sangat menantikan ini. Mereka yang biasa pergi ke Sintang untuk keperluan membeli sembako dan lainnya, sejak covid-19 merebak serta adanya himbauan untuk tinggal dirumah memang menimbulkan masalah. Syukurlah ada bantuan beras dari pemerintah, sehingga meringankan beban masyarakat," katanya lagi.
Masih menurut wakil rakyat ini yang pernah menduduki kursi Wakil Ketua DPRD Sintang periode lalu, berdasarkan infomasi yang diterimanya, bantuan beras untuk Kecamatan Ambalau tersebut tiba pada hari Selasa 21 April 2020.
"Total berasnya untuk kecamatan Ambalau ada 52 ton lebih, tapi belum semuanya tiba. Pertama sampai hari Selasa lalu jumlahnya 20 ton. Saya berharap semuanya saat ini sudah sampai," tambahnya.
Bantuan beras dari provinsi ini akan disalurkan untuk 33 desa di Kecamatan Ambalau.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *