Pemkab Sintang Gelar Upacara Peringati HUT Korpri Ke 47 Tahun 2018

Posted by On November 30, 2018

Postet by :Zonatengah.com
Publih       :Andi Suriyadi

SINTANG - Pemerintah Kabupaten Sintang melaksanakan upacara untuk memperingati 47 Tahun organisasi Korps Pegawai Republik Indonesia pada Kamis, 29 November 2018 di Halaman Kantor Bupati Sintang. Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Wakil Bupati Sintang Drs. Askiman, MM.

Upacara dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yosepha Hasnah, Kapolres Sintang AKBP Adhe Hariadi, Ketua DPRD Sintang Jeffray Edward, Pejabat dari Korem 121 ABW, Para Asisten, Kepala OPD, anggota Darma Wanita Persatuan, dan ratusan Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang serta pegawai PDAM Tirta Senentang. 

Wakil Bupati Sintang Askiman yang membacakan amanat Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyampaikan Peringatan Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik lndonesia (Korpri) yang Ke-47 ini harus dimanfaatkan untuk melakukan refleksi atas apa yang telah dilakukan, dan apa yang akan dilakukan ke depan. “Selama 47 tahun, Korpri beserta seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara telah memberikan kontribusi besar terhadap masyarakat, bangsa dan negara.

Korpri telah menjadi salah satu pengikat dalam memperkokoh persaudaraan dan persatuan nasional dalam keberagaman. Jajaran Aparatur Sipil Negara telah menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan menjadi motor penting dalam pembangunan nasional. Jajaran Aparatur Sipil Negara juga ikut serta menjadi teladan masyarakat dalam mengedepankan budi pekerti, etika dan profesionalisme” terang Askiman.

“Atas peran-peran besar tersebut, atas nama seluruh rakyat lndonesia saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya. Apa yang telah kita capai sampai hari ini, tidak terlepas dari peran serta jajaran Aparatur Sipil Negara yang bekerja di semua sektor, semua level pemerintahan, dan semua wilayah di lndonesia serta peruvakilan di luar negeri.

Apresiasi sebesar-besarnya dari kami untuk para Aparatur Sipil Negara yang bertugas di daerah terpencil dan di pulau-pulau terluar yang bekerja penuh dedikasi dengan segala keterbatasan yang dihadapi. Untuk itu, pemerintah selalu memberikan prioritas untuk meningkatkan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara melalui peningkatkan penghasilan sefta dukungan terhadap jaminan kesehatan, perumahan dan pensiun. Sekali lagi kami menyampaikan banyak terima kasih” tambah Askiman.

“Upaya untuk memberikan yang lebih baik kepada masyarakat, bangsa dan negara harus selalu ditingkatkan. Dihadapkan pada perubahan sosial dan ekonomi yang sangat pesat, Aparatur Sipil Negara juga harus melakukan banyak penyesuaian untuk mengantisipasi perubahan zaman. Revolusi lndustri 4.0 telah membawa perubahan lanskap sosial, politik, ekonomi dan budaya di seluruh dunia. Perkembangan teknologi informasi, terutama pengkomputeran dan media sosial, memang memfasilitasi cara kerja birokrasi. 

Namun, teknologi tersebut juga memfasilitasi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan menuntut pelayanan yang lebih baik dari Aparatur Sipil Negara. Pemanfaatan teknologi oleh masyarakat dan juga dunia usaha untuk menyampaikan aspirasinya tersebut akan menjadi beban Aparatur Sipil Negara jika tidak diikuti dengan perubahan kerja. Mau tidak mau, Aparatur Sipil Negara harus melayani masyarakat dengan sungguhsungguh, meningkatkan kualitas kerja dan tata kelola pemerintahan, serta menjaga akuntabilitas.

Mau tidak mau, Aparatur Sipil Negara harus selalu open mind, terus melakukan inovasi, menyederhanakan proses kerja, memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan teknologi, serta berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait. “Oleh karena itu, kepada seluruh Aparatur Sipil Negara di semua lapisan pemerintahan dan di semua sektor, saya minta untuk tidak terjebak dengan ego-sektoral, ego-organisasi, atau ego-programnya masing-masing.

Sekali lagi, semua permasalahan yang ada di masyarakat itu bersifat lintas sektoral bahkan juga lintas daerah. Dengan berkolaborasi serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi, saya yakin Aparatur Sipil Negara bisa mengaktualisasikan baktinya secara lebih baik kepada masyarakat, bangsa dan negara”pesan Wakil Bupati Sintang. “Perlu saya sampaikan di sini bahwa dalam 4 tahun terakhir ini, pemerintah telah memberikan prioritas besar kepada pembangunan infrastruktur. Dengan cara ini, pemerintah membuka keterisolasian, membangun konektivitas, memperkokoh persatuan nasional, memperbaiki pelayanan kepada masyarakat, serta membangun sentra sentra ekonomi baru.

Mulai tahun 2019, pemerintah akan melakukan program besarbesaran untuk memperkuat sumberdaya manusia untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin berat. Kualitas SDM di pemerintahan dan swasta, SDM di semua sektor, SDM di semua lapis pemerintahan serta kualitas SDM di usia dini dan remaja, harus ditingkatkan secara signifikan. SDM kita harus mampu menghadapi dan memanfaatkan peluang dari dunia dan teknlogi yang sedang berubah cepat” tambahnya.

“Dalam kaitan ini, saya minta kepada seluruh jaiaran Aparatur Sipil Negara untuk segera memperkuat diri untuk menjadi agen transformasi penguatan SDM kita, menjadi agen transformasi dalam membangun talenta-talenta anak bangsa. Dengan peran Aparatur Sipil Negara yang tersebar di seluruh pelosok Nusantara, saya yakin transformasi kualitas SDM ini bisa dilakukan secara besar-besaran dan akan memberikan hasil yang positif bagi kemajuan bangsa” tambah Askiman.

Usai pelaksanaan upacara, Wakil Bupati Sintang melakukan potong tumpeng di Halaman Kantor Bupati Sintang yang kemudian dibagikan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Mateus Siong sebagai pensiunan PNS. Acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan pagi di Aula Kantor Bupati Sintang.

Sambut Natal 2018, Pemkab Sintang Rencanakan Lakukan Safari Natal Ke 15 Gereja

Posted by On November 30, 2018

Postet by :Zonatengah.com


SINTANG (30/11/2018) - Menyambut perayaan Natal Tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Sintang merencanakan melaksanakan safari natal ke 15 gereja di Kabupaten Sintang. Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Sintang, Kurniawan mengatakan bahwa safari natal merupakan agenda rutin Pemkab Sintang. Hal tersebut menurutnya, dalam rangka menjalin silaturahmi dan membangun komunikasi dengan masyarakat serta menyampaikan informasi pembangunan maupun mendengarkan aspirasi masyarakat. 

“Ada dua belas gereja Kristen dan tiga gereja Katolik yang akan dikunjungi oleh tim Safari Natal Pemkab Sintang pada momen Natal 2018 ini. Jadwal dan daftar rombongan sudah disusun oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Sintang dan Tim dari gereja-gereja yang ada. Komunikasi dengan pengurus gereja yang akan dikunjungi juga sudah dilaksanakan,” terang Kurniawan. 

“Tim Safari Natal yang akan dipimpin Wakil Bupati Sintang sudah mulai mulai mengunjungi Gereja GKII Menaong Baru Kecamatan Dedai pada Sabtu, 1 Desember 2018 dan Ibu Sekretaris Daerah akan memimpin rombongan ke Gereja Paroki Nobal Kecamatan Sungai Tebelian pada Minggu, 2 Desember 2018” terang Kurniawan. Safari Natal 2018 ini, lanjutnya, merupakan tahun kedelapan dilaksanakan Pemkab Sintang.

 Saat mengunjungi umat, tim Safari Natal Pemkab Sintang akan dipimpin oleh Bupati Sintang, Wakil Bupati Sintang, Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Ketua DPRD dan Wakil Ketua DPRD Sintang. “Bapak Bupati Sintang juga akan memimpin safari natal ke salah satu gereja, hanya saja jadwal belum bisa ditentukan karena masih menyesuaikan dengan jadwal kegiatan Bupati di bulan Desember ini. 

Namun dapat dipastikan, Bupati Sintang, lanjutnya, ingin sekali bersilaturahmi dengan umat kristiani dalam kegiatan safari natal 2018 ini” tambah Kurniawan. Kurniawan menambahkan kegiatan safari natal diisi dengan ibadah bersama, ceramah dari rohaniawan, penyerahan bantuan dan ramah tamah dengan umat setempat. “Safari natal ini sebagai salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Sintang lebih dekat dengan masyarakat. Membangun komunikasi dengan masyarakat. Biasanya setelah pelaksanaan ibadah, ada dialog dengan masyarakat,” tambah Kurniawan. 

Berdasarkan jadwal yang sudah disusun oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, berikut daftar kunjungan tim safari natal 2018 Pemkab Sintang: – 1 Desember 2018 safari natal di GKII Menaong Baru Kecamatan Dedai dipimpin oleh Wakil Bupati Sintang. – 2 Desember 2018 safari natal di GMII SP 3 Paribang Baru Kecamatan Tempunak dipimpin Bupati Sintang dan di Gereja Paroki Nobal Kecamatan Sungai Tebelian dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang. – 3 Desember 2018 safari natal di Paroki Tanjung Baung dipimpin oleh Bupati Sintang. – 4 Desember 2018 safari natal di GMII Sekuang Hilir dipimpin oleh Ketua DPRD Sintang Jeffray Edward dan GPSK Muakan Petinggi Ketungau Hulu dipimpin Wakil Bupati Sintang. – 5 Desember 2018 safari natal di GPSK Jelemuk dipimpin oleh Wakil Bupati Sintang. – 6 Desember 2018 safari natal di GKII Sungai Kapar dipimpin oleh Ibu Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang. – 7 Desember 2018 safari natal di Paroki Tuguk Kayan Hilir dipimpin oleh Wakil Bupati Sintang. – 8 Desember 2018 safari natal di GKE Riam Muntik Kayan Hulu dipimpin oleh Bupati Sintang. – 10 Desember 2018 safari natal di GPSK Sungai Pukat dipimpin Ketua DPRD Sintang. – 11 Desember 2018 safari natal di GKII Lalang Baru dipimpin Ibu Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang. – 12 Desember 2018 safari natal di GKE Tontang dipimpin Wakil Ketua DPRD Sintang Tery Ibrahim. – 13 Desember 2018 safari natal di GKII Lintang Tambuk dipimpin Bupati Sintang. – 14 Desember 2018 safari natal di GMII Samaria Bonet Lama dipimpin Wakil Bupati Sintang. 

 “kami masih terus berkomunikasi dengan Bapak Bupati Sintang dan menyesuaikan jadwal beliau untuk memimpin Safari Natal gereja yang sudah ditentukan” tutup Kurniawan. “Spirit natal tahun 2018 ini bagi Pemkab Sintang adalah upaya mewujudkan masyarakat Kabupaten Sintang yang religius. Maka kami mengajak seluruh umat kristiani untuk memeriahkan dan mensukseskan kegiatan safari natal ini dengan baik. Terima kasih kepada tokoh agama dan pengurus gereja Kristen dan Katolik yang sudah membantu sehingga rencana safari natal ini bisa disusun dan mohon dukungannya supaya bisa dilaksanakan,” tambah Kurniawan

SEKDA SINTANG BUKA KEGIATAN RAKOR SAR DAERAH

Posted by On November 30, 2018

Postet by :Zonatengah.com


SINTANTANG - Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah dalam hal ini mewakili Bupati Sintang dalam rangka membuka kegiatan rapat koordinasi SAR daerah dan sekaligus penandatanganan kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang dengan Badan SAR Nasional pada hari Rabu (29/11/2018) bertempat di Ballroom Hotel My Home Sintang. 

 Dalam sambutan Bupati Sintang yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah mengatakan bahwa kehadiran tim SAR merupakan salah satu kekuatan nasional dalam mengemban amanah untuk mencari dan menolong jiwa manusia, “jadi Basarnas ini dapat menyelamatkan jiwa manusia, kemudian menghadapi bahaya seperti musibah-musibah becana, tentunya badan sar menjadi peranan penting dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai penolong kemanusiaan”, kata Yosepha. 

Menurut Sekda dalam sambutan Bupati Sintang bahwa forum rapat koordinasi Badan SAR ini sangat penting dilaksanakan untuk dapat menghimpun ide pemikiran dan gagasan, “forum ini sebagai ruang dimana persoalan dan isu yang dihadapi badan SAR diidentifikasi, dibahas, dan ditemukan kebijakan aplikatifnya secara bersama oleh pihak-pihak yang berkepentingan baik itu output dari forum ini serta akan terbangunnya komitmen untuk mencapai sinergisitas”, tuturnya. 

Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang berharap kepada seluruh pemangku kepentingan yang terlibat didalam upaya pencegahan dan penyelamatan bencana di Kabupaten Sintang untuk dapat bekerja dengan baik, “saya harap melalui kegiatan rapat koordinasi ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam menyelenggarakan urusan pencarian dan pertolongan korban bencana di Kabupaten Sintang”, harapnya. 

 Selain itu juga Sekda Sintang meminta kepada pihak tim Basarnas Sintang untuk melakukan koordinasi bersama para aparat Kecamatan dan Desa melaksanakan pemetaan terkait potensi bencana alam, “untuk kecamatan-kecamatan yang masuk dalam kategori rawan bencana alam sebaiknya badan sar dapat melakukan koordinasi dan penguatan pada masyarakat untuk menghadapi segala bencana alam yang mungkin dapat terjadi secara tiba-tiba”, tambah Sekda. 

Sementara itu, Direktur Operasi yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, Heri Marantika mengatakan bahwa kegiatan rapat koordinasi SAR daerah ini dilaksanakan dalam upaya untuk saling bersinergi antara pemangku kepentingan yang ada didalam pelaksanaan pertolongan kemanusiaan, “kegiatan pencarian dan pertolongan kemanusiaan merupakan tugas nasional dalam keadaan darurat yang masuk dalam bencana dan kondisi yang membahayakan, maka dari itu kita perlu adanya sinergisitas antar pemangku kepentingan dalam rangka mempercepat pelaksanaan operasi SAR di daerah”, kata Heri Marantika dalam sambutannya.  
Selain itu juga Heri Marantika memberikan apresiasi kepada Kabupaten Sintang atas terlaksananya kegiatan Rapat Koordinasi SAR daerah ini, “saya berikan apresiasi kepada peserta yang hadir dalam kegiatan Rapat Koordinasi ini, karena mengingat Sintang merupakan magnet jiwa kemanusiaan yang tinggi, bayangkan disini saja sudah berkumpul pemangku kepentingan dari 5 Kabupaten diwilayah timur Kalimantan Barat, tentu ini mempermudah kita untuk saling komunikasi dan koordinasi dalam hal misi kemanusiaan”, ungkapnya.

Sosok Kapolsek Serawai, Patut Menjadi Tauladan

Posted by On November 29, 2018


 SINTANG- Sosok Kapolsek Serawai, Ipda Rahmad Kartono memang sosok seorang polisi sekaligus komandan yang patut dicontoh oleh para anggotanya, sebagai pemimpin Rahmad selalu mencontohkan kedekatan polisi dan masyarakat. Meskipun baru beberapa bulan memijakan kaki di tanah Serawai, sosok Kapolsek yang satu ini sudah banyak dikenal oleh masyarakat. 

Tidak mengherankan, sikapnya yang ramah dan selalu menyapa membuat dirinya cepat dikenal. Tidak hanya itu, hampir setiap harinya dia juga ingin terjun langsung berpatroli. Bukan tanpa alasan, menurutnya dapat langsung bersalam sapa memberikan angin positif bagi pandangan kepolisian di mata masyarakat. 

 "Kita kenali warga kita, kita sapa mereka, maka mereka juga akan menyambut polisi sebagai sosok yang juga menjadi teman. Itu selalu saya contohkan langsung pada anggota saya dalam bertugas," ujarnya, Kamis (29/11/2018) pagi. 

 Menurut Rahmad, dia selalu menyempatkan waktu semaksimal mungkin untuk berpatroli. Jika di wilayah pedesaan, dia senantiasa mengayuh sepeda. Jika di sungai, dia tidak lupa menyapa warga yang beraktivitas di tepi sungai. "Menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas-Red) dimulai dengan upaya menyampaikan imbauan. 

Dengan turun langsung berpatroli, saya dapat mengimbau langsung masyarakat Serawai," tambahnya. Rahmad menceritakan, beberapa waktu lalu, dirinya mendapatkan peristiwa yang tidak di sangka-sangka. 

Saat berpatroli di dekat wilayah perkebunan masyarakat, dirinya melihat tiga bocah yang sedang asyik bermain. Dirinya pun menyapa tiga bocah tersebut, namun satu di antaranya tampak membawa sebuah parang.

 Dia kemudian memarkirkan sepeda yang dipakainya, dan memberikan imbauan agar anak tersebut untuk tidak bermain senjata tajam. Ketiga bocah tersebut seketika diam, lalu menyerahkan parang tersebut dan berlari ke arah semak-semak. 

Rahmad pun sedikit bertanya-tanya apakah bocah tersebut takut dengan seragam polisi yang dia gunakan. Namun tidak lama kemudian, ketiga bocah dengan wajah polos tersebut membawakan tiga buah durian yang baru saja didapatkan. 

Durian tersebut pun dimakan bersama, rasanya legit dan manis, karena baru saja jatuh dari pohon. "Terimakasih Pak Polisi mau makan durian bersama-sama kami. Kalau sudah besar kami ingin jadi Polisi, kalau jadi polisi kan banyak temannya dan bisa bantu banyak orang," celetuk polos salah seorang bocah.

 Lanjutnya Rahmad, itu adalah sebagian kecil pengalaman yang membuatnya terus bersemangat dan bersyukur dipercaya menjadi seorang polisi. Sebab kata-kata polos dari seorang anak kecil merupakan ketulusan. "Manisnya durian itu masih saya ingat, dan saya yakin dengan seragam ini artinya saya diberi kesempatan lebih banyak kesempatan untuk berbuat baik kepada orang lain, menjadikan masyarakat tertib dan merasa aman," pungkasnya.

 (/*) Caption: Sosok Kapolsek Serawai, Ipda Rahmad Kartono bersama dengan tiga bocah di Serawai yang membawakannya buah durian yang baru saja jatuh dari pohon beberapa waktu yang lalu.

Mayat Pria Ditemukan Terapung di Sungai Kapuas, Ini Dugaan Penyebab Kematiannya*

Posted by On November 29, 2018


Sintang- Polsek Sintang kota, -Warga Sungai Durian sempat dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat terapung di depan sebuah steher di Jalan Brigjen Katamso, Sungai Durian, Kelurahan Kapuas Kanan Hulu, Sintang, Rabu (28/11/18) sekitar pukul 11.15 WIB.

 Atas penemuan mayat ini, warga segera melaporkan ke pihak kepolisian di Polsek Sintang Kota. Anggota yang mendapatkan laporan tersebut kemudian bergegas menuju ke TKP tempat penemuan mayat. Kapolsek Sintang Kota, Iptu Ruslan Abdul Gani,SH membenarkan kejadian tersebut. Saat ditemukan memang mayat sedang terapung dengan masih mengenakan baju dan celana, kemudian mayat segera di angkat ke atas. 

Ditemukan sekitar pukul 11.15 WIB. Anggota kita langsung menuju lokasi dan benar mayat sedang terapung. Kemudian kita angkat dan kita evakuasi bersama-sama anggota Satpol Air menuju ke RSUD Ade M Djoen," kata Kapolsek Iptu Ruslan. Berdasarkan keterangan para saksi, kuat dugaan mayat pria tersebut bernama Mala (30). Namun saat ditemukan, polisi tidak menemukan adanya kartu identitas. Diketahui juga korban memang sering tidur di steher tersebut.

 "Saat dievakuasi kita tidak menemukan tanda pengenal pada korban. Tapi menurut keterangan warga yang mengenal korban, diketahui bahwa korban memang mengidap penyakit ayan dan sering kambuh di steher tersebut," jelasnya. Kapolsek menambahkan bahwa saat ini pihaknya berkoordinasi dengan fungsi inafis untuk melakukan identifikasi. 

Sementara korban sudah dievakuasi ke RSUD Ade M Djoen untuk dilakukan Visum et Reperendum (VER). "Dengan kejadian ini kita mengimbau kepada masyarakat terutama yang tinggal di tepian Sungai Kapuas maupun Sungai Melawi tetap waspada. Karena debit air yang semakin naik. Jangan sampai terjadi lagi korban tenggelam," pungkasnya. 

 Atas kejadian tersebut pihak Kepolisian sudah dapat menghubungi keluarga korban dan selanjutnya jenazah akan di bawa ke Kecamatan Tempunak untuk dikebumikan. 

Penulis : Imam 
Editor : Alfian Nurnas/Nanang P. 
Publish : Andi

Pembukaan Kegiatan Temenggung Intertanional Conference Tahun 2018, Kabupaten Sintang Sebagai Tuan Rumah

Posted by On November 29, 2018

SINTANG (28/11/2018) – Pembukaan Kegiatan Pertemuan Temenggung International Conference tahun 2018, secara langsung di buka oleh Gubernur Kalimantan Barat yang di Wakili Oleh Staf Ahli Gubernur di bidang Sosial dan Sumber Daya Manusia Ir.Sawal Bondoreso,MM bertempat di Kabupaten Sintang yang merupakan sebagai tuan rumah dari ajang kegiatan tersebut, kegiatan ini adalah merupakan ajang silahturami bagi para Temenggung dan jajaran pengurus Dewan Adat Dayak yang lainnya baik di tingkat Provinsi, Kabupaten maupun Kecamatan, adapun acara Pembukaan kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Pancasila Sintang pada Rabu malam 28 November 2018 berlangsung selama dua hari hingga tanggal 30 November 2018. 

Selain dari sebagai ajang silahturahmi bagi Para Temenggung dan Dewan Adat Dayak, Kegiatan ini pula bertujuan untuk menumbuhkan kembali nilai-nilai norma Adat Istiadat Sub Suku Dayak yang mana saat ini nilai-norma Adat dan Istiadat Suku Dayak ampir saja luntur terbawa perkembangan era gelobalisasi. 

Dalam Kegiatan Pembukaan Temenggung International Conference, ini dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi V DPRRI Lasarus, S.Sos, M.Si, Presiden Forum Dayak Borneo, Wakil Bupati Sintang Drs.Askiman, MM, Ketua DAD Sekaligus Selaku Ketua DPRD Sintang Jeeffray Edward, Serta Jajaran Pengurus Dewan Adat Dayak Se Boerneo, Juga turut hadir para Tokoh Dayak dari Negara tentangga yaitu seperti dari Serawak, Barunae, serta dari Filipina Dan Taiwan, dan juga nampak hadir para Bupati atau Wakil Bupati dari Setiap Kabupaten pada umumnya yang berada di Pulau Borneo dan Tamu Undangan Dari Kabupaten dan Provinsi Lainya yang ada di Indonesia, serta hadir Pula jajaran Forkompimda Kabupaten Sintang dan Para Anggota DPRD Kabupaten Sintang. 

Ketua Panitia Kegiatan Temenggung International Conference Abdul Supryadi mengatakan bahwa komperesi ini bertujuan sebagai sarana untuk pertemuan Para Temenggung guna untuk membahas hal – hal yang berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab sebagai Temenggung atau Pemangku Adat, Abdul juga mengatakan keberadaan Temenggung merupakan tanggung jawab bersama semua pihak yang pedeuli pada Budaya serta Tradisi dan Adat Istiadat Suku Dayak.

 “Hal yang ingin dicapai dari konferensi ini adalah untuk memelihara dan melestarikan kembali serta menjaga nilai-nilai sosial yang menjadi dasar terbentuknya tata Hukum Adat Suku Dayak yang sejak lama telah menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat dan patuh terhadap Hukum Adat yang berlaku, lebih lanjut Abdul juga menjelaskan Temenggung juga merupakan sebuah lembaga yang mengambil keputusan dalam memutuskan Hukum Adat dengan seadil-adilnya” kata Abdul. 

Sementara itu Wakil Bupati Sintang Askiman, mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta Konferensi International Temenggung, dirinya merasa bangga karna Kabupaten Sintang telah di pilih menjadi tuan rumah, forum konfernsi ini sangat bernilai strategis dan akan menjadi sejarah bagi masyarakat Kabupaten Sintang, untuk memberikan andil dalam upaya menghormati dan memperkuat keberadaan Temenggung sebagai Lembaga Adat. Askiman juga menjelaskan pran dan kiprah para Temenggung sangatlah penting salah satunya para Temenggung diharapkan dapat menjadi kekuatan dari system control dan instrument dalam suatu mekanisme penyelesaian konflik lokal. 

“Para Temenggung juga dapat menjadi mitra Pemerintah dalam meningkatkan kualitas kehidupan social yang adil dan menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal, Askiman juga berharap agar melalui konfernsi ini dapat menghasilkan suatu kesepakatan dan keputusan bersama, yang akan membawa peningkatan kiprah dan pran serta para Temenggung dalam menegakan keadilan di tengah masyarakat” pungkasnya. 

Hal senada juga dikatakan oleh Wakil Ketua Komisi V DPRRI Lasarus, S.Sos, M.Si, dirinya mengatakan bahwa Ketemenggungan adalah merupakan suatu lembaga yang sejak lama sudah terbentuk di komonitas Sub Suku Dayak, Lasarus mengaku bahwa sebagai seorang putra asli Suku Dayak yang di lahirkan di tanah Borneo, ia merasa bangga dengan  diadakan kegiatan konferensi Ketemenggungan ini.

Lasarus juga menjelaskan bahwa Ketemenggungan adalah merupakan salah satu lembaga yang mempunyai tugas dan wenang untuk mengatur suatu nilai-nilai norma Adat Istiadat sesuai dengan ketentuan yang berlaku, meskipun mempunyai kewenangan untuk memutuskan Hukum Adat Lasarus menegaskan bahwa dalam memutuskan Hukum Adat para Temenggung tidak boleh semena-mena dalam mengambil keputusan semuanya harus sesuai dengan ketentuan yang ada.

Temenggung juga memiliki tantangan yang besar apa lagi di masa era gelobalisasi saat ini, namun dengan adanya pertemuan ini Lasarus berharap agar para Temenggung dapat membangun kerja sama yang baik dan bersinergis dalam mempertahankan kearifan lokal Adat dan Budaya, pesanya.

Sementara itu Gubernur Kalimantan Barat Sutarmiji dalam Sambutan Perdananya yang dibacakan oleh Staf Ahli Gubernur Kalimantan Barat Bidang Sosial dan Sumber Daya Manusia, Ir. Sawal Bondoreso, MM, menurutnya keberadaan Temenggung adalah sebagai pelaksana dalam mengurus Hukum Adat Suku Dayak, hal ini sangatlah penting bagi masyarakat luas.

 Dirinya berharap agar melalui konferensi Temenggung International tahun 2018 ini dapat mengukuhkan keberadaan para Temenggung, dan melalui ajang ini pula diharapkan dapat menjadikan para Temenggung untuk mampu menjalankan tugas dan fungsinya dalam menegakan Hukum Adat yang berlaku dalam Suku Dayak, bebernya.

 Penulis : Andi Suriyadi
 Redaksi : www.zonatengah.com

ASISTEN SETDA TERIMA KUNKER PEMDA CIREBON

Posted by On November 28, 2018

Postet by : www.zonatengah.com
Publih       : Andi Suriyadi


 SINTANG - Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Hendri Harahap, S.Sos,MM menerima pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon dalam rangka kunjungan kerja ke Kabupaten Sintang di Pendopo kompleks rumah jawatan Bupati Sintang, Selasa (27/11/2018).

 “selamat datang kami ucapkan kepada para rombongan yang telah tiba dengan selamat di Sintang, “ kata Henri mengawali sambutannya siang itu. Pada kesempatan ini, Henri memaparkan mengenai kawasan-kawasan Sintang yang memiliki potensi rotan. Beliau juga menyebutkan bahwa kerjasama ini akan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk bertahan bekerja di rumah mereka, memperkecil proses urbanisasi di Sintang.

 “kami harapkan kerjasama ini akan berjalan dengan baik, sehingga masyarakat kami dapat menikmati hasil hutan dengan lebih baik,” kata Henri.

 “semoga kemitraan ini dapat berjalan dengan lancar dan saling menguntungkan bagi Sintang dan juga bagi Cirebon,” ujarnya lagi. 

 Sejumlah pebisnis rotan dari Kabupaten Cirebon dan dari Kabupaten Sintang pun bertemu dalam forum ini. Beberapa contoh olahan rotan setengah jadi pun dipertukarkan. H. Deni Agustine, SE, selaku pejabat yang mewakili Plh. Bupati Kabupaten Cirebon mengungkapkan rasa senangnya bisa datang ke Sintang. 

Menurutnya, Sintang merupakan mitra strategis bagi Cirebon dalam hal industri rotan. “kami berterima kasih atas kunjungan Bapak Bupati Sintang beberapa waktu lalu ke tempat kami, “ Kata Deni. “kami juga berterima kasih karna kami bisa diterima baik di sini hari ini, tadi pagi beliau (Bupati Sintang.red) juga menyempatkan diri menemui kami di Bandara Supadio Pontianak sebelum kami terbang kemari,” paparnya lagi. “rotan telah menjadikan Cirebon terkenal hingga ke manca Negara, “ungkap Deni. 

“kami berharap melalui kerjasama ini, Sintang juga akan ikut tersohor sebagai penghasil rotan dari Indonesia,” pungkasnya. Turut hadir dalam acara tersebut, Inspektur kabupaten Sintang, A. Biong, Kadis Pertanian dan Perkebunan, Veronika Ancili dan Kadis Perindagkop dan UMKM, Sudirman. Serta sejumlah perwakilan dari OPD di lingkungan Pemda Sintang. 

 Demikian siaran berita Humas Setda Sintang.

Satuan Binmas Polres Fakfak Berkomitmen Dalam Meningkatkan Kinerja Anggota Satpam

Posted by On November 27, 2018


Dalam upaya meningkatkan kinerja anggota satpam, sat Binmas Polres Fakfak yang di pimpin langsung oleh Kepala Satuan Bimas Polres Fakfak Bapak La.Ruslan Yang bertempat di Hotel Grend Papua Selasa Siang (28/11/2018) Wit Terutama menyangkut dengan kemampuan Satpam dan kedisiplinan kerja dalam menjalankan tugas degan penuh tanggun jawab.

 Yang mana menyangkut kemampuan anggota satpam dalam melaksanakan tugas kedisiplinan degan tanggung jawab di tempatnya bekerja. Yang mana juga setiap menjelang Hut Satpam yang di peringati setiap 30 Desember.

 Maka untuk mengawalinya dikabupaten Fakfak kami pihak Kepolisian melaksanakan beberapa kegiatan bagi para Satpam.Ujar Kepala Satuan Bimas Polres Fakfak Bapak LA Ruslan saat ditemui Wartawan ditempat kegiatan mengatakan. Ada sekitar 10 Anggota Satpam yang mana dari 10 anggota Satpam tersebut semuanya asli Fakfak. Maka degan itu saya mengharapkan kedepan anggota Satpam ini didalam melaksanakan tugas mereka degan baik(Amatus Rahakbauw)

SEKDA SINTANG IKUTI PERINGATAN HARI CUCI TANGAN SEDUNIA

Posted by On November 27, 2018

Postet by : www.zonatengah.com
Radaksi :  Andi Suriyadi

 SINTANG. Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Dra. Yosepha Hasnah, M.Si mengikuti peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia di SMK Kartini Sintang, Selasa (27/11/2018). “kita hari ini ingin mengajak kita semua untuk lebih rajin mencuci tangan dengan sabun,” kata Yosepha pada sambutannya. 

“kita ingin masyarakat kita terutama anak-anak dapat terhindar dari sakit diare, kita ingin masyarakat Sintang yang sehat dan cerdas,” tambahnya. Kepada para ibu-ibu PKK sebagai panitia kegiatan ini, salah seorang pemimpin wanita di Sintang itu mengingatkan bahwa mengupayakan kesehatan anggota keluarga merupakan bagian dari program pokok PKK. Perilaku hidup sehat hendaknya dimulai dari rumah, demikian Yosepha berpesan dalam acara tersebut.

 “kita perlu mengajarkan dan membiasakan anak kita untuk mencuci tangan dengan sabun,” kata Yosepha. “perilaku hidup sehat di rumah tangga niscaya akan berimplikasi pada terwujudnya masyarakat yang sehat pula,” katanya lagi. Pada kesempatan itu, ketua panitia acara, Eva Maulina menyampaikan bahwa peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia seyogyanya ditetapkan tanggal 10 Oktober tiap tahunnya. Perignatan ini merupakan sebuah kampanye global yang dicanangkan PBB. “tujuan kegiatan ini untuk menegakkan perilaku mencuci tangan dengan sabun oleh masyarakat sebagai upaya untuk menurunkan angka kematian terutama balita, khususnya penyakit yang berkaitan dengan pencernaan, yang masuk lewat mulut, kuman yang hinggap di tangan,” ujar Eva lagi.

 Peserta kegiatan ini mencapai 100 orang peserta. Terdiri dari peserta didik TK Dewi Sartika, PAUD dan TK Antonius serta siswa-siswa SMK Kartini Sintang. “kita harapkan peserta hari ini dapat menjadi pionir yang dapat menularkan pengetahuan tersebut pada keluarga di rumah,” pesan Eva menutup laporannya hari itu. Turut hadir pada acara tersebut, Kadis Porapar, Dr. Hendrika, Kadis Kesehatan, dr. Harsinto Linoh serta beberapa perwakilan instansi vertikal di lingkungan Pemda Sintang.

 Demikian siaran berita Humas Setda Sintang

Polres Melawi Melaksanakan Upacara Pemecatan Tidak Dengan Hormat Kepada dua Personilnya

Posted by On November 26, 2018

Postets by : www.zonatengah.com


Melawi Hari ini Senin (26/11) di Halaman Apel Polres Melawi telah dilaksanakan upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dari kepolisian Negara Republik Indonesia adapun personil yang dilakukan Pemberhentian tidak dengan hormat tersebut atas nama BRIPKA INDRA GUNAWAN Nrp.81070212 dan BRIGPOL RONI ARDIANSYAH Nrp.83010759 upacara dipimpin langsung oleh Kapolres melawi AKBP.AHMAD FADLIN,S.I.K.,M.SI dan diikuti oleh Para Kabag, Kasat, Perwira dan Personil Polres Melawi. 

Dalam pelaksanaan Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) ini personil yang di upacarakan tidak hadir (IN Absensia) dikarenakan personil tersebut masih menjalankan hukuman di Lapas Sintang Penerbitan Keputusan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) ini telah melalui mekanisme dan proses yang sangat panjang, sesuai prosedur hukum dan selaras dengan hasil Sidang Komisi Kode Etik Polri (KEPP) Berdasarkan Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2011 tentang kode Etik Polri. 

Keputusan PTDH terhadap anggota Polri tersebut telah ditinjau dari beberapa aspek seperti “Asas kepastian” dengan menitik beratkan adanya kepastian terhadap anggota yang melakukan pelanggaran sehingga menjadi jelas statusnya” Asas Distributif dan Kemanfaatan” yaitu telah dipertimbangkan seberapa besar manfaatnya bagi organisasi dan anggota Polri yang dijatuhi PTDH tersebut, selain itu putusan PTDH tersebut harus atas “ Azas Keadilan” maksudnya harus berkomitmen mewujudkan keadilan terhadap oknum anggota polri yang telah terbukti melanggar norma etika dan disiplin polri Kapolres Melawi AKBP Ahmad Fadlin. S.IK., M.Si. dalam amanatnya menyampaikan, bahwa kita semua tidak ingin hal ini terjadi di polres melawi, Polri senantiasa menjadi sorotan masyarakat karena bersingungan langsung dengan masyarakat oleh sebab itu seluruh personil polres melawi dan PNS polri menjaga etika,moral dan perbuatan baik dilingkungan tempat tinggal maupun dalam melaksanakan tugas sehari - hari sebagai anggota polri untuk menjaga etika, moral dan perbuatan anggota polri, Polres Melawi berkomitmen untuk menindak tegas setiap tindakan penyimpangan prilaku personil yang dilakukan oleh oknum anggota polri/ pns polri khususnya polres melawi, Ucapnya.

Kapolres Melawi juga menghimbau kepada seluruh personil polres melawi dan jajaran untuk meningkatkan iman dan takwa kepada tuhan yang maha esa agar kita selalu dapat bimbingan dan petunjukj dalam setiap langkah dan tindakan kita, yang kedua tingkatkan kedisiplinan sebagai benteng untuk mencegah dan menjauhkan diri perbuatan yang merugikan nama baik diri, keluarga maupun kesatuan yang ke tiga Pelihara sikap,tingkah laku dan tutur kata setiap waktu, ke empat hindari sikap seperti arogansi,individualisme dan apatis sehingga kita semua dapat menjadi tauladan bagi keluarga dan masyarakat dan yang kelima Tingkatkan pengawasan dan pengendalian terhadap anggota di dalam setiap pelaksanaan tugasnya dan tidak ragu - ragu untuk menindak tegas anggota yang melakukan tindakan pelanggaran hukum serta memberikan penghargaan terhadap personil yang berprestasi AKBP Ahmad Fadlin. S.IK., M.Si menambahkan bahwa pada periode I bulan April dan Periode II bulan November 2019 Polda Kalbar telah memberhentikan Tidak Dengan Hormat anggota Polri sebanyak tiga puluh satu (31) personil Dari mulai kasus disersi hingga kasus narkoba, tambanya. 

Penulis : Arbain 
Editor : Alfian Nurnas / Nanang. P 
Publish :Andi Suriyadi

Polsek Belimbing Berhasil Ungkap Kasus Curanmor

Posted by On November 26, 2018

Postet by : www.zonatengah.com


MELAWI - Kepolisian Sektor Belimbing Jumat (23/11) melakukan Penagkapan terhadap Al Als An (23) tiong Keranjik terduga pelaku curanmor dan mengamankan barang bukti 1 ( Satu ) Unit Sepeda Motor, Merk Honda Vario Type K1H02N14LOA/T Tahun 2016, warna putih Hitam, KB 3419 JR, NOKA MH1KF1118GK558417 NOSIN KF11E-1566013 AN. NURSIYAH adapun tersangka dan barang bukti ditangkap dan diamankan berdasarkan laporan Polisi Nomor : LP / 140/XI/Res 1.8/2018/Kalbar/ Res Melawi / Sek Blb tanggal 23 November 2018 tentang tindak pidana curanmor, Pelapor Atas Nama Wahyu Pandowo (49) Beloyang.

Adapun waktu kejadian pada tanggal 16 November 2018 sekira pukul 03.30 wib diwarung bakso dusun Keladan Ladai Rt. 10 Rw. 04 Desa Beloyang Kecamatan Belimbing Hulu Kab Melawi. Peristiwa pencurian ini terjadi pada hari Jum'at tanggal 16 November 2018 sekira jam 03.30 Wib di Warung Bakso milik korban di Ds. Keladan Ladai Rt. 10 Rw.04 Desa Beloyang Kec.Belimbing Hulu Kab. Melawi, Pelaku masuk melalui Jendela rumah dan mengambil konci motor yg diletakan diatas meja Televisi kemudian pelaku mengambil sepeda motor milik korban yg di parkir di warung bakso milik korban. 

Atas kejadian tsb korban mengalami kerugian sebesar Rp. 15.000.000,- ( lima belas juta rupiah) pada hari Jumat tanggal 23 November 2018 sekira Jam : 14.00 Wib, di dapatkan informasi dari masyarakat tiong keranjik bahwa ada motor korban di Ds. Tiong Keranjik. kemudian personil Polsek belimbing melakukan penangkapan tersangka berikut barang bukti sepeda motor, kemudian di bawa ke Polsek Belimbing utk di proses lebih lanjut. 

Kapolres Melawi AKBP Ahmad Fadlin, S.IK.M.Si Melalui Kapolsek Belimbing IPTU Hariyanto, S.Sos, MH menyampaikan dari hasil introgasi dan pemeriksaan didapatkan informasi bahwa pelaku juga melakukan curanmor pada bulan Agustus 2017 sekira Jam 04.00 Wib di Garasi Bengkel milik Ari Dian Saputra (Korban) Ds. Keladan Ladai Rt. 08 Rw. 03 Desa Beloyang Kec.Belimbing Hulu Kab. Melawi dengan cara Pelaku masuk ke Garasi Bengkel korban yang terbuka kemudian mengambil konci kontak yg diletakan di Dasbor depan bawah stang sepeda motor tersebut kemudian pelaku langsung membawa pergi sepeda motor milik korban dari hasil introgasi tersebut di lakukan pengamanan barang bukti 1 ( Satu ) Unit Sepeda Motor, Merk YAMAHA MIO SOUL GT Type 1KP AT Tahun 2013, warna Hitam, KB 5416 JN, NOKA MH31KP00BDJ581897 NOSIN 1KP-581913 AN. AFRIYATUN, Ucap Iptu Hariyanto.

Kapolres Jepara Jawa Tengah di Minta Usut Tuntas Oknum Pembawa Lari Istri Orang dari Rote Ndao.

Posted by On November 26, 2018

Postet by :www.zonatengah.com

 ROTE NDAO, ---- Kapolres Jepara Jawa Tengah di Mintah Usut Tuntas Oknum ( PELAKU ARIEF WICAKSONO) pembawa Lari Istri Orang, yang di ketahui Pelaku ( Arief Wicaksono) adalah warga Desa Dongos Kecamatan Kendung Kabupaten JEPARA Propinsi Jawa Tengah, yang membawa lagi istri dari Semuel Bauana, dengan identitas jelas,  Ana Mulyana istri dari Semuel Bauana yang sudah menikah resmi di gereja dengan suaminya Semuel Bauana pada 27 Agustus 2017, namun dengan tiba - tiba menghilang dari rumah sang suami pada 04 - September 2017, tanpa pamit kepada sang suami tercinta,  hendaknya sang istri tidak melakukan perilaku menyimpang apalagi menikah lagi padahal Ana Mulyana memiliki suami  seorang pria dengan identitas jelas dengan inisial Semuel Bauana (29) warga Kelurahan Mokdale Kecamatan Lobalain,Kecamatan Lobalain ,Kabupaten Rote Ndao, Propinsi Nusa Tenggara Timur, NTT. 

 Semuel Bauana terpaksa melaporkan istrinya Ana Mulyana ke Polres Rote Ndao. Karena kabar yang sang suami Semuel Bauana terima diduga menikah lagi dengan lelaki lain.maka pernyataan dari sang mertuanya sendiri itu yang membuat Semuel Bauana marah.sehingga Semuel Bauana yang diketahui merupakan pegawi Honor Pol. PP mengetahui istrinya telah menikah làgi dengan pria lain dengan identitas jelas yaitu  Arief Wicaksono (45) warga RT. 003/RW 004 ,Desa Dongos , Kecamatan Kendung ,Kabupaten Jepara, Propinsi Jawa Tengah.Maka Semuel Bauana Berharap Kepada Bapak Kapolres JEPARA agar segera tangkap Pelaku Penghancur Rumah Tangga Saya Untuk di Proses Sesuai Undang Undang yang berlaku. 

 Tidak senang dengan perbuatan sang istrinya, kemudian Semuel Bauana menempuh jalur hukum dengan melaporkan Istrinya ke Mapolres Rote Ndao. Dalam laporan polisinya sudah tertuang dalam laporan polisi bernomor : SKET/ 63 / XI / 2017/ Polres Rote Ndào, Yang di Terima Laporan Polisi , MARIELIS NIAP : BRIGADIR POLISI :NRP :81110451. ( Dance )

Dukung Pemkab Tingkatkan PAD,

Posted by On November 26, 2018

Postet by :www.zonatengah.com

 Polres Rote Ndao Jamin Keamanan Lokasi Wisata Keterangan Foto : Kapolres Rote Ndao, AKBP Bambang Hari Wibowo saat berpose Bersama Anak-Anak Yang Berdomisili di Sekitar Lokasi Tangga 300 Mando, Desa Kuli, Kecamatan Lobalain. ROTE NDAO, – Kabupaten Rote Ndao Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ternyata memiliki obyek wisata alam yang sangat menarik untuk dikunjungi. Diantaranya adalah obyek wiasata Tangga 300 di bilangan Desa Kuli Kecamatan Lobalaian Kabupaten Rote Ndao. 

Meski terbilang asing bagi masyarakat di luar wilayah tersebut, akan tetapi wisata alam ini setidaknya dapat menjadi reverensi bagi masyarakat yang hoby traveling. Namun sayang, obyek wisata tersebut selama ini belum dikelola secara maksimal oleh pemerintah derah setempat.

 Padahal, bila lokasi tersebut dikelola dengan baik akan mendatangkan keuntungan bagi warga dilokasi obyek wisata dan juga menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) diwilayah Kabupaten Rote Ndao. Untuk itu, guna terwujudnya semua itu, perlu adanya kerja sama semua stakeholder dalam berperan aktif mempromosikan wisata di pulau Rote. Termasuk keamanan dan kenyamanan wisatawan baik lokal dan mancanegara. 

 Menyikapi adanya potensi wisata yang ada di wilayah hukumnya, Kapolres Rote Ndao AKBP Bambang Hari Wibowo, mengatakan setelah dirinya tiba di lokasi wisata tangga 300 Mandoo Ia kagum dengan keindahan alamnya. “Kita seakan berdiri diatas pulau Rote karena viewnya melihat seluruh wilayah Pulau Rote,” kata Bambang Hari Wibowo  saat melakukan kunjungan perdana ke obyek wisata tersebut, baru-baru ini. 

 Pihaknya pun sangat mendukung pengembangan wisata di pulau dengan julukan pulau sejuta lontar, bahkan pulau ini jika ditata dengan baik akan menjadi Bali kedua di wilayah paling selatan NKRI “Dalam rangka mendukung pemerintah daerah kabupaten Rote Ndao untuk memajukan 14 destinasi wisata, maka kita melakukan kunjungan ke tangga tiga ratus sebagai salah satu obyek wisata yang pemandangannya sangat menarik seperti Bali ketika di tahun 1980 silam.  Kami melihat Pulau Rote wilayahnya masih alami dan elok untuk dijadikan destinasi wisata,” ucapnya. 

 Pada kesempatan tersebut Bambang Hari Wibowo menegaskan, personel Polres Rote Ndao siap menjamin keamanan dan memberikan perlindungan bagi para pengunjung atau wisatawan yang mengunjungi setiap objek wisata di kabupaten paling selatan di Indonesia ini, dan dirinya meminta setiap pengunjung menjaga keamanan dan ketertiban serta kebersihan lingkungan. Menurutnya, 14 objek wisata yang ada di Rote Ndao, jika dikelola dengan maksimal dapat meningkatkan pendapatan daerah. “Polres Rote Ndao mendukung pemerintah daerah untuk memajukan pariwisata dan penataan objek wisata,” ungkap Kapolres. 

 Sementara Pj Kepala Desa Kuli Dominggus Fanggi melalui media ini mengucapkan, terimakasih kepada Polres Rote Ndao yang bersedia menjamin keamanan di lokasi wisata dan dirinya mendukung pemerintah dalam penataan obyek wisata Tangga Tiga Ratus. Selain itu pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Pariwisata untuk membenahi infrastruktur di lokasi tersebut. “Kami siap mendukung pemerintah dan akan kami koordinasi dengan pihak Dinas Pariwisata untuk membenahi infrastruktur,” kata Dominggus.

 Yakobis Mesakh seorang tokoh masyarakat Desa Kuli mengharapkan, agar pemerintah daerah menata obyek wisata Tangga Tiga Ratus sejajar dengan tempat wisata lain. “Saya harapkan pemerintah daerah menata tempat wisata ini agar sejajar dengan tempat wisata lain, itu saja,” ungkapnya. (Dance henukh )

Welbertus, Minta Pemerintah Konsen Perhatikan Kesejahteraan Guru

Posted by On November 26, 2018

Sintang (26/11/2018) – Kepada Media Ini Anggota DPRD Sintang Welbertus, S.Sos dari Fraksi PDI Perjuangan mengajak masyarakat untuk mengenang dan memepringati hari Guru yang jatuh pada tanggal 25 November, pasalnya karna Guru lah Indonesia bisa mencapai kejayaan seperti sekarang ini.

 Guru yang merupakan Pahlawan Tanpa Tanda Jasa serta menjadi panutan kita semua saat ini masih banyak yang belum di perhatikan oleh Pemerintah, besar harapan kami sebagai wakil rakyat agar Pemerintah bisa lebih fokus lagi memperhatikan nasib para Guru. 

Menurutnya pemberhasilan suatu Negara tidak lepas dari duni Pendidikan yang mana harus di dukung dengan kesejahtraan tenaga Guru itu sendiri, karna kalau tidak sejahtra Guru tersebut bisa saja tidak maxsimal dalam mendidik anak muridnya, yang berakibat fatal kepda masa depan anak bangsa.

 Selaku wakil rakyat Welbertus mengucapkan terima kasih kepada semua insane Guru baik yang masih aktif maupun yang sudah pensiun semoga jasa-jasa dari Guru terus dihargai bebernya kepada zonatengah.com (Red- Andi)

BUPATI HADIRI UPACARA PERINGATAN HARI GURU NASIONAL DAN HUT PGRI KAYAN HILIR

Posted by On November 25, 2018

Postet by : www.zonatengah.com


SINTANG,Bupati Sintang dr. H.Jarot Winarno M.Med Ph.bertindak sebagai komandan upacara dalam peringatan hari guru nasional dan HUT PGRI ke -73 yang dilaksanakan di halaman SMP Negeri 10 kayan hilir pada hari sabtu pagi (24/11/2018). 

 Turut hadir pada kegiatan tersebut kapolres sintang,kepala dinas pendidikan,forkompincam kayan hilir beserta para tamu undangan lain nya. 

TEMA ; “meningkatkan profesionalime guru menuju pendidikan Abad XXI” Dalam amatnya Bupati Sintang menyampaikan  Ditengah era globalisasi profesionalisme seorang guru di tuntut lebih kuat menyangkut sikap mental dan komitmen para guru untuk selalu meningkatkan kualitas agar memeiliki kompetensi yang sesuai dengan perkembangan jaman,menginggat Revolusi industri keempat yang sudah merambah kesemua sektor ini harus kita sikapi dengan arif karena telah mengubah peradaban manusia secara fundamental,untuk itu di perlukan guru yang profesional,untuk itu di perlukan guru yang profesional yang mampu memanfaatkan kemjuan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. 

 Walaupun teknologi informasi berkembang dengan pesat dan sumber sumber belajar dengan mudah di dapat,akan tetapi peran seorang guru sebagai tenaga pendidik tidak dapat tergantikan oleh kemajuan teknologi tersebut,seperti yang kita ketahui tugas seorang guru adalah ;  mendidik,mengajar,membimbing mengarahkan,melatih, menilai,dan mengevaluasi setiap perserta didik,oleh karena itu guru sangat lekat dangan integritas dan kepribadian. Jarot mengingatkan,terlebih pada tahun 2019 mendatang penertrasi revolusi industri ke empat semagkin jauh masuk kedalam berbagai sektor,termasuk sektor pendidikan oleh sebab itu kita harus mampu menguasai di berbagai bidang teknologi untuk meningkatkan profesionalisme guru.ini penting karena merupakan salah satu syarat dalam perwujudan pendidikan yang berkualitas dan berkarakter yang mampu menguasai kecakapan di abad ke 21 ini yang di butuhkan oleh peserta didik. 

 “Dalam rangka perluasan akses pemerataan mutu pendidikan perwujudan guru profesional kemendikbud menerapkan sistem zonasi,sistem zonasi di ciptakan supaya mampu mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di seluruh tanah air,mulai dari pendistribusian peningkatan kompetensi sampai ke pengembangan karir dan penyaluran bantuan penyelengara berbagai kegiatan yang di lakukan guru,kegiatan kegiatan itu dapat dilakukan melalui kelompok  atau musyawarah kerja guru kepala sekolah dan pengawas sekolah.seperti kegiatan (KKG).

PELAKSANAAN KEGIATAN KAMPANYE PRILAKU HIDUP BERSI DAN SEHAT (PHBS)

Posted by On November 23, 2018



 Papua Barat, Fakfak zonatengah.com - Bertempat di halaman Parkir Pasar Thumburuni Fakfak telah dilaksanakan kegiatan kampanye Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Sabtu (24/11/2018) Pukul 06.00 Wit bagi anak sekolah yang diselenggarakan oleh di dinas kesehatan Pemda Fakfak. 

Dalam kegiatan kegiatan kampanye PHBS tersebut dibuka langsung oleh Kabid Kesehatan Lingkungan (Ketua Panitia) Bapak Benny Tie serta dihadiri oleh Setda Fakfak Drs.Nasrun P.Elake,Kabid , Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat (Ketu Tim Provinsi) dr.Venny,Plt.Kepala Dinas Sosial Bapak.Abdul Karim,dan Peserta yang terdiri dari Siswa/Siswi tingkat SD,SMP dan SMA dari 20 Sekolah Sekabupaten Fakfak, Adapun susunan kegiatan tersebut diawali degan Pembukaan (Seluruh Peserta kegiatan berkumpul dihalaman Parkir Pasar Thumburuni) Pelepasan Peserta jalan santai yang dilepas oleh Sekda Kabupaten Fakfak Drs.Nasrun P. Elake. 

 Adapun Rute jalan Santai yang starnya dari Jalan DR.Salasa Namudat Depan Pelabuhan Fakfak kembali Ke jalan DR. Salasa Namudat dan Finis di halaman Parkir Pasar Thumburuni. Serta melaksanakan senam bersama dalam sambutan Bupati Fakfak yang diwakili oleh SetdaFakfak. Menyampaikan Prilaku bersih dan sehat pada pagi ini kita telah melaksanakan jalan sehat dan senam itu semua untuk hidup sehat . 

 Dengan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberdayakan hidup bersi dan sehat serta melindungi,meningkatkan Kesehatan. Kegiatan ini bisa diciptakan dengan mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja. Hidup bersih dan sehat itu dimulai dari diri sendiri bahkan diawali dari Tangankita. Harus hari ini kita memulainya.Saya menghimbauw kepada seluruh masyarakat Fakfak marilah mulai hidup sehat. Peragaan mencuci Tangan degan benar yang dilaksanakan oleh Tim Kesehatan. 

  •  Taklupa juga disertai degan Pengundiaan Door Prize,Peserta dan Lomba Dance CPTS (Cuci Tangan Pake Sabun ) (Amatus Rahakbauw)9

Polda Papua Barat Binmas Polres Fakfak Sektor Fakfak 2018

Posted by On November 23, 2018


Papua Barat Fakfak zonatengah.com -bhabinkamtibmas defenitif Kelurahan Wagom Bripka Hamanto melaksanakan patroli serta berkunjung ke rumah bapak Dahlan Namudat selaku Tokoh Pemuda yang mana pada saat ini mencalonkan diri sebagai caleg legeslatif dapil 2 pada Kamis tanggal malam (22/11/2018) Pukul 21.00 Wit S/d selesai.Ujar Nya lalu Saya melanjutkan Patroli di mana tempat kos-kosan berada selanjutnya.

 Bhabinkamtibmas melaksanakan Patroli malam di tempat-tempat didaerah rawan gangguan kamtibmas dan menyampaikan himbauwan kepada pemuda tentang. Pentingnya Peran Pemuda sangatlah diperlukan dalam menjaga lingkungan tempat tinggal, degan aktifnya pemuda tentu dapat bersama-sama dengan Polisi menjaga Kantibmas agar selalu aman dan kondusif, "serta bhabinkamtibmas Bapak Arman menambahkan beberapa pesan kepada anak-anak muda agar jangan sampai terjerumus kepada tindak pidana apalagi Zat akditif/lem aibon dan lain-lain di sekitar lingkungan karena akan membawa dampak yang kurang baik buat anak-anak usia dini.

 Petunjuk Kapolsek Fakfak AKP. Yusup Lope melalui Kanit Binmas Sektor Fakfak mengharapkan kegiatan rutin Patroli ini agar terus dijalankan guna dapat mengurangi gangguan kamtibmas serta dapat mewujudkan situasi Kantibmas yang aman dan kondusif sehingga masyarakat dilingkungan sekitarnya merasa aman dan nyaman. 

 Patroli Malam dan Himbaua Kantibmas kepada Pemuda-Pemuda berjalan dalam keadaan aman,lancar dan kondusif. (Amatus Rahakbauw)

Coffe Morning Kapolres Rote Ndao

Posted by On November 23, 2018

www.zonatengah.com

Rote Ndao - AKBP Bambang Hari Wibowo, Sik, Msi. Bersama Awak Media. ROTE NDAO, – Kapolres Rote ndao, AKBP Bambang Hari Wibowo, S I K, M S I menggelar acara coffe morning bersama awak media yang bertugas Di Kabupaten Rote Ndao, pada Jumat (23-11-2018) Pagi. 

Kegiatan coffe morning yang diikuti oleh para kabag dan kasat Polres Rote Ndao dan Para awak media yang bertuga di Wilayah Kabupaten Rote Ndao ini berlangsung dengan khidmat dan keakraban. 

 Tentunya acara ini dilakukan juga dalam rangka lebih mengenal dan mempererat tali silaturahmi bersama Pers selaku mitra kerja Polri. Mengingat AKBP Bambang Hari Wibowo ini terbilang baru menjabat sebagai Kapolres Rote Ndao. 

Antusias terlihat, dimana seluruh wartawan yang bertugas di wilayah Kabupaten Rote Ndao hadir dalam acara tersebut. Baik itu dari media online, elektronik dan media cetak. Kapolres Rote Ndao, AKBP Bambang Hari Wibowo, S I K, M S I dalam sambutannya mengucapkan Terimakasih atas kesempatan waktu rekan – rekan media dalam acara Coffe Morning pagi ini. 

 Mengingat Polri dan Pers itu saling membutuhkan. Saya minta dan berharap hubungan yang sudah terjalin selama ini lebih baik lagi kedepannya. Kapolres Rote Ndao juga mengharapkan Peran serta awak media untuk ikut serta menjaga keamanan dan ketentraman di Kabupaten Rote Ndao, apabila menemukan hal hal yang menyimpang silahkan laporkan kepada kami. 

 Kita akan selalu siap membantu Polres Rote Ndao, baik itu pemberitaan ataupun memberikan informasi informasi yang kita dapatkan di lapangan. ( Dance henukh )

Perbaiki Citra Polisi Angota Polisi Kasus Selingkuhi Istri Rekannya Tetap di Proses.

Posted by On November 23, 2018

www.zonatengah.com

 Kapolres Rote Ndao, AKBP, Bambang Hari Wibowo,S.ik,M.Si. saat mengelar cofee morning dengan sejumlah wartawan diaula Polres Rote Ndao, Jumat(22/11/2018) mendiskusikan sejumlah hal salah satunya mengenai kasus perselingkuhan yang dilakukan Oknum Anggota Polisi Rote Ndao. 

 Menurutnya, kasus tersebut terus dilanjutkan karena suami istri dari korban yang juga polisi telah mendatangi ruang kerja kapolres dan mengatakan kasusnya dilanjutkan terus, bahkan karena memalukan citra polisi,jika tidak diberikan sangsi maksimal akan menjadi sorotan publik. 

Kapolres AKBP Bambang Hari Wibowo,S.ik,M.si juga mengatakan sejumlah kasus korupsi dan pembunuhan yang belum terungkap akan terus didalami untuk diproses, dia juga meminta masyarakat dan wartawan mendukung kepolisian polres rote ndao. ( Dance henukh )

Polres Sintang Gelar Press Release, Ungkap Kasus Narkoba Dan PETI

Posted by On November 23, 2018

www.zonatengah.com
Pewarta : Andi Suriyadi 

 SINTANG – Kapolres Sintang AKBP. Adhe Hariadi, SIK. MH didampingi oleh Kasat Reskrim dan Sat Reser Narkoba Polres Sintang, menggelar acara Press Release terkait penangkapan kasus Narkoba dan PETI yang berada di wilayah hukum Polres Sintang, adapun acara tersebut berlangsung di aula pertemuan Polres Sintang pada Kamis Siang 22 November 2018.

 Dalam acara tersebut AKBP. Adhe Hariadi, mengatakan bahwa kasus Narkoba terdapat sepuluh orang tersangka dan berdasarkan lima laporan yang diperoses, dalam ke sepuluh tersangka tersebut terdapat dua orang yang juga merupakan pasangan dari suami istri, sedangkan suaminya merupakan pecatan Anggota Polri.

 Dijelaskan oleh AKBP.Adhe Hariadi, bahwa untuk kasus Narkoba tersebut memang menjadi tantangan yang sangat besar bagi masyarakat Sintang, dan jenis Narkotika yang beredar di Sintang saat ini ada jenis Shabu dan Extasi, dalam kesempatan tersebut AKBP.Adhe juga mengatakan bahwa upaya untuk memberantas kejahatan Narkotika tersebut, adalah menjadi tanggung jawab kita bersama, bukan hanya tugas dari Pihak TNI/POLRI saja” kata AKBP. Adhe Hariadi. 

Menurut Adhe dalam waktu dekat ini juga jajaran Polres Sintang juga akan melaku Razia di Café atau tempat hiburan-hiburan lainnya, hal tersebut adalah untuk menekan dan mencegah peredaran Narkotika yang semakin meraja lela , di Kabupaten Sintang. Dirinya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Sintang, “ mari kita bersama – sama melakukan upaya pencegahan dan sosialisasi kepada masyarakat sebagai upaya pencegahan peredaran Narkotika” tegasnya.

 Sedangakan terkait kasus PETI, AKBP. Adhe Hariadi juga mengatakan pihaknya akan terus berupaya melakukan penindakan dan arahan kepada para pemilik PETI demi keamanan dan kenyamanan bersama, sebab jika pekerja PETI di daerah perairan sungai seperti di sungai Kapuas dampaknya sangat besar, Ia berharap kedepannya masalah PETI dapat teratasi.(red)

Wujudkan Fakfak Layak Invedtasi, Menjadi Penciptaan Iklim Investasi Dan Pengembangan Potensi  Daerah

Posted by On November 23, 2018

www.zonatengah.com 

 Fakfak Papua Barat,Warta Jurnalis - Sesuai degan tema forum yang menekankan pada penciptaan iklim investasi,dapat dikatakan bahwa degan iklim investasi yang baik,akan meningkatkan daya tarik daerah yang berujung pada tingginya minat investasi dan tingkat investasi yang direalisasikan.

 Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Fakfak Ir.Abraham Sopheluwakan,M.Si yang bertempat di hotel grand Papua Kamis pagi (22/11) Wit. yang di hadiri oleh, Ketua DPRD Fakfak, Ketua dan Anggota Komisi lll DPRD Kabupaten Fakfak, Sekretaris Daerah Kabupaten Fakfak, Deputi pengembangan iklim penanaman modal BKPM RI yang diwakili yang di Wakili oleh Direktur pengembangan usaha dan kepala sub direktur pengembangan usaha dan kepala sub direktorat kemitraan usaha,Kepala DPMPTSP Kabupaten Banteng,Kepala Kepolisian Resort Fakfak, Kepala Pengadilan Negeri Fakfak, Kepala-Kepala OPD dan Kepala Distrik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Fakfak, Para Raja,Tokoh Adat, Perbankan dan Seluruh Undangan.

 Dalam sambutan Bupati Fakfak menyampaikan. Pada kenyataannya,tingkat investasi yang diharapkan ini sulit untuk dicapai karena beberapa hal sebagai berikut: (1). Faktor sosial budaya seperti rendahnua tingkat keamanan,tingginya tingkat kriminaliyas,dan rendahnya tingkat kenyamanan usaha. (2).Faktor ketenagakerjaan,seperti etos tenaga kerja,tingkat Pendidikan dan ketrampilan tenaga kerja,serta tingkat upaya tenaga kerja. (3).kestabilan politik dan pemerintahan (4).Regulasi dan birokrasi,yang tercermin dari ketidakstabilan kebijakan,aturan perpajakan yang terlalu mengikat dan tidak kondusif,tingkat pajak,ketidak efisienan birokrasi,ketidak pastian jaminan usaha . (5).Keterbatasan lfrastruktur;Minimnya prasaraana jalan,ketersediaan sumber energi,dan sarana Komunikasi.

 Memperhatikan peluang serta potensi yang dimiliki Kabupaten Fakfak, serta adanya kebutuhan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi wilayah melalui strategis investasi,upaya mewujudkan iklim investasi yang kondusif ini mutlak diperlukan kesamaan pemahaman,pandangan dan langkah dari para pemangku kepentingan pengembangan ekonomi dikabupaten Fakfak. Adanya sinergitas dari pengembangan dari para pemangku kepentingan ini merupakan pondasi yang kuat dalam penciptaan iklim investasi yang berdaya saing. Oleh karena itu,adanya suatu forum yang mempertemukan komponen-komponen penentu dalam penciptaan iklim investasi, merupakan hal strategis untuk dilakukan.

Forum ini diharapkan akan melahirkan komitmen untuk menciptakan Fakfak layak investasi dengan iklim investasi yang sehat,Kondusif, dan berdaya saing. Mengakhiri sambutan saya ini,saya menghimbau kepada seluruh pemangku kepentingan pengembangan investasi di Kabupaten Fakfak, baik pada lingkup pemerintah daerah, pelaku usaha maupun elemen lainnya,agar senantiasa berupaya menciptakan iklim yang kondusif bagi terciptanya daya tarik ekonomi daerah serta realisasi tingkat investasi bagi percepatan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Fakfak.(Amatus Rahakbauw)

SEKDA SINTANG BUKA ACARA SOSIALISASI PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN TIPIKOR

Posted by On November 22, 2018


SINTANG. Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Dra. Yosepha Hasnah, M.Si membuka acara kegiatan sosialisasi upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi di Gedung Pancasila, Kamis (22/11/2018). 

 “Korupsi itu kan sudah menjadi fenomena yang semakin mencemaskan di Negara kita ini,” kata Yosepha mengawali sambutannya pagi itu. “saat ini luasan dan kedalaman lini terjadinya korupsi, dari lembaga eksekutif, legislatif, dari pusat sampai ke desa,” terangnya lagi.

 Menurut Yosepha, korupsi merupakan salah satu factor utama yang menghambat pelaksanaan pembangunan. Beliau juga mengungkapkan bahwa upaya pemberantasan tipikor pada setiap aspek penyelenggaraan pemerintahan di lingkungan Kabupaten Sintang merupakan upaya aktif Pemda Sintang dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.

 “kita sudah mencanangkan hal tersebut dalam visi kita, oleh sebab itu saya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Bagian Hukum Setda Sintang hari ini,” ujar Yosepha lagi. “saya mengajak dan menghimbau kepada seluruh komponen penyelenggara pemerintahan untuk lebih berhati-hati di dalam melaksanakan setiap kegiatan yang dibiayai dari anggaran pemerintah baik bersumber dari APBN/APBD,” imbuhnya.

 Yosepha menegaskan bahwa seluruh kegiatan pembangunana harus selalu berpedoman kepada landasan hukum. Ia juga menyebutkan indikasi tipikor, dimulai dari adanya kesalahan prosedur kerja dan kesalahan administrasi. “apabila terbukti secara hukum hal tersebut dapat terindikasi dan mengarah kepada tindak pidana korupsi, tentulah dapat membahayakan kehidupan dan karier kita,” tutup Yosepha mengakhiri sambutannya. 

 Pada kesempatan ini, Hengky Arianto, Plt. Kabag Hukum Setda Sintang menyampaikan bahwa pihaknya menyelenggarakan kegiatan ini untuk meningkatkan upaya pengawasan dan pembinaan aparatur sipil Negara dan penyelenggara pemerintahan desa. Ia menyebutkan pihaknya berharap, agar para peserta tidak terjebak dalam tindak pinda korupsi di lingkungan kerja masing-masing. “kita ingin mengimplemtasikan tindakan nyata upaya pencagahan korupsi di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang sebagai upaya menciptakan good governance,” kata Hengky. 

“kita juga mau memujudkan kemanfaaatan hukum yang berkapastian,” tambahnya. Dalam laporannya, Hengky menyebutkan bahwa peserta kegiatan ini mencapai 500 orang. Perserta berasal dari pejabat ASN, para camat dan para kades di lingkungan Pemda Sintang. Sebagai pemateri pada kegiatan ini, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Sintang, Pihak Kepolisian Resor Sintang dan Inspektur Kabupaten Sintang. 

Demikian siaran berita Humas Setda Sintang.

Wakil Bupati Sintang Drs. Askiman,Mm Hadiri Penyerahan Sk Status Sdn 44 Sungai Segak Di Desa Begelang Jaya Kecamatan Ketungau Tengah

Posted by On November 22, 2018

.



SINTANG- 21 Nov jam 15.57 Sekolah Dasar Sungai Segak di Desa Bagelang Jaya di Kecamatan Ketungau Tengah yang merupakan sekolah swadaya dari masyarakat yang berdiri sejak Tahun 2005, saat ini berubah Status menjadi SD Negeri 44 Sungai Segak Ketungau Tengah sesuai SK Bupati Sintang Tahun 2018.

 Penyerahan SK Bupati Sintang SDN 44 Sungai Segak di Desa Bagelang Jaya Kecamatan Ketungau Tengah pada hari Selasa ,20/11/2018 diserahkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang Lindra Azmar, disaksikan langsung Wakil Bupati Sintang Drs, Askiman,MM di halaman SDN 44 Sungai Segak Kecamatan Ketungau Tengah Kabupaten Sintang. Wakil Bupati Sintang Drs, Askiman,MM menyatakan, dengan di negrikan status SDN 44 Sungai Segak ini pihaknnya merasa bangga karena sekolah ini pembangunannya murni dari swadaya masyarakat”saya mohon bapak kades bersama BPD serta perangkat desa , nanti apabila pencarian dana Pemdes Tahun 2018 , bisa menyumbangkan atap seng , saya ingin melihat bukti keserius para perangkat desa sebelum proses bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sintang”.

 Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang Lindra Azmar, mengatakan, dengan diresmikan status SDN 44 Sungai Segak di Kecamatan Ketungau Tengah ini, mengajak agar masyarakat bersama perangkat desa untuk mengajukan usulan penganggran bantuan Pemerintah Kabupaten Sintang melalui perencanaan proses musrenbang Desa, Kecamatan hingga musrenbang kabupaten.

 Pada penyerahan SK SDN 44 Sungai Segak di Desa Bagelang Jaya Kecamatan Ketungau Tengah pada hari Selasa ,20/11/2018, Wakil Bupati Sintang Drs. Askiman,MM didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang Lindra Azmar, juga melakukan peletakan batu pertama Pembangunan TK Negeri 5 Minjul di Desa Begelang Jaya yang juga dihadiri Pengawas sekolah, Camat Ketungau Tengah, Kepala Desa , Kepala Sekolah dan para guru , Kepala Dusun, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat , serta para undangan.(Eko Humas Pemkab Sintang).

Ketua DPRD Kabupaten Sintang Menghadiri Acara Peresmian PLTU Sungai Ringin

Posted by On November 21, 2018

Sintang Rabu, (21/11/2018), Ketua DPRD Kabupaten Sintang Jeffray Edward Mendampingi Bupati Sintang, H. Jarot Winarno menghadiri sekaligus meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap Sungai Ringin yang bertegangan 3×7 MegaWatt, pada hari peresmian PLTU tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti bersama Bupati Sintang dengan Direktur Bisnis PLN Regional Kalimantan, dan menekan sirine bersama para forkopimda.

 Dalam sambutannya, Bupati Sintang, Jarot Winarno menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang berkeinginan mewujudkan Visi dari Menteri ESDM yaitu Indonesia Terang 2019, “jadi dengan peresmian ini tentunya kami dari Pemkab Sintang mengucapkan terimakasih, karena perlu diketahui di Sintang ini memiliki 391 Desa dengan 16 kelurahan, yang dimana sebelumnya listrik desa baru mencakup 35 desa saja, tapi sekarang kira-kira 51% desa kami sudah teraliri listrik, dan harapan kami 49% desa bisa teraliri listrik untuk mencapai Indonesia Terang 2019”, kata Bupati. Menurut Bupati Sintang kehadiran PLTU dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Sintang, “paling tidak pasokan listrik semakin memadai, karena Pemkab Sintang juga tidak tutup mata terkait hal kelistrikan, seperti membantu pembebasan lahannya, kemudian hidup matinya jaringan juga kita bantu, kita juga membahas soal gardu induk dan sebagainya”, tuturnya.

 Selain itu juga Bupati Sintang menjelaskan ada beberapa tantangan yang harus dihadapi dengan adanya PLTU ini, “tentunya dengan adanya PLTU tidak serta merta dapat memberikan manfaat positif, akan tetapi perlu kita pahami bahwa ada tantangan kita hadapi bersama yaitu kita harus bisa menjaga lingkungan dari pembangkit ini, kemudian tantangan kedua adalah membantu Pemerintah dalam percepatan pembangunan infrastruktur jalan masuk menuju kesini, ketiga dampak kebisingan terhadap PLTU ini, tapi inilah namanya membangun ada sisi tantangannya, dan kedepannya masalah ini bisa kita carikan solusi terbaik”, jelasnya. 

Di Sesi lain Saat Di Jumpai Media Ketua DPRD Kabupaten Sintang Mengatakan Berharap Agar Dengan Adanya Pembangunan Dan Peresmian PLTU Sungai Ringin ini Dapat Memenuhi Kebutuhan Listrik Masyarakat Serta Dapat Menjadi Bukti Bahwa Pemerintah Serius dalam Memberikan Pelayanan Dan Pembangunan Kepada Masyarakat Kabupaten sintang. Sementara itu, Direktur Bisnis PLN Regional Kalimantan, Machnizon Masri menjelaskan pembangunan PLTU serta tegangan yang dimiliki oleh PLTU itu sendiri, “hari ini kita adakan syukuran selesainya pembangunan PLTU, dimana kami membuat PLTU ini bertegangan 3×7 MegaWatt , dengan masa pekerjaan pembangunan selama 7 tahun dimulai pada tahun 2011 lalu”, kata Masri.


 Menurut Masri bahwa pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap di Kabupaten Sintang ini adalah pembangunan PLTU yang terakhir di Kalimantan Barat, “ini salah satu projek skala kecil yang dibangun di seluruh tanah air, untuk di wilayah Kalimantan Barat itu ada 3 PLTU, pertama PLTU Ketapang, kedua PLTU Sanggau, dan yang terakhir ketiga ini PLTU Sintang”, tuturnya. Masri berharap agar kedepannya dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat Sintang, dan masyarakat Kalimantan Barat pada umumnya, “alhamdulillah ini PLTU yang terakhir kita resmikan bersama, kami harapkan kedepannya listrik cepat didistribusikan, dan di Kalimantan Barat sudah 85% teraliri listrik”, imbuhnya. Pewarta (elo)

Bupati Sintang Hadiri Peresmian PLTU 3X7 MW

Posted by On November 21, 2018

Pewarta : Andi Suriyadi
www.zonatengah.com

SINTANG (21/11/2018) - Bupati Sintang, H. Jarot Winarno menghadiri sekaligus meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap Sungai Ringin yang bertegangan 3x7 MegaWatt, pada hari Rabu, (21/11/2018), peresmian PLTU tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti bersama Bupati Sintang dengan Direktur Bisnis PLN Regional Kalimantan, dan menekan sirine bersama para forkopimda. 

 Dalam sambutannya, Bupati Sintang, Jarot Winarno menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang berkeinginan mewujudkan Visi dari Menteri ESDM yaitu Indonesia Terang 2019, “jadi dengan peresmian ini tentunya kami dari Pemkab Sintang mengucapkan terimakasih, karena perlu diketahui di Sintang ini memiliki 391 Desa dengan 16 kelurahan, yang dimana sebelumnya listrik desa baru mencakup 35 desa saja, tapi sekarang kira-kira 51% desa kami sudah teraliri listrik, dan harapan kami 49% desa bisa teraliri listrik untuk mencapai Indonesia Terang 2019”, kata Jarot. 

 Menurut Bupati Sintang kehadiran PLTU dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Sintang, “paling tidak pasokan listrik semakin memadai, karena Pemkab Sintang juga tidak tutup mata terkait hal kelistrikan, seperti membantu pembebasan lahannya, kemudian hidup matinya jaringan juga kita bantu, kita juga membahas soal gardu induk dan sebagainya”, tuturnya. 

 Selain itu juga Bupati Sintang menjelaskan ada beberapa tantangan yang harus dihadapi dengan adanya PLTU ini, “tentunya dengan adanya PLTU tidak serta merta dapat memberikan manfaat positif, akan tetapi perlu kita pahami bahwa ada tantangan kita hadapi bersama yaitu kita harus bisa menjaga lingkungan dari pembangkit ini, kemudian tantangan kedua adalah membantu Pemerintah dalam percepatan pembangunan infrastruktur jalan masuk menuju kesini, ketiga dampak kebisingan terhadap PLTU ini, tapi inilah namanya membangun ada sisi tantangannya, dan kedepannya masalah ini bisa kita carikan solusi terbaik”, jelasnya. 

 Sementara itu, Direktur Bisnis PLN Regional Kalimantan, Machnizon Masri menjelaskan pembangunan PLTU serta tegangan yang dimiliki oleh PLTU itu sendiri, “hari ini kita adakan syukuran selesainya pembangunan PLTU, dimana kami membuat PLTU ini bertegangan 3x7 MegaWatt , dengan masa pekerjaan pembangunan selama 7 tahun dimulai pada tahun 2011 lalu”, kata Masri Menurut Masri bahwa pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap di Kabupaten Sintang ini adalah pembangunan PLTU yang terakhir di Kalimantan Barat, “ini salah satu projek skala kecil yang dibangun di seluruh tanah air, untuk di wilayah Kalimantan Barat itu ada 3 PLTU, pertama PLTU Ketapang, kedua PLTU Sanggau, dan yang terakhir ketiga ini PLTU Sintang”, tuturnya. 

 Masri berharap agar kedepannya dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat Sintang, dan masyarakat Kalimantan Barat pada umumnya, “alhamdulillah ini PLTU yang terakhir kita resmikan bersama, kami harapkan kedepannya listrik cepat didistribusikan, dan di Kalimantan Barat sudah 85% teraliri listrik”, imbuhnya.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *